“Bergerak dalam urapan Roh Kudus”

Pengkhotbah:Rev.Elijah Ong

Antioch School of Ministers,

Subang Jaya,Selangor.

Tempat: L.E.C Limbang 22.06.2008

“Bergerak dalam urapan Roh Kudus”

2 Raja-Raja 4:1.Pada suatu hari janda dari seorang nabi pergi kepada Elisa dan berkata, “Bapak,suami saya sudah meninggal!Dan Bapak tahu bahwa ia juga orang yang taat kepada Allah,tetapi ia berutang pada seseorang.Sekarang orang itu datang untuk mengambil kedua anak saya dan menjadikan mereka hamba,sebagai pembayaran utang almarhum suami saya.”

(Versi Bahasa Indonesia Sehari-hari)

1.Terdesak dan Lapar Untuk Tuhan

Kita tidak tahu kenapa hamba Tuhan ini berhutang,tapi kita sedia mengerti keperluan-keperluan yang mendesak apalagi dengan banyak mulut yang perlu disuapi memaksa seorang hamba Tuhan ini berhutang. Pelajaran yang kita dapat daripada ayat ini ialah pertama kita harus terdesak untuk Tuhan.Wanita itu kematian suaminya dan dia didatangi si pemungut hutang.Wanita itu tidak mempunyai wang untuk membayar hutang suaminya dan penagih hutang itu ingin mengambil kedua anaknya sebagai abdi untuk menebus hutang suaminya.Keadaan ini boleh kita gambarkan sebagai sesuatu keadaan yang amat mendesak wanita tersebut,maka ia datang kepada nabi Elisa untuk memohon pertolongan.Apabila terdesak dan lapar akan Tuhan di situlah Roh Allah mulai bekerja dan berkarya melalui kita.

2.Jalan Keluar dari Perhambaan ialah Menerusi Tuhan

Tidak bergerak dalam urapan Roh Kudus adalah suatu perhambaan.Kita harus bergantung sepenuhnya kepada Roh Kudus yang akan memerintah kita kepada kekekalan yang sejati.Dengan dipimpin oleh Roh Kudus dan belajar untuk taat kepada-Nya akan membawa kita keluar dari perhambaan.Apa yang harus keluar dari hidup kita ialah perkataan “Aku” atau “Saya” ,tapi digantikan dengan perkataan bersama dengan Tuhan semuanya mungkin dan tidak ada yang mustahil.

3.Jangan Memperkecilkan Kemampuan Dirimu

2 Raja-Raja 4:2.Dan Elisa berkata kepadanya “Apakah yang boleh saya lakukan untukmu?Beritahu saya,apakah yang kamu ada di rumah?”Dan dia menjawab, “Hambamu tidak punya apapun di rumah,kecuali minyak zaitun di dalam “sebuah PERIUK KECIL.” Perkataan “Periuk Kecil” diterjemah ke bahasa Ibrani ialah Asuk yang bermaksud Periuk yang diperbuat daripada Tanah Liat.Periuk Kecil itu melambangkan hati kita yang didiami Roh Kudus.Minyak Zaitun-melambangkan urapan Roh Kudus.Mungkin saja wanita tersebut terfikir, “Apa gunanya sebuah periuk kecil yang kecil nilainya”. Namun,wanita itu taat mengerjakan apa yang disuruh oleh nabi Elisa dan melepaskan dia dan keluarganya daripada masalah mereka.Kita dicipta untuk mengisi urapan “Roh Kudus’.Apabila periuk kecil itu diserahkan kepada Tuhan,ia akan menjadi sumber pengaliran Kuasa Roh Kudus yang tanpa hentinya. Jangan memperkecilkan segala anugerah dan pemberian Tuhan.Banyak orang yang selalu mencari di merata tempat apa itu anugerah Tuhan.

Sedangkan “Periuk kecil itu ada bersama kita”.Roh Kudus yang membangkitkan kita dari kematian ada di dalam dirimu dan kuasa yang terbesar itu ada di dalam dirimu, yang dapat melakukan perkara-perkara yang dahsyat! Ada banyak orang datang kepada pendeta atau hamba Tuhan lainnya dan mengatakan, “Saya tidak dapat melakukannya oleh kerana saya tidak dapat bercakap dengan baik,saya tidak pandai berdoa,saya tidak pandai mengambil hati orang,saya tidak tahu bagaimana untuk melakukan pimpinan itu dan ini,”seringkali kita memperkecilkan kemampuan yang diberikan Tuhan untuk kita.

Tanpa urapan Roh Kudus bolehkah kita menyembuhkan orang sakit? Hanya dengan urapan Tuhan kita akan bergerak ke arah pengurapan yang lebih tinggi,dan menjaga segala keperluan kita agar mencukupi hidup kita.Tuhan pernah berbicara kepada saya adalah tidak memuliakan Tuhan kalau kita melayani Tuhan atau sebagai hamba Tuhan tidak mempunyai makanan di rumah.

4.Kita Akan Menerima Sebanyak Yang Kita Kehendaki

Yohanes 6:11.Lalu Yesus mengambil roti itu,mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ,demikian juga dibuatNya dengan ikan-ikan itu,sebanyak yang mereka kehendaki.Sebanyak yang mereka kehendaki itulah yang diberi oleh Tuhan kepada mereka.Tuhan tidak pernah menghadkan manusia.Maka,jangan menghadkan apa yang Tuhan ingin lakukan dalam hidupmu.Ada orang yang hanya ingin sedikit,maka hanya sedikit yang ia dapat.Harapan kita pada Tuhan jangan sedikit.Sebanyak yang kamu kehendaki itulah yang diberi kepadamu.Allah kita bukan Allah yang kedekut.

5.Belajar untuk Bersyukur Atas Segala Berkat-Nya

Yohanes 6:11.Lalu Yesus mengambil roti itu,mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ,demikian juga dibuatNya dengan ikan-ikan itu,sebanyak yang mereka kehendaki.Mujizat akan berlaku serentak dengan kesyukuran kita.Kuasa Tuhan dilepaskan apabila kita belajar untuk berterima kasih.Bersyukur dengan urapan yang kamu miliki dan gunakan dengan setia.

6.Syarat Periuk atau Bejana Yang Ingin Dipakai Oleh Tuhan

2 Raja-Raja 4:3.Lalu berkatalah Elisa, “Pergi,meminjam periuk-periuk dari luar,dari jiran-jiranmu,periuk-periuk yang kosong,tetapi jangan sedikit.Syarat periuk yang ingin digunakan ialah harus “kosong”.Bagaimana untuk bergerak dalam urapan Roh Kudus?Kosongkan dirimu,dan biar Tuhan memenuhimu.Tuhan tidak akan masuk ketika engkau penuh dengan dirimu.

7.“Belajar untuk Menutup Pintu dan Berdoa”

2 Raja-Raja 4:4.Apabila kamu masuk,kamu akan menutup pintu begitu juga sesudah anak-anakmu masuk,dan tuanglah minyak itu ke dalam semua periuk,dan kamu akan letak tepi mana yang penuh”.Tuhan adalah jawapan bagi setiap persoalan kita.Ketika masalah datang jangan cepat panik.Belajarlah untuk tutup pintu dan berdoa.Serahkan persoalanmu kepada Tuhan maka semua akan beres.

8.Jangan Berhenti untuk Percaya Kepada Tuhan

(2 Raja-Raja 4:6)Apabila semua periuk sudah penuh,wanita itu berkata kepada anaknya: “Bawa lagi sebuah periuk kepadaku”dan dia menjawab “Tidak ada lagi periuk.” Dan berhentilah minyak itu mengalir.(2 Raja-Raja 4:7) Kemudian wanita itu memberitahu hamba Tuhan,dan dia berkata: “Pergi,jualkan minyak itu,bayarlah hutangmu,dan hiduplah dari lebihnya,engkau serta anak-anakmu.” Banyak orang yang mungkin berfikir begini,saya sudah cukup memberi kepada Tuhan.Bahkan saya ada jadual memberi,namun hidup saya masih tidak diberkati. Saya ingin katakan jangan berhenti untuk percaya.Apabila engkau berhenti untuk percaya maka berkat,kuasa dan mujizat itu juga akan berhenti.Apabila kita pergi memberkati orang lain maka secara tidak langsung melepaskan mujizat Tuhan dan melepaskan kita dari masalah yang kita hadapi.Apakah yang terjadi sekiranya perempuan itu tidak taat dengan apa yang diperintahkan nabi Elisa? Iman dan perbuatan harus berjalan seiringan.Tanpa IMAN, kita tidak dapat melihat kuasa Allah.Hanya kerana imanlah maka wanita itu taat mengerjakan apa yang diperintah untuk ia lakukan.Dan sekiranya wanita itu tidak melakukan apa yang diperintahkan sudah pasti ia dan keluarganya berada dalam ancaman kemiskinan dan bahaya .Point penting daripada kedua ayat ini ialah Kuasa Tuhan akan terus mengalir selagi kita mengkehendakinya sampai kita sendiri berhenti menginginkan Dia berkarya melalui hidup kita.Seterusnya pelajaran yang kita kutip dari sini ialah bukan hanya wanita itu diberkati namun juga anak-anaknya .

9.Belajar Untuk Memberi

 2 Raja-Raja 4:4.Apabila kamu masuk,kamu akan menutup pintu begitu juga sesudah anak-anakmu masuk,dan tuanglah minyak itu ke dalam semua periuk,dan kamu akan letak tepi mana yang penuh” .Point penting daripada ayat ini kita melihat bahawa dengan “MENUANG” atau memberkati orang lain kita akan menerima pengurapan ganda.Kita melihat Yesus mengambil roti dan mengucap syukur kemudian membagi-bagikannya kepada orang banyak,namun masih ada lebihannya.Yesus meminta murid-muridnya mengumpul lebihan makanan itu.(Yohanes 6:11-13). Yesus menyediakan dengan LIMPAH namun Yesus tidak menganjurkan pemborosan.Rahsia untuk bergerak dalam “Kuasa Allah” ialah belajar untuk memberi.Ada orang yang berfikir,apabila kita banyak memberi kita akan menjadi gemuk.Sila perbetulkan tafsiran sedemikian.Siapa yang menyiram ,dia sendiri akan disiram.

Mereka yang diurapi Tuhan tahu rahsia memberi!Jangan selalu menerima sahaja. Amsal 11:25-26.Orang yang banyak memberi akan berkelimpahan,orang yang suka menolong akan ditolong juga.Siapa menimbun akan dikutuk orang,tetapi orang yang menjualnya mendapat pujian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: