Archive for the Jesus and the Bride of Christ Category

TIDAK ADA RENCANA-MU YANG GAGAL.

Posted in Jesus and the Bride of Christ on 03/16/2014 by Ribka Christ

images

Renungan Hidup

Ketika Badai Menerpa.

Ayub 42:2 “Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.

 

Melalui Zakaria 3 : 1-10 firman Tuhan hendak mengingatkan, bahwa di penghujung hari-hari yang sedang berakhir ini, Iblis berusaha menjatuhkan dan mendakwa hamba-hamba Tuhan. Selaku imam besar, Yosua tidak dapat melawan Iblis, karena Iblis mendakwa imam besar itu mengenakan jubah yang kotor (yaitu dosa). Jubah Yosua yang kotor ditanggalkan (artinya dosa Yosua dihapuskan). Yosua kemudian dikenakan pakaian pesta (yaitu lenan halus putih yang melambangkan kekudusan). Dan karena Israel telah dipilih Tuhan untuk melaksanakan rencana-Nya, maka Tuhan sendiri yang melawan Iblis dan menghardiknya. Dan Tuhan ijinkan penderitaan atas Israel, bukan untuk memusnahkan mereka, tetapi untuk memulihkan, membentuk dan mempersiapkan mereka untuk tugas yang lebih besar.

Dalam kaitan hal tersebut, kita diingatkan firman Tuhan : janganlah kita terlalu mudah menghakimi siapapun (supaya kita tidak dihakimi Tuhan). Hendaklah kita senantiasa tetap taat, bertekun, saling mengasihi dan mendoakan.

Karena itu pula, marilah kita belajar dari kisah hidup Ayub, bagaimana Ayub menyikapi badai yang menerpa hidupnya. Sehingga akhirnya ia bisa menang dan menerima penggenapan janji pemulihan dari Tuhan.

Ayub adalah seorang yang saleh dan jujur, yang takut akan Tuhan dan jauh dari kejahatan (Ayb 1:1). Namun demikian walaupun Ayub seorang yang benar di hadapan Tuhan, bukan berarti ia bebas dari penderitaan selama hidupnya. Alkitab mencatat sekurangnya ada empat masalah besar dalam hidupnya yang terjadi . Masalah itu timbul ketika Iblis datang ke hadapan Tuhan, dan meminta ijin untuk mencobai Ayub melalui bisnis dan harta kekayaan, rumah tangga (isteri dan anak-anaknya), kesehatan dan sahabat-sahabatnya. Tuhan memang memberi ijin kepada Iblis untuk menjamah milik Ayub, tetapi bukan tubuh Ayub (Ayb 1:9-12). Iblis bergerak melawan Ayub, dan anak lelaki dan anak perempuan Ayub, begitu pula kambing, domba dan pelayannya mati semua. Ayub berkata, “Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan !” (Ayb 1:21). Bayangkan dalam situasi seperti itu pun Ayub masih bisa memuji Tuhan. Ayub sama sekali tidak menyalahkan Tuhan atas segala masalah yang dihadapinya.

Lalu dalam Ayb 2:3 Tuhan bertanya kepada Iblis :

3 Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorang pun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.
images (3)
Ia tetap tekun dalam kesalehannya, meskipun engkau telah membujuk Aku melawan dia untuk mencelakakannya tanpa alasan.”

Iblis menjawab : “…..Orang akan memberikan segala yang dipunyainya ganti nyawanya. Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah tulang dan dagingnya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu” (Ayb 2:4-5). Maka Tuhan membiarkan ketika Iblis menimpakan barah yang busuk dari telapak kakinya sampai ke batu kepalanya. Dan Ayub pun sangat menderita (Ayb 2:6-8).

Maka berkatalah isterinya kepada Ayub, supaya Ayub mengutuki Tuhan dan mati. 10 Tetapi jawab Ayub kepadanya : “Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?” Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya. (Ayb 2:10).

Dalam Ayb 19:17 dikatakan, bahwa keadaan Ayub sedemikian parah, sehingga nafasnya saja menimbulkan rasa jijik kepada isterinya dan memualkan saudara-saudara sekandungnya. Peristiwa ini merupakan ujian kasih bagi isterinya, apakah ia masih bisa menerima keadaan Ayub seperti itu. Kalau isterinya memiliki kasih Agape, maka seharusnya ia tetap setia dan mendukung Ayub, baik atau tidak baik keadaannya. Ironisnya justeru isteri Ayub ketika itu tidak memiliki kasih seperti itu (kasih agape). Kasih isterinya Ayub lebih merupakan kasih eros.

Lalu ketiga sahabat Ayub (Elifas, Bildad dan Zoar) datang untuk berbelasungkawa dan menghibur Ayub. Penderitaan Ayub secara manusia sangat berat. Karena itu Ayub pun tidak lepas dari keluhan-keluhan dan kekecewaannya. Namun Ayub dalam Ayb 42:2 berkata :

2 Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.

Roma 8:33 Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka? 

Tuhan MahaTahu, MahaMengerti dan MahaPeduli. Tuhan juga tahu Ayub mengalami penderitaan yang sangat berat. Tapi Tuhan membiarkan hal itu terjadi karena Tuhan punya alasan-Nya sendiri, yaitu ingin memurnikan Ayub. Dan Tuhan juga mau supaya Ayub mengerti bahwa sekalipun dalam keadaan diterpa badai yang hebat, bahkan orang-orang terdekatnya pun menjauh dari Ayub, namun Tuhan tetap setia menyertai Ayub. Tuhan tidak pernah meninggalkan Ayub walaupun hanya sesaat. Tuhan tidak pernah gagal dengan rencana-Nya dan Tuhan tidak pernah merancangkan yang jahat dalam hidup kita.

Dan ketika Ayub berdoa bagi sahabatnya dan menyatakan bahwa ia tidak meragukan kesetiaan Tuhan, tetapi ia malah menyadari bahwa dirinya sendirilah yang patut dipertanyakan Tuhan. Dalam keadaan pasrah sepenuhnya kepada Tuhan, Ayub mencabut perkataannya dan menyesal di hadapan Tuhan . Tuhan malah memulihkan keadaan Ayub.

10 Lalu Tuhan memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan Tuhan memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu. (Ayb 42:10)

Setelah dipulihkan, Tuhan memberkati Ayub dengan kelimpahan lebih daripada sebelumnya, kekayaan, tujuh anak laki-laki, tiga anak perempuan yang cantik-cantik dan umur panjang.

Apa pun yang terjadi dalam hidup kita, bagaimana pun kuatnya badai menerpa hidup kita. Tuhan tidak pernah menghancurkan hidup kita yang dikasihi-Nya. Kalaupun semua itu memang harus terjadi atas sepengetahuan, sekehendak dan seijin Tuhan, itu berarti Tuhan sedang memulihkan, memurnikan kita, merenda hidup kita, supaya kita menjadi semakin dekat dan semakin indah di tangan-Nya.

Dalam kitab Wahyu 3 : 18 firman Tuhan berkata :

18 maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli daripada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat.

19 Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sesab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!

Jadi ada saatnya memang Tuhan menegor dan mengijinkan perkara-perkara terjadi dalam hidup kita untuk memulihkan dan memurnikan kita. Dalam pernyataan firman tersebut diatas, Tuhan memulihkan supaya :

~Kekayaan kita dipulihkan (Mat 6:19-21, 2 Kor 8:9).
~Pakaian kita harus dikuduskan (Za 3:5)
~Mata kita juga harus dipulihkan (Mat 6:22-24)

Marilah kita pergunakan sisa waktu yang ada untuk semakin menyempurnakan hidup kita di dalam Kristus.
download
Dan hidup menurut kehendak Tuhan sebagai orang-orang yang bijaksana. Karena mereka yang layak masuk dalam Perjamuan Kawin Anak Domba hanyalah mereka yang memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih. Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus. (Why 19:8).

Yang penting ketika badai menerpa hidup kita sadarlah, bahwa :

7 Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita semua.

CEMBURU YANG KUDUS

Posted in Jesus and the Bride of Christ on 02/24/2014 by Ribka Christ

NAHUM 1

1:2. TUHAN Allah tak mau mempunyai saingan, orang yang melawan-Nya, pasti mendapat hukuman. Dengan sangat murka, Ia membalas dendam kepada mereka. (5) Gunung-gunung gemetar terhadap Dia, dan bukit-bukit mencair. Bumi menjadi sunyi sepi di hadapan-Nya, dunia serta seluruh penduduknya. (6) Siapakah yang tahan berdiri menghadapi geram-Nya?

Image

Cemburu Ilahi

 Pdt. Abraham Alex Tanuseputra

Ayat Bacaan: II Korintus 11:1-2

“Alangkah baiknya, jika kamu sabar terhadap kebodohanku yang kecil itu. Memang kamu sabar terhadap aku!  Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus “

Kalau kita mendengar kata cemburu, maka kita akan menilainya sebagai sesuatu yang negatif, karena konotasi cemburu adalah iri hati. Tetapi disini dikatakan yaitu cemburu ilahi. Seandainya seorang suami tahu bahwa istrinya tertarik kepada orang lain, dan suaminya cemburu, apakah ia berdosa ? atau sebaliknya. Firman Tuhan berkata bahwa hal itu tidak berdosa karena Allah juga cemburu apabila miliknya diambil orang. Jadi cemburu disini bukan berarti iri hati, karena cemburu yang memiliki arti iri hati biasanya yaitu adanya suatu tindakan mengambil milik orang lain karena orang tersebut tidak punya. Rasul Paulus mewakili Tuhan dimana umat Tuhan termasuk kita telah ditunangkan kepada Kristus, yang pada akhirnya kita menjadi mempelai Kristus. Kalau gereja Tuhan mengalami sesuatu yang tidak baik maka Tuhan itu cemburu.

Rasul Paulus berdoa untuk jemaat di efesus. Doanya memantapkan bahwa Roh Allah yang kaya dan penuh kuasa ditempatkan pada batin kita. Karena kasih Allah begitu rupa maka Dia korbankan diriNya dan RohNya ditempatkan dalam hati kita.

Dalam Yakobus 4:5 dijelaskan bahwa Roh Allah yang ditempatkan dalam hati kita itu memiliki sifat cemburu dengan kata lain ada muatan kecemburuan. Ia tidak mau milikNya sekali-kali dimiliki yang lain. Kalau Tuhan cemburuan maka kita harus jaga diri kita betul-betul. Untuk itu dalam ayat sebelumnya yaitu Yakobus 4:1-4 menegaskan bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah. Untuk itu jangan sampai Roh yang ada dalam diri kita cemburu oleh karena kita bersahabat dengan dunia. Dan jikalau kita membuat Dia cemburu maka apa yang kita minta kepada Tuhan tidak akan dikabulkan. Marilah kita turuti Roh Kudus yang mempunyai sifat cemburu itu. Kalau kita berbuat hal-hal yang membuat kita bersahabat dengan dunia, maka Ia tidak menginginkan kita menjadi terhilang, oleh karena itu mempertahankan dengan berbagai cara agar kita tetap menjadi milikNya. Allah tidak menginginkan kita mendua hati yang akan membangkitkan kecemburuan daripada Tuhan. Dan hal itu semata-mata dilakukan oleh Tuhan karena Ia sangat mengasihi kita, selain itu tidak ada kasih yang melebihi kasih Tuhan (Yakobus 4:6-8).

Sebagai umat yang dikasihi Tuhan, firman Tuhan mengingatkan supaya kita tidak mendukakan Roh Kudus dengan membangkitkan kecemburuan Tuhan, seperti yang tertulis dalam I Korintus 10:22, ”Atau maukah kita membangkitkan cemburu Tuhan? Apakah kita lebih kuat dari pada Dia?”, Apalagi kita memadamkan Roh yaitu dengan tidak menganggap bahwa Tuhan itu berkuasa atau bahkan menganggap bahwa Roh Kudus tidak ada. Maka perlu diketahui bahwa orang yang memadamkan Roh Kudus sama dengan ateis atau tidak percaya Tuhan (Bilangan 5:14, Keluaran 34:14, Keluaran 20:5, Ulangan 29:20, Ulangan 16:15). Berapa banyak orang merasa kaya, kuat, atau pandai dan mulai tidak menganggap Tuhan, padahal semuanya itu dari Tuhan. Tatkala kita menjadi sukses dan merasa kuat maka Tuhan akan cemburu, oleh karena itu tidak jarang orang yang baru mengalami sukses yang luar biasa tiba-tiba turun atau mengalami banyak musibah. Kalau kita ikut Tuhan dengan sungguh-sungguh maka posisinya tidak tambah menurun tetapi semakin lama semakin naik dan keadaan keturunannya serba baik.

Kalau Allah cemburu pada seseorang karena perbuatannya, maka Allah akan membalasnya. Misalnya kesalahan bapaknya dibalaskan kepada keturuannya, yaitu anak-anaknya, cucu-cucunya bahkan sampai keturunan keempat (Keluaran 20:5) Begitu sebaliknya; apabila pada mulanya seseorang yang hidupnya tidak karuan/jahat dan setelah menerima Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat maka hidupnya dipulihkan bahkan keturunannya semakin lama semakin naik, sampai pada cucu-cucunya. Kalau kita sudah menjadi orang yang percaya kepada Yesus dan Roh Allah ada pada kita mempunyai sifat cemburu, maka hidup kita hendaknya berpadanan dengan firmanNya. Jikalau seseorang membuat Allah cemburu bahkan sampai akhirnya menghujat maka orang tersebut dapat dikatakan sebagai penyembah berhala. Dan orang yang menyembah berhala merupakan kekejian bagi Tuhan dan hidupnya akan habis. Sebagai contoh keluarga dari pihak ayah saya (Pdt. Abraham Alex T.) yang menyembah berhala.

Suatu ketika saya, kakak dan ibu saya diajak pergi ke kuburan oleh keluarga ayah untuk sembahyang sesuai adat istiadat. Pada mulanya ibu saya tidak mau tetapi sebagai seorang istri tentunya tunduk pada suami, dan selain itu ibu saya dipaksa untuk ikut sehingga akhirnya mau ikut. Setelah pulang dari kuburan satu keluarga hampir musnah karena ketika naik andong (kereta kuda), dimana kudanya lari begitu kencang seolah-olah tanpa kendali sehingga terjadi kecelakaan. Tetapi saya dan kakak saya tertolong karena didekap ibu saya. Hal itu merupakan peringatan karena ibu saya mendukakan Roh. Dan saat ini semua keluarga itu sudah tidak ada lagi, tetapi puji syukur keluarga dari ibu saya masih tetap ada sampai sekarang dan hidup diberkati. Sebab kalau saya perhatikan keluarga dari pihak keluarga ibu saya telah membangun gereja mulai dari kakek, ibu, kemudian saya.

Apabila kita membaca dalam Efesus 3:14, maka kita akan dapat perhatikan bagaimana Allah mencintai kita. Oleh karena itu sebagai keluarga Allah biarlah kita saling mendoakan supaya diantara kita masing-masing tidak ada yang jatuh. Dibawah kolonglangit ini tidak ada nama lain yang dapat memberikan keselamatan. Selanjutnya apabila kita membaca pada Efesus 3:16, maka kita temukan kebenaran bahwa Roh Kudus menyertai kita atas dasar kasih, seperti yang tertulis dalam Yohanes 3:16.

Dan kasih itu berakar dalam diri kita, dan kalau berakar pasti akan bertumbuh (I Korintus 6:19-20). Kita ini sudah dibeli untuk diselamatkan oleh darah Kristus, untuk itu kasih Yesus harus berakar tetapi kalau tidak berakar maka akan hilang. Kasih itu bertumbuh bahkan berbuah-buah. Tuhan itu mengasihi kita mulai dari level domba, seperti perumpamaan tentang seratus domba yang hilang satu, maka yang satu itu dicari sampai ketemu. Allah akan mengasihi domba yang telah ditemukan itu, tetapi kasih Allah hanya “1 persen”, selanjutnya  sepuluh dirham yang hilang  dan ditemukan maka kasih Allah hanya “10 persen”, dan meningkat lagi mengenai anak yang terhilang.

Anak sulung sebenarnya tidak bertobat tetapi anak bungsu itu bertobat, sehingga dapat dikatakan kasih Allah itu “50 persen”, lalu meningkat pada tunangan, kasih Allah kurang lebih “80 persen”, tetapi Tuhan menghendaki kasih yang sepenuhnya yaitu menjadi mempelai Kristus yaitu “100 persen.” Seperti sebagai seorang suami harus mengasihi istrinya 100 persen. Demikian Tuhan mengasihi kita sepenuhnya, oleh karena itu jangan membuat Dia cemburu terhadap apa yang telah kita lakukan. Kecemburuan Allah itu begitu kuat, karena dengan demikian kita dapat memahami bahwa Allah itu sangat mengasihi kita (Efesus 3:18-19). Amin.

Mempersiapkan Zion Bagi Suatu Pernikahan ~ Will Ford

Posted in Elijah Rain, Holy Spirit, Intercession, Jesus and the Bride of Christ, Prayers, Prophetic Words, Revival, Testimonies on 12/26/2013 by Ribka Christ

Sumber: Siska Purnama’s Weblog

“Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, telah Kutempatkan pengintai-pengintai. Sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak akan pernah berdiam diri. Hai kamu yang harus mengingatkan TUHAN kepada Sion, janganlah kamu tinggal tenang dan janganlah biarkan Dia tinggal tenang, sampai Ia menegakkan Yerusalem dan sampai Ia membuatnya menjadi kemasyhuran di bumi“

 

as
Yes.  62:1-7:  Oleh karena Sion aku tidak dapat berdiam diri, dan oleh karena Yerusalem aku tidak akan tinggal tenang, sampai kebenarannya bersinar seperti cahaya dan keselamatannya menyala seperti suluh. Maka bangsa-bangsa akan melihat kebenaranmu, dan semua raja akan melihat kemuliaanmu, dan orang akan menyebut engkau dengan nama baru yang akan ditentukan oleh TUHAN sendiri. Engkau akan menjadi mahkota keagungan di tangan TUHAN dan serban kerajaan di tangan Allahmu.

Engkau tidak akan disebut lagi “Yang Diabaikan,” dan negerimu tidak akan disebut lagi “Yang Ditinggalkan”; tetapi engkau akan dinamai “Yang berkenan kepadaKu,” dan negerimu, “Yang Bersuami”; sebab TUHAN telah berkenan kepadamu, dan negerimu akan bersuami. Sebab seperti seorang muda belia menjadi suami seorang anak dara, demikianlah Dia yang membangun engkau akan menjadi suamimu, dan seperti girang hatinya seorang mempelai melihat pengantin perempuan, demikianlah Allahmu akan girang hati atasmu.

Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, telah Kutempatkan pengintai-pengintai. Sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak akan berdiam diri. Hai kamu yang harus mengingatkan TUHAN kepada Sion, janganlah kamu tinggal tenang dan janganlah biarkan Dia tinggal tenang, sampai Ia menegakkan Yerusalem dan sampai Ia membuatnya menjadi kemasyhuran di bumi.”

Ia Menerima Suatu Urapan Ester, Perkenanan yang Luar Biasa dan Allah Membujuknya Masuk Ke Dalam Keintiman.

Pada tanggal 22 Nov 2002, saya meninggalkan bandara DFW dalam perjalanan pertama saya menuju International House of Prayer (IHOP) di Kansas City, Missouri. Sedikit yang saya sadari bahwa Allah menyiapkan banyak hal bagi saya di dalam pesawat. Di sebelah saya, seorang gadis muda duduk di sebelah saya. Kami saling beramah-tamah, tak ada yang luar biasa – pada awalnya – saat tiba-tiba atmosfir di sekitar kami berubah. Roh nubuatan turun atas saya, atas kami, atas perjalanan pesawat dengan suatu cara yang sangat tidak biasa.

Saya melihatnya dan berkata, “Anda berasal dari Southern California, betul?” Gadis Afrika-Amerika ini menjawab, “Ya.” Lalu saya berkata, “Bukan LA, namun suatu tempat yang dekat dengan LA,” dimana ia menjawab, “Ya, saya berasal dari from San Diego, tapi saat ini saya tinggal di Long Beach.” Selanjutnya saya berkata, “Jadi, anda menuju Universitas Long Beach State, betul?” dan katanya, “Ya.” “Dan anda mahasiswa tingkat tingkat kedua, betul?” dan ia menjawab, “Uh, yeah.”

Saya bertanya, “Jurusan anda psikologi, bukan?” Tampak mulai sedikit merasa aneh, ia berkata, “Ya, tapi dari mana anda tahu?” Tanya saya, “Apakah anda memiliki teman yang bernama Tiffany?” Ia berkata, “Ok, saya memiliki dua orang teman bernama Tiffany, tapi ada apa ini?” saya berkata padanya, “Saya pun tidak tahu, biasanya saya tidak seperti ini, kecuali saya memiliki musik sebagai pengiring, dan saya pun tidak terbiasa melakukannya di pesawat ini. Yang saya tahu hanyalah bahwa Allah sungguh-sungguh mengasihi anda, dan Yesus memiliki suatu rencana yang luar biasa bagi hidup anda.”

Saat ia menyeka air matanya, saya mulai bernubuat bahwa urapan Ester turun atas hidupnya, bahwa perkenanan yang luar biasa turun atasnya di tempat kuliahnya, dan bagaimana Allah membujuknya untuk masuk ke suatu tempat kemurnian dan keintiman bersamaNya. Saya memiliki buku Alice Smith berjudul “Beyond the Veil,” dan buku ini saya berikan padanya, sebagai persiapan untuk menjalani suatu hidup di balik selubung dunia ini dan di dalam keintiman bersama Allah.

Saya Bertemu “Zion” Di Atas Pesawat.

Saya merasa Roh Kudus terangkat dari atas saya, dan saya mendengar Allah berkata, “Tanyakan namanya, tapi pertama-tama, katakan padanya ada sesuatu yang berharga perihal namanya.” Saya berpikir, “Ok Tuhan, sejauh ini semuanya berjalan baik, tapi, mengapa engkau tidak mengatakan saja namanya padaku?” Ia menjawab, “Tidak, tanyakan padanya, tapi katakan padanya ada sesuatu yang berharga perihal namanya.” Saya berkata, “Allah berkata kepada saya bahwa ada sesuatu yang berharga perihal nama anda. Siapakah nama anda?” dan ia menjawab, “Nama saya Zion.” Saya berseru, “Zion!” Saya sungguh terkejut!

Saya membuka Yes. 62 dan berkata kepadanya, ” Oleh karena Sion aku tidak dapat berdiam diri, dan oleh karena Yerusalem aku tidak akan tinggal tenang, sampai kebenarannya bersinar seperti cahaya dan keselamatannya menyala seperti suluh.” Saya terus membaca dan tiba di ayat, “… negerimu, “Yang Bersuami.” Dan Zion berkata, “Ini gila, karena sebenarnya saya pergi dari California menuju Kansas City untuk menghadiri pernikahan sepupu saya.”

Tercengang oleh kesamaan yang ada, saya bersandar di tempat duduk saya dan berkata, “Ok, Roh Kudus berkata bahwa ada sesuatu yang berharga perihal nama terakhir anda. Apa nama terakhir anda?” Dan saya mendengarnya menjawab, “Ready (Bersiap).” Saya berkata, “Maaf, apakah anda berkata, ‘Ready’ atau ‘Redding,’ seperti Otis Redding?” Ia mengeja,” R-e-d-i-e,” dan berkata pada saya bahwa nama itu diucapkan seperti “Ready (Bersiap).”

Saya tidak tahu apakah saya duduk di samping seorang malaikat ataukah tidak. Saya memintanya menyebut dan mengeja namanya kurang lebih 4x! Saya sendiri sudah cukup terpesona dengan perjalanan pesawat itu sendiri dan terkagum atas hadirat Allah. Zion Redie telah berjalan bersama Allah selama ± setahun, dan di titik ini, belum pernah menerima perkataan profetik dari siapapun sebelumnya. Saat sahabat saya John Hamill menjemput saya menuju IHOP Kansas City, saya tak dapat melupakan perjumpaan dengan gadis muda ini yang bernama Zion Redie, yang terbang dariCalifornia menuju Kansas City untuk menghadiri suatu pernikahan.

“Aku Menikahi Kegerakan yang Berbeda Bersama-sama…dan Kesatuan Ini Akan Menghancurkan Kuasa Budaya Kematian Di Amerika”

Saat tiba di IHOP, saya membagi kisah ini bersama Mike Bickle dan John Hamill, dan akhirnya Dutch Sheets dan Lou Engle. Setelah berdoa dan merenungkan, Tuhan mulai menunjukkan pada saya bahwa peristiwa itu bukan sekedar perjalanan pesawat yang mengasyikkan. Ia memakai peristiwa ini sebagai tanda atas apa yang sedang Ia lakukan. Mengingat bagaimana Allah menyuruh saya untuk menubuatkan urapan Ester yang turun atas hidup Zion, jurusan psikologinya, dan bahwa ia melakukan perjalanan dari from California untuk menghadiri suatu pernikahan di Kansas City, setelah merenung dan berdoa, saya merasa Allah berkata:

“Aku menunangi diriKu sendiri bagi suatu generasi Ester tanpa kasih Bapa. Dan seperti jurusan psikologi Zion, yang merupakan bidang studi jiwa, Akupun berfokus pada jiwa-jiwa, maka akan ada suatu peperangan bagi hati Amerika; bahwa Aku menyiapkan Zion Ready untuk suatu pernikahan, dan bahwa Aku menikahi banyak ras yang berbeda-beda, bahwa Aku menikahi kegerakan yang berbeda bersama-sama, dan sinergi dari kesatuan ini akan menghancurkan kuasa budaya kematian di Amerika, yang terjadi di hari ini.”

Hari dimana saya bertemu Zion Redie, tanggal 22 Nov, adalah kuncinya, karena tanggal itu adalah tanggal dimana John Kennedy meninggal, dan banyak orang yakin bahwa kematiannya adalah pemicu bagi munculnya ketiadaan pengharapan yang menyebarkan budaya kematian.

Apa yang muncul sesudahnya luar biasa. Lou Engle, Dutch Sheets dan saya terbang ke Kansas City sebagai permintaan dari Mike Bickle dan staf IHOP pada 5 Des 2002. Kami membahas perjumpaan “Zion Ready” yang terjadi pada  22 Nov, dan Yes. 22:22 yang diterima oleh Shawn Bolz di hari yang sama. Hasil dari pertemuan ini adalah bahwa para pemimpin ini merasa bahwa Allah menginginkan mereka untuk menggabungkan pengurapan mereka dan jubah doa mereka bersama-sama: Dutch Sheets, mewakili otoritas Pemerintahan; Lou Engle, mewakili pengabdian kekudusan Nazirite; Mike Bickle, mewakili keintiman pengantin Gadis Sulam Kidung Agung dalam hal doa syafaat; dan Che Ahn, mewakili Kuasa Penginjilan.

Tahun itu, 31 Des 2002, di TheCall Kansas City, mereka membuat covenant bersama Allah dan setiap mereka bersama-sama mengusahakan terjadinya kebangkitan di Amerika. Beberapa waktu kemudian, Lou Engle, merasa bahwa TheCall School, yang berada di California, akan bergabung bersama doa 24-jam di IHOP Kansas City, dan akhirnya ia pindah bersama semua keluarganya dan TheCall School ke IHOP in Kansas City – dan mereka bersama-sama menggabungkan diri. Sinergi dari kesatuan ini telah mengalami peningkatan yang luar biasa. Banyak jiwa telah diselamatkan, banyak hidup telah diubahkan, pusat krisis kehamilan dan badan-badan adopsi telah didirikan, melawan aborsi, dan kegerakan doa telah didorong untuk masuk ke tengah-tengah peperangan budaya.

Menetapkan dan Mengakhiri Dekrit Kematian Atas Suatu Generasi

Di tahun 2002, saya mencoba menemukan Zion, atau mencari seseorang yang mengenalnya, tapi tanpa hasil. Walau demikian, saya terus mendoakannya, sebab ia mewakili, bagi saya, generasi berikutnya. Saya merasa bahwa dirinya sebagai seorang Afrika Amerika juga merupakan kunci, maka saya mendoakannya selama bertahun-tahun, mengetahui bahwa ia, bagi saya, secara pribadi, adalah tanda dan simbol hati Allah bagi Israel, Afrika Amerika dan, seperti Ester, menetapkan dan mengakhiri dekrit kematian atas suatu generasi.

Meski Zion bukanlah tanpa bapa (ia berasal dari suatu keluarga besar), kebanyakan generasinya mengalaminya. Karenanya, saya memakai Yes. 62 untuk berdoa bagi suatu generasi yang, seperti Ester, tanpa bapa (Est. 2:7). Seperti yang dikatakan oleh Yes. 62:6, saya tahu bahwa saya adalah seorang pengintai di tembok, yang dipanggil untuk berdoa dan mengingatkan Allah dan tidak membiarkanNya untuk beristirahat, berseru agar berkatNya dilepaskan bagi “Zion,” yang mewakili di dalam doa saya. Saya mempelajari statistika dan semua yang saya bisa di tahun-tahun selanjutnya, dan menjadi seorang mahasiswa jurusan budaya saat saya berdoa bagi generasi selanjutnya di Amerika. Dua buku saya, “History Makers” dan “Created for Influence,” dan DVD “The Truth Behind Abortion,” adalah riset yang dilahirkan dari buah doa syafaat ini.

Pada tahun 2004, saya menemukan artikel terkait Zion Redie, dan saya bersukacita atas apa yang telah Allah lakukan dalam hidupnya. Suatu perkenanan seperti Ester turun atasnya, ditambah kecantikannya ditampilkan dalam fashion shows dan modeling, Zion juga menjadi seorang pemimpin mahasiswa pemerintahan. Ia terlibat dalam aliansi Afrika Amerika dan kelompok studi Alkitab. Ia mendapat begitu banyak perkenanan di kuliah, dimana ia dikontrak oleh Long Beach State untuk menjadi Student Life Coordinator. Saya yakin Allah memakai posisinya sebagai Student Life Coordinator sebagai suatu tanda bahwa Ia membangkitkan para pelajar yang akan berjuang demi kehidupan seperti Ester.

Saya tidak menghubungi Zion hingga tahun 2007; tanpa ingin terlihat seperti orang aneh, saya hanya mendoakannya dari jauh, mengetahui bahwa bagi saya, ia mewakili generasi selanjutnya. Saat saya membagi peristiwa dimana Allah menyiapkan Zion bagi satu pernikahan di GOD TV pada bulan Mei 2007, seorang pendoa syafaat di Long Beach, California, Doug Davis, tertarik mendengarnya. Untuk mengecek validitas kesaksian saya, Doug, melalui kenalannya, menjumpai Zion, yang berkata padanya bahwa kami bertemu dalam suatu perjalanan pesawat, dan itu adalah pertama kalinya ia menerima perkataan profetik, yang berdampak besar bagi hidupnya.

Saya tidak menjadi sombong untuk berpikir bahwa hanya doa saya yang bekerja bagi kerja keras dan kesuksesannya. Zion memiliki orangtua yang luar biasa dan dukungan dari keluarga yang mengasihi. Allah mengajarkan saya pentingnya kuasa melepaskan atau menerima perkataan profetik, entah di atas sebuah pesawat, atau di dalam kebaktian gereja, atau dimana saja, dan dampak dari suatu ketaatan atas tugas doa yang kita terima dariNya.

Pentingnya Pernikahan Zion

Pada 4 Sept 2010 saya menuju Sacramento, California untuk bergabung dengan Lou Engle di dalam doa di TheCall Sacramento, and saya menghubungi Zion Redie kembali. Saya tahu bahwa ia telah bertunangan dan akan segera menikah. Zion memberitahu saya bahwa ia akan menikahi seorang hamba Tuhan Afrika Amerika yang luar biasa, seorang Pendeta Youth di suatu gereja yang dipenuhi roh. Pernikahannya akan diselenggarakan pada 25 Sept 2010. Ia berkata bahwa ia memenuhi panggilannya di dalam pelayanan bersama suaminya dan menjadi seorang pembuat standar bagi generasi selanjutnya, dan juga menjadi seorang mentor bagi wanita muda. Terdengar seperti Ester bagi saya, bukan?

Menariknya, pada 25 Sept, hari pernikahannya terjadi di saat Hari Raya Pondok Daun. Barangkali Zion tidak mengetahui hal ini, begitu juga saya, hingga saya bertemu dan berbincang dengan seorang pendeta Messianic yang saya temui. Hari Raya ini berlangsung selama 8 hari, dan dianggap sebagai Puncak Hari Raya. “Pondok Daun berbicara tentang hari diana Anak Allah akan berdiam di antara manusia, menghapus setiap air mata, dan membawa ‘jaman keemasan’ yang didambakan manusia…”

Zak. 14:16 berkata bahwa segala bangsa akan datang berziarah untuk sujud menyembah kepada Raja, TUHAN semesta alam, dan untuk merayakan hari raya Pondok Daun ini. Hari raya ini memperingati tenda sementara yang dibuat oleh keluarga-keluarga Yahudi saat mereka keluar dari Mesir, dan bagaimana Allah menjadi tiang awan pada pagi hari, dan tiang api pada malam hari dan berdiam di antara umatNya, menyediakan perlindungan, keselamatan, ketenangan dan persediaan. Pondok atau tenda ini disebut Sukkoths, menyerupai kanopi pernikahan yang disebut Huppah, dimana Allah menikahkan umatNya di bawahnya dalam pernikahan Yahudi. Karenanya, hari raya Pondok Daun dipenuhi dengan sukacita seperti suatu pernikahan Yahudi, dan juga merayakan pernikahan dan keluarga. Kurang lebih seperti yang dikatakan dalam Yes 62:4-5:

“Sebab TUHAN telah berkenan kepadamu, dan negerimu akan bersuami. Sebab seperti seorang muda belia menjadi suami seorang anak dara, demikianlah Dia yang membangun engkau akan menjadi suamimu, dan seperti girang hatinya seorang mempelai melihat pengantin perempuan, demikianlah Allahmu akan girang hati atasmu. Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, telah Kutempatkan pengintai-pengintai.”

Pendeta Messianic ini mengajarkan bahwa hari raya ini adalah pendahulu bagi perayaan pernikahan yang diyakan saat Mempelai Pria Surgawi kita kembali bagi Mempelai WanitaNya! Luar biasanya, Zion menikah di saat hari raya itu berlangsung. Wow!

Pernikahan Zion Melambangkan Suatu Pewahyuan Pengantin dan Paradigma yang Muncul Bagi Anak-Anak Muda Di Gereja

Angka 8 secara Alkitabiah melambangkan suatu awal baru, dan menarik bahwa 8 tahun telah berlalu sejak pertemuan kami di pesawat; dimana Allah telah mempersiapkan Zion bagi suatu pernikahan sejak saat itu, dan pernikahannya berlangsung selama perayaan 8 hari ini yang juga merupakan tanda bagi suatu awal baru. Bahkan, Yes. 62:2 berkata, “Dan orang akan menyebut engkau dengan nama baru…” Pikirkan ini: Allah tidak hanya mempersiapkan Zion bagi suatu pernikahan, namun karena pernikahannya, Zion akan diberikan suatu nama baru (gambaran yang tepat dari Yes. 62:2), dan sebagai isteri seorang hamba Allah, ia melangkah menuju suatu panggilan baru untuk menyiapkan Mempelai Kristus bagi kembalinya Mempelai Pria kita!

Secara profetik, saya merasa bahwa pernikahan Zion mewakili suatu pewahyuan pengantin dan paradigma yang muncul atas anak-anak muda di Gereja. Juga, hal ini melambangkan bangsa Yahudi Messianic, Afrika Amerika dan Afrika secara global akan bersatu, saat suatu generasi Afrika yang baru menerima hati Allah bagi srael. Saya juga merasa ini sebagai tanda bahwa Allah akan membangkitkan lebih banyak lagi rumah-rumah doa di pusat-pusat kota untuk berdiam di antara umatNya dan gabungan Tubuh Kristus. Tak kalah pentingnya, hal ini menunjukkan bagaimana kekudusan dan pengabdian hidup kita kepada Allah adalah tanda bagi kedatanganNya. Seperti kata Dehaviland Brown, “Hidupku HARUSLAH menjadi tanda bagi datangnya Mempelai Pria. Jika kita terus mengejar untuk hidup kita tibanya hari dimana kita bertemu muka dan muka denganNya, maka kita akan terus mengejar untuk sepenuhnya menjalani hidup ini!”

Kita Tak Boleh Berhenti Berdoa Bagi Generasi Selanjutnya – Berdoalah Hingga Keselamatan Tiba dan “Menyala Seperti Suluh”.

Seluruh peristiwa ini sungguh berarti bagi saya. Yes. 62:6-7 berkata: “Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, telah Kutempatkan pengintai-pengintai. Sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak akan pernah berdiam diri. Hai kamu yang harus mengingatkan TUHAN kepada Sion, janganlah kamu tinggal tenang dan janganlah biarkan Dia tinggal tenang, sampai Ia menegakkan Yerusalem dan sampai Ia membuatnya menjadi kemashyuran di bumi.”

Ingat, saya mendoakan Zion sebagai seorang pengintai, dengan mengetahui bahwa ia, bagi saya, mewakili generasi selanjutnya, dan anda tak tahu betapa menguatkan hal ini untuk melihat buah dari berjerih payah bersama Allah di dalam doa. Apakah Allah telah menugaskan anda untuk berdoa bagi anak laki atau anak perempuan seseorang, atau generasi selanjutnya? Jika saatnya untuk berdoa bagi generasi selanjutnya, kita tak boleh menyerah, terlepas dari apa yang statistik atau masyarakat katakan. Apa yang saya pelajari saat berdoa bagi “Zion” adalah bahwa, meski kita dipenuhi oleh statistik dan berita buruk, kita harus melihat melampaui itu semua, yaitu Allah yang hidup yang mendengar dan meresponi doa kita. Entah kita melihatnya ataukah tidak, sesuatu pasti terjadi di alam supranatural.

Sedangkan saya, saya takkan tinggal tenang. Saya akan terus mengingatkan Allah, demi banyak “Zion”, dari semua jebakan jaman ini, dan akan terus berseru kepadaNya bagi keselamatan mereka hingga keselamatan tiba bagi bagi generasi ini dan “…menyala seperti suluh” (Yes. 62:1).

Entah anda seorang guru, pekerja sosial, pelatih, pekerja bagi anak-anak muda, atau pendeta atau apapun, apakah anda menyerah atas tugas apapun yang ditugaskan kepada anda bagi generasi selanjutnya? Saya berdoa agar kesaksian Zion menguatkan anda dan menolong anda mengerti bahwa jerih payah anda tidaklah sia-sia!Dan bagi anda yang telah berhenti berdoa bagi generasi selanjutnya, segeralah pulih jika diperlukan, dan kembalilah ke tembok anda. Kami membutuhkan anda! Kita tak dapat berhenti hingga apa yang selama ini kita serukan menjadi suatu kemashyuran di bumi.

Inilah saatnya bagi kita, sebagai para sahabat dari Mempelai Pria, untuk berjuang agar jiwa-jiwa diselamatkan dan banyak hidup yang diubahkan dan menyiapkan suatu generasi untuk bertemu Kristus Yesus. Pada hari itu, Why. 19:7 berkata, “Marilah kita berukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantinNya telah siap sedia.”

 

 

ENGLISH:http://elijahlist.com/words/display_word/9203

PEMULIHAN GEREJA

Posted in Doctrine, Holy Spirit, Jesus and the Bride of Christ, Recovery, Revival on 12/13/2013 by Ribka Christ


1395954_4798089969010_2088586720_n“Dan aku mendengar suara nyaring di surga berkata:”Sekarang telah tiba KESELAMATAN dan KUASA dan PEMERINTAHAN Allah kita,dan KEKUASAAN Dia yang diurapiNya,…”(Wahyu 12:10).

Dalam perjalanannya yang cukup panjang (sekitar 1600 tahun)gereja telah mengalami pergeseran sedemikian rupa sehingga hari ini gereja telah kehilangan jati diri yang sebenarnya.Gereja yang seharusnya menjadi sosok yang kuat,penuh otoritas Ilahi,dan berkuasa,hanya menjadi suatu sosok yang loyo,tawar,mandul,kehilangan kuasa dan tidak mampu menggenapi rencana Allah.Tidak ada pilihan lain bagi gereja selain kembali pada jati dirinya…sekarang!

KEMEROSOTAN GEREJA TUHAN

Kitab Wahyu 12:10 dapat disebutkan bahawa pada jemaat mula-mula terdapat “keselamatan”misalnya ditandai dengan 3.000 jiwa bertobat dan pertobatan orang-orang kafir,kemudian “kuasa”,misalnya ditandai dengan mukjizat dan tanda-tanda hairan yang menyertai para rasul,dan juga “pemerintahan Allah.

Sayangnya,dalam tahun-tahun yang dilewatinya ternyata gereja mengalami kemerosotan dan masuk masa kegelapan yang cukup lama (kurang lebih 1.200 tahun).Secara garis besar kemerosotan itu bisa dilihat di bawah(diambil dengan modifikasi dari Dick Iverson dan Wolfgang Simson):

Tahun dan Penyimpangan Yang Terjadi
Tahun 30-100M~ Gereja kehilangan pelayanan rasuli.
Tahun 130M~Gereja kehilangan pelayanan kenabian,pernyataan-pernyataan dan nubuat di dalam gereja mulai hilang.
Tahun 150M~Gereja kehilangan baptisan dan karunia-karunia Roh Kudus.
Tahun 160M~Kepemimpinan majmuk mulai hilang dan digantikan jabatan uskup yang kekuasaannya seperti raja.
Tahun 180M~Otonomi gereja lokal mulai hilang dan semuanya tergantung pada kepemimpinan gereja di Roma.
Tahun 185-200M~Kebenaran baptisan air mulai hilang dan muncul baptisan bayi.
Tahun 210M~Pelayanan imamat orang percaya mulai hilang dan hanya pendeta yang dianggap sebagai imam.
Tahun 225M~Spontanitas dalam ibadah mulai hilang,pengajaran langsung dari Roh Kudus tidak ada lagi,muncul kredo-kredo (pernyataan iman).
Tahun 240M~Norma-norma kekudusan mulai hilang,munculnya biara-biara,terdapat standart ganda dalam kekristenan (orang awam dan para biarawan/wati).
Tahun 300M~Hilangnya kekudusan keluarga (uskup tidak boleh menikah),amal atau perbuatan baik dianggap sebagai jaminan untuk hidup kekal.
Tahun 313-392M~Kristen menjadi agama Negara (Konstantin menjadi Kristen),Negara mulai mengatur gereja,orang menjadi Kristen kerana takut dihukum mati,dan gereja menganiaya orang-orang kafir (masa pemerintahan Theodosius).
Tahun 400-484M~Upacara baptisan dihilangkan,orang dibaptis saat mendekati kematian,penyembahan kepada Maria sebagai ibu Yesus,pengangkatan imam-imam oleh raja.
Tahun 709M~mencium kaki Paus dimulai
Tahun 850M~Penggunaan air suci dimulai
Tahun 1190M~Penjualan surat pengampunan dosa.
Tahun 1215M~Perjamuan kudus kehilangan nilainya,hanya dilambangkan dengan roti dan anggur.
Tahun 1229M~Alkitab dilarang dibaca oleh orang awam.
Tahun 1414M~Orang awam tidak boleh minum cawan perjamuan kudus.
Kondisi di atas menjadikan gereja kehilangan otoritas Allah.

PEMULIHAN GEREJA TUHAN.
Kemerosotan yang terjadi dalam gereja Tuhan berlangsung cukup lama (lebih kurang 1.600 tahun) dan selama itu apa yang menjadi identiti gereja sudah hilang.Lewat Martin Luther di abad 16,Tuhan mulai bergerak untuk melakukan pemulihan pada gereja-Nya.Tujuan pemulihan ini sebenarnya untuk mengembalikan gereja pada keadaan semula,sebelum gereja mengalami kemerosotan.

Seperti halnya kemerosotan gereja yang terjadi secara bertahap demikian juga pemulihan yang terjadi juga secara bertahap.Dari waktu ke waktu Tuhan memunculkan orang-orang pilihan-Nya untuk bergerak dengan pewahyuan yang Tuhan berikan bagi pemulihan gereja-Nya.
Sejarah Pemulihan gereja Tuhan (diambil dengan modifikasi dari Dick Iverson)

PEMULIHAN TAHAP KESELAMATAN
Abad 16-Tokoh~(Marthin Luther,John Calvin & Agustinus)~Jenis Pemulihan~Keselamatan kerana iman kepada Tuhan Yesus dan anugerah Allah.
Abad 17-Tokoh~(Hubmaier,Grebel,Manz -kaum Anabaptis)~Jenis Pemulihan~Kebenaran baptisan.
Abad 18-Tokoh~(John Wesley,Philip Spencer)~Jenis Pemulihan~Kekudusan dan lahir baru.

PEMULIHAN TAHAP KUASA
Abad 19-Tokoh~(A.J.Gordon,Torrey,A.B.Simpson)~Kesembuhan dan mukjizat.
Tahun 1901~Jenis Pemulihan ~Baptisan Roh Kudus
Tahun 1948-1960~Jenis Pemulihan~Karunia Roh Kudus (gerakan karismatik).

PEMULIHAN TAHAP PEMERINTAHAN
Tahun 1970-1980~Jenis

Pemulihan~Kehidupan berjemaat(kepemimpinan,pengayoman,otoritas,komitmen,penundukan diri).
Tahun 1990-Jenis Pemulihan~Gereja Sel
Tahun 1999-Jenis Pemulihan~Gereja Rumah

Pemulihan yang terjadi dalam gereja Tuhan tidak berlangsung secara spontan,tetapi sifatnya bertahap;pewahyuan yang baru selalu menyempurnakan pemulihan sebelumnya.Sama seperti bangsa Israel dituntun oleh tiang awan dan tiang api di padang gurun (Bilangan 9:15-23),demikian juga Tuhan akan menuntun gereja-Nya sampai masuk ke tanah perjanjian.Tiang awan atau tiang api berbicara tentang penjagaan,pengayoman,dan pemeliharaan Allah.

Tiang awan maupun tiang api tidak berjalan langsung terus-menerus,tetapi bergerak kemudian berhenti,lalu bergerak lagi,berhenti lagi dan seterusnya.Yang merepotkan,kita tidak tahu sampai berapa lama tiang awan atau tiang api bergerak,bangsa Israel harus mengikutinya sampai tiang awan atau tiang api berhenti dan di tempat itulah bangsa Israel berkhemah.Apabila ada sekelompok orang atau suku yang tidak mau bergerak,tiang awan atau tiang api terus bergerak tanpa terpengaruh dengan kekerasan hati mereka.Apa sebenarnya yang Tuhan mau ajarkan?KETAATAN!

Pemulihan gereja juga terjadi secara bertahap,kerana Allah menghendaki ketaatan.Sayangnya,sejarah menunjukkan ada sebagian orang yang taat dan ada sebagian yang tidak,akibatnya timbullah berbagai macam denominasi sampai hari ini.Seorang tokoh gereja mengatakan,”Seandainya saya hidup pada zaman Martin Luther,saya akan jadi pengikut Martin Luther,seandainya saya hidup pada zaman John Wesley,saya akan jadi pengikut John Wesley;dan seandainya saya hidup pada zaman gerakan Pentakosta,saya juga ikut gerakan itu;ke mana pun Roh Tuhan bergerak,di sana juga saya bergerak.” Ini bukan bererti bahwa dia seorang yang tidak punya pendirian,tetapi dia sedang belajar taat pada kehendak Tuhan.
Daud melakukan kehendak Allah pada zamannya (Kisah Para Rasul 13:36).

Dia melakukan kehendak Allah bukan pada zaman generasi yang akan datang atau pada zaman pendahulunya.Dia taat pada kehendak Allah dalam waktu itu.Seandainya setiap orang percaya melakukan kehendak Allah pada zamannya,mungkin hari ini kekristenan tidak terkotak-kotak menjadi berbagai macam aliran.Apa pun yang menjadi kehendak Allah pada zaman itu mereka ikuti,sehingga mereka bersama-sama ada dalam pergerakan,dan tidak ada lagi kecurigaan atau saling menyalahkan.

Dalam gerakan kesatuan tubuh,gereja benar-benar akan dibawa pada pemulihan segala sesuatu,sehingga otoritas gereja dipulihkan dan gereja didapati dalam keadaan tidak bercacat cela.Dalam keadaan seperti inilah gereja layak jadi mempelai wanita.Amin!Pergerakan ini bukan hanya melibatkan pemimpin jemaat,tetapi seluruh komuniti.Mereka tidak lagi melihat dari aliran atau kelompok mana mereka berasal,mereka bergandengan tangan,bersatu hati menyelesaikan rencana Tuhan di suatu area,kota,bangsa,dan seluruh bumi.

Mereka masing-masing tahu posisinya yang unik dalam rencana Tuhan dan tidak ada yang merasa lebih penting dari yang lainnya,kerana mereka tahu tanpa saudara-saudaranya mereka tidak sempurna.Mereka diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya sesuai karunia yang sudah Tuhan berikan pada masing-masing individu/komuniti .

“Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang,dan berdoalah untuk kota itu kepada Tuhan,sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.”Yeremia 29:7.Rancangan-rancangan Allah bijak dan sentiasa Berjaya.Yesaya 28:24-29-[Sumber:David Ariono]

 

 

Di Sebalik Cadar Pengantin!

Posted in Isa Al Masih, Jesus and the Bride of Christ on 05/30/2013 by Ribka Christ

Image

And he will destroy in this mountain the face of the covering cast over all people, and the vail that is spread over all nations./Dan di atas gunung ini TUHAN akan mengoyakkan kain perkabungan yang diselubungkan kepada segala suku bangsa dan tudung yang ditudungkan kepada segala bangsa-bangsa.~Yes 25:7 

Image

 

1 Pet 3 : ay. 4 Tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yg tersembunyi , dengan perhiasan yg tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram.

Image

1Kor 11:6

Pada zaman Paulus, wanita menudungi kepalanya untuk menunjukkan kesopanan dan sikap tunduk kepada suaminya dan demi menyatakan martabatnya. Tudung itu mengandung arti bahwa ia harus dihormati dan dihargai sebagai seorang wanita. Tanpa tudung, ia tidak memiliki martabat; kaum pria tidak menghormati wanita yang tidak memakai tudung karena mereka seolah-olah memamerkan dirinya di depan umum secara memalukan. Demikianlah, tudung itu berfungsi sebagai suatu tanda harga diri dan kemuliaan kewanitaannya sebagaimana Allah telah menciptakannya.

Prinsip di balik pemakaian tudung ini sampai sekarang pun masih diperlukan. Seorang wanita Kristen harus berdandan dengan sopan dan dengan hati-hati, mengenakan pakaian yang pantas dan bermartabat sehingga ia dapat pergi ke mana saja dengan aman dan hormat. Ketika seorang wanita berdandan dengan sopan dan pantas bagi kemuliaan Allah, dia mempertinggi tingkat martabat dan kelayakannya sendiri yang telah dikaruniakan oleh Allah.

Telekung (Tudung Muka) [pedoman]

1.Tudung kepala yang biasanya dipakai oleh orang perempuan.Kej 38:14

2.Dipakai:

2.1 Sebagai tanda kesopanan.Kej 24:65

2.2 Sebagai tanda takluk.1Kor 11:3,6,7,10

2.3 Untuk menyembunyikan.Kej 38:14

3. Membuka – dipandang tidak sopan dan congkak.Kid 5:7

4. Membuka – diancam hukuman sebagai perempuan jahat.Yes 3:23

5. Musa memakai – untuk menyembunyikan kemuliaan wajahnya.Kel 34:33; 2Kor 3:13

6. Melukiskan:

1 Kebutaan rohani orang-orang kafir.Yes 25:7


2 Korintus 3:14-16

3:14
Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini SELUBUNG itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya.
3:15
Bahkan sampai pada hari ini, setiap kali mereka membaca kitab Musa, ada selubung yang menutupi hati mereka.
3:16
Tetapi apabila hati seorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari padanya.

2 Kebutaan rohani orang Israel.2Kor 3:14-16

 Kej 24 :65 Katanya kepada hamba itu: “Siapakah laki-laki itu yang berjalan di padang ke arah kita?” Jawab hamba itu: “Dialah tuanku itu.” Lalu Ribka mengambil telekungnya dan bertelekunglah ia.

The Prayers of a God Chasers

Posted in Favorite Books, Intercession, Jesus and the Bride of Christ, Prayers, Quotes on 08/23/2012 by Ribka Christ

Finding Favor with the King: Preparing for Your Moment in His Presence

Image

If you want the fire of God, you must become the fuel of God.

TOMMY TENNEY, The God Chasers

The difference between the truth of God and revelation is very simple. Truth is where God’s been. Revelation is where God is. Truth is God’s tracks. It’s His trail, His path, but it leads to what? It leads to Him. Perhaps the masses of people are happy to know where God’s been, but true God chasers are not content just to study God’s trail, His truths; they want to know Him. They want to know where He is and what He’s doing right now.

TOMMY TENNEY, The God Chasers

“With relationship comes access, and with intimacy comes influence.”Tommy Tenney

Standard Baptisan 1

Posted in Canaan Land, Jesus and the Bride of Christ on 04/09/2012 by Ribka Christ

Baptisan Air

Adapun bejana pembasuhan tersebut terbuat dari CERMIN-CERMIN TEMBAGA para perempuan yang melayani di depan pintu kemah pertemuan ( Keluaran 38 : 8 ).

 

Wahyu 15:2

Dan aku melihat sesuatu bagaikan LAUTAN KACA  bercampur api, dan di tepi lautan kaca itu berdiri orang-orang yang telah mengalahkanbinatangitudan patungnya  dan bilangan namanya.Pada mereka ada kecapiAllah.

Alkitab menerangkan hal baptisan air baik dalam perjanjian lama maupun dalam perjanjian baru. Baptisan air dalam perjanjian lama adalah merupakan kiasan, bayangan dan gambaran dari baptisan air dan semuanya itu diwujudkan dalam perjanjian baru. Baptisan air adalah penguburan manusia lama, ditenggelamkan dalam air untuk kemudian dibangkitkan bersama Kristus untuk menerima janji Allah yaitu meraih kemuliaan dari tempat yang maha tinggi.

Baptisan air berawal pada saat Allah menyuruh Musa untuk mendirikan kemah suci ( Tabernakel ) yang mana salah satu yang akan dibuat dalam kemah suci Allah tersebut adalah bejana pembasuhan ( Kejadian 30 : 17-21 ).

Adapun bejana pembasuhan tersebut terbuat dari cermin-cermin tembaga para perempuan yang melayani di depan pintu kemah pertemuan ( Keluaran 38 : 8 ).

Bejana pembasuhan berfungsi untuk membasuh tangan dan kaki para imam sebelum masuk kedalam kemah pertemuan untuk mengadakan kebaktian atau membakar korban api-apian bagi Tuhan. Bejana pembasuhan ditempatkan diantara kemah pertemuan dan mezbah.

Di dalam perjanjian baru, bejana pembasuhan diwujudkan dengan baptisan air. Baptisan yang benar adalah :

1. Dibaptis dalam pertobatan. Sebagaimana bejana pembasuhan dalam perjanjian lama ditempatkan sesudah mezbah korban bakaran maka baptisan air juga dilakukan setelah kita menyadari dan menyesali segala dosa yang pernah kita perbuat dan bertobat. Mezbah korban bakaran menggambarkan pertobatan. diantara kalangan kristen hal ini masih dipertentangkan, sebab masih ada yang membaptis anak kecil yang belum tahu apa-apa, dibaptis karena ikut-ikutan, dibaptis karena dipaksa oleh pihak gereja. Namun kembali kepada kebenaran Alkitab bahwa baptisan yang benar itu harus bertobat dulu ( Matius 3 : 6 / Kisah Rasul 2 : 38 ) baru dibaptis.

2. Dibabtis di tempat yang banyak airnya dan diselam. Baptis berasal dari kata Baptizo artinya dicelupkan, diselam, dibenamkan. seperti Tuhan Yesus dibabtis, Ia dibenamkan dan keluar dari dalam air, bukan dipercik ( Matius 3 : 16 / Markus 1 : 10 / Yohanes 3 : 23 ). Tuhan Yesus sendiri beserta murid-muridnya telah meninggalkan teladan bagi kita, Alkitab sendiripun telah mencatatnya. Apakah kita masih ragu ?

3. Dibaptis dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dibaptis oleh pria. Kisah Rasul 19 : 3-6 mencatat bahwa diantara mereka ada yang sudah pernah dibabtis namun tidak mengerti maka mereka dibabtis lagi dalam nama Tuhan Yesus. Baptisan air boleh dilaksanakan baik oleh hamba Tuhan ( Pendeta ) atau penatua tapi harus laki-laki. Alkitab mencatat yang melakukan baptisan adalah Yohanes Pembaptis, Petrus, Ananias, Paulus, Silas, Filipus, dan murid-murid Tuhan Yesus ( Yohanes 4 : 2) yang semuanya adalah pria.

Hasil dari baptisan air yang benar adalah kita dapat melewati lautan kaca ( Wahyu 4 : 6 / Wahyu 15 : 2 ). masih ingat bahwa bejana pembasuhan terbuat dari kaca-kaca para perempuan yang ditempah menjadi suatu bejana yang diisi air ?? itu adalah lambang dari lautan kaca yang ada di hadapan tahta Allah. Hati-hati jika baptisan air tersebut dapat menentukan langkah kita apakah kita dapat sampai ke tahta Allah dan dapat melewati lautan kaca tersebut atau tidak. Maka lakukanlah baptisan yang sesuai dengan firman Tuhan agar kita dapat menjadi pemenang-pemenang yang akan menerima janji Allah yaitu kemuliaan di tempat yang maha Tinggi.~ GPT

Analogi @ Realitas Cinta Ilahi

Posted in Favorite Books, Holy Spirit, Jesus and the Bride of Christ, Love on 02/18/2012 by Ribka Christ

Menggali sampai ke bawah permukaan karunia-karunia seperti yang ditunjukkan di dalam Kitab 1 Korintus.
Mari kita “relax” dan mengikuti diri kita sendiri masuk ke dalam gedung galeri lukisan Alkitab yang menggambarkan hal-hal yang telah terjadi.

I.GEDUNG GALERI LUKISAN ALKITAB
Dengan membawa harta kekayaan,Eliezer orang Damsyik itu,hamba kepada seorang tuan tanah yang sangat kaya,melakukan perjalanan dari Kiryat-Arba sampai ke Aram Naharaim yang sangat jauh.Ia mencari seorang mempelai wanita,tetapi bukan untuk dirinya sendiri.Seorang gadis yang masih suci dibutuhkan untuk anak keluarga itu.

Ketika gadis itu ditemukan,Eliezer sudah siap menghiasinya dengan pemberian dari tuannya yang berlimpah-limpah.Kemudian,Eliezer akan membawanya pulang untuk pernikahan.Eliezer semula akan mewarisi seluruh kekayaan tuannya,tetapi ketika seorang putra dilahirkan,minatnya hanya tertuju kepada warisan jasmani.

Akhirnya,perjalanan membawanya kepada Ribka,seorang gadis yang pandai dan menyenangkan.Terbukti Ribka mau membagikan kehidupannya dengan seseorang yang belum pernah dilihatnya,Ishak,anak Abraham satu-satunya.Eliezer melimpahkan emas dan harta yang dibawanya kepada Ribka dan dengan segera memulai perjalanan pulang ke Kiryat-Arba.

Dibutuhkan beberapa hari yang melelahkan,tetapi akhirnya perjalanan itu berakhir dan Ribka dipersembahkan ke hadapan Ishak.Ia melihat gadis itu di balik cadar,tetapi ia mengenali perhiasan yang dipakainya,pemberian-pemberian yang telah dipilih ayahnya.Inilah mempelai perempuan Kejadian 24)
Kisah kuno ini merefleksi cerita yang paling agung yang pernah dikisahkan.Bapa mengutus Roh Kudus,Roh yang melayani,mencari mempelai yang suci dan murni bagi Anak-Nya.Melalui Roh Kudus kita ditarik mendekat kepada Kristus.Yang belum pernah kita lihat tetapi kita kasihi.Roh Kudus tidak berkata-kata tentang dirinya sendiri,tetapi tentang Anak.

Ia adalah Paracletos.Dia yang berjalan di samping yang menyertai mempelai wanita di dalam perjalanan hidup yang melelahkan sampai bertemu dengan Mempelai Laki-Laki Sorgawi,yakni ketika ia datang untuk menjemputnya.
Roh yang melayani itu juga mempunyai pemberian-pemberian yang akan dianugerahkan-Nya.

Tidak ada “misteri”di dalam pernikahan duniawi,tetapi ada sebuah keajaiban yang mengagumkan di dalam Mempelai Perempuan yang dicari untuk Pengantin Sorgawi.Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.(2 Korintus 11:2)

Karunia-karunia adalah tanda kasih,seperti perhiasan Ribka.Mana Yang penting,Kekasih Atau Pemberian-Pemberian-Nya?Bagi Ribka sukacitanya bukan terletak pada kalung yang berkilauan atau cincin yang menghiasi
jarinya,tetapi menantikan mempelai laki-laki yang wajahnya belum pernah dilihatnya.

Karunia-karunia tidak boleh menjadi harta yang melebihi Yesus sebagai Sang Pemberi.Kepada mereka yang menanti-nantikan-Nya Ia akan menampakkan diri kedua kalinya.’.Gereja yang menjelaskan firman Tuhan dan
di mana tema penebusan Kristus yang kekal menggemakan loceng-loceng sukacita dan pengharapan?

Mata mempelai wanita tidak tertuju pada pakaiannya,tetapi kepada wajah Mempelai Laki-Laki yang dikasihinya.
Karunia-karunia pelayanan menghiasi oleh kerana kasihNya.Itu adalah anugerah/kasih karunia Allah,bukan kerana kita layak atau oleh kerana jasa-jasa kita. Yohanes 3:16 & Titus 3:5

SEBUAH RENUNGAN
Kristus mengkehendaki bakal pengantinNya iaitu gereja tidak bercacat-cela menjelang pernikahan Anak Domba Allah itu.Bagaimanakah perasaan seorang suami bila mengetahui bahawa isterinya mengahwininya hanya untuk mengaut hartanya?
Kemudian,meninggalkannya?Bagaimanakah perasaan Tuhan jika gerejaNya seumpama isteriNya hanya menginginkan berkat-berkatNya sahaja tetapi tidak mengasihiNya?
(Manifestasi Dahsyat)~Reinhard Bonnke

Virgin Churches

Posted in Jesus and the Bride of Christ on 02/18/2012 by Ribka Christ

Dalam kitab Wahyu ada 2 Perempuan yang diwahyukan Tuhan kepada Yohanes di pulau Patmos, yaitu Perempuan Suci (Wahyu 12:1-2) dan Perempuan Sundal (Wahyu 17:1-6).

Image

Perempuan menunjuk pada Gereja (Eclesia), II Korintus 11:2.
Wahyu 12:1-2 adalah Penganten perempuan yaitu gereja bersalut dengan Matahari yaitu Bapa (Maznur 84:12) berdiri diatas Bulan menunjuk Firman yaitu Yesus Firman menjadi daging (Yohanes 1:14, I Korintus 3:11), bermahkota 12 Bintang menunjuk pada Roh Kudus, yang memahkotai Gereja dengan kemuliaan.

Perempuan Sundal permaisuri Antikris yaitu perempuan nampak di padang gurun duduk pada binatang yang berkepala tujuh dan sepuluh tanduk yaitu antikris (Wahyu 13) penuh dengan hujat, adalah gereja palsu yang penuh dengan persinahan rohani yaitu gereja yg menyembah Tuhan dan juga menyembah berhala (Imamat 17:7,20:5-7). Pekerjaan antikris sekarang mencemarkan gereja dengan pengajaran zinah, suap dan berhala. Sebagaimana jemaat Pergamus dan Tiatira (Wahyu 2) adalah calon permaisuri antikris.

Untuk pembangunan Gereja Tuhan menjadi Penganten, dibangun sesuai dasar pembangunan Gereja Hujan Awal, Kisah Rasul 2:36-37. Yaitu:

a. Hendaklah bertobat.
b. Memberi diri dibaptis dalam nama Yesus Kristus sebagai jalan
pengampunan dosa.
c. Memperoleh karunia Roh Kudus.

Ketiga bagian ini dibangun menjadi 7 Tingkat Iman :

1. Mendengar firman percaya dan terima Tuhan Yesus.
2. Menyesal dan bertobat.
3. Mengeluarkan buah pertobatan.
4. Melaksanakan Baptisan Air
5. Dibaptis dengan Rohkudus dan Kepenuhan Rohkudus.
6. Beroleh karunia Roh, Jawatan Tuhan dan mengeluarkan Buah-Buah Roh.
7. Menjadi Gereja Sempurna atau Gereja Penganten.

Pembangunan Gereja Hujan Awal didasari dengan pengajaran rasul dan nabi dan batu penjurunya adalah Yesus Kristus. Didalam Dia tumbuh seluruh bangunan rapi tersusun dan menjadi Bait Allah yang kudus di dalam Tuhan (Epesus 2:20-22). Rasul Gereja Hujan Awal berhasil membangun Gereja sampai pada tingkat dewasa, bertunangan dengan Kristus (II Korintus 11:2). Dengan struktur bangunan atau pola pembangunannya berdasarkan khotbah Rasul Petrus dalam Kisah Rasul 2:36-38, sebab Rasul Petrus yang dipercayakan oleh Tuhan Yesus sebagai pemegang kunci Kerajaan Sorga.

“Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu Ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus”.

II Korintus 11:2.

GEREJA BERSALUT DENGAN MATAHARI

Gereja (Eclesia) bersalut dengan Matahari adalah Gereja yang penuh dengan Firman. Bercahaya kebenaran bagai terang Matahari menunjuk pada Bapa, Mazmur 84:12 : “Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai; kasih dan kemuliaan Ia berikan; Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela”.

Amsal 4:18 : “Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari”.

Maleakhi 4:2 : “Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang”.

Gereja Penganten bersalut dengan kebenaran, bercahaya bagai Matahari menerangi kegelapan untuk menuntun dan memberi kehidupan orang berdosa. Inilah tanda Gereja Penganten harus bercahaya bagai Matahari.

BERDIRI DI ATAS BULAN

Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Kristus (I Korintus 3:11). Bulan menunjuk pada Yesus Kristus adalah Firman yang menjadi daging. Tempat Gereja Penganten berdiri yaitu berdiri pada kebenaran sebagai dasar yang kuat. Gereja yang bimbang dan goyang ketika diterpa dengan angin pengajaran, angin cobaan, bukanlah Gereja Penganten. Sebab itu Tuhan Yesus mengatakan ada dua bangunan yang di bangun, ada yang di atas batu dan ada juga yang di atas pasir. Keduanya berdiri, tetapi jika bangunan itu di terpa angin akan nyata bangunan mana yang kuat. Tentu yang kokoh adalah yang berdiri di atas batu itulah Gereja Penganten.

Kidung agung 6:10. “Siapakah dia yang muncul laksana fajar merekah, indah bagaikan bulan purnama, bercahaya bagaikan surya, dahsyat seperti bala tentara dengan panji-panjinya?” Inilah Gereja Penganten yang mempesona keindahannya.

BERMAKOTA 12 BINTANG

Mahkota sebagai tanda penganten atau permaisuri dan bintang adalah tanda kemuliaan. 12 bintang menunjuk pada 12 Rasul Gereja Hujan Akhir yang akan memimpin Kegerakan Besar. Untuk membangun kesempurnaan gereja hujan akhir menjadi Penganten Kristus.

Bintang menunjuk pada Rohkudus yang akan membawa Gereja pada kebenaran datang pada kebenaran dalam kemuliaanNya. Rohkudus akan mengaruniakan anugrah-anugrahNya untuk mempercantik Gereja Penganten sampai menjadi bintang-bintang, Pilipi 2:15.5 :

“Supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,”

Jelas bahwa Gereja Penganten tidak beraib dan tidak bernoda di tengah dunia, maka ia dipakaikan mahkota sebagai tanda permaisuri. Sebab itu peranan Rohkudus pada pembangunan gereja sangat penting, yaitu melalui karunia-karunia Rohkudus.

Kejarlah kasih itu dan usahakanlah dirimu memperoleh karunia karunia Roh, terutama karunia untuk bernubuat (I Korintus 14:1). Mengapa karunia nubuat diutamakan, karena karunia nubuat adalah karunia untuk membangun tubuh Kristus (I Korintus 14:3).

Ketiga tanda ini (Matahari, Bulan dan Bintang) adalah saksi bahwa kita adalah Penganten Kristus. Sebagaimana ada tiga saksi di Sorga, yaitu Bapa, Firman dan Rohkudus. Dan tiga kesaksian di bumi yaitu Roh dan Air dan Darah tetapi ketiganya adalah Satu (I Yohanes 5:6-9). Roh, Air dan Darah adalah kesaksian kepada Anak Allah dan Matahari, Bulan dan Bintang adalah kesaksian kepada PengantenNya.

Gereja Penganten terbagi dalam 2 (dua) bagian :

  1. Gereja (eclesia) Penganten yang terpilih.
  2. Gereja Penganten yang khusus berjumlah 144.000.

Gereja penganten yang terpilih.

Gereja Penganten yang terpilih adalah gereja yang dipanggil, dipilih dan disempurnakan roh, jiwa dan tubuh, melalui pekabaran sempurna yaitu Kabar Penganten, atau perempuan yang bersalut dengan matahari, berdiri diatas bulan dan bermakotakan duabelas bintang; inilah yang dimaksud dengan Gereja Penganten Sempurna.

Kabar Penganten adalah kabar kerajaan yaitu Raja mencari permaisuri. Pekabaran ini membawa gereja Tuhan sampai menjadi penganten Kristus yaitu sampai sempurna roh, jiwa dan tubuh dan menikah dengan Kristus sebagai Kepala Gereja atau PENGANTEN  LAKI-LAKI.

“Dan injil kerajaan ini akan diberitakan diseluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa ,sesudah itu barulah sampai kesudahannya”. Matius 24:14

Yang dimaksud dengan menikah adalah menyatunya anggota tubuh Kristus dengan Tuhan Yesus Kristus sebagai kepala gereja.

Gereja hujan awal (gereja pertama) yang dipimpin oleh rasul Petrus dan rasul lainnya, berhasil membawa gereja awal sampai pada  bertunangan dengan Kristus, perhatikan dalam II Korintus 11:2 : Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu Ilahi.Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus”.

Keberhasilan gereja pertama membangun gereja sampai pada bertunangan dengan Kristus, karena pengajaran pewahyuan (Epesus 3:1-5, Galatia 1:11-12) pengajaran  Rasul dan nabi-nabi Epesus 2:20-21. Demikianlah pembangunan tubuh Kristus menjadi penganten, dibangun melalui 7 tingkat iman (Lihat rahasia 7 tingkat iman).

Gereja Penganten yang dikhususkan berjumlah 144.00 (Gereja Penganten Mulia)

Dalam wahyu 12:1-2, ditulis adalah perempuan yang mengandung dan berteriak sebab sakit hendak beranak dan melahirkan Anak laki-laki yang akan mengembalakan semua bangsa dengan gada besi dan ketika lahir langsung diambil dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta Nya. Rahasia ini diungkapkan Tuhan pada tahun 1969 dengan rahasia sebagai berikut :

Untuk mendapatkan rahasianya,harus memperhatikan Wahyu 7:1-8 adalah pilihan Tuhan yang dimeteraikan berjumlah 144.000 dari 12 suku Israel, namun perhatikan bahwa suku DAN tidak ada, diganti suku dari keturunan Yusuf. Percaya atau tidak Tuhan ungkapkan bahwa yang  dimeteraikan adalah Perawan Suci berjumlah 144.000 dalam Wahyu 7:1-8 sebagaimana Maryam. Karena itu dalam Wahyu 12:1-2 dan 5, nampak perempuan yang mengandung dan melahirkan seorang Anak Laki-Laki (dalam arti jamak sebagaimana Tuhan adalah kepala gereja dan gerejanya adalah tubuh Kristus). Hasil daripada kelahiran ini, adalah taruna-taruna yang ditebus dari bumi berjumlah 144.000 dan taruna-taruna ini, tidak pernah mencemarkan diri mereka dengan  perempuan dan tidak ada dusta dimulut mereka dan ke 144.000 taruna ini,menyanyikan lagu-lagu baru dan dimana Anak domba berada, di sana juga ke 144.000 taruna ada (Wahyu 14:1-5).

Kesimpulannya adalah dalam Wahyu 7:1-8, Dimeteraikan 144.000 perawan suci dan mereka mengandung dari Rohulkudus sebagaimana Maryam dan pada Wahyu 12:1-2,5, melahirkan Anak Laki-Laki dan ketika perempuan ini melahirkan Anak Laki-laki, langsung dibawa kepada Allah dan takhta-Nya Yaitu dikatakan dalam Wahyu 14:3 yaitu mereka yang ditebus dari bumi dan bukti dari kelahiran tersebut dalam Wahyu 14:1-5 anak-anak itu berjumlah 144.000 yang disebut taruna-taruna. Demikianlah yang diungkapkan Tuhan. Inilah Gereja Penganten yang mulia berjumlah 144.000 yaitu ketika mereka sempurna roh, jiwa dan tubuh pada akhir Meterai ke IV mereka mengandung oleh Rohkudus sebagaimana Maryam dan kodratnya seorang perempuan melahirkan yaitu selama 9 bulan masuk pada Meterai ke V. Dan Meterai ke VI keangkatan gereja ke awan-awan dan setelah gereja terangkat pada Meterai ke VI hanya berlangsung selama 3 hari, maka masuklah pada Meterai ke VII yaitu kerajaan antikris selama 3,5 tahun.

TANDA KEDUA : SEEKOR NAGA BERKEPALA 7 BERTANDUK 10

Image

Yohanes melihat alamat kedua di langit adalah Iblis dengan simbol 7 kepala dengan 10 tanduk dan di  kepalanya ada 7 makhota dan ekornya menyeret 1/3 bintang di langit. Kemudian naga itu berdiri dihadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anak yang akan dilahirkan. Tetapi ketika perempuan itu melahirkan Anaknya, maka langsung Anak itu dibawa lari kepada Allah dan TahtaNya. Sedangkan perempuan yang melahirkan itu langsung lari ke padang gurun jauh dari mata ular naga.

Pengertiannya adalah :

  1. Naga  yang besar dengan warna merah  menyala adalah iblis atau setan yang sangat marah dan mengintai gereja yang dipilih khusus oleh Tuhan yang berjumlah 144.000, dan akan melahirkan Anak-Anaknya yang akan mengembalakan bangsa-bangsa dengan tongkat besi nanti pada 1000 tahun Masa Damai bersama dengan Kristus sebagai Raja di atas segala raja. Yesaya 66:6-8, Wahyu 7:1-8, Wahyu 12:1-2, Wahyu 14:1-5.
  2. Tujuh kepala adalah menunjuk pada 7 pemimpin negara belahan timur yang dipakai oleh iblis, menjadi otak untuk menghadang atau menghalangi Gereja pada 3,5 tahun Kegerakan Besar. Dengan tanda 7 makhota di kepalanya, sebab akan terjadi pemulihan luar biasa di timur kemudian ke selatan, ke utara dan berakhir di barat. Rahasia Yehezkiel 37 dan 47, Markus 16:20, Matius 24:27.
  3. Sepuluh tanduk adalah menunjuk pada 10 pemimpin dunia belahan barat yang menjadi kaki tangan Antikris pada Zaman antikris 3,5 tahun dengan rahasia dalam Wahyu 13 bahwa mahkota berada pada 10 tanduk binatang itu.
  4. Ekornya menyeret 1/3 bintang di langit adalah menunjuk pada kejatuhan malaekat di Sorga. Perhatikan kejatuhan malaekat pertama adalah Lucifer Yesaya 1411-14. Kejatuhan malaekat kedua adalah anak-anak Allah mengambil anak-anak manusia yang cantik-cantik dan menikahinya (Melanggar kodrat). Kejatuhan ketiga adalah 1/3 yang dipengaruhi oleh Naga atau Lucifer dan mereka dicampakkan ke bumi. II Petrus 2:4.

Naga atau iblis mengetahui bahwa saatnya sudah tiba maka ia bereaksi luar biasa untuk menghalangi gereja Tuhan dan terutama yang menjadi sasarannya adalah Gereja Penganten (gereja terpilih – Matius 24:22). Dan ketika ia tidak berhasil menelan Anak laki-laki itu, dan ibunya lari ke padang belantara jauh dari mata ular yaitu suatu tempat yang dimaksud adalah awan-awan. Sebab ketika iblis tidak berhasil, maka ia berperang dengan Mikhael dan naga itu dikalahkan oleh darah Anak Domba (Wahyu 12:7-12). Dan naga dicampakkan ke bumi, berarti naga kehilangan kedudukannya di langit dan kekuasaan tinggal di bumi. Maka masuklah pada zaman antikris 3,5 tahun. Berarti perempuan yang melahirkan itu bukan di padang belantara, melainkan di awan-awan yaitu tempat gereja di singkirkan ketika terjadi keangkatan gereja Tuhan. (I Tesalonika 4:16-18)

Perintiwa kelahiran Anak laki-laki, keangkatan gereja Tuhan dan peperangan naga dengan Mikhael, terjadi pada meterai ke VI dalam Wahyu 6 sebab meterai ketujuh sudah masukzaman antikris.

Ekor Naga Menyeret 1/3 Bintang

Ada penafsiran yang mengatakan bahwa 1/3 bintang yang diseret ekor naga adalah 1/3 Hamba-Hamba Tuhan, dengan alasan bahwa melihat kenyataan bahwa semakin banyak Hamba Tuhan yang jatuh dalam dosa. Kita sebagai Hamba Tuhan tentu akan berfikir, kalau memang sudah ditetapkan bahwa akan ada 1/3 Hamba Tuhan yang jatuh, sudah tentu akan ada rasa takut untuk menjadi seorang Hamba Tuhan. Tetapi melalui pengungkapan dari Tuhan kita mendapat jawaban bahwa 1/3 bintang yang diseret oleh ekor naga adalah berbicara 1/3 malaekat Tuhan. Perhatikan tentang kejatuhan malaekat Tuhan. Perhatikan II Petrus 2:4 dan Yudas 6.

“Sebab jikalau Allah tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman;”  II Petrus 2:4

“Dan bahwa Ia menahan malaikat-malaikat yang tidak taat pada batas-batas kekuasaan mereka, tetapi yang meninggalkan tempat kediaman mereka, dengan belenggu abadi di dalam dunia kekelaman sampai penghakiman pada hari besar,” Yudas 6

Dan didalam Ayub 1-2, Zakaria 3, jelas disana bahwa iblis masih bisa naik turun ke Surga bertemu dengan Tuhan dan mendakwa saleh-salehNya.

Dalam Wahyu 12:7-9 setelah terjadi peperangan di Surga dan iblis dikalahkan barulah dia dicampakkan ke bumi, Wahyu 12:10-12. Peristiwa ini terjadi pada Meterai VI dalam Wahyu 6.

TIGA KEJATUHAN MALAEKAT.

  1. Kejatuhan Lucifer karena kesombongan ingin menyamai dengan Allah, maka ia dicampakan dan menjadi iblis atau setan, Yesaya 14:12-14, Epesus 6:12.
  2. Para malaekat turun yang disebut anak-anak Allah dengan tidak mengindakan derajatnya kawin dengan anak manusia, Yudas 6, Kejadian 6:1-4.
  3. Kejatuhan malaekat ketiga yang terbanyak mencakup 1/3 malaekat di Sorga  yang terpengaruh oleh iblis

7  SUSUNAN KEDUDUKAN MALAEKAT.

  1. Mikhael (Penghulu Malaekat),Yudas 1:9, Daniel 10:13.
  2. Malaekat Cherub atau Bintang Kejora (Lusifer berkedudukan kedua dicampakan karena kesobongan yang menjadi iblis), Yesaya 14:12-14.
  3. Malaekat Gabriel adalah malaekat pemberita atau pembawa berita dari Bapa berdiri dihadapan Bapa, Lukas 1:9, Wahyu 7:2.
  4. Malaekat Imamat atau malaekat yang bertugas dalam ibadah-ibadah, yang mengumpul doa-doa, dupa-dupa penyembahan, Wahyu 8:3, Maleakhi 3:16.
  5. Malaekat Serafim berkedudukan sekitar arasys bertugas menyucikan dosa atas perintah Bapa, Yesaya 6:1-6.
  6. Malaekat penehibur atau pembawa puji-pujian, Lukas 2:13.
  7. Malaekat biasa atau pengawal yang bertugas mengawal orang percaya, Mazmur 34:8.

Malaekat dalam kedudukan ke dua yang jatuh dan menjadi iblis yaitu Lucifer. Sebab itu ketika wahyu dari Tuhan turun pada Daniel dibawa oleh Gabriel dihadang oleh Lucifer.Itu sebabnya wahyu yang dibawa oleh Gabriel tertunda selama 21 hari karena dihalangi oleh Lucifer. Malaekat Gabriel tidak dapat berbuat apa karena dia adalah malaekat tingkat ketiga. Kemudian turunlah pemimpin utama yaitu Mikhael membantu dan meneruskan wahyu itu kepada Daniel, perhatikan Daniel 10.

Peristiwa keangkatan gereja Tuhan.

(bersambung … )

Pdt. Rolly Rorong & Tim

Sebuah Peta Perjalanan Rohani

Posted in Canaan Land, Elijah Rain, Jesus and the Bride of Christ on 02/10/2012 by Ribka Christ

1.Gilgal
Tempat Awan di siang hari dan api di malam hari.Yosua 5:9.Kehapuskan cela Mesir Itu daripadamu.
Mesir melambangkan dosa.Tempat anda melupakan kehidupan lama.(Lambang kelahiran baru dan dosa-dosa yang telah dibasuh)
2 Raja-Raja 2:1

Di Gilgal kita segera melupakan kengerian dari Mesir kita,(kita perlu Kuasa Adikodrati)untuk mengeluarkan kita.Elisa menuju ke Betel.Kita harus mendapat bahagian ganda.Pergi ke Betel.
2.Betel
Ia menjadi takut lalu berkata,”Alangkah seramnya tempat ini!Pastilah ini RUMAH ALLAH,PINTU GERBANG SURGA.”
“BETEL”,yang berarti RUMAH ALLAH.Kejadian 28:10-17
Yakub/Israel yang sebenarnya adalah UMAT PILIHAN Allah sendiri,dia masih juga berkata;“Hidupku tersembunyi dari TUHAN,
dan hakku tidak diperhatikan Allahku?”Gambaran orang Kristen yang selalu berfikiran Tuhan tidak memperhatikan .

Perjanjian Tuhan
Kejadian 28:14
Keturunanmu akan sebanyak DEBU di bumi.Mereka akan memperluas wilayah mereka ke segala ARAH,dan melalui engkau dan keturunanmu,Aku akan MEMBERKATI SEMUA BANGSA di bumi.

Gilgal & Betel
Elia mendirikan sekolah di Gilgal dan Betel untuk melatih “NABI-NABI” baru.“Berkatalah Elia kepada Elisa,”Baiklah tinggal di sini,sebab TUHAN menyuruh aku ke Betel.”2 Raja-Raja 2:2-3

Betel
Tempat samuel pertama-tama mendengar Suara Allah.Namun,Saul telah menolak Firman.Beberapa orang yang tiba di Betel berhasil luar biasa,sementara lainnya “gagal”.

3.Yerikho
Tempat Peperangan Tembok-tembok runtuh berantakan.Iblis akan melawan anda,menyerang “kewangan anda,”
tubuh anda,pikiran anda,keluarga anda.”Di situlah juga anda menjumpai “Panglima Balatentera Tuhan” .

Jangan Tunda Perjalanan Anda.

Perangkap-Perangkap.

“Kepuasan Diri & Kejenuhan”Jangan mahu perhatian dialihkan,setidak-tidaknya oleh daging.Pengalihan perhatian
ialah musuh jiwa anda.
3.Terus Menuju Yordan
Elisa melakukan dua hal:

1.Ia merobek pakaian lamanya,menunjukkan terlepasnya manusia lama dan masa lalu.Lepaskanlah yang lama agar Allah dapat mengerjakan hal yang baru dalam hidup anda.

Sebuah Penglihatan Rohani
2. (Lukas 18:35-43)Bartimeus,seorang buta yang mengenakan “jubah” yang lazimnya dipakai orang buta sesuai adat istiadat Ibrani.Siapapun yang mengenakan “jubah” itu dikenal sebagai “buta”& tak berdaya.”Bawalah orang itu ke sini.”Bertimeus membuang jubahnya,sebelum menerima mujizatnya.Jubahnya yang melambangkan ketergantungannya kepada Allah sepenuhnya.Ia melepaskan yang lama untuk menerima yang baru.*Kalau ingin menikmati jamahan kuasa Roh Kudus,kita juga harus menanggalkan jubah kesombongan kita,kekristenan tradisi beralih kepada yang baru…penyembahan dalam roh dan kebenaran.
Tetapi yang paling baik ialah Kalau saudara dapat memberitakan RENCANA-RENCANA ALLAH….1 Korintus 14:5b….

S.P.I.R.I.T Ministries

Inspired by: GOD

Don Charisma

because anything is possible with Charisma

valeriu dg barbu blog

writing, poetry, poems, lyrics, remedy of soul,

Blog Penting Dede Wijaya

Takut akan YHWH adalah permulaan pengetahuan...

dasimmons31

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

PiCTURiFiC

www.andersonkalang.com

Pastor Arjun

Jesus is the Christ

Rick McCargar's GuitarLicksAndTabs.com

Legendary Guitar Licks and tabs - no lectures.

Kristiani Australiana

"Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya." (Yohanes 1:5)

Pastor John

Arise & shine

The Gourmand Mom

Good food, seasoned with a dash of life

prophetbrahmarishi

Just another WordPress.com site

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 53 other followers

%d bloggers like this: