HANYA SESAAT LAMANYA

Posted in Jesus and the Bride of Christ on 04/23/2014 by Ribka Christ

Renungan Harian Air Hidup: SERUPA KRISTUS: Menjadi MempelaiNya (2)

 Image

Sebab seperti isteri yang ditinggalkan dan yang bersusah hati TUHAN memanggil engkau kembali; masakan isteri dari masa muda akan tetap ditolak? firman Allahmu. 

lsaiah 54:6

Hanya sesaat lamanya Aku meninggalkan engkau, tetapi karena kasih sayang yang besar Aku mengambil engkau kembali. 

Dalam murka yang meluap Aku telah menyembunyikan wajah-Ku terhadap engkau sesaat lamanya, tetapi dalam kasih setia abadi Aku telah mengasihani engkau, firman TUHAN, Penebusmu. 

Keadaan ini bagi-Ku seperti pada zaman Nuh: seperti Aku telah bersumpah kepadanya bahwa air bah tidak akan meliputi bumi lagi, demikianlah Aku telah bersumpah bahwa Aku tidak akan murka terhadap engkau dan tidak akan menghardik engkau lagi. 

Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau. 

Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku untuk selama-lamanya dan Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam keadilan dan kebenaran, dalam kasih setia dan kasih sayang. Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam kesetiaan, sehingga engkau akan mengenal TUHAN. < Hosea  2:18-19 >

 

Janganlah takut, sebab engkau tidak akan mendapat malu, dan janganlah merasa malu, sebab engkau tidak akan tersipu-sipu. Sebab engkau akan melupakan malu keremajaanmu, dan tidak akan mengingat lagi aib kejandaanmu. < Yesaya 54:4 >

Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebusmu ialah Yang Mahakudus, Allah Israel, Ia disebut Allah seluruh bumi. < Yesaya 54:5 >

Sebab seperti isteri yang ditinggalkan dan yang bersusah hati TUHAN memanggil engkau kembali; masakan isteri dari masa muda akan tetap ditolak? firman Allahmu. Hanya sesaat lamanya Aku meninggalkan engkau, tetapi karena kasih sayang yang besar Aku mengambil engkau kembali. < Yesaya 54:6-7 >

Dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar. Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus,…< Efesus 1:17-18 > 

Renungan Harian Air Hidup: SERUPA KRISTUS: Menjadi MempelaiNya (2):

PENYAKIT ORANG MUDA

Posted in Testimonies, Thoughts on 04/21/2014 by Ribka Christ

Bagaimana agar Aku Tidak Terus MemikirkaTanda Di dahi Orang Percaya3nSeks?

”AKU terus saja memikirkan gadis-gadis—bahkan sewaktu mereka tidak ada di dekatku,” kata pemuda bernama Michael. ”Konyol sekali. Kadang-kadang, aku bahkan tidak bisa berkonsentrasi!”

Apakah seperti Michael, kamu menghabiskan banyak waktumu untuk melamunkan lawan jenis? Jika ya, kamu mungkin merasa bahwa kamu sedang berperang dengan pikiranmu sendiri. Lamunan tentang seks mungkin menyerbu pikiranmu bagaikan tentara musuh. ”Kadang-kadang, kita tidak bisa memikirkan soal lain,” kata Michael. ”Gara-gara itu, kita bisa mengambil jalan memutar yang jauh hanya supaya dapat berpapasan dengan seorang gadis cantik atau di toko kita pura-pura melihat suatu barang hanya supaya bisa mendekati seseorang.”

Namun, ingatlah, dorongan seksual itu sendiri tidak jahat. Bukankah Allah menciptakan pria dan wanita untuk saling tertarik? Dan, memuaskan hasrat seksual dalam penyelenggaraan perkawinan adalah hal yang pantas. Sewaktu lajang, kamu mungkin mengalami dorongan seksual yang sangat kuat. Jika itu terjadi, jangan menganggap dirimu pada dasarnya jahat atau tidak bisa hidup bersih secara moral. Kamu bisa murni jikakamu mau! Tetapi, agar berhasil menjaga kemurnian, kamu harus mengendalikan pikiranmu tentang lawan jenis. Bagaimana kamu bisa melakukannya?

Periksalah pergaulanmu. Jika teman-teman sekolahmu mulai membicarakan soal seks yang amoral, kamu mungkin tergoda untuk nimbrung—hanya supaya kamu tidak terlihat berbeda. Namun, hal itu justru akan membuatmu lebih sulit mengendalikan pikiran. Apa yang harus kamu lakukan—langsung menyingkir? Ya, dan kamu tidak perlu merasa sungkan! Sering kali kamu bisa menemukan cara untuk menyingkir tanpa terlihat sok saleh dan mengundang ejekan.

Jauhi hiburan yang amoral. Tentu saja, tidak semua film atau CD itu buruk. Namun, sebagian besar hiburan dewasa ini dirancang untuk membangkitkan dorongan seksual yang tidak patut. Apa nasihat Alkitab? ”Biarlah kita membersihkan diri dari setiap pencemaran daging dan roh, menyempurnakan kekudusan dengan takut akan Allah.” (2 Korintus 7:1) Hindari semua hiburan yang bisa merangsang hasrat seksual yang amoral.*

Problem Masturbasi

Beberapa anak muda berupaya meredakan hasrat seksual dengan melakukan masturbasi. Tetapi, masalah serius bisa terjadi karena hal itu. Alkitab mendesak orang Kristen, ”Karena itu, matikanlah anggota-anggota tubuhmu yang bersifat duniawi sehubungan dengan percabulan, kenajisan, nafsu seksual, keinginan yang mencelakakan, dan keinginan akan milik orang lain.” (Kolose 3:5) Masturbasi justru tidak ’mematikan nafsu seksual’. Masturbasi malah merangsang dan menyuburkan nafsu itu!

Masturbasi bisa membuatmu diperbudak oleh hasratmu. (Titus 3:3) Satu cara kamu bisa mulai menaklukkan kebiasaan itu adalah dengan mencurahkan isi hati kepadaseseorang. Seorang Kristen yang bertahun-tahun berjuang melawan masturbasi berkomentar, ”Seandainya saja aku punya keberanian untuk berbicara kepada orang lain sewaktu aku masih muda! Selama bertahun-tahun, aku dihantui perasaan bersalah yang sangat mempengaruhi hubunganku dengan orang lain, dan terutama, dengan Yehuwa.”

Siapa yang hendaknya kamu ajak bicara? Orang tua sering kali adalah pilihan yang paling masuk akal. Atau, barangkali seorang anggota sidang yang matang dapat membantu. Kamu bisa mulai dengan mengatakan, ”Ada yang ingin saya sampaikan tentang problem yang sangat menyusahkan saya.”

Andre berbicara kepada seorang penatua Kristen, dan ia bersyukur karenanya. ”Seraya penatua itu mendengarkan aku, matanya berkaca-kaca,” kata Andre. ”Setelah aku selesai berbicara, ia meyakinkan aku bahwa Yehuwa mengasihi aku. Ia mengatakan bahwa problemku adalah problem yang umum. Ia berjanji untuk memantau kemajuanku dan membawakan lebih banyak keterangan dari alat bantu belajar Alkitab. Setelah berbicara dengannya, aku bertekad untuk terus berjuang—bahkan kalau aku kambuh lagi.”

Mario memutuskan untuk berbicara kepada ayahnya, yang ternyata sangat bersimpati dan penuh pengertian. Ia bahkan mengaku kepada Mario bahwa ia sendiri berjuang keras mengatasi kebiasaan itu semasa muda. ”Kejujuran dan ketulusan Ayah sangat membesarkan hatiku,” kata Mario. ”Aku bernalar bahwa kalau ia bisa menang, aku pun bisa. Aku begitu tergugah oleh sikap ayahku sampai-sampai aku tidak kuat menahan emosi dan menangis.”

Seperti Andre dan Mario, kamu bisa mendapatkan bantuan dalam upaya menaklukkan kebiasaan masturbasi. Bahkan jika kamu kambuh, jangan menyerah! Yakinlah bahwa kamu dapat menang dalam pertempuran itu.*

Mengendalikan Pikiranmu

Rasul Paulus mengatakan, ”Aku memukuli tubuhku dan menguasainya bagaikan budak.” (1 Korintus 9:27) Demikian pula, kamu mungkin harus bersikap keras terhadap dirimuketika lamunan yang tidak patut tentang lawan jenis tampaknya menyerang pikiranmu. Jika lamunan itu terus bercokol, coba lakukan gerak badan. Alkitab mengatakan bahwa ”pelatihan bagi tubuh jasmani” ada manfaatnya. (1 Timotius 4:8) Jalan cepat atau gerak badan selama beberapa menit mungkin cukup untuk membantumu mengusir lamunan yang mengganggu.

Yang terutama, jangan abaikan bantuan yang disediakan oleh Bapak surgawimu. ”Jika aku merasakan timbulnya dorongan seksual,” kata seorang pria Kristen, ”aku berdoa dengan sungguh-sungguh.” Allah memang tidak akan menyingkirkan ketertarikanmu kepada lawan jenis. Tetapi, dengan bantuan-Nya, kamu akan mendapati bahwa ada banyak hal lain yang bisa dipikirkan.

[Catatan Kaki]

Rekreasi dan hiburan dibahas dengan lebih terperinci di Bagian 8 buku ini.

Untuk keterangan lebih lanjut tentang masturbasi, lihat Jilid 1, pasal 25.

AYAT-AYAT KUNCI

”Apa pun yang bajik dan perkara apa pun yang patut dipuji, teruslah pikirkan semuanya ini.”—Filipi 4:8.

TIPS

Jika kebiasaanmu bermasturbasi kambuh, jangan menyerah! Analisislah mengapa hal itu bisa terjadi, dan upayakan agar pola itu tidak terulang.

TAHUKAH KAMU . . . ?

Apa yang terus kamu pikirkan dapat membentuk kepribadianmu dan mempengaruhi tindakanmu.—Yakobus 1:14, 15.

RENCANAKU!

Seandainya aku terus melamunkan lawan jenis, aku akan menghentikannya dengan ․․․․․

Jika obrolan teman-teman sekolah mulai ’menjurus’ atau tidak senonoh, aku akan ․․․․․

Yang ingin kutanyakan kepada orang tuaku tentang pokok ini ialah ․․․․․

MENURUTMU . . .

● Mengapa dorongan seksual hendaknya tidak selalu dipandang sebagai ”musuh”?

● Mengapa kamu perlu mengendalikan dorongan seksualmu?

● Jenis-jenis hiburan apa yang bisa membuatmu terus melamunkan lawan jenis?

● Mengapa penting untuk menyingkir dari percakapan yang ’menjurus’ atau tidak senonoh?

[Blurb di hlm. 240]

”Yang membantuku adalah aku sengaja memikirkan hal lain—mengalihkan pikiranku dari hal-hal yang membuat aku terangsang. Aku mengingatkan diri sendiri bahwa perasaan atau dorongan itu lama-lama akan hilang.”—Scott

[Gambar di hlm. 239]

Apakah kamu akan membiarkan virus menyerang komputermu? Lantas, mengapa mengundang hal-hal amoral ke dalam pikiranmu?

KEBAKTIAN EASTER DAERAH LIMBANG 2014

Posted in BEM(SIB) on 04/20/2014 by Ribka Christ

 

Image

 

 

PASTOR PATRICK BALANG[GEREJA PENGANJUR KEBAKTIAN EASTER 2014]

 

Image

PENTAHBISAN KETUA DAERAH & PASTOR YANG MELAYANI

 

Image

 

PEMBERIAN CEDERA HATI KEPADA PASTOR DICKEN PADAN[KETUA TEAM MAKTAB INJIL SARAWAK]

 

 

HARI KEBANGKITAN YESUS

Posted in Easter, Holy Spirit, Jesus and the Bride of Christ on 04/19/2014 by Ribka Christ

oleh: Pdt. Budi Asali MDiv.

KISAH PARA RASUL 2:1-13

Image

I) Penjelasan tentang Pentakosta.

Pentakosta Perjanjian Baru adalah hari turunnya Roh Kudus yang terjadi pada hari ke 50 setelah Paskah / Easter (hari kebangkitan Yesus).
Tetapi ‘Pentakosta’ dalam ay 1 adalah Pentakosta Perjanjian Lama. Beberapa hal yang perlu diketahui tentang Pentakosta Perjanjian Lama ini:

1) Ini adalah hari ke 50 setelah Paskah (ini Paskah Perjanjian Lama) / Passover (hari bebasnya bangsa Israel dari Mesir (bdk. dengan Ul 16:1 tentang Paskah Perjanjian Lama ini).

2) Hari ini adalah hari untuk memperingati 2 hal, yaitu:

a) Pemberian 10 Hukum Tuhan.

b) Perayaan syukur karena panen gandum (Ul 16:10  Kel 34:22).
 

3) Pada hari itu orang Israel tidak boleh bekerja (Im 23:21  Bil 28:26).

Pentakosta Perjanjian Lama menjadi Pentakosta Perjanjian Baru karena apa yang terjadi dalam Kis 2:1-13.
 

II) Apa yang terjadi pada hari Pentakosta itu?

Pada saat itu murid-murid sedang berkumpul di suatu tempat sebagai ketaatan terhadap perintah Yesus dalam Kis 1:4-5. Yang dimaksud dengan ‘suatu tempat’ tidak diketahui dengan pasti. Mungkin ruang atas yang ada dalam Kis 1:3 dan mungkin juga suatu tempat dalam Bait Allah (bdk. Luk 24:53).

Pada saat itu terjadilah hal-hal sebagai berikut:

1) Turun dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras (ay 2).

Kitab Suci memang sering menggambarkan Roh Kudus sebagai angin (Yoh 3:8  Yeh 37:9,10,14  Yoh 20:22). Kata bahasa Yunani PNEUMA memang bisa diartikan sebagai ‘roh’, ‘angin’ atau ‘nafas’ (sama seperti kata Ibrani RUACH). Karena itulah maka sebelum Roh Kudus turun maka Ia didahului oleh suatu bunyi seperti tiupan angin keras.

2) Tampaklah lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing (ay 3).

Roh Kudus juga sering digambarkan sebagai api karena Ia berfungsi untuk menyucikan / menguduskan kita. Karena itu, tanda dari orang yang mempunyai Roh Kudus / dipenuhi Roh Kudus adalah adanya perubahan hidup ke arah yang positif (bukan kemampuan untuk berbahasa Roh!)

3) Roh Kudus turun dan memenuhi mereka (ay 4a).

Ay 4a terjemahan Indonesia kurang lengkap terjemahannya. Seharusnya ada kata ‘semua’.

NIV: ‘All of them were filled with the Holy Spirit’ (= Mereka semua dipenuhi dengan Roh Kudus).

Jadi, bukan hanya rasul-rasul saja yang menerima / dipenuhi dengan Roh Kudus, tetapi semua orang kristen pada saat itu. Roh Kudus diberikan bukan hanya kepada orang percaya tertentu saja, tetapi kepada semua orang yang percaya kepada Kristus.

Pemberian Roh Kudus ini adalah penggenapan janji Tuhan dalam Yoh 14:16,17,26  Yoh 15:26,27  Yoh 16:7-11,13,14  Mat 3:11  Kis 1:4,5,8. Tuhan pasti menggenapi janjiNya.

Problem:

Bagaimana mengharmoniskan Kis 2:4 ini dengan Yoh 20:22? Kapan sebetulnya rasul-rasul itu menerima Roh Kudus? Pada Yoh 20:22 atau pada Kis 2:4?

Ada macam-macam penafsiran tentang Yoh 20:22:

a) Yoh 20:22 dihubungkan dengan Kej 2:7 dan Yeh 37:9 dan lalu diartikan sebagai kelahiran baru.

Keberatan terhadap penafsiran ini adalah: Murid-murid sudah percaya kepada Kristus sebelum Yoh 20:22 (bdk. Mat 16:16). Itu tidak mungkin terjadi kalau belum ada kelahiran baru (perlu diingat bahwa doktrin yang benar tentang kelahiran baru adalah: kelahiran baru harus mendahului iman).

b) Penerimaan Roh Kudus disamakan seperti kedatangan Kerajaan Allah yang kadang-kadang dikatakan sudah datang, tetapi kadang-kadang dikatakan sudah dekat (belum datang).

c) Komentar Calvin tentang Yoh 20:22:
“The Spirit was given to the Apostles on this occasion in such a manner, that they were only sprinkled by his grace, but were not filled with full power; for when the Spirit appeared on them in tongues of fire (Acts 2:3) they were entirely renewed” [= Roh diberikan kepada rasul-rasul pada peristiwa ini sedemikian rupa, sehingga mereka hanya diperciki oleh kasih karuniaNya, tetapi tidak dipenuhi dengan kuasa penuh; karena pada waktu Roh menampakkan diri pada mereka dalam lidah-lidah api (Kis 2:3) mereka diperbaharui sepenuhnya].

d) Dalam Yoh 20:22 mereka menerima suatu kuasa rohani sehingga mereka tidak sedih lagi, tetapi mereka baru menerima Roh Kudus dalam Kis 2:4 dan pada saat itu mereka menerima kuasa yang lebih besar lagi.

Dasar yang dipakai:

      • Yoh 16:7 – Roh Kudus tidak akan datang sebelum Yesus naik ke surga.
      • Kata ‘Roh Kudus’ dalam Yoh 20:22 tidak memakai ‘definite article’ / ‘kata sandang’ (bahasa Inggris: the). Jadi ini tidak menunjuk pada pribadi dari Roh Kudus tetapi pada kuasa Roh Kudus.

4) Bahasa lidah / roh (ay 4b-11).

a) Bahasa lidah / roh adalah suatu karunia Roh Kudus yang menyebabkan rasul-rasul itu lalu bisa berbicara dalam bahasa-bahasa yang sebelumnya tidak mereka kenal / tidak pernah mereka pelajari.

b) Tidak semua orang yang memiliki Roh Kudus / dipenuhi Roh Kudus harus berbahasa roh!

Seringkali ada orang yang mengatakan bahwa bahasa roh harus dimiliki oleh orang yang penuh dengan Roh Kudus, dan ia menggunakan Kis 2 ini sebagai dasar. Ini adalah penafsiran yang salah. Mengapa? Karena Kis 2:4 (dan juga Kis 10:46) adalah bagian Kitab Suci yang bersifat descriptive (menggambarkan apa yang terjadi pada saat itu). Bagian semacam ini tidak bisa dijadikan rumus! Contoh lain:

      • Bahwa Yesus berpuasa 40 hari / malam, tidak berarti bahwa orang kristen harus juga melakukan hal itu.
      • Bahwa Yesus hanya mempunyai 12 murid, tidak berarti bahwa seorang pendeta hanya boleh mempunyai 12 jemaat.
      • Bahwa Petrus bisa berjalan di atas air, tidak berarti bahwa orang kristen sekarang harus bisa berjalan di atas air.

Mengapa? Karena semua ini adalah bagian Kitab Suci yang bersifat descriptive. Ini tidak boleh dijadikan rumus / norma dalam hidup kita!

Dalam Luk 1:67 dikatakan bahwa Zakharia penuh Roh Kudus dan ia lalu bernubuat. Juga dalam Kis 19:6 dikatakan ada orang-orang yang menerima Roh Kudus dan mereka lalu berbahasa roh dan bernubuat. Apakah semua ini juga mau dijadikan rumus, dan kita lalu percaya bahwa orang yang mempunyai Roh Kudus harus bernubuat? Tentu saja tidak, karena bagian-bagian ini juga merupakan bagian Kitab Suci yang bersifat descriptive!

Perlu juga diingat bahwa pada hari Pentakosta itu mereka bukan hanya menerima Roh Kudus dan berbahasa roh, tetapi juga ada bunyi seperti tiupan angin, dan lidah-lidah api yang hinggap pada mereka masing-masing. Kalau bahasa rohnya diharuskan, maka konsekwensinya angin dan lidah api itu juga harus diharuskan.

Dalam Kitab Suci juga ada peristiwa-peristiwa lain di mana orang percaya kepada Kristus (dan karena itu jelas mereka menerima baptisan Roh Kudus – bdk. Kis 2:38), tetapi mereka tidak mengalami bahasa roh (Kis 2:41  Kis 8:36-38  Kis 16:14-15,31-33). Stefanus yang penuh Roh Kudus (Kis 7:55) juga tidak pernah dikatakan berbahasa roh.

Juga 1Kor 12:8-10,28-30 jelas sekali menunjukkan bahwa karunia bahasa roh tidak diberikan kepada semua orang percaya, tetapi hanya kepada orang-orang tertentu saja.

c) Bahasa roh bukanlah karunia yang terutama, bahkan bisa dikatakan itu adalah karunia yang terendah. Ini terlihat dari:

      • dalam daftar karunia dalam 1Kor 12:8-10 maupun dalam 1Kor 12:28-30 karunia bahasa roh dan karunia penafsiran bahasa roh selalu ditempatkan pada urutan terakhir.
      • seluruh 1Kor 14 menekankan bahwa karunia bernubuat jauh lebih penting / berguna dari pada karunia berbahasa roh. Untuk itu bacalah 1Kor 14 seluruhnya!

d) Karunia bahasa roh adalah suatu karunia yang bersifat mujijat, sehingga tidak bisa dipelajari / dilatih.

Dimanapun dalam Kitab Suci kita tidak pernah melihat orang mempelajari / melatih / mengusahakan bahasa roh. Karena itu semua bahasa roh yang dipelajari / dilatih / diusahakan adalah palsu dan berasal dari orangnya sendiri. Kalau saudara adalah orang yang mempunyai bahasa roh hasil latihan, ingatlah bahwa saudara sedang memalsukan karunia Allah!

III) Penekanan dari Pentakosta.

Banyak orang yang kalau membahas Pentakosta selalu menekankan bahasa roh. Padahal sebetulnya yang paling ditekankan dalam Pentakosta bukan bahasa roh tetapi Pekabaran Injil. Ini bisa terlihat dari:

1) Roh Kudus memang diberikan supaya mereka bisa memberitakan Injil.

Bandingkan ini dengan Kis 1:8 yang berbunyi:
“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi”.

Bandingkan juga dengan Yoh 15:26 yang berbunyi:
“Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku”.

2) Semua ini terjadi di Yerusalem pada hari Pentakosta.

Mengapa Allah memilih kota Yerusalem dan mengapa Allah memilih hari Pentakosta? Calvin beranggapan karena pada hari Pentakosta kota Yerusalem penuh sesak, karena orang-orang Yahudi dari semua penjuru datang ke Yerusalem. Mereka semua kembali ke Yerusalem karena hal ini memang diperintahkan oleh Tuhan (Kel 23:14-17  Kel 34:22-23).

Ay 5 mengatakan: ‘Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit’.

    • kata ‘diam’ tidak berarti bahwa mereka memang tinggal di sana, tetapi hanya berarti bahwa pada saat itu mereka berada di sana.
    • kata-kata ‘dari segala bangsa’ artinya dari negara-negara lain.

Jadi ay 5 menunjukkan bahwa pada saat itu Yerusalem dipenuhi oleh orang-orang Yahudi dari negara-negara lain.

Lalu ay 6 mengatakan: ‘Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak’. Kata ‘turun’ itu salah terjemahan, seharusnya adalah ‘terjadi’. Bandingkan dengan terjemahan NASB: ‘And when this sound occurred’ (= Dan ketika bunyi itu terjadi).

Bunyi apa yang dimaksud dalam ay 6 itu? Ada 3 kemungkinan:

    • suara tiupan angin dalam ay 2.
    • kabar tentang rasul-rasul yang berbahasa roh.
    • bahasa roh dari rasul-rasul itu.

Saya setuju dengan penafsiran yang ke 3.

Jadi orang-orang Yahudi dari negara-negara lain itu pasti ikut berkerumun dan mendengar bahasa roh itu. Dan apa yang mereka dengar? Yang mereka dengar adalah perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah (ay 11). Ini jelas menunjuk pada Injil.

Allah memilih saat ini supaya mereka semua bisa mendengar Injil (ay 11 – ‘perbuatan besar yang dilakukan Allah’) dan supaya setelah itu mereka bisa kembali ke negaranya untuk menyebarkan Injil di negaranya masing-masing. Jadi semua ini jelas menunjukkan bahwa Pentakosta menekankan Pekabaran Injil.

3) Pada saat itu terjadi bahasa roh.

Mengapa saat itu harus terjadi bahasa roh? Karena orang-orang Yahudi dari negara-negara lain itu mempunyai bahasanya masing-masing. Adanya banyak bahasa menghalangi Pekabaran Injil dan kalau Injil hanya diberitakan dalam 1 bahasa saja, maka orang akan beranggapan bahwa Injil itu memang ditujukan hanya untuk satu bangsa / bahasa saja (Yahudi). Allah tidak mau hal itu terjadi dan Ia lalu memberi bahasa roh. Dengan cara ini maka:

a) Batasan bahasa dihancurkan dan Injil bisa tersebar.

b) Orang tahu bahwa Injil bukan hanya untuk satu bangsa / bahasa saja.

Dengan demikian, bahasa roh di sini membuktikan panggilan Allah untuk bangsa non Yahudi.

Juga di sini ada satu hal lain yang menarik. Dalam Kej 11 terjadi peristiwa menara Babel dimana Allah memberikan banyak bahasa untuk menyebarkan manusia. Dalam Kis 2 terjadi peristiwa Pentakosta dimana Allah memberikan banyak bahasa supaya manusia datang / bersatu dalam Kristus.

Semua hal-hal di atas ini jelas menunjukkan bahwa penekanan dari Pentakosta adalah Pekabaran Injil!

IV) Hal-hal penting tentang Pemberitaan Injil.

1) Kalau kita memberitakan Injil selalu ada reaksi negatif (ay 13).

Orang-orang itu bukan sekedar menolak Injil tetapi bahkan mengejek orang yang memberitakan Injil.

2) Mujijat tidak menjamin pertobatan.

Kalau kita memberitakan Injil mungkin kita sering mempunyai keinginan untuk bisa melakukan mujijat supaya orang yang kita injili bisa bertobat. Tetapi dalam Kis 2 ini, sekalipun ada banyak yang bertobat (itupun terjadi karena khotbah Petrus, bukan karena bahasa roh / mujijat), tetapi ada banyak yang tidak bertobat sekalipun mereka melihat mujijat bahasa roh yang luar biasa (bdk. Luk 17:11-19  Mat 11:20-24  Luk 16:27-31).
Penutup / Kesimpulan:

Kalau saudara memang sudah mempunyai Roh Kudus, buktikan itu dengan rajin / tekun memberitakan Injil! Dan dalam memberitakan Injil itu, jangan mengharapkan mujijat untuk memenangkan jiwa, dan jangan takut pada reaksi negatif. Tetapi teruslah memberitakan Injil!

 -AMIN-

Bagi sdr yg telah mendapat berkat dari artikel ini..mohon kiranya dapat membantu menyebarkan Pada sdr2 kita yg lain, sehingga semakin banyak sdr kita yg juga bisa membaca artikel ini dan mendapat berkat. Tuhan memberkati sdr. Amin.

Joh 21:17  Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: “Apakah engkau mengasihi Aku?” Dan ia berkata kepada-Nya: “Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.

Healing Testimony

Posted in Testimonies on 04/18/2014 by Ribka Christ

Someone Like You

Posted in RibkaChrist's Videos on 04/18/2014 by Ribka Christ

Kau Termanis di Hidupku

Posted in Praise & Worship on 04/18/2014 by Ribka Christ
S.P.I.R.I.T Ministries

Inspired by: GOD

Don Charisma

because anything is possible with Charisma

valeriu dg barbu blog

writing, poetry, poems, lyrics, remedy of soul,

Blog Penting Dede Wijaya

Takut akan YHWH adalah permulaan pengetahuan...

dasimmons31

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

PiCTURiFiC

www.andersonkalang.com

Pastor Arjun

Jesus is the Christ

Rick McCargar's GuitarLicksAndTabs.com

Legendary Guitar Licks and tabs - no lectures.

Kristiani Australiana

"Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya." (Yohanes 1:5)

Pastor John

Arise & shine

The Gourmand Mom

Good food, seasoned with a dash of life

prophetbrahmarishi

Just another WordPress.com site

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 54 other followers

%d bloggers like this: