Life Partner….

Amsal 31:1 Inilah perkataan Lemuel, raja Masa, yang diajarkan ibunya kepadanya. 31:2 Apa yang akan kukatakan, anakkuanak kandungku, anak nazarku? 31:3 Jangan berikan kekuatanmu kepada perempuan, dan jalanmu kepada perempuan-perempuan yang membinasakan raja-raja.

Image

Pada sebuah momen dimana berkumpul sekelompok orang laki-laki, ada yang sudah menikah, ada yang belum menikah, di dalam permbicaraan mereka banyak topik yang mereka perbincangkan, sampai suatu saat topik yang mereka bicarakan adalah tentang keluarga. Lalu orang-orang muda yang belum menikah bertanya bagaimanakah kita mendapatkan pasangan hidup yang baik ? Ada seorang yang telah menikah menjawab dengan maksud melucu bahwa “jikalau teman hidupmu disetrum (dikontakkan dengan aliran listrik) dan ia tidak marah, maka ia adalah pasangan hidupmu yang baik.”
Tidak ada jawaban atau petunjuk yang dapat mereka berikan kepada orang-orang muda itu cara mendapatkan pasangan yang baik.

Mari kita melihat kepada Alkitab, ada beberapa nasehat yang diberikan kepada orang-orang muda….
1. Carilah Tuhan, carilah hikmat, maka hikmat yang ada padamu, itulah yang akan membuat kamu terhindar dari pasangan hidup yang tidak benar.
Pengkotbah 2:6 Karena TUHANlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian. 2:7 Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya, 2:8 sambil menjaga jalan keadilan, dan memelihara jalan orang-orang-Nya yang setia. 2:16 supaya engkau terlepas dari perempuan jalang, dari perempuan yang asing, yang licin perkataannya, 2:17 yang meninggalkan teman hidup masa mudanya dan melupakan perjanjian Allahnya;

Ayat-ayat di atas sepertinya berlaku untuk laki-laki yang hendak mencari teman hidup sehingga ia dapat terhindar dari perempuan jalang, perempuan yang tidak setia, perempuan yang melupakan perjanjian, namun Firman Tuhan ini juga berlaku bagi wanita, sebab bukan hanya perempuan yang dapat berlaku tidak setia dan melupakan perjanjian, para lelaki juga dapat berbuat demikian. Seperti apa yang disampaikan oleh Tuhan di dalam Kitab Maleakhi 2:14 Dan kamu bertanya: “Oleh karena apa?” Oleh sebab TUHAN telah menjadi saksi antara engkau dan isteri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak setia, padahal dialah teman sekutumu dan isteri seperjanjianmu. Oleh sebab itu saudara, pada pengutipan ayat-ayat di bawah ini, kalau ditulis istri, perempuan itu juga berlaku bagi suami maupun laki-laki.

Sangat penting bagi kita untuk meperhatikan Firman Tuhan, untuk mendapatkan hikmat dan pengertian dari Tuhan sehingga seluruh jalan kehidupan kita boleh menjadi hidup yang baik….. Amsal 5:1 Hai anakku, perhatikanlah hikmatku, arahkanlah telingamu kepada kepandaian yang kuajarkan, 5:2 supaya engkau berpegang pada kebijaksanaan dan bibirmu memelihara pengetahuan. 5:3 Karena bibir perempuan jalang menitikkan tetesan madu dan langit-langit mulutnya lebih licin dari pada minyak, 5:4 tetapi kemudian ia pahit seperti empedu, dan tajam seperti pedang bermata dua. 5:5 Kakinya turun menuju maut, langkahnya menuju dunia orang mati. 5:6 Ia tidak menempuh jalan kehidupan, jalannya sesat, tanpa diketahuinya. 5:7 Sebab itu, hai anak-anak, dengarkanlah aku, janganlah kamu menyimpang dari pada perkataan mulutku. 5:8 Jauhkanlah jalanmu dari pada dia, dan janganlah menghampiri pintu rumahnya, 5:9 supaya engkau jangan menyerahkan keremajaanmu kepada orang lain, dan tahun-tahun umurmu kepada orang kejam; 5:10 supaya orang lain jangan mengenyangkan diri dengan kekayaanmu, dan hasil susah payahmu jangan masuk ke rumah orang yang tidak dikenal 5:11 dan pada akhirnya engkau akan mengeluh, kalau daging dan tubuhmu habis binasa, 5:12 lalu engkau akan berkata: “Ah, mengapa aku benci kepada didikan, dan hatiku menolak teguran; 5:13 mengapa aku tidak mendengarkan suara guru-guruku, dan tidak mengarahkan telingaku kepada pengajar-pengajarku?

Hal di atas bukan berarti bahwa setiap wanita yang cantik dan setiap pria yang tampan adalah pasangan yang tidak baik, bukan demikian, tetapi yang kami hendak tekankan adalah takut akan Tuhan melebihi kecantikan dan ketampanan, tidak mustahil jika seseorang mendapatkan istri atau suami yang cantik, molek, tampan yang juga merupakan orang-orang yang takut akan Tuhan.

4. Janganlah kita menjadi pasangan yang tidak seimbang, janganlah mencari pasangan dari antara orang-orang yang tidak mengenal Tuhan.
2 Korintus 6:14 Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? 6:15 Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya? 6:16 Apakah hubungan bait Allah dengan berhala? Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini: “Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.
Dua orang yang tidak seiman, tidak dapat berjalan bersama di dalam kesatuan iman, bagaimanakah pasangan tersebut bisa mendapatkan berkat dan pemeliharaan dari Tuhan, kalau mereka tidak dapat berjalan di dalam iman kekristenan. Kita dapat melihat banyak sekali contoh bagaimana perempuan-perempuan asing, memalingkan umat Tuhan, berbalik kepada allah sembahan bangsa lain, juga termasuk raja Salomo seorang raja yang terkernal cerdik dan berhikmat, hatinyapun dicondongkan kepada Baal. Saat Bangsa Israel berbalik dari Allah dan menyembah kepada Baal maka Tuhan menjadi murka, banyak hajaran yang harus dialami oleh Bangsa Israel, oleh sebab itu janganlah kita memilih pasangan yang tidak seimbangan karena hal itu akan mendatangkan pukulan bagi kita sendiri.
Lagi pula yang Tuhan inginkan dari persekutuan antara umat-Nya adalah keturunan ilahi. (Maleakhi 2:15 Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya.)
Salomo adalah seorang raja yang berhikmat, oleh hikmatnya ia mengerti banyak hal, tidak ada teka-teki yang tersembunyi bagi dirinya, namun di dalam pernikahannya, ia mengalami kegagalan, bukan karena Tuhan tidak dapat memberikan istri yang baik kepadanya, tetapi ia melanggar perintah Tuhan dengan memperistri banyak perempuan asing, sehingga perempuan-perempuan asing ini mencondongkan hatinya kepada illah mereka sehingga Salomopun terperangkap di dalam penyembahan kepada allah asing dan hal ini mendatangkan murka dari Tuhan.

Akan tiba waktunya bagi setiap laki-laki dan wanita untuk membina rumah tangga, ada baiknya jikalau setiap orang berhati-hati di dalam menentukan teman hidupnya, karena ikatan pernikahan adalah ikatan yang sakral dan tidak sembarangan, Alkitab mencatat bahwa di dalam ikatan pernikahan dua orang telah menjadi satu, apa yang dipersekutukan oleh Tuhan tidak boleh dipisahkan oleh manusia.

Semoga Tuhan Memberkati.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: