Kuat dan Berani

 

Merebut Tanah Perjanjian

Kategori : Pertumbuhan Iman
 
Hari ini merupakan hari yang baru dimana saya memasuki tahun yang baru dalam perjalanan images (36)kehidupan saya. Ketika saya berdoa dan merenungkan kebaikan Tuhan selama 23 tahun saya hidup, Firman Tuhan datang dan Tuhan berfirman bahwa Tahun ini merupakan awal atau titik tumpu untuk saya merebut tanah perjanjian yang Tuhan pernah janjikan bagi saya pribadi. Tuhan bertanya satu hal, apakah tanah perjanjian itu bagi hidupmu? bagi saya pribadi, tanah perjanjian itu merupakan janji-janji Tuhan atau visi yang Tuhan boleh berikan dalam sepanjang perjalanan hidup ini. Dalam pergumulan bersama Tuhan, Dia membukakan hikmat-hikmat yang baru untuk saya bisa lakukan di awal tahun yang baru dalam kehidupan saya. Yang saya ingin bagikan hari ini adalah apa yang harus kita sama-sama lakukan untuk merebut tanah perjanjian tersebut.

 

Sebelumnya cobalah kita merenungkan sejenak yosua 1:1-18, mungkin kisah ini sudah tidak asing bagi kita, tapi cobalah kita gali lebih dalam lagi. Dalam pasal 1 ini bercerita tentang Yosua pada saat awal dia memimpin bangsa israel. Siapakah Yosua ? Dia adalah pemimpin suku Efraim dan menjadi salah seorang dari 12 pengintai yang di pilih musa untuk mengintai tanah kanaan (baca Bilangan 13). Sebelumnya Yosua bernama Hosea Bin Nun, tetapi oleh Musa dinamai Yosua. Saya cukup penasaran kenapa di namai Yosua? dalam bahasa ibrani, yosua berarti Allah Menyelamatkan ( yehôshûa‛ – Jehovah-saved). Dan ternyat benar Yosua adalah salah satu orang yakin bahwa Tuhan akan membawa bangsa Israel masuk ke tanah perjanjian (Bilangan 14:6-8).
Dan Yosua sendiri di pilih Tuhan untuk menggantikan Musa. 

Jadi apakah kita cukup hanya dengan menerima, mendoakan dan merenungkan visi tersebut ? tentu saja itu tidak cukup. dalam Yosua 1, ada beberapa point yang Tuhan ingin kita lakukan untuk merebut tanah perjanjian kita. 

Point 1: Melangkah dan kerjakanlah!
Seperti yang tertulis di Yosua 1:3 “Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu”. Tuhan mau agar kita melangkah, Tuhan mau agar kita mengerjakan janjiNya. Jadi seberapa jauh kita melangkah maka sejauh itu pun janji-janji Tuhan akan digenapi.

Point 2: Jadilah Kuat dan Berani
Dalam kita melangkah untuk merebut tanah perjanjian, banyak hal yang pasti akan kita hadapi dan kebenarannya adalah untuk merebut tanah perjanjian tersebut bukannya hal yang mudah namun kadang menurut pandangan manusia adalah hal yang mustahil. Tapi apa kata Tuhan ? Seorangpun Tidak akan dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu; seperti Aku menyertai musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau (Yosua 1:5). Tuhan mau kita menjadi kuat dan berani karena Dia yang menyertai dan menuntun kita untuk sampai di tempat yang di janjikanNya. Kuat dan berani lebih mengarah ke respon hati kepada Tuhan dan juga seberapa besar iman kita terhadap janji-janji yang Tuhan berikan. 

Faith is keep believing when there is no sign for you to believe.
Keep praying when everything seems impossible
Keep hoping until it come true 
(thank’s buat seseorang yang memberi penguatan ini tadi pagi)

Point 3: Berpeganglah pada Firman Tuhan
Jadikan Firman itu sebagai dasar atas segala tindakan kita, dasar atas segala yang kita lakukan. Seperti yang Tuhan katakan dalam Yosua 1:8 “Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.” 

Perjalanan untuk merebut tanah perjanjian memang tidak mudah, tapi ingatlah dan lakukanlah ke tiga hal tersebut. apabila anda mulai merasa lelah, kecewa ataupun putus asa, ingatlah Tuhan berkata ” Kuatkan dan teguhkanlah hatimu. Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi” (yos 1:10). Tetaplah berjalan sampai anda tiba di tanah perjanjian dan mengakhiri hidup anda dengan baik serta berkenan di mata Tuhan. Semoga memberkati, GOD BLESS YOU ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: