BANGKIT DAN JADILAH TERANG!

I will shake all the nations, and the treasures of all the nations will be brought to this Temple.

I will fill this place with glory, says the LORD of Heaven’s Armies. Haggai 2:7-8

Pdt. Dr. Ir. Niko Njotorahardjo

BANGKIT DAN JADILAH TERANG!

Sebagian orang mengatakan bahwa tahun 2011 adalah tahun transisi, artinya kita sedang ada dalam sebuah persimpangan. Kita akan banyak diperhadapkan pada berbagai tekanan, masalah dan goncangan. Apa respon kita terhadap semua itu? Jika respon kita benar dan tetap setia melakukan firman maka janji Tuhan dalam Yesaya 48:18-19 akan digenapi bagi kita; “Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti, maka keturunanmu akan seperti pasir dan anak cucumu seperti kersik banyaknya; nama mereka tidak akan dilenyapkan atau ditiadakan dari hadapan-Ku.” Tuhan mengatakan bahwa akan ada banyak goncangan-goncangan.

Kalau kita melihat goncangan-goncangan hari-hari ini, sungguh diluar dugaan. Beberapa tahun lalu Tuhan berbicara melalui hamba-hamba Tuhan tentang hal ini. Dan Tuhan menggenapinya di tahun 2011. Dalam sekejap beberapa negara mengalami goncangan; dan ini baru permulaan.

Hagai 2:6-10 “… Janganlah takut! Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat; Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir,…. Banyak kejadian bencana alam di Indonesia tepat terjadi pada tanggal 26.

Data dari beberapa sumber mengatakan bahwa sejak tahun 1531 ada 39 kali bencana alam di dunia terjadipada tanggal 26; dan 7 diantaranya terjadi di Indonesia. Dan yang lebih menarik lagi 6 bencana yang terakhir semuanya terjadi di Indonesia. Perintah Tuhan bagi kita dalam Yesaya 60:1-2, “Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu. Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu.” Inilah kunci supaya kita mengalami mulptiplikasi dan promosi Tuhan. Dalam Injil juga Yesus berkata: bangkitlah, menjadi teranglah! Matius 5:14 “Kamu adalah terang dunia”;Tuhan menghendaki kita harus seperti kota di atas gunung sehinga semua orang dapat melihat terang kita dan tidak menyembunyikannya. Kita juga harus seperti pelita yang ditaruh di atas kaki dian, bukan disembunyikan di bawah gantang.

Artinya Tuhan mau kita memamerkan kebaikan yang kita lakukan kepada dunia ini, supaya nama Bapa dipermuliakan. Ada 5 hal akan terjadi dalam diri kita kalau mau bangkit dan menjadi terang. Semua hal-hal ini juga menjadi gambaran keadaaan kita pada saat Yesus datang ke dunia; 1. Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kpd terang, dan raja-raja datang kepada cahaya yg terbit atasmu. 2. Kelimpahan dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu. 3. Tuhan memberikan damai sejahtera dan keadilan. 4. Tidak ada lagi kekerasan terjadi di negerimu. 5. Penduduknya semuanya menjadi orang-orang benar. Jadilah seperti orang Lewi yang menjaga pelita di atas kaki dian agar tetap menyala di Kemah Suci. Mereka senantiasa mengecek kondisi minyaknya. (bnd.Mat. 25:1-13). Tiap hari cek hidup kerohanian kita! Jangan tunggu lama-lama, kalau tidak nanti tiba-tiba padam. Kalau sumbunya sudah mulai hitam dipotong sehingga pelita itu tetap menyala. Sumbu hitam berbicara tentang kesombongan yang perlu dipotong supaya menjadi rendah hati. Bila mengandalkan kekuatan sendiri, perlu dipotong supaya nyalanya bagus.

Teladanilah bagaimana Ishak mengalami multiplikasi dan promosi dari Tuhan dalam Kejadian 26:1-34 : · Tuhan menampakkan diri kepada Ishak karena ia berhubungan intim dengan Tuhan. Kalau kita hidup intim dengan Tuhan, pasti Tuhan selalu menampakkan diri kepada kita. · Tuhan melarang Ishak untuk pergi ke Mesir pada masa kelaparan. Mesir berbicara tentang sistem dunia. Tuhan tidak mau anak-anaknya mengikuti cara-cara dunia dalam segala hal. Kalau kita diberkati itu semata-mata karena berkat Tuhan, bukan dari cara dunia. Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak menambahinya. · Tuhan perintahkan Ishak untuk tinggal di Gerar, daerah Filistin untuk menjadi orang asing di situ.

Seperti kita di dunia ini sebagai orang asing atau pengembara, artinya jangan sampai hati kita terikat kepada barang-barang yang ada di dunia ini, tetapi biarlah mata hati kita terikat kepada surga. · Pada tahun itu (masa kekeringan) Ishak diperintahkan untuk menabur. Mencari benih pada masa kekeringan itu sulit, tetapi Ishak tetap menabur sehingga tahun itu juga Tuhan memberkati Ishak 100 kali lipat sehingga Ishak menjadi kaya, kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya. Kitab Injil juga menceritakan bagaimana Yesus tetap taat dan setia kepada Bapa meskipun pada saat itu Yesus sedang lapar karena berpuasa. Iblis berusaha memalingkan Yesus agar beralih dari hal-hal rohani ke jasmani (roti). . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: