GOD HEART AND HEALING!

Manfaat Kegigihan dalam Penyembuhan Orang Sakit

PENGAJARAN – MELAYANI ORANG SAKIT

Kebiasaan yang lama sangat sulit untuk dihilangkan apalagi jika kita berpikir bahwa kebiasaan lama kita merupakan hal yang benar sesuai dengan ajaran kekristenan. Kita menolak perubahan karena kita curiga tingkah laku yang baru itu tidak benar.

Salah satu pandangan orang percaya di mana-mana adalah jika kita mendoakan seseorang yang sakit kita hanya perlu melakukannya sekali saja. Bagi mereka sembuh atau tidak sembuh bukan urusan kita tapi urusan Allah yang penting kita sudah melakukannya. Berbeda dengan orang yang melayani orang yang dikuasai roh jahat. Kita menengking setan-setan yang membuat dia terikat dengan melakukannya berulang-ulang.

Sebagai contoh jika ada orang yang sakit di tengah kelompok sel atau jemaat kita bisa saja diminta untuk mendoakannya. Jika orang yang sakit ada di situ kita meminta dia maju ke depan dan mendoakannya. Seandainya dia sakit magh kronis dan saat itu sedang menderita kita sering berdoa dengan cara demikian, “ Bapa, dalam nama Yesus kami berdoakan supaya engkau menyembuhkan si Anu dengan kuasaMu sehingga dia dapat pulih kembali seperti semula. Berkati obat-obatan yang dia makan atau dokter yang merawat dia. Dalam nama Yesus Amin.” Kita kemudian tersenyum dan dia juga tersenyum dan berterima kasih kepada kita sudah mendoakannya. Kita tidak berani bertanya apakah sudah ada perubahan. Dan kita melanjutkan acara. Ini seperti usaha baik yang kita sudah lakukan dan kita berharap ada kesembuhan. Tuhan sering menjawab doa kita dan menyembuhkan orang tersebut tapi lebih banyak tidak terjadi kesembuhan dalam waktu singkat. Orang tersebut sembuh setelah dia berobat dan menghabiskan waktu untuk memperbaiki cara hidupnya yang salah. Pokoknya tidak ada kesembuhan ilahi dalam cara ini. Ini kesembuhan yang terjadi biasa-biasa seperti praktek medis normal. Kita tidak juga menyalahkan hal terjadi. Kemungkinan lain orang tersebut tidak pulih bahkan lebih parah lagi.

Kami sedang diajar untuk percaya bahwa Tuhan telah memberikan tenaga dan otoritas kepada kita untuk menyembuhkan orang secara superanatural. Tuhan ingin menunjukan mujizat kesembuhan untuk membuktikan bahwa Ia adalah Tuhan dan kita adalah utusan Tuhan . Supaya orang-orang yang sakit dan yang menyaksikan kesembuhan dapat lebih percaya kepada Tuhan Yesus.

Kami juga belajar bahwa kita memerlukan kegigihan untuk mempraktekan tenaga dan kuasa kepada orang-orang yang sakit. Ini ibarat mendorong lemari perlahan demi perlahan sampai lemari itu tergeser.

Selain contoh Tuhan Yesus, kami telah melihat bahwa ketekunan unntuk mendoakan sampai 5x atau sampai kita merasa sudah cukup sering menghasilkan perubahan yang nyata kepada orang-orang sakit sehingga dia sembuh total. Kita juga tidak berhenti pada kesembuhan 50% atay 70% kita inging seseorang sembuh 100%.

Memang bisa terjadi kita hanya berhenti 50% karena waktu yang tidak memungkinkan sehingga kita dapat melanjutkan itu pada kesempatan lain.

Suatu waktu saya mendapat kabar bahwa ayah dari salah satu saudara kita dalam Kristus kena penyakit stroke sehingga ia hampir lumpuh. Karena dia tinggal di kota lain saya berkata bahwa saya akan membantu mendoakannya lewat telepon genggam. Saya mempersiapkan diri dalam doa dengan mengadakan pengakuan iman bahwa Tuhan berkuasa dan dapat melakukan mjizat saat ini sama seperti dia melakukan 2000 tahun yang lalu. Kemudian sesuai dengan kesepakatan kami bersama saya mendoakannya lewat telepon genggam. Hari itu tidak terjadi apa-apa atau bapak itu tidak mengalami perubahan walau saya sudah melakukan berulang kali. Saya merasa belum puas tapi karena waktu dan kondisi saya bilang saya akan lakukan kembali esok atau beberapa hari lagi. Kemudian esok harinya kami saya mengambil otoritas dari jarak jauh dan terjadi perubahan sehingga kondisinya lebih baik. Saya melakukan lagi pada hari berikut dan akhirnya Bapak itu sembuh dan kembali normal.

Kejadian yang mirip dengan itu sewaktu saya melayani orang buta di dekat rumah saya. Orang itu menderita kebutaan total tiba-tiba dan dokter tidak tahu penyebabnya. Saya kemudian melayaninya dalam dua atau tiga kali pertemuan di mana hari petama tidak terjadi apa-apa. Hari kedua saya dia sudah dapat melihat bayang2 dan kemudian hari berikutnya sampai saya mendengar dia sembuh total.

Orang-orang di dekat kita seperti keluarga kita, gereja ataupun rekan kerja harus diberi tahu bahwa kita melakukan dengan cara yang berbeda dengan kebiasaan lama tapi ini sangat alkitabiah. Kita butuh kegigihan untuk mempraktekan pengusiran dengan otoritas Yesus Kristus yang telah diberikan kepada kita agar penyakit-penyakit dan setan-setan yang menyebabkan penyakit pergi.

Berikut cerita dari Brother William pada KKR yang di selenggarakan di Niger , Afrika Barat pada bulan November 2002 . Cerita ini dapat menjadi inspirasi kita untuk melakukan hal yang sama di berbagaik kota atau desa di Indonesia . Kita butuh kegigihan selain iman dan keberanian. Jika Tuhan Yesus perlu melakukan hal yang sama dalam kesempatan untuk menyembuhkan orang buta, siapakah kita jika menolak untuk melakukan penyembuhan untuk kedua kalinya.

Setelah sesi pelatihan terakhir sebagai pelaksanaan KKR, saya mengirimkan laporan berikut kepada para pendoa syafat kami di negara saya:

“Saya memperhatikan bahwa orang-orang percaya yang telah saya latih sesungguhnya tidak memberikan pelayanan kesembuhan dengan keberanian dan kegigihan selama dua pertemua gereja pertama pra-KKR. Meskipun orang-orang disembuhkan, saya rasa hal tersbut dapat lebih ditingkatkan. Mereka memerlukan pelayanan yang lebih banyak lagi. Jadi pada pertemuan ketiga pra-KKR yang dilaksanakan beberapa jam lalu, saya tidak hanya memberitakan Injil kepada orang-orang belum percaya, namun saya juge memberi pelatiihan yang lebih banyak lagi kepada orang-orang percaya.

Tidaklah cukup bagi saya untuk mempelajari Alkitab mengenai cara Yesus menyembuhkan , namun saya memutuskan harus benar-benar menumpangkan tangan para orang-orang yang menderita kelemahan tubuh dan menyembuhkan mereka di hadapan setiap orang supaya mereka yang melihat hal tersebut dapat mengetahui cara melakukannya.

Biasanya saya hanya melayani dalam penyembuhan massal. Orang-orang yang disembuhkan naik ke podim untuk bersaksi dan yang belum sembuh tidak naik ke panggung. Hal tersebut relatif “bebas dari resiko”. Namun saya harus menunjukkan kepada orang-orang percaya bahwa saya bersedia melakukan tindakan berani yang beresiko bagi diri saya sendiri dengan memberi pelayanan kesembuhan secara perorangan kepada orang-orang yang menderita kelemahan tubuh. Saya harus melakukan hal tersebut dengan memulainya pada barisan terdepan jika saya mengharapkan orang-orang percaya melakukan hal yang sama.

Salah satu pemimpin gereja setempat kami mengadakan KKR malam itu adalah seorang hamba Tuhan yang sangat kreatid. Alih-alih mengadakan KKR di gerejanya, dia memutuskan untuk menyelenggarakan di tempat terbuka, tepat di tepi jalan yang sangat ramai. Dia mendirikan sebuah panggung , memasang lampu dan sound system yang berdaya besar. Ratusan orang berkumpul tidak hanya orang-orang percaya, namun juga orang-orang yang belum percaya yang terpikan dengan hiruk pikuk dan nyanyian kelompok paduan suara yang dia organisisr. Itu adalah KKR mini di tempat terbuka.

Pertama-tama saya membagikan kepada orang-orang percaya mengenai identitas Yesus sebagai terarang dunia (Yohanes 8:12). Kemudian saya mengajar dari Markus 8:22-25 mengenai cara Yesus memberikan pelayanan sampai dua kali kepada seorang buta sebelum ia sembuh total dan dari Markus 7:32-35 mengenai cara Yesus membuka telinga seorang tuli. Kami akan melakukan hal yang sama malam itu. Saya mengumumkan dengan iman dalama nama Yesus bahwa saya akan menjadi orang pertama yang akan melayani kesembuhan kepada orang-orang buta (atau orang-orang yang mengalami lemah daya penglihatannya) di atas panggung sehingga orang-orang percaya dapat mempelajari cara melakukannya.

Empat orang naik ke panggung . Pertama-tama saya melayani seorang wanita muda yang penglihatannya buruk. Dia bersasksi kepada massa bahwa dia dapat melihat dengan baik setelah sayan melayaninya sampai empat kali. Namun kesembuhan pecelikan mata yang nyata terjadi kemuda pada seorang wanita lanjut usia yang nyaris buta dan tuli total. Ketiak saya pertama-tama menienggking roh penyebab kebutahan tersebut dan memerintahkan matanya agar terbuka, tidak ada perubahan. Saya bertanay kepada massa mengenai apa yang harus saya lakukan – haruskan saya berkecil hati, malu , dan menyerah? Tidak ! Mereka menjawab sesuai dengan apa yang telah saya ajarkan pada mereka. Kemudian, saya memberikan pelayanan untuk kedua kalinya. Dia melihat ke sekeliling , namun tampaknya penglihatannya tidak mengalami peningkatan. Saya berpaling kepada massa dan bertanya kepada mereka mengenai apa yang harus saya lakukan. “ Lanjutkan. “ mereka berteriak.

Sekali lagi saya menengking kebutaan tersebut di dalam nama Yesus. Dia berkata dapat melihat sedikit lebih baik ! Massa menyatakan dukungan nya dan mengucapkan syukur kepada Tuhan. “Apa yang harus saya lakukan sekarang? Saya bertanya kepada mereka. Mereka meminta saya untuk melakukan layanan sekali lagi. Akhirnya Tuhan membuka matanya secara total dan dia dapat melihat dengan baik !

Saya memutuskan untuk tidak berpuas diri dengan keberhasilan tersebut. Saya mengatakan kepada mereka bahwa kami akan membukan telinganya, menengking roh penyeban ketulian, dan memerintahkan telingannya agar terbuka. Tidak ada sesuatupun yang terjadi sampai beberapa kali. Tidak hanya itu! Dia mulai merasakan sakit di rahangnya setelah saya mendoakan telinganya. Hal ini tentu saja menandakan keberadaan roh jahat dalam diri wanita tersebut. Roh jahat tersebut tidak suka dengan tengkingan saya dan melakukan balas dendam. Dengan kekuatan yang diperbaharui, saya menengking roh tersebut dan memerintahkannya untuk keluar. Rasa sakit tersebut tetap ada sekalipun saya telah berusaha berkali-kali. (Mungkin saya seharusnya berhenti saja ketika saya telah berada dalam posisi menguntungkan setelah mata tersebut terbuka?!) Massa menunggu.

Tiba-tiba sebuah ide terlintas di benak saya – ide tersebut pasti berasal dari Tuhan. Saya bertanya keapda wanita tersebut melalui seorang yang berkomunikasikan dalam bahasa isyarat jika dia adlah seorang pengikut Yesus, dan dia menjawa bahwa dia bukan pengikut Yesus. Kemudian saya paham. Saya berkata kepada massa bahwa Allah telah menunjukkan belas kasihan kepadanya dengan menyembuhkan pendengarannya, dia harus menanggapi belas kasihan Allah dengan menerima Kristus. Dia memberikan indikasi bahwa dia menginginkan Yesus dalam hatinya.

Saya tahu bahwa musuh sedang beroperasi dalam diri wanita tersebut .. saya memasukan jari-jari saya ke dalam telingannya untuk terakhir kali dan menengking ketulian tersebut. Seketika itu juga dia tersenyum lebar — dia dapat mendengar ! Massa bersukacita, Tanpak kendali, mereka memuji Tuhan.

Kemudian saya menyuruh orang-orang percaya — yang baru saja menyaksikan pengajaran Tuhan dari atas panggung – untuk menghampiri masssa dan memberikan pelayanan kesembuhan ekepada orang-orang yang memerlukannya. Dengan iman yang besar, keberanian, dan kegigihan, mereka menyerang pekerjaan setan ketika mereka meletakkan tangan mereka atas orang-orang yang menderita kelemahan tubuh . Banyak orang disembuhkan dari berbeagai kelemahan tubuh melalui orang-orang percaya tersebut dan naik ke panggung untuk bersaksi. KKR tersebut sungguh luar biasa. Orang-orang percaya di Niamey merasa sangat dikuatkan , dan orang-orang yang belum percaya telah menyaksikan kuasa nama Yesus dengan amta mereka sendiri! KKR mini tesebut merupakan cara yang sempurna untuk mempersiakan malam pembukaan KKR besar kami yang diadakan esok harinya.

Jangan takut untuk mengulangi jika usaha pertama kelihatan gagal. Penyakit dan setan-setan punya sifat mempertahankan diri dan mereka mau melihat apakah kita cukup berani dan serius mengusir mereka. Jika kita memaksa mereka tidak dapat bertahan. Jika kita menyerah mereka tertawa.

Kita lebih dari pada pemenang ! Taklukan musuh untuk kemuliaan Allah. Penyakit dan iblis adalah musuh-musuh yang harus dihancurkan yang melanda orang-orang belum percaya. Ketika penyakit dihancurkan dalam diri mereka dengan nama Yesus maka Tuhan Yesus dipermuliakan.

Bagi orang-orang percaya juga berlaku hal demikian. Tuhan sudah menebus kita . Oleh bilur-bilur-Nya kita disembuhkan sama seperti dosa-dosa kita sudah diampuni oleh dariah Kristus. Namun iblis dan penyakit masih tidak mau menyerah dan masih menggagalkan kehidupan orang percaya yang tidak mengetahui bahwa mereka sudah dikalahkan.~davyhermanus
Ucapkan doa yang dapat mengusir iblis yang mengikat seseorang atau anda!

contoh doa!
Yesus saya usir iblis ketulian,roh bisu,roh kesedihan,ikatan-ikatan iblis dalam diri saya dihancurkan dalam nama Yesus.Saya mengucapkan berkat atas setiap hal yang saya jamah dan lakukan dalam nama Yesus.Saya hancurkan segala kubu yang dibangunkan manusia menentang pengenalan akan Engkau dalam nama Yesus.Roh pengendali dan roh orang kuat saya hancurkan kuasanya dalam nama Yesus. Saya mengundang kekuatan keberanian dan pelepasan daripada ikatan dan kutuk-kutuk keturunan dalam nama Yesus.Dalam nama Yesus saya hancurkan segala pertahanan iblis dalam diri saya.Roh dendam,roh kelemahan,roh penyakit keluar dalam nama Yesus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: