DASAR KEKRISTENAN ADALAH IMAN

Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita BERMEGAH dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. TB (1974) ©
SABDAweb Rm 5:2

DASAR KEKRISTENAN ADALAH IMAN.JALAN SATU-SATUNYA KESURGA HANYA MELALUI KEPERCAYAAN KEPADA YESUS,BUKAN USAHA-USAHA DAN PERBUATAN -PERBUATAN YANG BAIK.

Re: PERJANJIAN BARU, HUKUM TAURAT DAN HUKUM KASIH

1. HUKUM TAURAT (old convenant) berlaku hanya sampai jaman Yohanes sesaat sebelum kedatangan TUHAN YESUS.
Luk. 16:16 Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya.

Gal. 3:24 Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang, supaya kita dibenarkan karena iman.

2. HUKUM KASIH (new convenant) merupakan penyempurnaan dari HUKUM TAURAT, karena dalam HUKUM KASIH sendiri sudah mencakup HUKUM TAURAT.

Dengan menjalankan HUKUM KASIH secara langsung juga sudah menjalankan HUKUM TAURAT, dan karenanya benar TUHAN Yesus sendiri mengatakan Ia datang bukan untuk meniadakan HT melainkan untuk menggenapinya /menyempurnakannya.. (Mat 5 :17-19; Rm3:31)

Rm. 8:3 Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging
Lalu bagaimana dengan perkataan Paulus yang kontradiksi dengan Mat 5:17-19, yaitu :

Ef. 2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,yang dimaksud oleh Paulus disini adalah KONSEKWENSI dari HUKUM TAURAT itu sendiri yaitu penghukuman, dimana Gal. 3:13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!”
Tuhan Yesus telah membatalkan penghukuman dari HUKUM TAURAT dengan pembebasan dari KASIH KARUNIA ALLAH BAPA.
Dasar HT adalah perbuatan :
Gal. 3:12 Tetapi dasar hukum Taurat bukanlah iman, melainkan siapa yang melakukannya, akan hidup karenanya.
Tetapi dasar HK adalah iman :
Yoh. 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Rm. 3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.
Rm. 3:28 Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.
Ef. 2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
Rm. 5:2 Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.
Jadi kita diselamatkan bukan karena PERBUATAN tetapi karena IMAN,
Lantas apakah kita cukup hanya beriman?
Ya, kita diselamatkan hanya dengan IMAN, namun perbuatan KASIH tetap kita lakukan untuk menunjukkan iman kita kepada Yesus, karena IMAN TANPA PERBUATAN ADALAH MATI.
Rm. 6:15 Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa, karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? Sekali-kali tidak!
Yakobus
2:22 Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.
2:23 Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan: “Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.” Karena itu Abraham disebut: “Sahabat Allah.”
2:24 Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.
2:25 Dan bukankah demikian juga Rahab, pelacur itu, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia menyembunyikan orang-orang yang disuruh itu di dalam rumahnya, lalu menolong mereka lolos melalui jalan yang lain?
2:26 Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati

Hal ini bisa dilihat pada tulisan saya mengenai Zombie :
Hi….kawan Niko, selamat bergabung disini…..semoga anda betah di FK.
Beberapa hari ini saya baru sibuk mencari data untuk PILPRES………, so
BTT,
Kalau kita melihat memang banyak ayat2 yang saling kontradiksi dan cukup sulit menjelaskannya.
Nah…, mari kita lihat bersama.
HUKUM TAURAT (old convenant) adalah HUKUM PEMBALASAN, ada peraturan dan hukuman, mata ganti mata, gigi ganti gigi, darah ganti darah.
Kel. 21:24 mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki,
Im. 24:20 patah ganti patah, mata ganti mata, gigi ganti gigi; seperti dibuatnya orang lain bercacat, begitulah harus dibuat kepadanya.
Ul. 19:21 Janganlah engkau merasa sayang kepadanya, sebab berlaku: nyawa ganti nyawa, mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki.”
Mat. 5:38 Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.
Ul. 27:26 Terkutuklah orang yang tidak menepati perkataan hukum Taurat ini dengan perbuatan. Dan seluruh bangsa itu haruslah berkata: Amin!”
hahahaha, semisal dalam hal ini kalau saya ditampar pipi kanan, maka sebagai ganti saya akan pukul balik kepalanya.
HUKUM KASIH (new convenant) adalah HUKUM PEMBEBASAN, belas kasih Allah Bapa, ada peraturan dan hukumannya sendiri sudah ditanggung oleh Bapa kita melalui darah yang telah dicurahkan Yesus Kristus dikayu salib sebagai tebusan, karena Bapa tahu tak seorangpun yang bisa lolos dari HUKUM TAURAT.
Karenanya Tuhan Yesus sendiri menjadi teladan bagi kita dan mengajarkan dalam hal mengampuni dan mengasihi.
Mat. 6:12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
Mat. 6:14 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.
Mat. 6:15 Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”
Mrk. 11:25 Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.”
Luk. 6:37 “Janganlah kamu menghakimi, maka kamupun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamupun tidak ak
5:38 Kamu telah mendengar firman: Maan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.
Luk. 17:4 Bahkan jikalau ia berbuat dosa terhadap engkau tujuh kali sehari dan tujuh kali ia kembali kepadamu dan berkata: Aku menyesal, engkau harus mengampuni dia.”
Tuhan Yesus sudah menyempurnakan HUKUM TAURAT.(Mat. 5:17-19 ; Rm. 8:3 , 10:4)
Yesus mencengangkan dunia ketika IA mengajarkan kita dengan HUKUM KASIH, dan bagaikan memberikan bara api diatas kepala lawan lawan kita.
Matiusta ganti mata dan gigi ganti gigi.
5:39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
5:40 Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.
5:41 Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.
5:42 Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.
5:43 Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
5:44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
5:45 Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
5:46 Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
5:47 Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?
5:48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”
Lukas
6:27 “Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu;
6:28 mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu.
6:29 Barangsiapa menampar pipimu yang satu, berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain, dan barangsiapa yang mengambil jubahmu, biarkan juga ia mengambil bajumu.
6:30 Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu; dan janganlah meminta kembali kepada orang yang mengambil kepunyaanmu.
6:31 Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.
6:32 Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka.
6:33 Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun berbuat demikian.
6:34 Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak.
6:35 Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat.
6:36 Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.”
6:37 “Janganlah kamu menghakimi, maka kamupun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamupun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.
6:38 Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”
…… Syallom…Wah, bro……terimakasih komentarnya.
Semua ayat yang bro tulis benar semua. tapi, komentar bro aja yang perlu direnungkan kembali.
Komentarnya kan akhirnya kontradiksi dengan ayat-ayat lain seperti yang saya sebutkan terdahulu.
Begini bro, setiap kita menemukan istilah “Hukum Taurat” dalam Alkitab, kita harus baca dulu baik-baik seluruh paragraf atau satu topik pembahasannya. Apakah “HT” yang dimaksudkannya adalah Hukum Kasih(moral) atau Hukum Kesehatan atau Hukum sunat ataukah Hukum Upacara. Tidak bisa kita langsung mengatakan setiap istilah itu muncul berarti mencakup seluruh Hukum Taurat.
Saya juga bisa mengklaim bahwa SELURUH HUKUM TAURAT masih wajib berlaku KALAU melihat Matius 12:14-15 yang mengatakan :”Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah ISI SELURUH HUKUM TAURAT dan kitab para nabi. Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.” Tapi, tidak, walaupun ada kata SELURUH tapi saya melihat bahwa yang dimaksud istilah HUKUM TAURAT disini adalah Hukum Kasih/10 hukum moral. Bukan Hukum Kesehatan, bukan Hukum Upacara bukan Hukum Sunat.

Hukum Taurat yang tak berlaku adalah yang dibayangkan dengan kematian Yesus, yakni HUKUM UPACARA yang merupakan ritual potong domba melambangkan ritual kematian Yesus. Yesus telah genapkan lewat kematianNya.HUKUM SUNAT juga adalah lambang meterai bangsa pilihan yaitu bangsa Israel, itu digantikan dengan BAPTISAN yang merupakan meterai bangsa Israel rohani yaitu kita yang ikut mati bersama Yesus dan bangkit untuk mau lahir baru.Yesus telah genapkan lewat kebangkitan dari kematian.
Sedangkan Hukum Kasih/moral dan Hukum Kesehatan……apanya yang berhubungan dengan “bayangan” yang harus digenapi Yesus? tidak ada… sehingga itu tetap berlaku. Kalau Hukum Moral hilang, maka bro tak perlu Yesus lagi. Kenapa? justru dengan adanya Hukum Moral maka kita tau kita berdosa. contoh: Saya berkata A padahal sebenarnya B. Bro tuduh saya berdusta, saya katakan “ya” memang saya berdusta, karena saya masih mengakui masih berlakunya Hukum Moral yang menyatakan “jangan berdusta” jadi saya tau saya berbuat dosa, saya membutuhkan kasih karunia dari Yesus. Saya datang pada Yesus dan minta ampun padaNya. Kalau saya mengatakan seluruh Hukum Taurat(artinya termasuk hukum moral)tak berlaku lagi, saya akan mengatakan saya tak berbuat dosa karena tak ada dasar orang menuduh saya berdosa, bukankah tak ada lagi yang menyatakan “jangan berdusta?” Jadi Saya tak butuh pengampunan, tak butuh Yesus lagi dan saya sudah suci. Tapi tidak…. Saya mengakui Hukum Taurat moral masih berlaku, jadi saya tau saya masih berbuat dosa. Karena justru dengan adanya Hukum Taurat moral saya menjadi berdosa. oleh karena itu saya tetap butuh pengampunan darah Yesus. Itu maksudnya bro…..
Kita menjalankan Hukum Taurat bukan untuk meraih keselamatan bro, tapi untuk pertahankan keselamatan yang sudah kita raih ketika percaya pada Yesus. Wahyu 22:18-20 mengatakan jangan kurangi apa yang tertulis dalam Alkitab, agar bagian kita dalam kota suci itu tidak diambil kembali.Juga Yohanes 14:15 mengatakan bukti mengasihi Dia adalah menurut Hukum Nya. Itulah lahir baru bro….

Tentang makanan, bro boleh baca dalam topik “BABI SUDAH JADI HALAL, MASA’ IYA”………
GBU.
Matius 7:12–14 : “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat

Banyak orang berusaha menaati hukum taurat,contohnya tidak menipu namun tanpa sedar mereka terus –menerus menipu.Dari segi hukum taurat itu suatu kegagalan.Hukuman DOSA adalah maut.Allah dengan itu memberi lagi satu perjanjian kepada manusia,iaitu perjanjian baru.Perjanjian perdamaian dengan manusia hanya melalui sang juruselamat YESUS KRISTUS PENEBUS DOSA MANUSIA.Bertobat dan terima Yesus masuk dalam hidupmu sekarang!

DIKUTIP DARI:http://forumkristen.com/index.php?topic=8982.msg87536#msg87536

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: