Life Journey!

“Orang benar akan bertunas seperti pohon korma,akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon.”(Mazmur 92:13)

Image

Masa Sukar

Firman Tuhan menyatakan dengan pasti bahwa akhir zaman di tandai dengan masa yang sukar (II Timotius 3:1).Masa yang sukar atau disebut juga “masa yang buruk sekali”(terrible times,NIV),bahkan ‘masa yang penuh bahaya’(perilous times,NKJV).Sejak akhir tahun 1990an,krisis global yang melanda yang melanda dunia tahun 1990an,krisis global yang melanda dunia begitu terasa dampaknya meliputi berbagai aspek bidang hidup manusia.

Kesempatan Di dalam Kesempitan

Krisis yang melanda dunia sebenarnya bisa menjadi ancaman tetapi juga menjadi peluang atau kesempatan kita dalam menyatakan terang kemuliaan Tuhan.Firman,Tuhan (Yesaya 60:1-7)menyatakan dengan tegas bahwa ketika kegelapan menutupi bumi dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa,terang Tuhan akan terbit dan kemuliaanNya menjadi nyata atas kita.Bangsa-bangsa akan berduyun-duyun datang kepada terang kita…apa artinya?Inilah yang disebut Tuaian Global.

Jiwa-jiwa baru yang datang kepada Kristus,Sang Terang sejati.Supaya hal itu digenapi,kuncinya di Yesaya 60:1,kita harus bangkit dan menjadi terang!Situasi yang semakin sukar dapat menjadi peluang untuk kita semakin mekar dan berkembang.Ketika orang yang belum mengenal Tuhan melihat di dalam kita ada Kristus yang dapat memberi jawaban atas setiap persoalan hidup manusia,mereka akan datang dan menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat peribadi mereka.

Gambaran Pohon Korma dan Pohon Aras Libanon

Firman Tuhan yang dilukiskan seperti pohon korma dan pohon aras Libanon. “Orang benar akan bertunas seperti pohon korma,akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon.”Mazmur 92:13.

1.Pohon Korma,melambangkan pertumbuhan yang baik,gaya,kecantikan,kelurusan,kemenangan dan kegembiraan.

*Salah satu keistimewaan dari pohon ini adalah kerana kesanggupannya untuk bertahan hidup di kondisi alam yang sukar.Hal ini dimungkinkan kerana akar-akarnya yang terus menjulur mencari sumber air di tengah ganasnya padang gurun.Kehidupan yang benar akan tampak jelas ketika situasi yang sulit menimpanya.Bukan kerana kekuatannya,tetapi kerana ketekunannya dalam mencari,mendapatkan dan terus melekat pada Sang Air Kehidupan.Mazmur 91:14, “Sungguh,hatinya melekat kepada-Ku,maka Aku akan meluputkannya,Aku akan membentenginya,sebab ia mengenal nama-Ku.”Hubungan yang intim dengan Yesus Kristus,Sang Air Kehidupan itulah kunci kita dapat tetap bertahan hidup di masa yang sukar.

*BERBUAH MANIS.

Selain pohon korma,ada juga tumbuhan lain yang dapat hidup di padang gurun seperti Kaktus.Tetapi ada perbedaan mencolok yang tampak dari apa yang dihasilkan oleh kedua pohon tersebut.Kaktus hidup tapi menghasilkan duri (melukai),tetapi pohon korma tidak hanya mampu untuk bertahan hidup,tetapi juga hidup dengan menghasilkan buah yang manis dan bergizi tinggi (berguna/bermanfaat).Begitupun orang benar selayaknya tidak menjadi “pembuat luka”.Bukan perkataan-perkataan “duri”yang dihasilkan,tetapi menghasilkan buah perkataan yang manis yang memberikan kekuatan,penghiburan,pembaruan dan pemulihan.Bukan hanya buah perkataan,tetapi juga menghasilkan buah pikiran dan buah perbuatan yang manis,yang benar,yang berguna/bermanfaat.Tuhan Yesus pernah berkata, “Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan,yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-muridKu.Yohanes 15:8).”…..Aku telah menetapkan kamu,supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap…”(Yohanes 15:16;penekanan ditambahkan).TETAP artinya tidak berubah,tidak dipengaruhi oleh kondisi dan situasi.Dalam segala keadaan bisa TETAP berbuah bagi kemuliaan Tuhan.

KEMENANGAN DAN SUKACITA.

Daun pohon korma dan pohon jenis palem-palem lainnya juga sering dipakai dalam melambangkan kemenangan dan kegembiraan atau sukacita.Kehidupan orang benar tentunya tidak lepas dari gelombang hidup dan permasalahan.Tetapi sorak kemenangan akan mewarnai kehidupan oran benar sebab pertolongan Tuhan akan tiba pada waktunya dalam mengatasi persoalan hidup yang dihadapi.Roma 8:37, “Tetapi dalam semuanya itu kita lebih daripada orang-orang yang menang,oleh Dia yang telah mengasihi kita”.Ciri berikutnya dari orang benar adalah sukacita.Sukacita yang dihasilkan oleh Roh Kudus (Roma 14:17),yang membuat orang benar bisa tetap merasakan hidup sebagai warga Kerajaan Allah yang penuh sukacita,sekalipun di tengah krisis yang dihadapi.

MENJADI PETUNJUK DAN MEMBERI PENGHARAPAN

Keberadaan pohon korma di tengah padang gurun menjadi pertunjuk bagi musafir/pengelana mengenai Keberadaan sumber air (Oase).Memberikan pengharapan dan kesegaran di tengah panas,kering dan gersangnya kehidupan di padang gurun.Manusia sering digambarkan sebagai musafir/pengelana di dunia ini.Kerasnya hidup dan panasnya suasana dunia membuat jiwa manusia haus dan bagaikan pengelana yang berjalan tanpa tujuan yang pasti di padang gurun.Perempuan Samaria yang dikisahkan dalam Yohanes pasal 4 menggambarkan sisi jiwa manusia yang haus.Tetapi setelah ia bertemu dengan Yesus (Air Kehidupan),ia merasakan kelegaan.Kemudian ia menjadi saksi dan menjadi daya tarik bagi orang-orang sekampungnya untuk kemudian bertemu langsung dengan Yesus dan mereka semua percaya dan menerima Yesus sebagai Juruselamatnya.Kehadiran orang benar selayaknya menjadi petunjuk dan memberi pengharapan mengenai sumber air kelegaan sejati,yaitu Yesus Kristus.

MEMBERI KEINDAHAN BAIT SUCI

Motif pohon korma dipakai dalam menghias bangunan Bait Suci ( 1 Raja-raja 6:29,32;Yehezkiel 40:31).1 Korintus 6:19-20,mengatakan bahwa setiap kita adalah Bait roh Kudus.Tubuh kita bukan milik kita lagi.Sebagaimana motif pohon korma ikut menghiasi bangunan Bait Suci,sepatutnyalah tubuh kita yang adalah bait Roh kudus pun,kita hiasi dengan perbuatan yang memuliakan Allah,bukan yang mencemarkan nama Allah.Memuliakan Allah dengan tubuh kita merupakan tindakan kita dalam menghiasi tubuh kita sebagai BaitNya.Demikian pula dalam kaitannya sebagai Tubuh Kristus.Setiap orang percaya memiliki model/warna tersendiri dalam pelayanan yang sesuai dengan panggilan dan fungsinya yang khas.Sebagaimana anggota-anggota tubuh yang memiliki fungsi yang berbeda-beda tetapi tetap dalam kesatuan dari Tubuh Krsitus (1 Korintus 12:12-31).Keberadaan kita hendaknya memberi warna yang berarti dalam kesatuan tubuh Kristus.
Lalu kita bisa melihat kesamaan karakteristik lainnya antara orang benar dan pohon korma. Seperti layaknya pohon korma yang penuh nutrisi dan menyegarkan, orang-orang benar pun seharusnya bisa menjadi penyegar bagi lingkungan yang “tandus”, menjadi oase di tengah padang gurun, menjadi berkat yang mendatangkan sukacita bagi sesama. Dengan kata lain, menjadi terang dan garam seperti yang dipesankan oleh Yesus sendiri (Matius 5:13-16).

POHON ARAS DI LIBANON

Pohon aras Libanon terlihat elok kerana bentuk pohonnya yang besar dan cabang yang panjang-panjang,dihiasi daun hijau yang rumpun.Pohon ini juga menjulang tinggi hingga bisa mencapai ketinggian 40m.Tumbuh di pergunungan,dengan akarnya yang menjulur sampai di sumber air yang melimpah-limpah.Kehidupan orang benar akan terus bertumbuh dan semakin indah,kerana mendasarkan kehidupannya pada Tuhan.Selalu rindu kesegaran Air Surgawi,yaitu Firman Tuhan yang hidup dan persekutuan yang indah dengan RohNya.

Posted:By Administrator

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: