SAATNYA BELAJAR MENYEMBUHKAN SEPERTI TUHAN YESUS


SAATNYA BELAJAR MENYEMBUHKAN SEPERTI TUHAN YESUS

PENGAJARAN – TENAGA DAN OTORITAS MENYEMBUHKAN

“Injil adalah kekuatan Allah..” Roma 1:16

Oleh: Davy R Hermanus. Belajar bagaimana supaya kamu dapat disembuhkan dan bagaimana kamu boleh melayani orang lain agar memperoleh kesembuhan bagaikan dua sisi mata uang yang saling mendukung. Dua dalam satu ini menghasilkan suatu keutuhan nilai yang berharga di mata Tuhan.

Dalam pelayanan Yesus kamu dapat menemukan banyak kesempatan bagaimana Yesus menyembuhkan orang dengan otoritas dan kuasa yang luar biasa. Murid-murid melakukan hal yang sama, mereka melayani banyak orang yang sakit dan mereka semua disembuhkan. Saya rindu supaya hal yang sama terjadi pada masa kini di mana kuasa kesembuhan mengalir di tengah-tengah gereja lokal , persekutuan ataupun kelompok sel kamu sehingga kehidupan orang percaya menjadi daya tarik bagi banyak orang yang belum percaya bagaikan medan magnet yang amat kuat. Sejak dulu, kesembuhan ilahi selalu menjadi daya tarik massa.

“Bahkan mereka membawa orang-orang sakit ke luar, ke jalan raya, dan membaringkannya di atas balai-balai dan tilam, supaya, apabila Petrus lewat, setidak-tidaknya bayangannya mengenai salah seorang dari mereka.

Dan juga orang banyak dari kota-kota di sekitar Yerusalem datang berduyun-duyun serta membawa orang-orang yang sakit dan orang-orang yang diganggu roh jahat. Dan mereka semua disembuhkan”. Kisah 5:15-16

Sayang sekali gereja dan orang-orang Kristen sekarang belum memperoleh penyingkapan yang jelas tentang rahasia ini. Mereka tidak menggunakan senjata yang telah mereka miliki. Tidak heran banyak yang sakit-sakitan dan banyak yang tidak berani untuk melayani orang dalam kuasa kesembuhkan. Lebih menyedihkan lagi , mereka tidak berani untuk bersaksi kepada orang yang belum percaya , melalui kesembuhan ilahi, untuk membuktikan bahwa Allah dalam Yesus Kristus adalah Tuhan yang hidup.

Saya ingat cerita tentang seorang pengemis yang menderita sepanjang hidupnya dengan hanya mencari-cari sisa makanan dan barang-barang yang dibuang oleh orang-orang yang tinggal di salah satu apartemen. Suatu waktu ia meninggal dan mereka menemukannya memakai satu model ikat pinggang mahal yang terbuat dari emas yang kalau dijual seharusnya dapat menjamin kehidupannya jauh dari cukup. Banyak orang percaya seperti itu, mereka menderita bahkan mati dengan tidak mengetahui kebenaran tentang kesembuhan ilahi atau memperoleh kemenangan atas penyakit .

“Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu.” Hosea 4:6

Ingatlah bahwa menolak pengetahuan tentang Allah telah membinasakan banyak orang.Saya telah mengalami berkat kesembuhan lewat pengenalan akan Firman Tuhan tentang kesembuhan ilahi dan saya juga telah melewati berbagai pengalaman yang indah dalam menerapkan kesembuhan ilahi kepada orang-orang yang sakit apakah itu orang percaya atau bukan.

Saya dapat saksikan bahwa Firman Tuhan ini sungguh-sungguh hidup dan berkuasa seperti yang ditulis dalam Kitab Suci, “ Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita”. Fil 4:12.Saya rindu lebih banyak orang percaya yang memahami ini dan membuat hidup mereka berkemenangan atas sakit penyakit.

Di lain pihak beberapa orang memiliki paradigma yang berseberangan dengan kepercayaan bahwa mereka dapat memperoleh kemenangan atas penyakit. Jika berhubungan dengan kuasa kegelapan mereka biasanya berani bertindak untuk mengusir roh jahat. Ini terbukti dengan banyaknya pelayanan yang berkaitan dengan pelepasan. Pengajaran tentang pelepasan sudah sangat dimengerti oleh mereka karena sudah banyak yang mengajarkan hal itu.

Hal yang sama dengan penebusan oleh Yesus, bahwa kita pasti akan memperoleh keselamatan yang kekal. Saya pernah bertanya kepada seseorang yang sakit kanker sebelum dia dilayani. ”Kenapa kamu yakin kamu diselamatkan ?” Dia menjawab, “ya jelas, karena Firman Tuhan dalam Yohanes 3:16 dan Yoh 14:6. Lihatlah bahwa hanya mengutip dua ayat dia sudah yakin dia diselamatkan . Ini bukti karena pengajaran yang sudah berakar dalam hatinya. Pengajaran tentang keselamatan dalam Kristus Yesus memang dimulai dari pemberitaan tentang Firman yang menghasilkan iman.

Karena Iman timbul dari pendengaran akan Firman Kristus Roma 10:17. Pada orang yang sakit kanker itu saya menasihati aga ia mempercayai kesembuhan sama seperti ia percaya Tuhan telah menebus dia dari dosa. I Pet 2:24. Setelah itu kami berdoa bersama, kami berkata-kata dalam pengakuan iman dan memerintahkan kepada kanker untuk pergi. Kami jelas telah menghancurkan penyakit kanker di dalam nama Yesus, dan ia akhirnya sembuh seketika itu juga.

Sayangnya jika berbicara tentang kesembuhan, seseorang akan berkata, “ Aku tidak yakin, itu kedaulatan Tuhan dan sebaiknya kita memeriksa diri kita dan mempercayakan ini kepada dokter.” Pengajaran tentang kesembuhan tidak sekuat dengan pengajaran keselamatan dan pengusiran setan. Saya telah mendalami ini sejak tahun 2002 jadi hampir 9 tahun sejak saya sakit parah dan mengalami mujizat kesembuhan. Buku demi buku dan rekaman audio dan kesaksian-kesaksian tetang kuasa kesembuhan ilahi dari pelayanan TL Osborn, Oral Robert, Smith Wigglesworth, Katrin Kuhlman, Reinhard Boonke, Morris Cerullo, BeniHinn dll telah saya renungkan dan coba terapkan. Saya ikut dalam pelayan Peter Youngren, Vernon Davis dan terutama pada pelayanan The Elijah Challenge atau Tantangan Elia. Saya ingin untuk lebih dekat mengamati mereka melayani dan mendapatkan impartasi dan pengetahuan Alkitab yang kuat. Akhirnya saya mulai berani mencari kesempatan sebanyak mungkin untuk mendoakan orang yang sakit apakah itu kepada anak-anak saya, orang tua saya, sahabat dan jemaat di gereja. Syukur mereka sembuh. Saya pergi menginjili suku Sunda lewat pelayanan satu pelayanan yang bernama JIMAS dan mengadakan beberapa KKR kesembuhan di beberapa kota.

Tentu saja saya pernah gagal dalam menyembuhkan orang sakit. Saat kegagalan itu terjadi sangatlah menyedihkan hati untuk melihat seseorang tidak sembuh bahkan meninggal. Kegagalan dalam menyembuhkan membuat saya lebih banyak belajar dan berdoa agar lebih berhasil lagi. Akhirnya Saya mendapat kesempatan untuk mengajar di seminar Tantangan Elia di beberapa kota. Dengan banyaknya mujizat kesembuhan yang terjadi di depan mata saya seperti orang buta, tuli, lumpuh, magh kronis, ginjal, pendarahan, keseleo, kanker dll maka saya lebih diyakinkan akan kuasa Tuhan yang memang terbukti tetap sama dahulu sekarang dan sampai selama-lamanya.

Segelintir orang Kristen mengatakan ,” Jangan naïf ini urusan dokter dan Tuhan, Kita sebagai manusia biasa hanya bisa berharap. “ Seseorang rohaniawan yang berdoa bagi orang sakit sering mengikut sertakan kata-kata indah dan agamawi tapi tidak ada kuasa:”Jadilah kehendakMu Tuhan bukan kehendak kita yang jadi”. Ini adalah kata-kata tanpa pengharapan yang bahkan langsung mematikan usaha doa kita karena keluar tanpa iman. Kapan kita bisa dengan yakin mengatakan:”Saya percaya saya telah ditebus dari penyakit karena oleh bilur-bilur-Nya kita disembuhkan I Pet 2:24.

Lain waktu seorang hamba Tuhan berdoa bagi orang sakit, “Tuhan jika itu kehendak Mu biarlah dia sembuh, kalau bukan kehendak Mu biarlah itu terjadi!”. Untuk apa seseorang berdoa yang sangat tidak punya kuasa seperti itu?

Sewaktu Tuhan bersabda kepada bangsa Israel dalam Keluaran 15:26,”Aku Tuhan penyembuhmu…., teks asli sebenarnya ditulis dalam waktu present, bukan past tense. Jelas, sesuatu yang masih berlaku sampai saat ini. Saya suka memperhatikan Ps. Peter Youngren dalam memimpin lagu pujian pada Festival kesembuhan di Bandung. Lagu favoritnya adalah :”Tuhan Yesus tidak berubah, tidak berubah….” Memang kita tidak boleh berhenti untuk menyeruhkan: ” Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.” Ibrani 13:8.

Jadi sebenarnya, pemahaman dan keyakinan kita yang tidak sama lagi, yang membuat kita kehilangan kuasa dalam melayani orang sakit atau kita tidak memperoleh kesembuhan dari Tuhan. Bagaimana seseorang dapat yakin seperti Elia yang berdoa jika kita tidak percaya akan kuasa Tuhan melebihi kuasa-kuasa dunia seperti kuasa setan dan kuasa penyakit?

Saya telah memutuskan untuk mulai menulis, membagikan kesaksian sedikit demi sedikit agar dapat menguatkan iman bagi saudara-saudara yang sedang berharap untuk disembuhkan atau ingin membantu mereka yang sakit.

Saya menyadari bahwa waktu ini tidak pernah mundur kembali, dan saya harus mempergunakan dengan sebaik-baiknya waktu itu. Saya rindu melakukan edukasi public tentang materi ini agar muncul murid-murid yang berkemenangan dalam kesembuhan ilahi seperti halnya mereka telah menang dalam dosa, kuasa kegelapan dan keterbelakangan pendidikan. Saya tidak memiliki waktu untuk menulis satu buku tapi saya dapat mencicil tulisan ini dalam satu blog di Internet dan dapat memberkati mereka secepat mungkin seseorang dapat mengaksesnya.

Tulisan-tulisan saya ini tidaklah berarti apa-apa tanpa kata-kata inspirasi yang mendasarinya. Kata-kata yang berasal dari Firman yang hidup dan berkuasa telah menolong saya menjalani hidup, memperoleh kesembuhan dari berbagai penyakit yang pernah melandaku dan mendorong dengan kuat dalam hati, pikiran saya untuk menyembuhkan orang dengan kuasa dari Yesus Kristus.

Dalam Roma pasal yang pertama ayat ke-16-17 dikatakan :“Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.”

Pelayanan Paulus didorong oleh satu keyakinan yang kokoh, dalam bahasa aslinya dipergunakan istilah “dia tidak malu sedikitpun”. Ia siap untuk beritakan kabar gembira itu, dengan resiko apapun, di depan banyak orang , dia mau saksikan dan kotbahkan tentang kebenaran berita Injil . Bukan karena keindahan kata-kata puitis yang ada pada buku itu tapi karena kekuatannya. Istilah kekuatan adalah ‘Power’dalam bahasa Inggris dan ‘dunamis’ dalam bahasa Yunani. Dunamis merupakan suatu turunan dari senjata perang yang luar biasa yaitu dinamit.

Dinamit bisa dilemparkan untuk melumpuhkan musuh yang menyerang dalam satu gerombolan. Dinamit juga dipakai untuk meruntuhkan gedung lama agar kemudian dibangun suatu gedung yang baru. Jadi bagi Paulus Injil mengandung suatu tenaga yang besar yang sanggup untuk menghancurkan segala sesuatu ketika Firman itu diperkatakan dengan iman. Saya berdoa agar banyak orang mulai disegarkan dan dibebaskan oleh Firman Tuhan yang hidup dan berkuasa ini.

Sekitar tahun 1949 banyak orang di Indonesia Timur masih berada dalam intimidasi musuh. Mereka dianiaya, dipenjarakan oleh Belanda padahal Negara Indonesia kita sudah memproklamasikan kemerdekaannya sejak tahun 1945. Waktu itu, informasi tentang kemerdekaan belum sampai kepada seluruh rakyat Indonesia. Sewaktu Yesus mengutip Yesaya 53 pada Lukas 4 dan mengungkapkan bahwa hari pembebasan telah tiba dan Firman itu telah digenapi sejak itu jutaan orang telah merdeka.

Meskipun demikian sejak ribuan tahun masih banyak orang Kristen yang masih dibutakan. Ini karena estafet pengajaran yang kurang kuat dari generasi lama kepada generasi baru. Generasi baru sekarang memerlukan pengetahuan yang berakar tentang kesembuhan dari Alkitab sendiri supaya mereka sungguh-sungguh merdeka dan dapat mengisi kemerdekaan itu dengan hidup bagi kemulian Tuhan Yesus.

kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” Yohanes 8:32-33. Merdeka !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 65 other followers

%d bloggers like this: