Archive for the Jesus and the Bride of Christ Category

HARI-HARI TERAKHIR

Posted in Jesus and the Bride of Christ, The Word of God on 08/10/2014 by Ribka Christ

Hari-hari terakhir ini menunjuk akhir zaman, itulah zaman kita sekarang ini di mana rahasia Firman Allah semakin dibukakan oleh Tuhan kepada hamba Tuhan yang mempunyai kerinduan hati agar sidang jemaat terarah perjalanannya.

 images (62)

Tempat di mana eksisnya Firman pengajaran itulah gunungnya Tuhan.

Mazmur 68:17

Hai gunung-gunung yang berpuncak banyak, mengapa kamu menjeling cemburu, kepada gunung yang dikehendaki Allah menjadi tempat kedudukan-Nya? Sesungguhnya TUHAN akan diam di sana untuk seterusnya!

Naik ke Gunung Kudus Tuhan

Pendahuluan

Kata ” Gunung” sangat sering kita jumpai di sepanjang sejarah alkitab. Sebagai contoh adalah sebagai berikut :

Kej 22 :14 Dan Abraham menamai tempat itu: “TUHAN menyediakan”; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: “Di atas gunung TUHAN, akan disediakan.” —> Tempat dimana dilakukan Persembahan kepada Tuhan

 Yes 2:3 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: “Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem.” —- > “ Rumah Allah “

Mik 4 : 2 :” dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: “Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem.” — > Tempat Kudus Tuhan

Zak 8:3 :” Aku akan kembali ke Sion dan akan diam di tengah-tengah Yerusalem. Yerusalem akan disebut Kota Setia, dangunung TUHAN semesta alam akan disebut Gunung Kudus

Mat 17:1-2 suatu gunung dimana Tuhan berubah wajah kepada kemuliaan.

Exo 24:15 Maka Musa mendaki gunung dan awan itu menutupinya. Exo 24:16 Kemuliaan TUHAN diam di atas gunung Sinai, dan awan itu menutupinya enam hari lamanya; pada hari ketujuh dipanggil-Nyalah Musa dari tengah-tengah awan itu. Exo 24:17 Tampaknya kemuliaan TUHAN sebagai api yang menghanguskan di puncak gunung itu pada pemandangan orang Israel. Exo 24:18 Masuklah Musa ke tengah-tengah awan itu dengan mendaki gunung itu. Lalu tinggallah ia di atas gunung itu empat puluh hari dan empat puluh malam lamanya.

Yohanes 6:44-45

44 Tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.

45 Ada tertulis dalam kitab nabi-nabi: Dan mereka semua akan diajar oleh Allah. Dan setiap orang, yang telah mendengar dan menerima pengajaran dari Bapa, datang kepada-Ku.

Pengajaran ini akan menggodok kita dan orang yang sudah digarap oleh Firman pengajaran akan dihentar Allah Bapa kepada Yesus sebagai Mempelai WanitaNya, sama seperti saat Hawa selesai diciptakan ia dibawa kepada Adam menjadi istrinya. Itulah kehidupan yang selalu ada di gunung Tuhan, selalu disirami oleh Firman pengajaran dalam ibadah. Jangan kita beribadah mengambang, beribadah tetapi tidak jelas.

Ibadah hanya hura-hura seperti dalam:

Amos 5:21-23

5:21 “Aku membenci, Aku menghinakan perayaanmu dan Aku tidak senang kepada perkumpulan rayamu.

5:22 Sungguh, apabila kamu mempersembahkan kepada-Ku korban-korban bakaran dan korban-korban sajianmu, Aku tidak suka, dan korban keselamatanmu berupa ternak yang tambun, Aku tidak mau pandang.

5:23 Jauhkanlah dari pada-Ku keramaian nyanyian-nyanyianmu, lagu gambusmu tidak mau Aku dengar.

Akan berakhir pada Amos 8:3,10

8:3 Nyanyian-nyanyian di tempat suci akan menjadi ratapan pada hari itu,” demikianlah firman Tuhan ALLAH. “Ada banyak bangkai: ke mana-mana orang melemparkannya dengan diam-diam.”

8:10 Aku akan mengubah perayaan-perayaanmu menjadi perkabungan, dan segala nyanyianmu menjadi ratapan. Aku akan mengenakan kain kabung pada setiap pinggang dan menjadikan gundul setiap kepala. Aku akan membuatnya sebagai perkabungan karena kematian anak tunggal, sehingga akhirnya menjadi seperti hari yang pahit pedih.”

Yesaya 2:2

Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana,

Banyak hamba Tuhan yang menjadi pekabar kabar mempelai tidak sabar menanti hal ini sehingga akhirnya ditarik oleh pengajaran lain sebab dia menganggap pengajaran lain itu yang bisa cepat untuk mendatangkan jiwa. Bukan mengada-ada, tetapi bangsa-bangsa akan berduyun-duyun datang ke gunung Tuhan, datang ke tempat di mana ada Firman Pengajaran.

Kalau Firman pengajaran itu ditolak maka Tuhan akan melepaskan kendali dari kuda-kuda sehingga kuda-kuda itu akan melakukan pekerjaannya dengan sewenang-wenang, utamanya kuda merah. Terlebih dahulu kita memperhatikan gerakan dari kuda putih.

Wahyu 6:1-2

1 Maka aku melihat Anak Domba itu membuka yang pertama dari ketujuh meterai itu, dan aku mendengar yang pertama dari keempat makhluk itu berkata dengan suara bagaikan bunyi guruh: “Mari!”

2 Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan.

Kuda putih ini menunjuk pekerjaan Roh Kudus yang akan memuncak pada Wahyu 19:11-16. Dikatakan sebagai pekerjaan Roh Kudus dan bukan antikris sebab sebelum kuda putih tampil ada suara yang bagaikan bunyi guruh.

  1. Bunyi deru guruh ini adalah tanda penampilan Tuhan dengan maksud supaya umat takut kepada Tuhan.

Salah kalau ada yang berkata kuda putih yang ditampilkan dalam Wahyu 6 adalah antikris sebab antikris tidak akan mengajar manusia untuk takut akan Tuhan, bahkan dia mendorong manusia untuk berbuat dosa.

Keluaran 20:18-21

18 Seluruh bangsa itu menyaksikan guruh mengguntur, kilat sabung-menyabung, sangkakala berbunyi dan gunung berasap. Maka bangsa itu takut dan gemetar dan mereka berdiri jauh-jauh.

19 Mereka berkata kepada Musa: “Engkaulah berbicara dengan kami, maka kami akan mendengarkan; tetapi janganlah Allah berbicara dengan kami, nanti kami mati.”

20 Tetapi Musa berkata kepada bangsa itu: “Janganlah takut, sebab Allah telah datang dengan maksud untuk mencoba kamu dan dengan maksud supaya takut akan Dia ada padamu, agar kamu jangan berbuat dosa.”

21 Adapun bangsa itu berdiri jauh-jauh, tetapi Musa pergi mendekati embun yang kelam di mana Allah ada.

Bandingkan, Mazmur 119:120

Badanku gemetar karena ketakutan terhadap Engkau, aku takut kepada penghukuman-Mu.

Matius 10:28

Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.

Jangan kita takut pada manusia dalam hal ini antikristus. Kalau kita takut kepada Tuhan saat antikris datang kita sudah diterbangkan di padang belantara.

  1. Wahyu 4:5

Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh Allah.

Saat terdengar bunyi guruh yang hebat selanjutnya diperlihatkan aktifitas Roh Allah lewat 7 obor. Roh Allah hanya satu tetapi ada tujuh manifestasinya.

Yesaya 11:2; 28:6

11:2 Roh TUHAN akan ada padanya, (1)roh hikmat dan (2)pengertian, (3)roh nasihat dan (4)keperkasaan, roh(5)pengenalan dan (6)takut akan TUHAN;

28:6 akan menjadi (7)roh keadilan bagi orang yang duduk mengadili, dan menjadi roh kepahlawanan bagi orang yang memukul mundur peperangan ke arah pintu gerbang.

Kalau hamba Tuhan bergaul karib dengan Tuhan maka Tuhan akan memberikannya roh hikmat sehingga tidak sulit baginya untuk mendapatkan rahasia Firman.

  1. Wahyu 8:5

Lalu malaikat itu mengambil pedupaan itu, mengisinya dengan api dari mezbah, dan melemparkannya ke bumi. Maka meledaklah bunyi guruh, disertai halilintar dan gempa bumi.

Bunyi guruh dikaitkan dengan penghukuman kepada orang yang tidak takut akan Tuhan. Asap pedupaan menghentar kita masuk dalam suasana nikah yang kudus dengan Kristus, tetapi apinya dilempar ke bumi menjadi penghukuman bagi manusia yang tidak takut akan Tuhan.

  1. Wahyu 10:2-4,6,10

2 Dalam tangannya ia memegang sebuah gulungan kitab kecil yang terbuka. Ia menginjakkan kaki kanannya di atas laut dan kaki kirinya di atas bumi,

3 dan ia berseru dengan suara nyaring sama seperti singa yang mengaum. Dan sesudah ia berseru, ketujuh guruh itu memperdengarkan suaranya.

4 Dan sesudah ketujuh guruh itu selesai berbicara, aku mau menuliskannya, tetapi aku mendengar suatu suara dari sorga berkata: “Meteraikanlah apa yang dikatakan oleh ketujuh guruh itu dan janganlah engkau menuliskannya!”

6 dan ia bersumpah demi Dia yang hidup sampai selama-lamanya, yang telah menciptakan langit dan segala isinya, dan bumi dan segala isinya, dan laut dan segala isinya, katanya: “Tidak akan ada penundaan lagi!

10 Lalu aku mengambil kitab itu dari tangan malaikat itu, dan memakannya: di dalam mulutku ia terasa manis seperti madu, tetapi sesudah aku memakannya, perutku menjadi pahit rasanya.

Sekarang terjadi pembukaan rahasia Firman sebab meterai itu sudah Tuhan buka.

Daniel 12:4

 Tetapi engkau, Daniel, sembunyikanlah segala firman itu, dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman; banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah.”

Pengetahuan yang dimaksud di sini adalah pengetahuan tentang rahasia Firman Allah, bukan pengetahuan dalam bentuk ilmiah. Sekarang ini banyak yang mengilmiahkan Firman dan bukan lagi Firman yang diilhamkan. Menyelidik di sini salah satu pengertiannya adalah berpergian kesana kemari. Sekarang ini kita melihat pelayan Tuhan yang berpergian kesana kemari, tetapi ada dua golongan:

  • Yang positif berangkat dengan kasih dan tidak membebani orang lain,

Murni untuk membawa manusia menjadi Tubuh Kristus.

  • Yang negatif melayani dengan tujuan mencari keuntungan lahiriah.
  1. Wahyu 14:2

Dan aku mendengar suatu suara dari langit bagaikan desau air bah dan bagaikan deru guruh yang dahsyat. Dan suara yang kudengar itu seperti bunyi pemain-pemain kecapi yang memetik kecapinya.

Bunyi deru guruh yang dahsyat menghentar inti Tubuh Kristus di dalam kesempurnaan, itulah anggota Tubuh Kristus dari bangsa Israel yang telah disebutkan jumlahnya 144.000.

Orang yang tidak mengaku Yesus datang sebagai manusia, ia adalah antikrist.

I Yohanes 4:3,5-6

4:3 dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus (sebagai manusia), tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.

4:5 Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka.

4:6 Kami berasal dari Allah: barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami; barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan.

Jumlah bangsa kafir yang akan masuk dalam Tubuh Kristus tidak diketahui jumlahnya.

Roma 11:25

Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk.

Jangan kita mengikuti sifat bangsa Israel dahulu yang membuat mereka tidak bisa masuk dalam Tubuh Kristus.

Yesaya 48:4-7

4 Oleh karena Aku tahu, bahwa engkau tegar tengkuk, keras kepala dan berkepala batu,

5 maka Aku memberitahukannya kepadamu dari sejak dahulu; sebelum hal itu menjadi kenyataan, Aku mengabarkannya kepadamu, supaya jangan engkau berkata: Berhalaku yang melakukannya, patung pahatanku dan patung tuanganku yang memerintahkannya.

Tuhan membukakan rahasia FirmanNya untuk menghadapi orang-orang semacam ini yang mempertahankan berhala. Berhala itu antara lain keras hati dan serakah.

6 Engkau telah mendengar semuanya itu dan sekarang engkau harus melihatnya; tidakkah kamu sendiri mau mengakuinya? Aku mengabarkan kepadamu hal-hal yang baru dari sejak sekarang, dan hal-hal yang tersimpan yang belum kauketahui.

7 Baru sekarang hal-hal itu diciptakan dan bukan dari sejak dahulu, dan sebelumnya engkau tidak mendengarnya, supaya jangan engkau berkata: Memang aku telah mengetahuinya!

Kalau berlaga sudah tahu saat mendengar Firman itulah ciri orang yang kepala batu.

  1. Wahyu 19:6-7

6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: “Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.

7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

Suara ini menghentar masuk pada pesta nikah Anak Domba Allah.

Yesaya 42:21

TUHAN telah berkenan demi penyelamatan-Nya untuk memberi pengajaran-Nya yang besar dan mulia;

Disebut pengajaran besar karena mengungkap rahasia Allah yang besar.

Disebut mulia karena menghentar kita untuk duduk bersanding dengan Kristus Yesus.

Jangan tolak pekerjaan Roh kudus ini. Bila hal ini kita tolak berarti kita tidak ada peluang untuk masuk dalam pesta nikah Anak Domba Allah.

Mumpung Firman Tuhan masih diperdengarkan biarlah kita berdamai dengan Tuhan. Begitu berharganya perdamaian itu di hadapan Tuhan.

Matius 5:23-25

23 Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,

24 tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.

25 Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.

Matius 5:21-22

21 Kamu sudah mendengar barang yang dikatakan kepada orang dahulu kala, yaitu: Janganlah engkau membunuh, dan barangsiapa yang membunuh, ia akan terkena hukum.

22 Tetapi Aku berkata kepadamu, bahwa tiap-tiap orang yang marah akan saudaranya, ia akan terkena hukum; dan barangsiapa yang berkata kepada saudaranya: Hai jahil! ia akan dihukumkan oleh majelis besar; dan barangsiapa yang berkata: Hai gila! ia akan terkena hukum masuk api neraka.

Ini yang menjadi awal/benih sehingga akhirnya dilempar dalam neraka adalah mulai dari perkataan saat marah kepada sesama.

Kalau sampai berkata kafir itu adalah marah yang mengandung keangkuhan hati.

Kalau sampai berkata jahil itu adalah marah yang mengandung keputusan untuk putus hubungan sama sekali dengan orang tersebut, alias amarah yang disertai benci dan dendam.

Kasih Tuhan sudah Ia tunjukkan kepada kita yang telah mengangkat kita dari tempat yang kotor dan selanjutnya Ia memandikan kita dengan air Firman. Jangan sampai kita malah berkata kepada sesama kita kafir atau jahil. Itu tidak menyenangkan hati Tuhan Yesus, itu bukan ucapan dari anak Tuhan.

Tuhan memberkati.

sumber:Bernard Legontu

GEREJA PANTEKOSTA TABERNAKEL “KRISTUS PENEBUS” TENTENA

Road To Revival part 4 (Taman Bunga)

Posted in Jesus and the Bride of Christ, Restoration, Revival on 07/18/2014 by Ribka Christ

Rahasia Hati..

Hati bagaikan sebuah Taman.. Jika kau tak menjaganya.. Dia akan rusak..bunga-bunga akan kering.. dan tak ada kupu-kupu kebahagiaan yang datang..

10475590_677483585638004_2258854541501007992_n

Kidung Agung 8:5. Siapakah dia yang muncul dari padang gurun, yang bersandar pada kekasihnya? –Di bawah pohon apel kubangunkan engkau, di sanalah ibumu telah mengandung engkau, di sanalah ia mengandung dan melahirkan engkau.
Apa yang paling melegakan, setelah melewati lembah dan padang gurun? Selain menjumpai Taman bunga yang luas dan melegakan roh dan jiwa?

Perjalanan hidup ini bukanlah dari apa yang kelihatan saja, tetapi perjalanan hati dan perjalanan roh dan jiwa. Banyak sekali yang telah terjadi sebelumnya, ada pelajaran;
1.    Pelajaran kesatuan hati
2.    Pelajaran peperangan roh
3.    Pelajaran pemulihan dan pengampunan
4.    Pelajaran kepercayaan sesama tim
5.    Pelajaran bahwa kebangunan adalah HAK-NYA
Dan lain sebagainya…

Kali ini, kita akan menempuh pelajaran yang paling berharga ”PELAJARAN CINTA SEJATI” 

Semua yang dilakukan, pelayanan dan kegerakan tanpa KASIH adalah sia-sia. Pelajaran tentang apa arti cinta yang sejati adalah pelajaran yang paling berharga dalam kebangunan rohani yang sejati. 

Kebangunan rohani identik dengan lahirnya jiwa-jiwa baru dalam Kerajaan Allah. Kebangunan rohani bukanlah sebuah acara yang dibuat dengan kepandaian menajemen manusia untuk membuat program acara yang megah dan mewah, disertai banyak massa yang banyak. Hal itu jauh dari arti kebangunan rohani yang sedang kita nantikan.

Kebangunan rohani adalah gelombang Roh Kudus dimana jiwa-jiwa bertobat dengan sungguh-sungguh dan dilahirkan kembali dalam Kerajaan Allah untuk diselamatkan. 

BAGAIMANA MENGANDUNG KESELAMATAN?
Yesus sudah menanggung semuanya di Kayu Salib sehingga kita yang percaya kepada-Nya dapat diselamatkan dan masuk dalam Kerajaan-Nya. Dialah yang pertama kali “mengandung kita semua” 

Yesaya 42:13. TUHAN keluar berperang seperti pahlawan, seperti orang perang Ia membangkitkan semangat-Nya untuk bertempur; Ia bertempik sorak, ya, Ia memekik, terhadap musuh-musuh-Nya Ia membuktikan kepahlawanan-Nya. 
42:14 Aku membisu dari sejak dahulu kala, Aku berdiam diri, Aku menahan hati-Ku; sekarang Aku mau mengerang seperti perempuan yang melahirkan, Aku mau mengah-mengah dan megap-megap. 
42:15 Aku mau membuat tandus gunung-gunung dan bukit-bukit, dan mau membuat layu segala tumbuh-tumbuhannya; Aku mau membuat sungai-sungai menjadi tanah kering dan mau membuat kering telaga-telaga. 
42:16 Aku mau memimpin orang-orang buta di jalan yang tidak mereka kenal, dan mau membawa mereka berjalan di jalan-jalan yang tidak mereka kenal. Aku mau membuat kegelapan yang di depan mereka menjadi terang dan tanah yang berkeluk-keluk menjadi tanah yang rata. Itulah hal-hal yang hendak Kulakukan kepada mereka, yang pasti akan Kulaksanakan. 
42:17 Orang-orang yang percaya kepada patung pahatan akan berpaling ke belakang dan mendapat malu, yaitu orang-orang yang berkata kepada patung tuangan: “Kamulah allah kami!” 

Ya, oleh karena Dialah kita dilahirkan dalam Kerajaan Allah, sehingga kita dapat menjadi warga Kerajaan Allah di Sorga. 
Saya pernah mendengar istilah “doa mengerang dalam roh” seperti wanita yang melahirkan beberapa tahun lalu, tetapi saya belum pernah mengerti apa artinya. Akhirnya saya tahu, bahwa untuk melahirkan sesuatu yang ilahi di bumi ini tidak pernah instan, selalu ada proses, yaitu proses “mengandung dalam roh” dan “ melahirkan dalam roh”.

Lalu apa hubungannya dengan Road To Revival ini? Jelas sangat berhubungan! Tidak ada kebangunan tanpa adanya jiwa-jiwa dilahirkan. Kebangunan jelas bukan masalah acara, program, ataupun gedung megah, tetapi bicara tentang jiwa-jiwa. Jiwa-jiwa dan jiwa-jiwa. Anda rindu ada kebangunan rohani? Maka anda harus siap dengan ketiga proses ini;

1. MENJADI MEMPELAI KRISTUS/KEKASIH ALLAH
Menjadi Mempelai Kristus adalah impian kita semua. Kita mengethui ada tingkatan-tingkatan kedewasaan dalam hubungan kita dengan Bapa, yaitu Bapa-anak, Tuan-hamba, Sahabat-sahabat, dan Mempelai-kekasih. 
Tidak ada rumus pasti bagaimana menjadi kekasih Allah, yang pasti tentu kita harus melewati semua tahap hubungan ini dan tidak melupakan prinsip hubungan sebelumnya. 
Mungkin saat anda mulai dibawa Bapa ke tingkat kekasih ini, anda akan mulai merasakan kerinduan yang tak terpuaskan kepada-Nya, suatu rasa yang tidak dibuat-buat tetapi suatu hasrat kasih yang rindu selalu bersama-Nya. Seperti hasrat dan getaran seorang kekasih yang sedang menunggu-nunggu kekasihnya. Tidak ada yang lebih baik menggambarkannya selain kitab Kidung Agung yang mengandung sejuta rahasia cinta.

KEINTIMAN dimulai dari ALLAH sendiri, karena Dia sendiri rindu untuk membawa kita menjadi kekasih-Nya, seseorang yang terdekat dengan-Nya, yang dapat DIPERCAYAI. Kisah cinta kita dengan Bapa, Tuan, dan Sahabat kita ini berlanjut dialam yang lebih indah dan manis, yaitu kisah cinta di Taman Bunga Bapa, dimana Bapa membawa roh kita bersama-Nya untuk menikmati cinta-Nya yang spesial untuk kita secara PRIBADI dan UTUH.

Kid 1:2.Kiranya ia mencium aku dengan kecupan! Karena cintamu lebih nikmat dari pada anggur, 
Kita akan mengalami yang namanya kehausan yang sangat akan cinta Sorgawi, dan menikmati cinta-Nya bak anggur yang memabukkan. Ya….kita menjadi PECANDU CINTA-NYA. Setiap hari akan dipenuhi dengan air mata kerinduan akan Kekasih Sorgawi.

Kid 2:1. Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 
2:2 — Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah manisku di antara gadis-gadis. 

Kisah cinta yang Tuhan berikan hanyalah kepada anak-anak-Nya yang memahami betapa berharganya cinta-Nya melebihi semua yang ada di dunia ini. Sang kekasih wanita-Nya adalah yang seperti bunga tersebut, yang tidak membuka dirinya untuk semua orang, tetapi hanya kepada SATU yang tepat, dan hanya DIA lah Pribadi yang tepat untuk kita memberikan semua cinta kita. 

Kid 2:4 Telah dibawanya aku ke rumah pesta, dan panjinya di atasku adalah cinta. 
2:5 Kuatkanlah aku dengan penganan kismis, segarkanlah aku dengan buah apel, sebab sakit asmara aku. 
2:6 Tangan kirinya ada di bawah kepalaku, tangan kanannya memeluk aku. 

Cinta selalu memabukkan. Kelimpahan cinta dan keintiman dengan Kekasih Sorgawi tidak terungkapkan dengan kata-kata, tetapi sungguh menjadi naungan yang kuat, seperti panji perang terhadap musuh-musuh. Teringat kisah Esther, Sang Ratu yang memenangkan peperangan besar terhadap bangsanya hanya dengan KEINTIMAN dengan RAJA. Jika anda mendapatkan kasih Raja, anda akan mendapatkan segalanya. 

Pelukan Sorgawi adalah pelukan yang sangat nikmat dan menyegarkan jiwa, roh, juga tubuh kita. Walau pelukan dan kecupan Sorgawi tidak nampak seperti pada cara duniawi ini, tetapi tenggelam dalam pelukan Kekasih kita adalah yang terindah, karena cinta-Nya adalah MURNI. Sedangkan jiwa kita telah lelah dengan semua ketamakan dan kekotoran dunia ini.

Kid 2:10 Kekasihku mulai berbicara kepadaku: “Bangunlah manisku, jelitaku, marilah! 
2:11 Karena lihatlah, musim dingin telah lewat, hujan telah berhenti dan sudah lalu. 
2:12 Di ladang telah nampak bunga-bunga, tibalah musim memangkas; bunyi tekukur terdengar di tanah kita. 
2:13 Pohon ara mulai berbuah, dan bunga pohon anggur semerbak baunya. Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah! 

Kekasih Sorga mengajak kita untuk melihat Taman cinta kita bersama Dia, bunga-bunga bermekaran dimana-mana. Ini saat yang indah dimana ada buah-buah cinta, benih-benih cinta yang diberikan, janji-janji kebangunan yang segera nyata. Sungguh saat yang menggairahkan bersama Kekasih Sorga kita! Bangun, dan lihatlah…..kekasih Raja, kita perlu untuk menjaga Taman kita. Karena walaupun Taman itu telah dibangun Raja, Kekasih kita untuk menjadi tempat pertemuan yang manis dengan kita, kekasih-Nya, tetap saja ada musuh yang dapat menyerang dan selama dibumi, tentulah, kita bukanlah kekasih yang sempurna bagi-Nya, sehingga kita harus mengalami yang namanya ; PEMURNIAN CINTA

Kid 2:14. Merpatiku di celah-celah batu, di persembunyian lereng-lereng gunung, perlihatkanlah wajahmu, perdengarkanlah suaramu! Sebab merdu suaramu dan elok wajahmu!” 
2:15 Tangkaplah bagi kami rubah-rubah itu, rubah-rubah yang kecil, yang merusak kebun-kebun anggur, kebun-kebun anggur kami yang sedang berbunga! 

Di Taman yang sedang berbunga dan berbuah dengan indah, ada rubah-rubah kecil, yaitu PENCURI yang larinya sangat cepat, dan suka mencuri buah dan bunga-bunga dalam hati kita. Taman kita sedang dirusaknya! Hal ini biasanya terjadi saat kita begitu terhanyut dengan semua kemabukan cinta tetapi tanpa berjaga-jaga dengan musuh kita. Dibumi, kisah cinta kita belum sempurna, jadi setinggi apapun kita dibawa didalam roh, tetap saja kita mesti berhati-hati menjaga tubuh, jiwa dan roh kita suci dan murni dihadapan-Nya, tetap memelihara semua janji Bapa dan semua yang ilahi dalam hidup kita dan komunitas/gereja/keluarga kita. 
Kerusakan Taman tentu disebabkan oleh kelalaian kita sebagai manusia yang sedang belajar disempurnakan, hal ini bisa saja terjadi, tetapi jangan kuatir. Taman Bapa akan dibangun kembali.

Kid 3:1. Di atas ranjangku pada malam hari kucari jantung hatiku. Kucari, tetapi tak kutemui dia. 
3:2 Aku hendak bangun dan berkeliling di kota; di jalan-jalan dan di lapangan-lapangan kucari dia, jantung hatiku. Kucari, tetapi tak kutemui dia. 
3:3 Aku ditemui peronda-peronda kota. “Apakah kamu melihat jantung hatiku?” 
3:4 Baru saja aku meninggalkan mereka, kutemui jantung hatiku; kupegang dan tak kulepaskan dia, sampai kubawa dia ke rumah ibuku, ke kamar orang yang melahirkan aku. 

Ada saat dalam masa pemurnian cinta kita kepada Kekasih Sorga kita, kita akan mengalami hal ini juga…mungkin setiap kekasih-Nya akan mengalami pengalaman seolah”ditinggalkan”. Ada sebuah kata kunci yang dapat kita pegang dalam masa ini; CINTA adalah KEPERCAYAAN. Untuk memahami hal ini, kita perlu mengalami ujian demi ujian. Saat sudah mengalami cinta yang melimpah, anggur yang memabukkan, api cinta yang berkobar-kobar akan Dia, tiba-tiba saja…Dia menghilang begitu saja……Tetapi, Dia mau kita setia kepada-Nya, mencari-Nya dengan penuh kerinduan, dan percayalah, tidak lama kemudian Diapun akan mau ditemukan dengan cepat, karena Diapun tidak mau terpisah dari kita, Dia hanya mau kita belajar arti cinta yang lebih dewasa. Cinta kanak-kanak, selalu sedikit egois dan selalu ingin bersama, mengikat terlalu kuat. Tetapi cinta dewasa adalah kepercayaan dan tanggung jawab. Kini kita sampai pada tingkatan cinta yang mulai didewasakan…..

Kid 4:10 Betapa nikmat kasihmu, dinda, pengantinku! Jauh lebih nikmat cintamu dari pada anggur, dan lebih harum bau minyakmu dari pada segala macam rempah. 
4:11 Bibirmu meneteskan madu murni, pengantinku, madu dan susu ada di bawah lidahmu, dan bau pakaianmu seperti bau gunung Libanon. 
4:12 Dinda, pengantinku, kebun tertutup engkau, kebun tertutup dan mata air termeterai. 

Saat cinta kita makin didewasakan dan dimurnikan, maka percayalah; KEMURNIAN itu LEBIH INDAH dan MANIS. Maka Dia, Kekasih kita akan lebih lagi begitu tertarik kepada kita, kekasih-Nya, begitu nikmat dan menyenangkan Dia, memuaskan Dia. Apa yang paling kita rindukan selain kita dapat melihat-Nya puas dan bahagia terhadap kita?? Bibir bicara tentang kenikmatan kata-kata kepada Kekasih kita. Orang yang jatuh cinta, mendadak dapat berpuisi dan mengagungkan yang dicintai, bukan? Setiap pecinta Raja pasti juga dengan sendirinya akan mulai mengalir di bibirnya, kata-kata pujian, pengagungan, kebahagiaan, kenikmatan, kerinduan yang tak henti-hentinya.  Kidung Agung juga menceritakan bahwa kita seperti kebun tertutup dan termeterai. Sungguh indah Dia menganggap  kita adalah sebagai milik-Nya secara pribadi, bukan untuk yang lain, Taman kesukaan-Nya sendiri dan termeterai menjadi milik-Nya sendiri! Indah bukan??

Kid 5:2. Aku tidur, tetapi hatiku bangun. Dengarlah, kekasihku mengetuk. “Bukalah pintu, dinda, manisku, merpatiku, idam-idamanku, karena kepalaku penuh embun, dan rambutku penuh tetesan embun malam!” 
5:3 “Bajuku telah kutanggalkan, apakah aku akan mengenakannya lagi? Kakiku telah kubasuh, apakah aku akan mengotorkannya pula?” 
5:4 Kekasihku memasukkan tangannya melalui lobang pintu, berdebar-debarlah hatiku. 
5:5 Aku bangun untuk membuka pintu bagi kekasihku, tanganku bertetesan mur; bertetesan cairan mur jari-jariku pada pegangan kancing pintu. 
5:6 Kekasihku kubukakan pintu, tetapi kekasihku sudah pergi, lenyap. Seperti pingsan aku ketika ia menghilang. Kucari dia, tetapi tak kutemui, kupanggil, tetapi tak disahutnya. 
5:7 Aku ditemui peronda-peronda kota, dipukulinya aku, dilukainya, selendangku dirampas oleh penjaga-penjaga tembok. 
5:8 Kusumpahi kamu, puteri-puteri Yerusalem: bila kamu menemukan kekasihku, apakah yang akan kamu katakan kepadanya? Katakanlah, bahwa sakit asmara aku! 

Dalam perjalanan cinta ini, setelah mengalami keintiman yang tidak biasa, yaitu keintiman sebagai kekasih, kita dibawa untuk mengandung janji-janji dan benih Ilahi sehingga kita selalu merindukan Dia dan keselamatan di bumi ini. Setelah itu Bapa mendewasakan kasih kita setelah kelalaian dan ketidaksempurnaan kita menjaga Taman-Nya. Dia memurnikan cinta kita dan mendewasakannya. Seiring proses kemurnian yang tentu menyakitkan, Dia menikmati anggur dari hidup kita yang lebih murni lagi. Itulah kerinduan-Nya.
Setelah itu? Ya..ada masa juga dimana kita akan mengalami masa dimana Kekasih kita meminta kita untuk ada setiap saat, berjaga setiap saat, dan tidak akan pernah menolak Dia lagi tentang masalah apapun. Ini adalah PENYERAHAN yang lebih dalam. Sebagai kekasih, kita perlu peka saat Dia mengetuk pintu kita dan meminta sesuatu kepada kita, apapun keadaan kita, baik atau buruk, kita mulai diajar bahwa hidup kita sungguh milik-Nya. Ada sesuatu yang Dia ingin kita untuk lalukan, maka mari belajar lakukan. Mungkin Dia mulai mendisiplin dan melatih kita berdoa untuk lebih lama dan menikmati kebersamaan dengan-Nya yang terlebih penting dari apapun, memilih waktu berdua dengan-Nya atau dengan pasangan jasmani kita? Memilih untuk bangun pagi dan berdoa atau tidur? Memilih untuk perasaan kita atau perasaan dan kerinduan-Nya?

Kid 6:2 –Kekasihku telah turun ke kebunnya, ke bedeng rempah-rempah untuk menggembalakan domba dalam kebun dan memetik bunga bakung. 
6:3 Aku kepunyaan kekasihku, dan kepunyaanku kekasihku, yang menggembalakan domba di tengah-tengah bunga bakung. 

Kekasih Sorga digambarkan sebagai seorang Gembala yang menggembalakan domba-domba. Kekasih kita suka untuk berada di Taman. Taman adalah tempat rahasia antara cerita kita dengan Dia secara pribadi. Kekasih Sorga adalah seorang yang sangat lembut dan ramah, seorang PRIA IDAMAN yang sempurna!. Kita akan dapat bernyanyi bahwa aku adalah kepunyaan Kekasihku dan Kekasihku adalah kepunyaanku. Kepemilikan yang total dan menyeluruh akan keduanya sehingga keduanya menjadi SATU ROH. 

1 Kor 6:17 Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, 
menjadi satu roh dengan Dia.

 

Kid 6:10 “Siapakah dia yang muncul laksana fajar merekah, indah bagaikan bulan purnama, bercahaya bagaikan surya, dahsyat seperti bala tentara dengan panji-panjinya?” 
6:13 Kembalilah, kembalilah, ya gadis Sulam, kembalilah, kembalilah, supaya kami dapat melihat engkau! Mengapa kamu senang melihat gadis Sulam itu seperti melihat tari-tarian perang?

Seorang kekasih Tuhan, tidak hanya duduk-duduk bak permaisuri Raja dan hanya mempercantik diri di kamar saja, walau itu penting bagi Raja. Tetapi seorang kekasih haruslah seseorang yang dapat dipercaya dan dapat berperang juga disisi Raja, Kekasihnya yang sedang berperang. Dialah Raja yang sedang berperang sampai bumi ini pada kesudahannya dan Dia akan datang memulihkan semua dan mengembalikan semua pemerintahan dalam kuasa-Nya dimasa Kerajaan Seribu Tahun damai itu. Sebagai kekasih-Nya, kita digambarkan sebagai cahaya yang bersinar dan kuat seperti tentara yang siap dalam peperangan. Seorang mempelai yang lembut dan penuh cinta itu, tidaklah cengeng dan tak tahu apa-apa, tetapi dia seorang Permaisuri Raja yang hebat, yang bisa memegang panji, tahu otoritas dan tahu strategi berperang. Hebat, bukan?

2. MENGANDUNG JANJI ALLAH
Ibu kandung Yesus mungkin yang paling merasakan maksud dari perkataan ini. Benih yang  dikandungnya bukan benih suaminya tetapi benih Roh Allah yang tiba-tiba saja menjadi daging dalam rahimnya dan bertumbuh. Sesuatu yang ilahi, kudus, ditaruh dalma rahim wanita dan dalam 9 bulan, benih Roh itu terlahir menjadi sama dengan manusia! Ini adalah keajaiban yang terbesar, karena Dia mau menjadi manusia demi menyelamatkan umat kesayangan-Nya. Tetapi mari lihat Maria, sama seperti kita sebagai kekasih-Nya yang telah diangkat-Nya menjadi kekasih-Nya dan kita mulai diberikan benih-benih dalam roh kita, mungkin tanpa kita sadari dan tidak kita rasakan secara tubuh seperti Ibu Yesus, Maria, tetapi itu ada…secara roh dan nyata. 
Benih ini adalah Firman Allah secara Roh yang akan menjadi ”daging” yaitu sesuatu yang nyata di bumi ini. Untuk melahirkan kebangunan rohani, jiwa-jiwa, lawatan, dan lain sebagainya, kita perlu BENIH ALLAH yang diberikan dari KEINTIMAN. 

Dalam mengandung janji ini, tidak ada yang tahu pasti berapa lama, mungkin bisa satu tahun menurut waktu roh, 9 bulan, 6 bulan atau 2 tahun. Yang pasti saat kita mengandungnya kita perlu hati-hati dengan KEGUGURAN sebelum waktunya dilahirkan. Apa maksudnya? Jangan bingung, untuk mempermudah lihat saja bagimana para istri mengandung bayinya. Sama juga sebagai kekasih Raja, kita perlu bertanggung jawab menjaga semua benih Ilahi dari Roh-Nya. Kita mulai lebih menjadi pribadi yang berbeda, memperhatikan jiwa-jiwa dan belas kasihan akan calon-calon anak-anak roh yang akan segera dilahirkan dalam kerajaan Allah. Sungguh indah…

Agar tidak mengalami keguguran, dibutuhkan beberapa hal;

a.    KETAATAN
Kunci TERPENTING adalah ketaatan. Untuk taat di dimensi ini, kita akan dilatih membedakan suara dan sentuhan Kekasih kita dengan yang lain. Ketaatan kita adalah karena penyerahan total, bahwa kita adalah milik-Nya dan kita tidak menginginkan yang lain, selain Suami Sorgawi kita.
b.    KESEHATAN ROH
Kesehatan secara roh sangatlah perlu dijaga. Tekun dalam membaca Firman dan berdoa, juga menjaga kestabilan emosi jiwa juga. Bagaimanapun kita tidak dapat melewatkan aspek ”JIWA” begitu saja. Kita di bumi masih memiliki jiwa, dan kita perlu berlatih menguasainya. Kadang jiwa kita tidak dapat menerima, kadang jiwa memberontak dan mempertanyakan janji Allah itu dan kadang bahkan jiwalah yang menggugurkannya! Ini harus kita perhatikan; cara kita berpikir dan cara kita berbicara.
c.    WAKTU
Aspek WAKTU perlu diingat juga. Melahirkan janji atau kebangunan sejati butuh waktu dan waktu adalah hak ALLAH sendiri. Kita tidak dapat terlalu cepat melahirkannya dengan usaha manusia, maka akan terjadi ”PREMATUR” dan bahkan mati. Jika kita mau bersabar dalam proses waktu, maka kita tidak akan cepat menuntut janji itu segera terjadi dengan cara dan waktu itu, yah..walaupun kita sudah pernah mengalami keintiman dengan Dia, proses tetap proses.

3. MELAHIRKAN JANJI ALLAH/JIWA-JIWA

Yes 26:16 Ya TUHAN, dalam kesesakan mereka mencari Engkau; ketika hajaran-Mu menimpa mereka, mereka mengeluh dalam doa. 
26:17 Seperti perempuan yang mengandung yang sudah dekat waktunya untuk melahirkan, menggeliat sakit, mengerang karena sakit beranak, demikianlah tadinya keadaan kami di hadapan-Mu, ya TUHAN: 
26:18 Kami mengandung, kami menggeliat sakit, tetapi seakan-akan kami melahirkan angin: kami tidak dapat mengadakan keselamatan di bumi, dan tiada lahir penduduk dunia. 

Ayat-ayat diatas adalah suatu contoh kegagalan melahirkan secara roh yang dialami oleh bangsa Israel. Mereka telah menerima benih Allah, dikasihi begitu rupa, mengandung dan saat melahirkan, mereka melahirkan angin….mengerikan.
Mengapa ini terjadi? Inilah kegagalan dalam proses mengandung dan melahirkan. 
PROSES melahirkan selalu identik dengan SAKIT. Dari Taman bunga beralih lebih dewasa untuk dapat menanggung sesuatu yang ILAHI dalam kerinduan, kesakitan dan penantian, ini adalah harga yang harus dibayar. Tetapi jangan takut, ada penghiburan besar, bahwa segala sesuatunya bukan karena usaha manusia semata, hanya DIA lah yang telah melakukan semuanya dari awal sampai akhir, kita hanya hamba, alat kebangunan-Nya, kekasih yang setia dan berserah. Saya percaya jika proses benar, hasil juga akan benar

Mikha 4:9 Maka sekarang, mengapa engkau berteriak dengan keras? Tiadakah raja di tengah-tengahmu? Atau sudah binasakah penasihatmu, sehingga engkau disergap kesakitan seperti perempuan yang melahirkan? 
4:10 Menggeliatlah dan mengaduhlah, hai puteri Sion, seperti perempuan yang melahirkan! Sebab sekarang terpaksa engkau keluar dari kota dan tinggal di padang, terpaksa engkau berjalan sampai Babel; di sanalah engkau akan dilepaskan, di sanalah engkau akan ditebus oleh TUHAN dari tangan musuhmu. 

Yes 42:13 juga mengatakan bahwa Allah kita telah melahirkan kita dengan susah payah, dengan penderitaan dan kerinduan agar lahir para pahlawan Allah, anak-anak kebangunan dan kebanggaan-Nya dibumi ini. Maukah kita membayar harganya untuk sebuah lawatan? Kebangunan? Keselamatan? Pemuihan?

Kid 8:6 –Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu, seperti meterai pada lenganmu, karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN! 
8:7 Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya. Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta, namun ia pasti akan dihina. 

Ayat yang terkenal ini menjadi kesimpulan yang indah dalam semua proses ini. Hanya cinta yang kuat dari KEKASIH kitalah yang telah memampukan kita melakukan apa saja dibumi ini. Dari awal Dia menjadi Bapa kita, menunggu kita dewasa dan siap menjadi kekasih-Nya, dididik dalam segala yang baik dan dibentuk-Nya menjadi kesukaan-Nya,….semua hanya karena CINTA-NYA..amin.~Evie Mehita

TETAPI IA SABAR

Posted in Jesus and the Bride of Christ, Pemulihan, Restoration, Spiritual on 05/13/2014 by Ribka Christ


images (34)RENUNGAN TENTANG KESABARAN TUHAN

Renungan hari ini 24 November 2013 yaitu, tentang kesabaran Tuhan. Seperti yang firman Tuhan katakan dalam 2 Petrus 3:9 Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

Sadar atau tidak, saat ini sebenarnya kita telah berada di zaman yang akhir dimana sebagai orang percaya kita harus mempersiapkan diri untuk menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya. Meskipun ada juga orang-orang yang menganggapnya sebagai sebuah ketidakbenaran, atau sebagai sebuah kelalaian Tuhan, tetapi kita harus sadar bahwa firman Tuhan itu adalah ya dan amin, artinya Tuhan tidak pernah lalai menepati janjinya.

Kalau kita peka melihat tanda-tanda zaman saat ini, maka kita pasti tahu bahwa firman Tuhan sedang digenapi saat ini, dimana tanda-tanda zaman itu sudah semakin nyata sesuai dengan apa yang firman Tuhan tulis, dan semuanya itu sangat nyata mulai dari; bencana alam yang terus terjadi dimana-mana, pertikaian yang melahirkan peperangan, pemberontakan, pembunuhan, sampai kepada kasih manusia yang semakin tawar.

Kalau kita membaca firman Tuhan dengan teliti maka kita mengerti bahwa tidak lama lagi Tuhan Yesus akan datang untuk menjemput setiap orang percaya yang didapatkan hidup berkenan dihadapan-Nya.

Lalu mengapa ada orang-orang yang menganggap kedatangan Tuhan sebagai sebuah kelalaian . . ?. Ingat baik saudara seperti yang firman Tuhan katakan bahwa Tuhan tidak pernah lalai menepati janjinya, jadi sebagai orang percaya kita harus ada didalam keadaan terus berjaga-jaga, karena hari Tuhan akan datang seperti pencuri diwaktu malam. (2Petrus 3:10), (1 Tesalonika 5:2 karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam).

Kenapa semuanya itu belum terjadi, atau kenapa hari Tuhan belum datang juaga . .?. Mungkin ini menjadi sebuah pertanyaan yang banyak orang pikirkan.

Jawabannya adalah, karena kesabaran Tuhan terhadap semua umat manusia, dimana Tuhan tidak ingin ada manusia ciptaan-Nya yang binasa dalam api neraka apabila hari itu tiba.

Tuhan mau supaya semua orang bertobat dari cara hidupnya yang salah, yaitu hidup yang selama ini tinggal dalam perbuatan dosa.

Tuhan mau supaya semua orang berbalik datang kepadanya dan hidup dalam pertobatan, supaya bila hari Tuhan tiba, tidak ada seorangpun yang binasa.

Jadi bila saat ini, engkau menyadari bahwa selama ini cara hidupmu salah atau belum sesuai dengan kehendak Tuhan, engkau masih hidup didalam dosa, apapun bentuknya, maka sekaranglah saatnya engkau bertobat dan kembali kepada Tuhan.

Ingat bila engkau membaca kebenaran ini, jangan menunda waktu untuk bertobat, karena tidak ada seorangpun yang tahu kapan waktu itu tiba. Bagaimana kalau saat ini Tuhan datang dan engkau tidak memiliki kesempatan lagi untuk bertobat.

Percayalah bahwa saat ini tangan Tuhan sedang terbuka menantikan engkau datang kepada-Nya, sebab Ia tidak mau engkau binasa dalam api kekal, karena firman Tuhan katakan dalam, (Roma 6:23 Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.).

Hiduplah dalam kekudusan Allah mulai saat ini, sebab Allah itu adil dan Ia tidak dapat melanggar hakekatnya sebagai Allah yang adil dimana pada waktunya Ia akan menghakimi setiap manusia tanpa memandang muka.

1 Petrus 1: 16 – 17

1:16 sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.

1:17 Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatannya, maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini.

Ingatlah pesan penting ini:

  1. Tuhan sabar karena Ia tidak ingin engkau binasa.
  2. Bertobatlah dan berbaliklah kepada Tuhan sekarang juga sebelum terlambat.
  3. Berjaga-jagalah senantiasa karena hari itu akan tiba seperti pencuri.
  4. Teruslah hidup dalam kekudusan Allah.
  5. Ingatlah Allah tidak dapat menyangkal hakekatnya sebagai Allah yang adil, dan Ia akan menghakimi semua orang menurut perbuatannya. Amin.

Jikalau engkau diberkati dengan renungan ini, berikanlah link renungan ini untuk semua orang yang engkau kasihi: renunganharini.com

Matius 18:6 “Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut. 18:7 Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya. 18:8 Jika tanganmu atau kakimu menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung atau timpang dari pada dengan utuh kedua tangan dan kedua kakimu dicampakkan ke dalam api kekal. 18:9 Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan bermata satu dari pada dicampakkan ke dalam api neraka dengan bermata dua. 18:10 Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga. 18:11 (Karena Anak Manusia datang untuk menyelamatkan yang hilang.)”

Tuhan Yesus Memberkati Kita Semua.

 

HANYA SESAAT LAMANYA

Posted in Jesus and the Bride of Christ on 04/23/2014 by Ribka Christ

Renungan Harian Air Hidup: SERUPA KRISTUS: Menjadi MempelaiNya (2)

 Image

Sebab seperti isteri yang ditinggalkan dan yang bersusah hati TUHAN memanggil engkau kembali; masakan isteri dari masa muda akan tetap ditolak? firman Allahmu. 

lsaiah 54:6

Hanya sesaat lamanya Aku meninggalkan engkau, tetapi karena kasih sayang yang besar Aku mengambil engkau kembali. 

Dalam murka yang meluap Aku telah menyembunyikan wajah-Ku terhadap engkau sesaat lamanya, tetapi dalam kasih setia abadi Aku telah mengasihani engkau, firman TUHAN, Penebusmu. 

Keadaan ini bagi-Ku seperti pada zaman Nuh: seperti Aku telah bersumpah kepadanya bahwa air bah tidak akan meliputi bumi lagi, demikianlah Aku telah bersumpah bahwa Aku tidak akan murka terhadap engkau dan tidak akan menghardik engkau lagi. 

Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau. 

Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku untuk selama-lamanya dan Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam keadilan dan kebenaran, dalam kasih setia dan kasih sayang. Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam kesetiaan, sehingga engkau akan mengenal TUHAN. < Hosea  2:18-19 >

 

Janganlah takut, sebab engkau tidak akan mendapat malu, dan janganlah merasa malu, sebab engkau tidak akan tersipu-sipu. Sebab engkau akan melupakan malu keremajaanmu, dan tidak akan mengingat lagi aib kejandaanmu. < Yesaya 54:4 >

Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebusmu ialah Yang Mahakudus, Allah Israel, Ia disebut Allah seluruh bumi. < Yesaya 54:5 >

Sebab seperti isteri yang ditinggalkan dan yang bersusah hati TUHAN memanggil engkau kembali; masakan isteri dari masa muda akan tetap ditolak? firman Allahmu. Hanya sesaat lamanya Aku meninggalkan engkau, tetapi karena kasih sayang yang besar Aku mengambil engkau kembali. < Yesaya 54:6-7 >

Dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar. Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus,…< Efesus 1:17-18 > 

Renungan Harian Air Hidup: SERUPA KRISTUS: Menjadi MempelaiNya (2):

HARI KEBANGKITAN YESUS

Posted in Easter, Holy Spirit, Jesus and the Bride of Christ on 04/19/2014 by Ribka Christ

oleh: Pdt. Budi Asali MDiv.

KISAH PARA RASUL 2:1-13

Image

I) Penjelasan tentang Pentakosta.

Pentakosta Perjanjian Baru adalah hari turunnya Roh Kudus yang terjadi pada hari ke 50 setelah Paskah / Easter (hari kebangkitan Yesus).
Tetapi ‘Pentakosta’ dalam ay 1 adalah Pentakosta Perjanjian Lama. Beberapa hal yang perlu diketahui tentang Pentakosta Perjanjian Lama ini:

1) Ini adalah hari ke 50 setelah Paskah (ini Paskah Perjanjian Lama) / Passover (hari bebasnya bangsa Israel dari Mesir (bdk. dengan Ul 16:1 tentang Paskah Perjanjian Lama ini).

2) Hari ini adalah hari untuk memperingati 2 hal, yaitu:

a) Pemberian 10 Hukum Tuhan.

b) Perayaan syukur karena panen gandum (Ul 16:10  Kel 34:22).
 

3) Pada hari itu orang Israel tidak boleh bekerja (Im 23:21  Bil 28:26).

Pentakosta Perjanjian Lama menjadi Pentakosta Perjanjian Baru karena apa yang terjadi dalam Kis 2:1-13.
 

II) Apa yang terjadi pada hari Pentakosta itu?

Pada saat itu murid-murid sedang berkumpul di suatu tempat sebagai ketaatan terhadap perintah Yesus dalam Kis 1:4-5. Yang dimaksud dengan ‘suatu tempat’ tidak diketahui dengan pasti. Mungkin ruang atas yang ada dalam Kis 1:3 dan mungkin juga suatu tempat dalam Bait Allah (bdk. Luk 24:53).

Pada saat itu terjadilah hal-hal sebagai berikut:

1) Turun dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras (ay 2).

Kitab Suci memang sering menggambarkan Roh Kudus sebagai angin (Yoh 3:8  Yeh 37:9,10,14  Yoh 20:22). Kata bahasa Yunani PNEUMA memang bisa diartikan sebagai ‘roh’, ‘angin’ atau ‘nafas’ (sama seperti kata Ibrani RUACH). Karena itulah maka sebelum Roh Kudus turun maka Ia didahului oleh suatu bunyi seperti tiupan angin keras.

2) Tampaklah lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing (ay 3).

Roh Kudus juga sering digambarkan sebagai api karena Ia berfungsi untuk menyucikan / menguduskan kita. Karena itu, tanda dari orang yang mempunyai Roh Kudus / dipenuhi Roh Kudus adalah adanya perubahan hidup ke arah yang positif (bukan kemampuan untuk berbahasa Roh!)

3) Roh Kudus turun dan memenuhi mereka (ay 4a).

Ay 4a terjemahan Indonesia kurang lengkap terjemahannya. Seharusnya ada kata ‘semua’.

NIV: ‘All of them were filled with the Holy Spirit’ (= Mereka semua dipenuhi dengan Roh Kudus).

Jadi, bukan hanya rasul-rasul saja yang menerima / dipenuhi dengan Roh Kudus, tetapi semua orang kristen pada saat itu. Roh Kudus diberikan bukan hanya kepada orang percaya tertentu saja, tetapi kepada semua orang yang percaya kepada Kristus.

Pemberian Roh Kudus ini adalah penggenapan janji Tuhan dalam Yoh 14:16,17,26  Yoh 15:26,27  Yoh 16:7-11,13,14  Mat 3:11  Kis 1:4,5,8. Tuhan pasti menggenapi janjiNya.

Problem:

Bagaimana mengharmoniskan Kis 2:4 ini dengan Yoh 20:22? Kapan sebetulnya rasul-rasul itu menerima Roh Kudus? Pada Yoh 20:22 atau pada Kis 2:4?

Ada macam-macam penafsiran tentang Yoh 20:22:

a) Yoh 20:22 dihubungkan dengan Kej 2:7 dan Yeh 37:9 dan lalu diartikan sebagai kelahiran baru.

Keberatan terhadap penafsiran ini adalah: Murid-murid sudah percaya kepada Kristus sebelum Yoh 20:22 (bdk. Mat 16:16). Itu tidak mungkin terjadi kalau belum ada kelahiran baru (perlu diingat bahwa doktrin yang benar tentang kelahiran baru adalah: kelahiran baru harus mendahului iman).

b) Penerimaan Roh Kudus disamakan seperti kedatangan Kerajaan Allah yang kadang-kadang dikatakan sudah datang, tetapi kadang-kadang dikatakan sudah dekat (belum datang).

c) Komentar Calvin tentang Yoh 20:22:
“The Spirit was given to the Apostles on this occasion in such a manner, that they were only sprinkled by his grace, but were not filled with full power; for when the Spirit appeared on them in tongues of fire (Acts 2:3) they were entirely renewed” [= Roh diberikan kepada rasul-rasul pada peristiwa ini sedemikian rupa, sehingga mereka hanya diperciki oleh kasih karuniaNya, tetapi tidak dipenuhi dengan kuasa penuh; karena pada waktu Roh menampakkan diri pada mereka dalam lidah-lidah api (Kis 2:3) mereka diperbaharui sepenuhnya].

d) Dalam Yoh 20:22 mereka menerima suatu kuasa rohani sehingga mereka tidak sedih lagi, tetapi mereka baru menerima Roh Kudus dalam Kis 2:4 dan pada saat itu mereka menerima kuasa yang lebih besar lagi.

Dasar yang dipakai:

      • Yoh 16:7 – Roh Kudus tidak akan datang sebelum Yesus naik ke surga.
      • Kata ‘Roh Kudus’ dalam Yoh 20:22 tidak memakai ‘definite article’ / ‘kata sandang’ (bahasa Inggris: the). Jadi ini tidak menunjuk pada pribadi dari Roh Kudus tetapi pada kuasa Roh Kudus.

4) Bahasa lidah / roh (ay 4b-11).

a) Bahasa lidah / roh adalah suatu karunia Roh Kudus yang menyebabkan rasul-rasul itu lalu bisa berbicara dalam bahasa-bahasa yang sebelumnya tidak mereka kenal / tidak pernah mereka pelajari.

b) Tidak semua orang yang memiliki Roh Kudus / dipenuhi Roh Kudus harus berbahasa roh!

Seringkali ada orang yang mengatakan bahwa bahasa roh harus dimiliki oleh orang yang penuh dengan Roh Kudus, dan ia menggunakan Kis 2 ini sebagai dasar. Ini adalah penafsiran yang salah. Mengapa? Karena Kis 2:4 (dan juga Kis 10:46) adalah bagian Kitab Suci yang bersifat descriptive (menggambarkan apa yang terjadi pada saat itu). Bagian semacam ini tidak bisa dijadikan rumus! Contoh lain:

      • Bahwa Yesus berpuasa 40 hari / malam, tidak berarti bahwa orang kristen harus juga melakukan hal itu.
      • Bahwa Yesus hanya mempunyai 12 murid, tidak berarti bahwa seorang pendeta hanya boleh mempunyai 12 jemaat.
      • Bahwa Petrus bisa berjalan di atas air, tidak berarti bahwa orang kristen sekarang harus bisa berjalan di atas air.

Mengapa? Karena semua ini adalah bagian Kitab Suci yang bersifat descriptive. Ini tidak boleh dijadikan rumus / norma dalam hidup kita!

Dalam Luk 1:67 dikatakan bahwa Zakharia penuh Roh Kudus dan ia lalu bernubuat. Juga dalam Kis 19:6 dikatakan ada orang-orang yang menerima Roh Kudus dan mereka lalu berbahasa roh dan bernubuat. Apakah semua ini juga mau dijadikan rumus, dan kita lalu percaya bahwa orang yang mempunyai Roh Kudus harus bernubuat? Tentu saja tidak, karena bagian-bagian ini juga merupakan bagian Kitab Suci yang bersifat descriptive!

Perlu juga diingat bahwa pada hari Pentakosta itu mereka bukan hanya menerima Roh Kudus dan berbahasa roh, tetapi juga ada bunyi seperti tiupan angin, dan lidah-lidah api yang hinggap pada mereka masing-masing. Kalau bahasa rohnya diharuskan, maka konsekwensinya angin dan lidah api itu juga harus diharuskan.

Dalam Kitab Suci juga ada peristiwa-peristiwa lain di mana orang percaya kepada Kristus (dan karena itu jelas mereka menerima baptisan Roh Kudus – bdk. Kis 2:38), tetapi mereka tidak mengalami bahasa roh (Kis 2:41  Kis 8:36-38  Kis 16:14-15,31-33). Stefanus yang penuh Roh Kudus (Kis 7:55) juga tidak pernah dikatakan berbahasa roh.

Juga 1Kor 12:8-10,28-30 jelas sekali menunjukkan bahwa karunia bahasa roh tidak diberikan kepada semua orang percaya, tetapi hanya kepada orang-orang tertentu saja.

c) Bahasa roh bukanlah karunia yang terutama, bahkan bisa dikatakan itu adalah karunia yang terendah. Ini terlihat dari:

      • dalam daftar karunia dalam 1Kor 12:8-10 maupun dalam 1Kor 12:28-30 karunia bahasa roh dan karunia penafsiran bahasa roh selalu ditempatkan pada urutan terakhir.
      • seluruh 1Kor 14 menekankan bahwa karunia bernubuat jauh lebih penting / berguna dari pada karunia berbahasa roh. Untuk itu bacalah 1Kor 14 seluruhnya!

d) Karunia bahasa roh adalah suatu karunia yang bersifat mujijat, sehingga tidak bisa dipelajari / dilatih.

Dimanapun dalam Kitab Suci kita tidak pernah melihat orang mempelajari / melatih / mengusahakan bahasa roh. Karena itu semua bahasa roh yang dipelajari / dilatih / diusahakan adalah palsu dan berasal dari orangnya sendiri. Kalau saudara adalah orang yang mempunyai bahasa roh hasil latihan, ingatlah bahwa saudara sedang memalsukan karunia Allah!

III) Penekanan dari Pentakosta.

Banyak orang yang kalau membahas Pentakosta selalu menekankan bahasa roh. Padahal sebetulnya yang paling ditekankan dalam Pentakosta bukan bahasa roh tetapi Pekabaran Injil. Ini bisa terlihat dari:

1) Roh Kudus memang diberikan supaya mereka bisa memberitakan Injil.

Bandingkan ini dengan Kis 1:8 yang berbunyi:
“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi”.

Bandingkan juga dengan Yoh 15:26 yang berbunyi:
“Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku”.

2) Semua ini terjadi di Yerusalem pada hari Pentakosta.

Mengapa Allah memilih kota Yerusalem dan mengapa Allah memilih hari Pentakosta? Calvin beranggapan karena pada hari Pentakosta kota Yerusalem penuh sesak, karena orang-orang Yahudi dari semua penjuru datang ke Yerusalem. Mereka semua kembali ke Yerusalem karena hal ini memang diperintahkan oleh Tuhan (Kel 23:14-17  Kel 34:22-23).

Ay 5 mengatakan: ‘Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit’.

    • kata ‘diam’ tidak berarti bahwa mereka memang tinggal di sana, tetapi hanya berarti bahwa pada saat itu mereka berada di sana.
    • kata-kata ‘dari segala bangsa’ artinya dari negara-negara lain.

Jadi ay 5 menunjukkan bahwa pada saat itu Yerusalem dipenuhi oleh orang-orang Yahudi dari negara-negara lain.

Lalu ay 6 mengatakan: ‘Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak’. Kata ‘turun’ itu salah terjemahan, seharusnya adalah ‘terjadi’. Bandingkan dengan terjemahan NASB: ‘And when this sound occurred’ (= Dan ketika bunyi itu terjadi).

Bunyi apa yang dimaksud dalam ay 6 itu? Ada 3 kemungkinan:

    • suara tiupan angin dalam ay 2.
    • kabar tentang rasul-rasul yang berbahasa roh.
    • bahasa roh dari rasul-rasul itu.

Saya setuju dengan penafsiran yang ke 3.

Jadi orang-orang Yahudi dari negara-negara lain itu pasti ikut berkerumun dan mendengar bahasa roh itu. Dan apa yang mereka dengar? Yang mereka dengar adalah perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah (ay 11). Ini jelas menunjuk pada Injil.

Allah memilih saat ini supaya mereka semua bisa mendengar Injil (ay 11 – ‘perbuatan besar yang dilakukan Allah’) dan supaya setelah itu mereka bisa kembali ke negaranya untuk menyebarkan Injil di negaranya masing-masing. Jadi semua ini jelas menunjukkan bahwa Pentakosta menekankan Pekabaran Injil.

3) Pada saat itu terjadi bahasa roh.

Mengapa saat itu harus terjadi bahasa roh? Karena orang-orang Yahudi dari negara-negara lain itu mempunyai bahasanya masing-masing. Adanya banyak bahasa menghalangi Pekabaran Injil dan kalau Injil hanya diberitakan dalam 1 bahasa saja, maka orang akan beranggapan bahwa Injil itu memang ditujukan hanya untuk satu bangsa / bahasa saja (Yahudi). Allah tidak mau hal itu terjadi dan Ia lalu memberi bahasa roh. Dengan cara ini maka:

a) Batasan bahasa dihancurkan dan Injil bisa tersebar.

b) Orang tahu bahwa Injil bukan hanya untuk satu bangsa / bahasa saja.

Dengan demikian, bahasa roh di sini membuktikan panggilan Allah untuk bangsa non Yahudi.

Juga di sini ada satu hal lain yang menarik. Dalam Kej 11 terjadi peristiwa menara Babel dimana Allah memberikan banyak bahasa untuk menyebarkan manusia. Dalam Kis 2 terjadi peristiwa Pentakosta dimana Allah memberikan banyak bahasa supaya manusia datang / bersatu dalam Kristus.

Semua hal-hal di atas ini jelas menunjukkan bahwa penekanan dari Pentakosta adalah Pekabaran Injil!

IV) Hal-hal penting tentang Pemberitaan Injil.

1) Kalau kita memberitakan Injil selalu ada reaksi negatif (ay 13).

Orang-orang itu bukan sekedar menolak Injil tetapi bahkan mengejek orang yang memberitakan Injil.

2) Mujijat tidak menjamin pertobatan.

Kalau kita memberitakan Injil mungkin kita sering mempunyai keinginan untuk bisa melakukan mujijat supaya orang yang kita injili bisa bertobat. Tetapi dalam Kis 2 ini, sekalipun ada banyak yang bertobat (itupun terjadi karena khotbah Petrus, bukan karena bahasa roh / mujijat), tetapi ada banyak yang tidak bertobat sekalipun mereka melihat mujijat bahasa roh yang luar biasa (bdk. Luk 17:11-19  Mat 11:20-24  Luk 16:27-31).
Penutup / Kesimpulan:

Kalau saudara memang sudah mempunyai Roh Kudus, buktikan itu dengan rajin / tekun memberitakan Injil! Dan dalam memberitakan Injil itu, jangan mengharapkan mujijat untuk memenangkan jiwa, dan jangan takut pada reaksi negatif. Tetapi teruslah memberitakan Injil!

 -AMIN-

Bagi sdr yg telah mendapat berkat dari artikel ini..mohon kiranya dapat membantu menyebarkan Pada sdr2 kita yg lain, sehingga semakin banyak sdr kita yg juga bisa membaca artikel ini dan mendapat berkat. Tuhan memberkati sdr. Amin.

Joh 21:17  Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: “Apakah engkau mengasihi Aku?” Dan ia berkata kepada-Nya: “Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.

TIDAK ADA RENCANA-MU YANG GAGAL.

Posted in Jesus and the Bride of Christ on 03/16/2014 by Ribka Christ

images

Renungan Hidup

Ketika Badai Menerpa.

Ayub 42:2 “Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.

 

Melalui Zakaria 3 : 1-10 firman Tuhan hendak mengingatkan, bahwa di penghujung hari-hari yang sedang berakhir ini, Iblis berusaha menjatuhkan dan mendakwa hamba-hamba Tuhan. Selaku imam besar, Yosua tidak dapat melawan Iblis, karena Iblis mendakwa imam besar itu mengenakan jubah yang kotor (yaitu dosa). Jubah Yosua yang kotor ditanggalkan (artinya dosa Yosua dihapuskan). Yosua kemudian dikenakan pakaian pesta (yaitu lenan halus putih yang melambangkan kekudusan). Dan karena Israel telah dipilih Tuhan untuk melaksanakan rencana-Nya, maka Tuhan sendiri yang melawan Iblis dan menghardiknya. Dan Tuhan ijinkan penderitaan atas Israel, bukan untuk memusnahkan mereka, tetapi untuk memulihkan, membentuk dan mempersiapkan mereka untuk tugas yang lebih besar.

Dalam kaitan hal tersebut, kita diingatkan firman Tuhan : janganlah kita terlalu mudah menghakimi siapapun (supaya kita tidak dihakimi Tuhan). Hendaklah kita senantiasa tetap taat, bertekun, saling mengasihi dan mendoakan.

Karena itu pula, marilah kita belajar dari kisah hidup Ayub, bagaimana Ayub menyikapi badai yang menerpa hidupnya. Sehingga akhirnya ia bisa menang dan menerima penggenapan janji pemulihan dari Tuhan.

Ayub adalah seorang yang saleh dan jujur, yang takut akan Tuhan dan jauh dari kejahatan (Ayb 1:1). Namun demikian walaupun Ayub seorang yang benar di hadapan Tuhan, bukan berarti ia bebas dari penderitaan selama hidupnya. Alkitab mencatat sekurangnya ada empat masalah besar dalam hidupnya yang terjadi . Masalah itu timbul ketika Iblis datang ke hadapan Tuhan, dan meminta ijin untuk mencobai Ayub melalui bisnis dan harta kekayaan, rumah tangga (isteri dan anak-anaknya), kesehatan dan sahabat-sahabatnya. Tuhan memang memberi ijin kepada Iblis untuk menjamah milik Ayub, tetapi bukan tubuh Ayub (Ayb 1:9-12). Iblis bergerak melawan Ayub, dan anak lelaki dan anak perempuan Ayub, begitu pula kambing, domba dan pelayannya mati semua. Ayub berkata, “Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan !” (Ayb 1:21). Bayangkan dalam situasi seperti itu pun Ayub masih bisa memuji Tuhan. Ayub sama sekali tidak menyalahkan Tuhan atas segala masalah yang dihadapinya.

Lalu dalam Ayb 2:3 Tuhan bertanya kepada Iblis :

3 Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorang pun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.
images (3)
Ia tetap tekun dalam kesalehannya, meskipun engkau telah membujuk Aku melawan dia untuk mencelakakannya tanpa alasan.”

Iblis menjawab : “…..Orang akan memberikan segala yang dipunyainya ganti nyawanya. Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah tulang dan dagingnya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu” (Ayb 2:4-5). Maka Tuhan membiarkan ketika Iblis menimpakan barah yang busuk dari telapak kakinya sampai ke batu kepalanya. Dan Ayub pun sangat menderita (Ayb 2:6-8).

Maka berkatalah isterinya kepada Ayub, supaya Ayub mengutuki Tuhan dan mati. 10 Tetapi jawab Ayub kepadanya : “Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?” Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya. (Ayb 2:10).

Dalam Ayb 19:17 dikatakan, bahwa keadaan Ayub sedemikian parah, sehingga nafasnya saja menimbulkan rasa jijik kepada isterinya dan memualkan saudara-saudara sekandungnya. Peristiwa ini merupakan ujian kasih bagi isterinya, apakah ia masih bisa menerima keadaan Ayub seperti itu. Kalau isterinya memiliki kasih Agape, maka seharusnya ia tetap setia dan mendukung Ayub, baik atau tidak baik keadaannya. Ironisnya justeru isteri Ayub ketika itu tidak memiliki kasih seperti itu (kasih agape). Kasih isterinya Ayub lebih merupakan kasih eros.

Lalu ketiga sahabat Ayub (Elifas, Bildad dan Zoar) datang untuk berbelasungkawa dan menghibur Ayub. Penderitaan Ayub secara manusia sangat berat. Karena itu Ayub pun tidak lepas dari keluhan-keluhan dan kekecewaannya. Namun Ayub dalam Ayb 42:2 berkata :

2 Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.

Roma 8:33 Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka? 

Tuhan MahaTahu, MahaMengerti dan MahaPeduli. Tuhan juga tahu Ayub mengalami penderitaan yang sangat berat. Tapi Tuhan membiarkan hal itu terjadi karena Tuhan punya alasan-Nya sendiri, yaitu ingin memurnikan Ayub. Dan Tuhan juga mau supaya Ayub mengerti bahwa sekalipun dalam keadaan diterpa badai yang hebat, bahkan orang-orang terdekatnya pun menjauh dari Ayub, namun Tuhan tetap setia menyertai Ayub. Tuhan tidak pernah meninggalkan Ayub walaupun hanya sesaat. Tuhan tidak pernah gagal dengan rencana-Nya dan Tuhan tidak pernah merancangkan yang jahat dalam hidup kita.

Dan ketika Ayub berdoa bagi sahabatnya dan menyatakan bahwa ia tidak meragukan kesetiaan Tuhan, tetapi ia malah menyadari bahwa dirinya sendirilah yang patut dipertanyakan Tuhan. Dalam keadaan pasrah sepenuhnya kepada Tuhan, Ayub mencabut perkataannya dan menyesal di hadapan Tuhan . Tuhan malah memulihkan keadaan Ayub.

10 Lalu Tuhan memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan Tuhan memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu. (Ayb 42:10)

Setelah dipulihkan, Tuhan memberkati Ayub dengan kelimpahan lebih daripada sebelumnya, kekayaan, tujuh anak laki-laki, tiga anak perempuan yang cantik-cantik dan umur panjang.

Apa pun yang terjadi dalam hidup kita, bagaimana pun kuatnya badai menerpa hidup kita. Tuhan tidak pernah menghancurkan hidup kita yang dikasihi-Nya. Kalaupun semua itu memang harus terjadi atas sepengetahuan, sekehendak dan seijin Tuhan, itu berarti Tuhan sedang memulihkan, memurnikan kita, merenda hidup kita, supaya kita menjadi semakin dekat dan semakin indah di tangan-Nya.

Dalam kitab Wahyu 3 : 18 firman Tuhan berkata :

18 maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli daripada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat.

19 Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sesab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!

Jadi ada saatnya memang Tuhan menegor dan mengijinkan perkara-perkara terjadi dalam hidup kita untuk memulihkan dan memurnikan kita. Dalam pernyataan firman tersebut diatas, Tuhan memulihkan supaya :

~Kekayaan kita dipulihkan (Mat 6:19-21, 2 Kor 8:9).
~Pakaian kita harus dikuduskan (Za 3:5)
~Mata kita juga harus dipulihkan (Mat 6:22-24)

Marilah kita pergunakan sisa waktu yang ada untuk semakin menyempurnakan hidup kita di dalam Kristus.
download
Dan hidup menurut kehendak Tuhan sebagai orang-orang yang bijaksana. Karena mereka yang layak masuk dalam Perjamuan Kawin Anak Domba hanyalah mereka yang memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih. Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus. (Why 19:8).

Yang penting ketika badai menerpa hidup kita sadarlah, bahwa :

7 Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.

Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita semua.

CEMBURU YANG KUDUS

Posted in Jesus and the Bride of Christ on 02/24/2014 by Ribka Christ

NAHUM 1

1:2. TUHAN Allah tak mau mempunyai saingan, orang yang melawan-Nya, pasti mendapat hukuman. Dengan sangat murka, Ia membalas dendam kepada mereka. (5) Gunung-gunung gemetar terhadap Dia, dan bukit-bukit mencair. Bumi menjadi sunyi sepi di hadapan-Nya, dunia serta seluruh penduduknya. (6) Siapakah yang tahan berdiri menghadapi geram-Nya?

Image

Cemburu Ilahi

 Pdt. Abraham Alex Tanuseputra

Ayat Bacaan: II Korintus 11:1-2

“Alangkah baiknya, jika kamu sabar terhadap kebodohanku yang kecil itu. Memang kamu sabar terhadap aku!  Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus “

Kalau kita mendengar kata cemburu, maka kita akan menilainya sebagai sesuatu yang negatif, karena konotasi cemburu adalah iri hati. Tetapi disini dikatakan yaitu cemburu ilahi. Seandainya seorang suami tahu bahwa istrinya tertarik kepada orang lain, dan suaminya cemburu, apakah ia berdosa ? atau sebaliknya. Firman Tuhan berkata bahwa hal itu tidak berdosa karena Allah juga cemburu apabila miliknya diambil orang. Jadi cemburu disini bukan berarti iri hati, karena cemburu yang memiliki arti iri hati biasanya yaitu adanya suatu tindakan mengambil milik orang lain karena orang tersebut tidak punya. Rasul Paulus mewakili Tuhan dimana umat Tuhan termasuk kita telah ditunangkan kepada Kristus, yang pada akhirnya kita menjadi mempelai Kristus. Kalau gereja Tuhan mengalami sesuatu yang tidak baik maka Tuhan itu cemburu.

Rasul Paulus berdoa untuk jemaat di efesus. Doanya memantapkan bahwa Roh Allah yang kaya dan penuh kuasa ditempatkan pada batin kita. Karena kasih Allah begitu rupa maka Dia korbankan diriNya dan RohNya ditempatkan dalam hati kita.

Dalam Yakobus 4:5 dijelaskan bahwa Roh Allah yang ditempatkan dalam hati kita itu memiliki sifat cemburu dengan kata lain ada muatan kecemburuan. Ia tidak mau milikNya sekali-kali dimiliki yang lain. Kalau Tuhan cemburuan maka kita harus jaga diri kita betul-betul. Untuk itu dalam ayat sebelumnya yaitu Yakobus 4:1-4 menegaskan bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah. Untuk itu jangan sampai Roh yang ada dalam diri kita cemburu oleh karena kita bersahabat dengan dunia. Dan jikalau kita membuat Dia cemburu maka apa yang kita minta kepada Tuhan tidak akan dikabulkan. Marilah kita turuti Roh Kudus yang mempunyai sifat cemburu itu. Kalau kita berbuat hal-hal yang membuat kita bersahabat dengan dunia, maka Ia tidak menginginkan kita menjadi terhilang, oleh karena itu mempertahankan dengan berbagai cara agar kita tetap menjadi milikNya. Allah tidak menginginkan kita mendua hati yang akan membangkitkan kecemburuan daripada Tuhan. Dan hal itu semata-mata dilakukan oleh Tuhan karena Ia sangat mengasihi kita, selain itu tidak ada kasih yang melebihi kasih Tuhan (Yakobus 4:6-8).

Sebagai umat yang dikasihi Tuhan, firman Tuhan mengingatkan supaya kita tidak mendukakan Roh Kudus dengan membangkitkan kecemburuan Tuhan, seperti yang tertulis dalam I Korintus 10:22, ”Atau maukah kita membangkitkan cemburu Tuhan? Apakah kita lebih kuat dari pada Dia?”, Apalagi kita memadamkan Roh yaitu dengan tidak menganggap bahwa Tuhan itu berkuasa atau bahkan menganggap bahwa Roh Kudus tidak ada. Maka perlu diketahui bahwa orang yang memadamkan Roh Kudus sama dengan ateis atau tidak percaya Tuhan (Bilangan 5:14, Keluaran 34:14, Keluaran 20:5, Ulangan 29:20, Ulangan 16:15). Berapa banyak orang merasa kaya, kuat, atau pandai dan mulai tidak menganggap Tuhan, padahal semuanya itu dari Tuhan. Tatkala kita menjadi sukses dan merasa kuat maka Tuhan akan cemburu, oleh karena itu tidak jarang orang yang baru mengalami sukses yang luar biasa tiba-tiba turun atau mengalami banyak musibah. Kalau kita ikut Tuhan dengan sungguh-sungguh maka posisinya tidak tambah menurun tetapi semakin lama semakin naik dan keadaan keturunannya serba baik.

Kalau Allah cemburu pada seseorang karena perbuatannya, maka Allah akan membalasnya. Misalnya kesalahan bapaknya dibalaskan kepada keturuannya, yaitu anak-anaknya, cucu-cucunya bahkan sampai keturunan keempat (Keluaran 20:5) Begitu sebaliknya; apabila pada mulanya seseorang yang hidupnya tidak karuan/jahat dan setelah menerima Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat maka hidupnya dipulihkan bahkan keturunannya semakin lama semakin naik, sampai pada cucu-cucunya. Kalau kita sudah menjadi orang yang percaya kepada Yesus dan Roh Allah ada pada kita mempunyai sifat cemburu, maka hidup kita hendaknya berpadanan dengan firmanNya. Jikalau seseorang membuat Allah cemburu bahkan sampai akhirnya menghujat maka orang tersebut dapat dikatakan sebagai penyembah berhala. Dan orang yang menyembah berhala merupakan kekejian bagi Tuhan dan hidupnya akan habis. Sebagai contoh keluarga dari pihak ayah saya (Pdt. Abraham Alex T.) yang menyembah berhala.

Suatu ketika saya, kakak dan ibu saya diajak pergi ke kuburan oleh keluarga ayah untuk sembahyang sesuai adat istiadat. Pada mulanya ibu saya tidak mau tetapi sebagai seorang istri tentunya tunduk pada suami, dan selain itu ibu saya dipaksa untuk ikut sehingga akhirnya mau ikut. Setelah pulang dari kuburan satu keluarga hampir musnah karena ketika naik andong (kereta kuda), dimana kudanya lari begitu kencang seolah-olah tanpa kendali sehingga terjadi kecelakaan. Tetapi saya dan kakak saya tertolong karena didekap ibu saya. Hal itu merupakan peringatan karena ibu saya mendukakan Roh. Dan saat ini semua keluarga itu sudah tidak ada lagi, tetapi puji syukur keluarga dari ibu saya masih tetap ada sampai sekarang dan hidup diberkati. Sebab kalau saya perhatikan keluarga dari pihak keluarga ibu saya telah membangun gereja mulai dari kakek, ibu, kemudian saya.

Apabila kita membaca dalam Efesus 3:14, maka kita akan dapat perhatikan bagaimana Allah mencintai kita. Oleh karena itu sebagai keluarga Allah biarlah kita saling mendoakan supaya diantara kita masing-masing tidak ada yang jatuh. Dibawah kolonglangit ini tidak ada nama lain yang dapat memberikan keselamatan. Selanjutnya apabila kita membaca pada Efesus 3:16, maka kita temukan kebenaran bahwa Roh Kudus menyertai kita atas dasar kasih, seperti yang tertulis dalam Yohanes 3:16.

Dan kasih itu berakar dalam diri kita, dan kalau berakar pasti akan bertumbuh (I Korintus 6:19-20). Kita ini sudah dibeli untuk diselamatkan oleh darah Kristus, untuk itu kasih Yesus harus berakar tetapi kalau tidak berakar maka akan hilang. Kasih itu bertumbuh bahkan berbuah-buah. Tuhan itu mengasihi kita mulai dari level domba, seperti perumpamaan tentang seratus domba yang hilang satu, maka yang satu itu dicari sampai ketemu. Allah akan mengasihi domba yang telah ditemukan itu, tetapi kasih Allah hanya “1 persen”, selanjutnya  sepuluh dirham yang hilang  dan ditemukan maka kasih Allah hanya “10 persen”, dan meningkat lagi mengenai anak yang terhilang.

Anak sulung sebenarnya tidak bertobat tetapi anak bungsu itu bertobat, sehingga dapat dikatakan kasih Allah itu “50 persen”, lalu meningkat pada tunangan, kasih Allah kurang lebih “80 persen”, tetapi Tuhan menghendaki kasih yang sepenuhnya yaitu menjadi mempelai Kristus yaitu “100 persen.” Seperti sebagai seorang suami harus mengasihi istrinya 100 persen. Demikian Tuhan mengasihi kita sepenuhnya, oleh karena itu jangan membuat Dia cemburu terhadap apa yang telah kita lakukan. Kecemburuan Allah itu begitu kuat, karena dengan demikian kita dapat memahami bahwa Allah itu sangat mengasihi kita (Efesus 3:18-19). Amin.

Mempersiapkan Zion Bagi Suatu Pernikahan ~ Will Ford

Posted in Elijah Rain, Holy Spirit, Intercession, Jesus and the Bride of Christ, Prayers, Prophetic Words, Revival, Testimonies on 12/26/2013 by Ribka Christ

Sumber: Siska Purnama’s Weblog

“Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, telah Kutempatkan pengintai-pengintai. Sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak akan pernah berdiam diri. Hai kamu yang harus mengingatkan TUHAN kepada Sion, janganlah kamu tinggal tenang dan janganlah biarkan Dia tinggal tenang, sampai Ia menegakkan Yerusalem dan sampai Ia membuatnya menjadi kemasyhuran di bumi“

 

as
Yes.  62:1-7:  Oleh karena Sion aku tidak dapat berdiam diri, dan oleh karena Yerusalem aku tidak akan tinggal tenang, sampai kebenarannya bersinar seperti cahaya dan keselamatannya menyala seperti suluh. Maka bangsa-bangsa akan melihat kebenaranmu, dan semua raja akan melihat kemuliaanmu, dan orang akan menyebut engkau dengan nama baru yang akan ditentukan oleh TUHAN sendiri. Engkau akan menjadi mahkota keagungan di tangan TUHAN dan serban kerajaan di tangan Allahmu.

Engkau tidak akan disebut lagi “Yang Diabaikan,” dan negerimu tidak akan disebut lagi “Yang Ditinggalkan”; tetapi engkau akan dinamai “Yang berkenan kepadaKu,” dan negerimu, “Yang Bersuami”; sebab TUHAN telah berkenan kepadamu, dan negerimu akan bersuami. Sebab seperti seorang muda belia menjadi suami seorang anak dara, demikianlah Dia yang membangun engkau akan menjadi suamimu, dan seperti girang hatinya seorang mempelai melihat pengantin perempuan, demikianlah Allahmu akan girang hati atasmu.

Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, telah Kutempatkan pengintai-pengintai. Sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak akan berdiam diri. Hai kamu yang harus mengingatkan TUHAN kepada Sion, janganlah kamu tinggal tenang dan janganlah biarkan Dia tinggal tenang, sampai Ia menegakkan Yerusalem dan sampai Ia membuatnya menjadi kemasyhuran di bumi.”

Ia Menerima Suatu Urapan Ester, Perkenanan yang Luar Biasa dan Allah Membujuknya Masuk Ke Dalam Keintiman.

Pada tanggal 22 Nov 2002, saya meninggalkan bandara DFW dalam perjalanan pertama saya menuju International House of Prayer (IHOP) di Kansas City, Missouri. Sedikit yang saya sadari bahwa Allah menyiapkan banyak hal bagi saya di dalam pesawat. Di sebelah saya, seorang gadis muda duduk di sebelah saya. Kami saling beramah-tamah, tak ada yang luar biasa – pada awalnya – saat tiba-tiba atmosfir di sekitar kami berubah. Roh nubuatan turun atas saya, atas kami, atas perjalanan pesawat dengan suatu cara yang sangat tidak biasa.

Saya melihatnya dan berkata, “Anda berasal dari Southern California, betul?” Gadis Afrika-Amerika ini menjawab, “Ya.” Lalu saya berkata, “Bukan LA, namun suatu tempat yang dekat dengan LA,” dimana ia menjawab, “Ya, saya berasal dari from San Diego, tapi saat ini saya tinggal di Long Beach.” Selanjutnya saya berkata, “Jadi, anda menuju Universitas Long Beach State, betul?” dan katanya, “Ya.” “Dan anda mahasiswa tingkat tingkat kedua, betul?” dan ia menjawab, “Uh, yeah.”

Saya bertanya, “Jurusan anda psikologi, bukan?” Tampak mulai sedikit merasa aneh, ia berkata, “Ya, tapi dari mana anda tahu?” Tanya saya, “Apakah anda memiliki teman yang bernama Tiffany?” Ia berkata, “Ok, saya memiliki dua orang teman bernama Tiffany, tapi ada apa ini?” saya berkata padanya, “Saya pun tidak tahu, biasanya saya tidak seperti ini, kecuali saya memiliki musik sebagai pengiring, dan saya pun tidak terbiasa melakukannya di pesawat ini. Yang saya tahu hanyalah bahwa Allah sungguh-sungguh mengasihi anda, dan Yesus memiliki suatu rencana yang luar biasa bagi hidup anda.”

Saat ia menyeka air matanya, saya mulai bernubuat bahwa urapan Ester turun atas hidupnya, bahwa perkenanan yang luar biasa turun atasnya di tempat kuliahnya, dan bagaimana Allah membujuknya untuk masuk ke suatu tempat kemurnian dan keintiman bersamaNya. Saya memiliki buku Alice Smith berjudul “Beyond the Veil,” dan buku ini saya berikan padanya, sebagai persiapan untuk menjalani suatu hidup di balik selubung dunia ini dan di dalam keintiman bersama Allah.

Saya Bertemu “Zion” Di Atas Pesawat.

Saya merasa Roh Kudus terangkat dari atas saya, dan saya mendengar Allah berkata, “Tanyakan namanya, tapi pertama-tama, katakan padanya ada sesuatu yang berharga perihal namanya.” Saya berpikir, “Ok Tuhan, sejauh ini semuanya berjalan baik, tapi, mengapa engkau tidak mengatakan saja namanya padaku?” Ia menjawab, “Tidak, tanyakan padanya, tapi katakan padanya ada sesuatu yang berharga perihal namanya.” Saya berkata, “Allah berkata kepada saya bahwa ada sesuatu yang berharga perihal nama anda. Siapakah nama anda?” dan ia menjawab, “Nama saya Zion.” Saya berseru, “Zion!” Saya sungguh terkejut!

Saya membuka Yes. 62 dan berkata kepadanya, ” Oleh karena Sion aku tidak dapat berdiam diri, dan oleh karena Yerusalem aku tidak akan tinggal tenang, sampai kebenarannya bersinar seperti cahaya dan keselamatannya menyala seperti suluh.” Saya terus membaca dan tiba di ayat, “… negerimu, “Yang Bersuami.” Dan Zion berkata, “Ini gila, karena sebenarnya saya pergi dari California menuju Kansas City untuk menghadiri pernikahan sepupu saya.”

Tercengang oleh kesamaan yang ada, saya bersandar di tempat duduk saya dan berkata, “Ok, Roh Kudus berkata bahwa ada sesuatu yang berharga perihal nama terakhir anda. Apa nama terakhir anda?” Dan saya mendengarnya menjawab, “Ready (Bersiap).” Saya berkata, “Maaf, apakah anda berkata, ‘Ready’ atau ‘Redding,’ seperti Otis Redding?” Ia mengeja,” R-e-d-i-e,” dan berkata pada saya bahwa nama itu diucapkan seperti “Ready (Bersiap).”

Saya tidak tahu apakah saya duduk di samping seorang malaikat ataukah tidak. Saya memintanya menyebut dan mengeja namanya kurang lebih 4x! Saya sendiri sudah cukup terpesona dengan perjalanan pesawat itu sendiri dan terkagum atas hadirat Allah. Zion Redie telah berjalan bersama Allah selama ± setahun, dan di titik ini, belum pernah menerima perkataan profetik dari siapapun sebelumnya. Saat sahabat saya John Hamill menjemput saya menuju IHOP Kansas City, saya tak dapat melupakan perjumpaan dengan gadis muda ini yang bernama Zion Redie, yang terbang dariCalifornia menuju Kansas City untuk menghadiri suatu pernikahan.

“Aku Menikahi Kegerakan yang Berbeda Bersama-sama…dan Kesatuan Ini Akan Menghancurkan Kuasa Budaya Kematian Di Amerika”

Saat tiba di IHOP, saya membagi kisah ini bersama Mike Bickle dan John Hamill, dan akhirnya Dutch Sheets dan Lou Engle. Setelah berdoa dan merenungkan, Tuhan mulai menunjukkan pada saya bahwa peristiwa itu bukan sekedar perjalanan pesawat yang mengasyikkan. Ia memakai peristiwa ini sebagai tanda atas apa yang sedang Ia lakukan. Mengingat bagaimana Allah menyuruh saya untuk menubuatkan urapan Ester yang turun atas hidup Zion, jurusan psikologinya, dan bahwa ia melakukan perjalanan dari from California untuk menghadiri suatu pernikahan di Kansas City, setelah merenung dan berdoa, saya merasa Allah berkata:

“Aku menunangi diriKu sendiri bagi suatu generasi Ester tanpa kasih Bapa. Dan seperti jurusan psikologi Zion, yang merupakan bidang studi jiwa, Akupun berfokus pada jiwa-jiwa, maka akan ada suatu peperangan bagi hati Amerika; bahwa Aku menyiapkan Zion Ready untuk suatu pernikahan, dan bahwa Aku menikahi banyak ras yang berbeda-beda, bahwa Aku menikahi kegerakan yang berbeda bersama-sama, dan sinergi dari kesatuan ini akan menghancurkan kuasa budaya kematian di Amerika, yang terjadi di hari ini.”

Hari dimana saya bertemu Zion Redie, tanggal 22 Nov, adalah kuncinya, karena tanggal itu adalah tanggal dimana John Kennedy meninggal, dan banyak orang yakin bahwa kematiannya adalah pemicu bagi munculnya ketiadaan pengharapan yang menyebarkan budaya kematian.

Apa yang muncul sesudahnya luar biasa. Lou Engle, Dutch Sheets dan saya terbang ke Kansas City sebagai permintaan dari Mike Bickle dan staf IHOP pada 5 Des 2002. Kami membahas perjumpaan “Zion Ready” yang terjadi pada  22 Nov, dan Yes. 22:22 yang diterima oleh Shawn Bolz di hari yang sama. Hasil dari pertemuan ini adalah bahwa para pemimpin ini merasa bahwa Allah menginginkan mereka untuk menggabungkan pengurapan mereka dan jubah doa mereka bersama-sama: Dutch Sheets, mewakili otoritas Pemerintahan; Lou Engle, mewakili pengabdian kekudusan Nazirite; Mike Bickle, mewakili keintiman pengantin Gadis Sulam Kidung Agung dalam hal doa syafaat; dan Che Ahn, mewakili Kuasa Penginjilan.

Tahun itu, 31 Des 2002, di TheCall Kansas City, mereka membuat covenant bersama Allah dan setiap mereka bersama-sama mengusahakan terjadinya kebangkitan di Amerika. Beberapa waktu kemudian, Lou Engle, merasa bahwa TheCall School, yang berada di California, akan bergabung bersama doa 24-jam di IHOP Kansas City, dan akhirnya ia pindah bersama semua keluarganya dan TheCall School ke IHOP in Kansas City – dan mereka bersama-sama menggabungkan diri. Sinergi dari kesatuan ini telah mengalami peningkatan yang luar biasa. Banyak jiwa telah diselamatkan, banyak hidup telah diubahkan, pusat krisis kehamilan dan badan-badan adopsi telah didirikan, melawan aborsi, dan kegerakan doa telah didorong untuk masuk ke tengah-tengah peperangan budaya.

Menetapkan dan Mengakhiri Dekrit Kematian Atas Suatu Generasi

Di tahun 2002, saya mencoba menemukan Zion, atau mencari seseorang yang mengenalnya, tapi tanpa hasil. Walau demikian, saya terus mendoakannya, sebab ia mewakili, bagi saya, generasi berikutnya. Saya merasa bahwa dirinya sebagai seorang Afrika Amerika juga merupakan kunci, maka saya mendoakannya selama bertahun-tahun, mengetahui bahwa ia, bagi saya, secara pribadi, adalah tanda dan simbol hati Allah bagi Israel, Afrika Amerika dan, seperti Ester, menetapkan dan mengakhiri dekrit kematian atas suatu generasi.

Meski Zion bukanlah tanpa bapa (ia berasal dari suatu keluarga besar), kebanyakan generasinya mengalaminya. Karenanya, saya memakai Yes. 62 untuk berdoa bagi suatu generasi yang, seperti Ester, tanpa bapa (Est. 2:7). Seperti yang dikatakan oleh Yes. 62:6, saya tahu bahwa saya adalah seorang pengintai di tembok, yang dipanggil untuk berdoa dan mengingatkan Allah dan tidak membiarkanNya untuk beristirahat, berseru agar berkatNya dilepaskan bagi “Zion,” yang mewakili di dalam doa saya. Saya mempelajari statistika dan semua yang saya bisa di tahun-tahun selanjutnya, dan menjadi seorang mahasiswa jurusan budaya saat saya berdoa bagi generasi selanjutnya di Amerika. Dua buku saya, “History Makers” dan “Created for Influence,” dan DVD “The Truth Behind Abortion,” adalah riset yang dilahirkan dari buah doa syafaat ini.

Pada tahun 2004, saya menemukan artikel terkait Zion Redie, dan saya bersukacita atas apa yang telah Allah lakukan dalam hidupnya. Suatu perkenanan seperti Ester turun atasnya, ditambah kecantikannya ditampilkan dalam fashion shows dan modeling, Zion juga menjadi seorang pemimpin mahasiswa pemerintahan. Ia terlibat dalam aliansi Afrika Amerika dan kelompok studi Alkitab. Ia mendapat begitu banyak perkenanan di kuliah, dimana ia dikontrak oleh Long Beach State untuk menjadi Student Life Coordinator. Saya yakin Allah memakai posisinya sebagai Student Life Coordinator sebagai suatu tanda bahwa Ia membangkitkan para pelajar yang akan berjuang demi kehidupan seperti Ester.

Saya tidak menghubungi Zion hingga tahun 2007; tanpa ingin terlihat seperti orang aneh, saya hanya mendoakannya dari jauh, mengetahui bahwa bagi saya, ia mewakili generasi selanjutnya. Saat saya membagi peristiwa dimana Allah menyiapkan Zion bagi satu pernikahan di GOD TV pada bulan Mei 2007, seorang pendoa syafaat di Long Beach, California, Doug Davis, tertarik mendengarnya. Untuk mengecek validitas kesaksian saya, Doug, melalui kenalannya, menjumpai Zion, yang berkata padanya bahwa kami bertemu dalam suatu perjalanan pesawat, dan itu adalah pertama kalinya ia menerima perkataan profetik, yang berdampak besar bagi hidupnya.

Saya tidak menjadi sombong untuk berpikir bahwa hanya doa saya yang bekerja bagi kerja keras dan kesuksesannya. Zion memiliki orangtua yang luar biasa dan dukungan dari keluarga yang mengasihi. Allah mengajarkan saya pentingnya kuasa melepaskan atau menerima perkataan profetik, entah di atas sebuah pesawat, atau di dalam kebaktian gereja, atau dimana saja, dan dampak dari suatu ketaatan atas tugas doa yang kita terima dariNya.

Pentingnya Pernikahan Zion

Pada 4 Sept 2010 saya menuju Sacramento, California untuk bergabung dengan Lou Engle di dalam doa di TheCall Sacramento, and saya menghubungi Zion Redie kembali. Saya tahu bahwa ia telah bertunangan dan akan segera menikah. Zion memberitahu saya bahwa ia akan menikahi seorang hamba Tuhan Afrika Amerika yang luar biasa, seorang Pendeta Youth di suatu gereja yang dipenuhi roh. Pernikahannya akan diselenggarakan pada 25 Sept 2010. Ia berkata bahwa ia memenuhi panggilannya di dalam pelayanan bersama suaminya dan menjadi seorang pembuat standar bagi generasi selanjutnya, dan juga menjadi seorang mentor bagi wanita muda. Terdengar seperti Ester bagi saya, bukan?

Menariknya, pada 25 Sept, hari pernikahannya terjadi di saat Hari Raya Pondok Daun. Barangkali Zion tidak mengetahui hal ini, begitu juga saya, hingga saya bertemu dan berbincang dengan seorang pendeta Messianic yang saya temui. Hari Raya ini berlangsung selama 8 hari, dan dianggap sebagai Puncak Hari Raya. “Pondok Daun berbicara tentang hari diana Anak Allah akan berdiam di antara manusia, menghapus setiap air mata, dan membawa ‘jaman keemasan’ yang didambakan manusia…”

Zak. 14:16 berkata bahwa segala bangsa akan datang berziarah untuk sujud menyembah kepada Raja, TUHAN semesta alam, dan untuk merayakan hari raya Pondok Daun ini. Hari raya ini memperingati tenda sementara yang dibuat oleh keluarga-keluarga Yahudi saat mereka keluar dari Mesir, dan bagaimana Allah menjadi tiang awan pada pagi hari, dan tiang api pada malam hari dan berdiam di antara umatNya, menyediakan perlindungan, keselamatan, ketenangan dan persediaan. Pondok atau tenda ini disebut Sukkoths, menyerupai kanopi pernikahan yang disebut Huppah, dimana Allah menikahkan umatNya di bawahnya dalam pernikahan Yahudi. Karenanya, hari raya Pondok Daun dipenuhi dengan sukacita seperti suatu pernikahan Yahudi, dan juga merayakan pernikahan dan keluarga. Kurang lebih seperti yang dikatakan dalam Yes 62:4-5:

“Sebab TUHAN telah berkenan kepadamu, dan negerimu akan bersuami. Sebab seperti seorang muda belia menjadi suami seorang anak dara, demikianlah Dia yang membangun engkau akan menjadi suamimu, dan seperti girang hatinya seorang mempelai melihat pengantin perempuan, demikianlah Allahmu akan girang hati atasmu. Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, telah Kutempatkan pengintai-pengintai.”

Pendeta Messianic ini mengajarkan bahwa hari raya ini adalah pendahulu bagi perayaan pernikahan yang diyakan saat Mempelai Pria Surgawi kita kembali bagi Mempelai WanitaNya! Luar biasanya, Zion menikah di saat hari raya itu berlangsung. Wow!

Pernikahan Zion Melambangkan Suatu Pewahyuan Pengantin dan Paradigma yang Muncul Bagi Anak-Anak Muda Di Gereja

Angka 8 secara Alkitabiah melambangkan suatu awal baru, dan menarik bahwa 8 tahun telah berlalu sejak pertemuan kami di pesawat; dimana Allah telah mempersiapkan Zion bagi suatu pernikahan sejak saat itu, dan pernikahannya berlangsung selama perayaan 8 hari ini yang juga merupakan tanda bagi suatu awal baru. Bahkan, Yes. 62:2 berkata, “Dan orang akan menyebut engkau dengan nama baru…” Pikirkan ini: Allah tidak hanya mempersiapkan Zion bagi suatu pernikahan, namun karena pernikahannya, Zion akan diberikan suatu nama baru (gambaran yang tepat dari Yes. 62:2), dan sebagai isteri seorang hamba Allah, ia melangkah menuju suatu panggilan baru untuk menyiapkan Mempelai Kristus bagi kembalinya Mempelai Pria kita!

Secara profetik, saya merasa bahwa pernikahan Zion mewakili suatu pewahyuan pengantin dan paradigma yang muncul atas anak-anak muda di Gereja. Juga, hal ini melambangkan bangsa Yahudi Messianic, Afrika Amerika dan Afrika secara global akan bersatu, saat suatu generasi Afrika yang baru menerima hati Allah bagi srael. Saya juga merasa ini sebagai tanda bahwa Allah akan membangkitkan lebih banyak lagi rumah-rumah doa di pusat-pusat kota untuk berdiam di antara umatNya dan gabungan Tubuh Kristus. Tak kalah pentingnya, hal ini menunjukkan bagaimana kekudusan dan pengabdian hidup kita kepada Allah adalah tanda bagi kedatanganNya. Seperti kata Dehaviland Brown, “Hidupku HARUSLAH menjadi tanda bagi datangnya Mempelai Pria. Jika kita terus mengejar untuk hidup kita tibanya hari dimana kita bertemu muka dan muka denganNya, maka kita akan terus mengejar untuk sepenuhnya menjalani hidup ini!”

Kita Tak Boleh Berhenti Berdoa Bagi Generasi Selanjutnya – Berdoalah Hingga Keselamatan Tiba dan “Menyala Seperti Suluh”.

Seluruh peristiwa ini sungguh berarti bagi saya. Yes. 62:6-7 berkata: “Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, telah Kutempatkan pengintai-pengintai. Sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak akan pernah berdiam diri. Hai kamu yang harus mengingatkan TUHAN kepada Sion, janganlah kamu tinggal tenang dan janganlah biarkan Dia tinggal tenang, sampai Ia menegakkan Yerusalem dan sampai Ia membuatnya menjadi kemashyuran di bumi.”

Ingat, saya mendoakan Zion sebagai seorang pengintai, dengan mengetahui bahwa ia, bagi saya, mewakili generasi selanjutnya, dan anda tak tahu betapa menguatkan hal ini untuk melihat buah dari berjerih payah bersama Allah di dalam doa. Apakah Allah telah menugaskan anda untuk berdoa bagi anak laki atau anak perempuan seseorang, atau generasi selanjutnya? Jika saatnya untuk berdoa bagi generasi selanjutnya, kita tak boleh menyerah, terlepas dari apa yang statistik atau masyarakat katakan. Apa yang saya pelajari saat berdoa bagi “Zion” adalah bahwa, meski kita dipenuhi oleh statistik dan berita buruk, kita harus melihat melampaui itu semua, yaitu Allah yang hidup yang mendengar dan meresponi doa kita. Entah kita melihatnya ataukah tidak, sesuatu pasti terjadi di alam supranatural.

Sedangkan saya, saya takkan tinggal tenang. Saya akan terus mengingatkan Allah, demi banyak “Zion”, dari semua jebakan jaman ini, dan akan terus berseru kepadaNya bagi keselamatan mereka hingga keselamatan tiba bagi bagi generasi ini dan “…menyala seperti suluh” (Yes. 62:1).

Entah anda seorang guru, pekerja sosial, pelatih, pekerja bagi anak-anak muda, atau pendeta atau apapun, apakah anda menyerah atas tugas apapun yang ditugaskan kepada anda bagi generasi selanjutnya? Saya berdoa agar kesaksian Zion menguatkan anda dan menolong anda mengerti bahwa jerih payah anda tidaklah sia-sia!Dan bagi anda yang telah berhenti berdoa bagi generasi selanjutnya, segeralah pulih jika diperlukan, dan kembalilah ke tembok anda. Kami membutuhkan anda! Kita tak dapat berhenti hingga apa yang selama ini kita serukan menjadi suatu kemashyuran di bumi.

Inilah saatnya bagi kita, sebagai para sahabat dari Mempelai Pria, untuk berjuang agar jiwa-jiwa diselamatkan dan banyak hidup yang diubahkan dan menyiapkan suatu generasi untuk bertemu Kristus Yesus. Pada hari itu, Why. 19:7 berkata, “Marilah kita berukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantinNya telah siap sedia.”

 

 

ENGLISH:http://elijahlist.com/words/display_word/9203

PEMULIHAN GEREJA

Posted in Doctrine, Holy Spirit, Jesus and the Bride of Christ, Recovery, Revival on 12/13/2013 by Ribka Christ


1395954_4798089969010_2088586720_n“Dan aku mendengar suara nyaring di surga berkata:”Sekarang telah tiba KESELAMATAN dan KUASA dan PEMERINTAHAN Allah kita,dan KEKUASAAN Dia yang diurapiNya,…”(Wahyu 12:10).

Dalam perjalanannya yang cukup panjang (sekitar 1600 tahun)gereja telah mengalami pergeseran sedemikian rupa sehingga hari ini gereja telah kehilangan jati diri yang sebenarnya.Gereja yang seharusnya menjadi sosok yang kuat,penuh otoritas Ilahi,dan berkuasa,hanya menjadi suatu sosok yang loyo,tawar,mandul,kehilangan kuasa dan tidak mampu menggenapi rencana Allah.Tidak ada pilihan lain bagi gereja selain kembali pada jati dirinya…sekarang!

KEMEROSOTAN GEREJA TUHAN

Kitab Wahyu 12:10 dapat disebutkan bahawa pada jemaat mula-mula terdapat “keselamatan”misalnya ditandai dengan 3.000 jiwa bertobat dan pertobatan orang-orang kafir,kemudian “kuasa”,misalnya ditandai dengan mukjizat dan tanda-tanda hairan yang menyertai para rasul,dan juga “pemerintahan Allah.

Sayangnya,dalam tahun-tahun yang dilewatinya ternyata gereja mengalami kemerosotan dan masuk masa kegelapan yang cukup lama (kurang lebih 1.200 tahun).Secara garis besar kemerosotan itu bisa dilihat di bawah(diambil dengan modifikasi dari Dick Iverson dan Wolfgang Simson):

Tahun dan Penyimpangan Yang Terjadi
Tahun 30-100M~ Gereja kehilangan pelayanan rasuli.
Tahun 130M~Gereja kehilangan pelayanan kenabian,pernyataan-pernyataan dan nubuat di dalam gereja mulai hilang.
Tahun 150M~Gereja kehilangan baptisan dan karunia-karunia Roh Kudus.
Tahun 160M~Kepemimpinan majmuk mulai hilang dan digantikan jabatan uskup yang kekuasaannya seperti raja.
Tahun 180M~Otonomi gereja lokal mulai hilang dan semuanya tergantung pada kepemimpinan gereja di Roma.
Tahun 185-200M~Kebenaran baptisan air mulai hilang dan muncul baptisan bayi.
Tahun 210M~Pelayanan imamat orang percaya mulai hilang dan hanya pendeta yang dianggap sebagai imam.
Tahun 225M~Spontanitas dalam ibadah mulai hilang,pengajaran langsung dari Roh Kudus tidak ada lagi,muncul kredo-kredo (pernyataan iman).
Tahun 240M~Norma-norma kekudusan mulai hilang,munculnya biara-biara,terdapat standart ganda dalam kekristenan (orang awam dan para biarawan/wati).
Tahun 300M~Hilangnya kekudusan keluarga (uskup tidak boleh menikah),amal atau perbuatan baik dianggap sebagai jaminan untuk hidup kekal.
Tahun 313-392M~Kristen menjadi agama Negara (Konstantin menjadi Kristen),Negara mulai mengatur gereja,orang menjadi Kristen kerana takut dihukum mati,dan gereja menganiaya orang-orang kafir (masa pemerintahan Theodosius).
Tahun 400-484M~Upacara baptisan dihilangkan,orang dibaptis saat mendekati kematian,penyembahan kepada Maria sebagai ibu Yesus,pengangkatan imam-imam oleh raja.
Tahun 709M~mencium kaki Paus dimulai
Tahun 850M~Penggunaan air suci dimulai
Tahun 1190M~Penjualan surat pengampunan dosa.
Tahun 1215M~Perjamuan kudus kehilangan nilainya,hanya dilambangkan dengan roti dan anggur.
Tahun 1229M~Alkitab dilarang dibaca oleh orang awam.
Tahun 1414M~Orang awam tidak boleh minum cawan perjamuan kudus.
Kondisi di atas menjadikan gereja kehilangan otoritas Allah.

PEMULIHAN GEREJA TUHAN.
Kemerosotan yang terjadi dalam gereja Tuhan berlangsung cukup lama (lebih kurang 1.600 tahun) dan selama itu apa yang menjadi identiti gereja sudah hilang.Lewat Martin Luther di abad 16,Tuhan mulai bergerak untuk melakukan pemulihan pada gereja-Nya.Tujuan pemulihan ini sebenarnya untuk mengembalikan gereja pada keadaan semula,sebelum gereja mengalami kemerosotan.

Seperti halnya kemerosotan gereja yang terjadi secara bertahap demikian juga pemulihan yang terjadi juga secara bertahap.Dari waktu ke waktu Tuhan memunculkan orang-orang pilihan-Nya untuk bergerak dengan pewahyuan yang Tuhan berikan bagi pemulihan gereja-Nya.
Sejarah Pemulihan gereja Tuhan (diambil dengan modifikasi dari Dick Iverson)

PEMULIHAN TAHAP KESELAMATAN
Abad 16-Tokoh~(Marthin Luther,John Calvin & Agustinus)~Jenis Pemulihan~Keselamatan kerana iman kepada Tuhan Yesus dan anugerah Allah.
Abad 17-Tokoh~(Hubmaier,Grebel,Manz -kaum Anabaptis)~Jenis Pemulihan~Kebenaran baptisan.
Abad 18-Tokoh~(John Wesley,Philip Spencer)~Jenis Pemulihan~Kekudusan dan lahir baru.

PEMULIHAN TAHAP KUASA
Abad 19-Tokoh~(A.J.Gordon,Torrey,A.B.Simpson)~Kesembuhan dan mukjizat.
Tahun 1901~Jenis Pemulihan ~Baptisan Roh Kudus
Tahun 1948-1960~Jenis Pemulihan~Karunia Roh Kudus (gerakan karismatik).

PEMULIHAN TAHAP PEMERINTAHAN
Tahun 1970-1980~Jenis

Pemulihan~Kehidupan berjemaat(kepemimpinan,pengayoman,otoritas,komitmen,penundukan diri).
Tahun 1990-Jenis Pemulihan~Gereja Sel
Tahun 1999-Jenis Pemulihan~Gereja Rumah

Pemulihan yang terjadi dalam gereja Tuhan tidak berlangsung secara spontan,tetapi sifatnya bertahap;pewahyuan yang baru selalu menyempurnakan pemulihan sebelumnya.Sama seperti bangsa Israel dituntun oleh tiang awan dan tiang api di padang gurun (Bilangan 9:15-23),demikian juga Tuhan akan menuntun gereja-Nya sampai masuk ke tanah perjanjian.Tiang awan atau tiang api berbicara tentang penjagaan,pengayoman,dan pemeliharaan Allah.

Tiang awan maupun tiang api tidak berjalan langsung terus-menerus,tetapi bergerak kemudian berhenti,lalu bergerak lagi,berhenti lagi dan seterusnya.Yang merepotkan,kita tidak tahu sampai berapa lama tiang awan atau tiang api bergerak,bangsa Israel harus mengikutinya sampai tiang awan atau tiang api berhenti dan di tempat itulah bangsa Israel berkhemah.Apabila ada sekelompok orang atau suku yang tidak mau bergerak,tiang awan atau tiang api terus bergerak tanpa terpengaruh dengan kekerasan hati mereka.Apa sebenarnya yang Tuhan mau ajarkan?KETAATAN!

Pemulihan gereja juga terjadi secara bertahap,kerana Allah menghendaki ketaatan.Sayangnya,sejarah menunjukkan ada sebagian orang yang taat dan ada sebagian yang tidak,akibatnya timbullah berbagai macam denominasi sampai hari ini.Seorang tokoh gereja mengatakan,”Seandainya saya hidup pada zaman Martin Luther,saya akan jadi pengikut Martin Luther,seandainya saya hidup pada zaman John Wesley,saya akan jadi pengikut John Wesley;dan seandainya saya hidup pada zaman gerakan Pentakosta,saya juga ikut gerakan itu;ke mana pun Roh Tuhan bergerak,di sana juga saya bergerak.” Ini bukan bererti bahwa dia seorang yang tidak punya pendirian,tetapi dia sedang belajar taat pada kehendak Tuhan.
Daud melakukan kehendak Allah pada zamannya (Kisah Para Rasul 13:36).

Dia melakukan kehendak Allah bukan pada zaman generasi yang akan datang atau pada zaman pendahulunya.Dia taat pada kehendak Allah dalam waktu itu.Seandainya setiap orang percaya melakukan kehendak Allah pada zamannya,mungkin hari ini kekristenan tidak terkotak-kotak menjadi berbagai macam aliran.Apa pun yang menjadi kehendak Allah pada zaman itu mereka ikuti,sehingga mereka bersama-sama ada dalam pergerakan,dan tidak ada lagi kecurigaan atau saling menyalahkan.

Dalam gerakan kesatuan tubuh,gereja benar-benar akan dibawa pada pemulihan segala sesuatu,sehingga otoritas gereja dipulihkan dan gereja didapati dalam keadaan tidak bercacat cela.Dalam keadaan seperti inilah gereja layak jadi mempelai wanita.Amin!Pergerakan ini bukan hanya melibatkan pemimpin jemaat,tetapi seluruh komuniti.Mereka tidak lagi melihat dari aliran atau kelompok mana mereka berasal,mereka bergandengan tangan,bersatu hati menyelesaikan rencana Tuhan di suatu area,kota,bangsa,dan seluruh bumi.

Mereka masing-masing tahu posisinya yang unik dalam rencana Tuhan dan tidak ada yang merasa lebih penting dari yang lainnya,kerana mereka tahu tanpa saudara-saudaranya mereka tidak sempurna.Mereka diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya sesuai karunia yang sudah Tuhan berikan pada masing-masing individu/komuniti .

“Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang,dan berdoalah untuk kota itu kepada Tuhan,sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.”Yeremia 29:7.Rancangan-rancangan Allah bijak dan sentiasa Berjaya.Yesaya 28:24-29-[Sumber:David Ariono]

 

 

Di Sebalik Cadar Pengantin!

Posted in Isa Al Masih, Jesus and the Bride of Christ on 05/30/2013 by Ribka Christ

Image

And he will destroy in this mountain the face of the covering cast over all people, and the vail that is spread over all nations./Dan di atas gunung ini TUHAN akan mengoyakkan kain perkabungan yang diselubungkan kepada segala suku bangsa dan tudung yang ditudungkan kepada segala bangsa-bangsa.~Yes 25:7 

Image

 

1 Pet 3 : ay. 4 Tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yg tersembunyi , dengan perhiasan yg tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram.

Image

1Kor 11:6

Pada zaman Paulus, wanita menudungi kepalanya untuk menunjukkan kesopanan dan sikap tunduk kepada suaminya dan demi menyatakan martabatnya. Tudung itu mengandung arti bahwa ia harus dihormati dan dihargai sebagai seorang wanita. Tanpa tudung, ia tidak memiliki martabat; kaum pria tidak menghormati wanita yang tidak memakai tudung karena mereka seolah-olah memamerkan dirinya di depan umum secara memalukan. Demikianlah, tudung itu berfungsi sebagai suatu tanda harga diri dan kemuliaan kewanitaannya sebagaimana Allah telah menciptakannya.

Prinsip di balik pemakaian tudung ini sampai sekarang pun masih diperlukan. Seorang wanita Kristen harus berdandan dengan sopan dan dengan hati-hati, mengenakan pakaian yang pantas dan bermartabat sehingga ia dapat pergi ke mana saja dengan aman dan hormat. Ketika seorang wanita berdandan dengan sopan dan pantas bagi kemuliaan Allah, dia mempertinggi tingkat martabat dan kelayakannya sendiri yang telah dikaruniakan oleh Allah.

Telekung (Tudung Muka) [pedoman]

1.Tudung kepala yang biasanya dipakai oleh orang perempuan.Kej 38:14

2.Dipakai:

2.1 Sebagai tanda kesopanan.Kej 24:65

2.2 Sebagai tanda takluk.1Kor 11:3,6,7,10

2.3 Untuk menyembunyikan.Kej 38:14

3. Membuka – dipandang tidak sopan dan congkak.Kid 5:7

4. Membuka – diancam hukuman sebagai perempuan jahat.Yes 3:23

5. Musa memakai – untuk menyembunyikan kemuliaan wajahnya.Kel 34:33; 2Kor 3:13

6. Melukiskan:

1 Kebutaan rohani orang-orang kafir.Yes 25:7


2 Korintus 3:14-16

3:14
Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini SELUBUNG itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya.
3:15
Bahkan sampai pada hari ini, setiap kali mereka membaca kitab Musa, ada selubung yang menutupi hati mereka.
3:16
Tetapi apabila hati seorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari padanya.

2 Kebutaan rohani orang Israel.2Kor 3:14-16

 Kej 24 :65 Katanya kepada hamba itu: “Siapakah laki-laki itu yang berjalan di padang ke arah kita?” Jawab hamba itu: “Dialah tuanku itu.” Lalu Ribka mengambil telekungnya dan bertelekunglah ia.

S.P.I.R.I.T Ministries

Inspired by: GOD

valeriu dg barbu

writings, remedy of soul

Blog Penting Dede Wijaya

Takut akan YHWH adalah permulaan pengetahuan...

dasimmons31

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

PiCTURiFiC

www.andersonkalang.com

Pastor Arjun

Jesus is the Christ

Rick McCargar's GuitarLicksAndTabs.com

Legendary Guitar Licks and tabs - no lectures.

Kristiani Australiana

"Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya." (Yohanes 1:5)

Pastor John

Arise & shine

The Gourmand Mom

Good food, seasoned with a dash of life

prophetbrahmarishi

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 66 other followers

%d bloggers like this: