Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba

Daniel 11:31-32
New International Version (NIV)
31 “His armed forces will rise up to desecrate the temple fortress and will abolish the daily sacrifice. Then they will set up the abomination that causes desolation. 32 With flattery he will corrupt those who have violated the covenant, but the people who know their God will firmly resist
Daniel 11:31-32
Konteks
11:31 Tentaranya akan muncul, mereka akan menajiskan tempat kudus, benteng itu, menghapuskan korban sehari-hari dan menegakkan kekejian yang membinasakan. 11:32 Dan orang-orang yang berlaku fasik terhadap Perjanjian akan dibujuknya sampai murtad dengan kata-kata licin; tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak .

KEBERANIAN VS KETAKUTAN 

Image

Kapan keberanian seseorang membuat para penguasa takut akan Tuhan?
Daniel datang ke Babel sebagai seorang tawanan dan melayani 4 raja. Sebelum ia datang ia telah menetapkan di dalam hatinya bahwa ia tidak akan menajiskan dirinya atau melanggar Hukum Tuhan. Ia berdiri teguh, bahkan ketika di dalam gua singa, menyebabkan Raja Darius bertitah” Bersama ini kuberikan perintah, bahwa di seluruh kerajaan yang kukuasai orang harus takut dan gentar kepada Allahnya Daniel, sebab Dialah Allah yang hidup, yang kekal untuk selama-lamanya” (Daniel 6:26)

“Tidak ada yang lebih berbahaya di planet ini selain orang-orang yang tidak takut mati” Josef Tson

“Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai

ke dalam maut” (Wahyu 12:11)

Anjing hutan (wolverine) adalah sebuah ilustrasi yang tepat untuk menggambarkan keberanian. Binatang ini adalah petarung yang gigih dan tidak kenal takut, dan tidak pernah mundur dalam menghadapi musuhnya, bahkan musuh yang jauh lebih besar dari ukurannya sendiri.

Kehormatan diberikan kepada mereka yang berani
Daniel berani mengatakan kebenaran kepada Raja Belsazar sewaktu perjamuan dimana sang raja menggunakan perkakas yang diambil dari Bait Suci. Setelah mendengarkan penghakiman Allah atas dirinya dan kerajaannya, raja menghormati Daniel. (lihat Daniel 5:29)

Beranilah menjadi seorang Daniel,
Beranilah untuk berdiri sendiri!
Beranilah untuk memiliki niat yang teguh
Beranilah mewujudkannya sehingga dikenal!
(Philip P. Bliss)

“Akulah yang menghibur kamu. Siapakah engkau maka engkau takut terhadap manusia yang memang akan mati, terhadap anak manusia yang dibuang seperti rumput,
sehingga engkau melupakan TUHAN yang menjadikan engkau, yang membentangkan langit dan meletakkan dasar bumi” (Yesaya 51:12-13)

Evaluasi Pribadi
Seberapa beranikah anda menghadapi maut?
• Sudahkah anda sudah memutuskan untuk mati bagi diri sendiri dan mengikuti Kristus? “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku” (Lukas 9:23)
• Sudahkah anda menaklukkan ketakutan manusia dengan menukarkan reputasi anda untuk menjadi milik Kristus dan memilih untuk berbuat hal-hal dimana orang bisa melihat Kristus dalam diri anda?
• Sudahkah anda mengabdikan diri untuk memenuhi panggilan Tuhan dan apakah anda berketetapan hati untuk mengorbankan apapun yang Tuhan minta?
• Keyakinan Alkitabiah apa yang anda miliki yang baginya anda rela mati?
• Dalam hal spesifik apa anda telah mati bagi diri sendiri sehingga orang lain dapat mengenal Kristus?
2. Keberanian untuk mengatakan kebenaran
Jika keberanian untuk menghadapi maut datang melalui keselamatan, keberanian untuk mengatakan kebenaran (keberanian parrhesiazomai) datang melalui doa dari orang-orang percaya lainnya. Bahkan Rasul Paulus pun meminta didoakan untuk keberanian semacam ini:
Berdoalah “juga untuk aku, supaya kepadaku, jika aku membuka mulutku, dikaruniakan perkataan yang benar, agar dengan keberanian aku memberitakan rahasia Injil,
yang kulayani sebagai utusan yang dipenjarakan. Berdoalah supaya dengan keberanian aku menyatakannya, sebagaimana seharusnya aku berbicara” (Efesus 6:19-20)

Ketika para rasul terancam bahaya jika mereka berbicara dalam nama Yesus, mereka mendapatkan keberanian melaui doa: “Dan sekarang, ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami dan berikanlah kepada hamba-hamba-Mu keberanian untuk memberitakan firman-Mu…Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani” (Kisah Para Rasul 4:29-31)

Keberanian untuk mengatakan kebenaran haruslah dimulai dengan menjadi benar dihadapan Tuhan dan sesama. Tidak ada yang menghentikan kebebasan berbicara seperti kegagalan hidup yang tak teratasi. Sebelum Yesaya diutus untuk berbicara ia terlebih dahulu dibersihkan dari segala pelanggarannya (lihat Yesaya 6:7-9).

Evaluasi Pribadi
Seberapa beranikah anda mengatakan kebenaran?
• Pemimpin-pemimpin Kristen mana sajakah yang anda doakan untuk memiliki keberanian untuk mengatakan kebenaran?
• Sudahkan anda meminta orang lain mendoakan anda sehingga anda diberikan keberanian untuk bersaksi?
• Apakah anda menunggu kesempatan untuk bersaksi ataukah anda menciptakannya?
• Ketika orang-orang mengolok-olok Tuhan, apakah anda mempertahankan kebenaran dengan cara yang penuh kasih?
• Hal-hal baik apa sajakah yang anda simpan dalam hati dan kemudian akan anda sampaikan dengan lidah anda?
• Sudahkah anda menuliskan kesaksian anda sehingga anda selalu siap untuk memberikan jawaban yang telah disiapkan?
3. Keberanian untuk menyelesaikan hal-hal yang besar
Ketika seorang percaya menaklukkan ketakutan akan maut dan dengan berani mengatakan kebenaran, maka dia telah dilengkapi untuk memperoleh keberanian tolmao. Allah sanggup menyelesaikan hal-hal yang luarbiasa melaui orang percaya yang demikian. “Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia.” (2 Tawarikh 16:9)

Melakukan perkara-perkara besar untuk Tuhan dan kerajaan-Nya adalah hasil dari mengenal Allah dan memahami sifat-Nya dan tujuan-Nya dalam dunia ini.” tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak.” (Daniel 11:32)

Allah mengawali keberanian untuk bertindak dengan memberikan kepada umat-Nya bagian-bagian khusus dari Kitab Suci yang secara langsung berhubungan dengan apa yang Dia ingin mereka lakukan. Bagian-bagian ini adalah rhema dan merupakan dasar-dasar iman, karena “iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman [rhema] Kristus.(Roma 10:17).

Jika kita memiliki rhema-rhema Kitab Suci dalam hidup kita dan merenungkannya, maka kita dapat mengklaim penggenapannya dalam tindakan-tindakan yang berani. “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku [rhema] tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku. (Yohanes 15:7-8)

Gideon mendemonstrasikan keberanian ketika ia meruntuhkan mezbah ayahnya yang dipersembahkan kepada allah yang palsu dan kemudian memimpin tiga ratus prajurit melawan pasukan musuh yang besar. Daud juga menunjukkan keberanian ketika ia keluar berperang melawan Goliat.

Pahlawan-pahlawan iman dalam Ibrani 11 mendemonstrasikan keberanian tolmao. “2 Dan apakah lagi yang harus aku sebut? Sebab aku akan kekurangan waktu, apabila aku hendak menceriterakan tentang Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud dan Samuel dan para nabi, yang karena iman telah menaklukkan kerajaan-kerajaan, mengamalkan kebenaran, memperoleh apa yang dijanjikan, menutup mulut singa-singa, memadamkan api yang dahsyat. Mereka telah luput dari mata pedang, telah beroleh kekuatan dalam kelemahan, telah menjadi kuat dalam peperangan dan telah memukul mundur pasukan-pasukan tentara asing. (Ibrani 11:32-34)

Evaluasi Pribadi
Seberapa beranikah anda melakukan perkara-perkara bagi Tuhan?
• Apakah hati anda benar di hadapan Allah sehingga Ia dapat bekerja secara luarbiasa melalui anda?
• Apakah tujuan anda dalam hidup adalah membawa sebanyak mungkin orang yang anda bisa kepada suatu hubungan pribadi dengan Yesus Kristus dan kemudian memuridkan mereka semua dengan dengan ajaran-ajaran Kristus?
• Bagian-bagian Alkitab (rhema) manakah yang Tuhan telah berikan kepada anda, dan apakah anda secara teratur telah merenungkan bagian-bagian tersebut? (Lihat Mazmur 1)
• Apakah Tuhan telah memberikan kepada anda kepedulian khusus terhadap sebuah kelompok orang tertentu sehingga anda bisa memenuhi kebutuhan mereka?
• Ketika anda tiba di penghujung kehidupan anda, apakah yang anda ingin lihat kembali kebelakang, dimana anda dapat berkata “inilah yang Tuhan ingin selesaikan melalui saya”?

Takut akan Tuhan akan menghancurkan ketakutan terhadap manusia.
John Knox adalah seorang tokoh reformasi abad keenambelas. Ia dengan berani menyampaikan kebenaran kepada jemaatnya yang besar di Skotlandia dan akibat perbuatannya itu ia ditangkap dan dirantai ke dayung-dayung sebuah kapal.

Selama bulan-bulan yang panjang ia menarik dayung di kapal, ia tidak hanya membangun kekuatan fisiknya, tapi juga membangun kekuatan seorang pendoa yang tekun. Jeritannya ialah, “ Ya Tuhan, berikanlah Skotlandia kepadaku atau aku mati!”

Hidup dan pekerjaannya bagi Allah menjadi sangat berkuasa sehingga Ratu Skotlandia-sebagaimana dikutip- berkata: “ Saya gentar terhadap doa John Knox lebih daripada terhadap gabungan seluruh pasukan di Eropa”.

“Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia” (1 Yohanes 4:4)

“Kita sangat takut terhadap manusia sebab kita sangat tidak takut kepada Tuhan. Satu ketakutan akan mengatasi ketakutan yang lain. Ketika terror manusia menakutkan anda, palingkanlah pikiran anda kepada murka Allah.” William Gurnall
WWW.gamalielschool.org

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: