SUMBER SUKACITA

Ketika saya merenungkan  Mzm 4 : 8  ;  Mzm 104 : 15  ;  Pkh 10 : 19 , saya menarik satu kesimpulan bahwa anggur adalah sumber sukacita.

joy

4 : 8 Engkau telah memberikan sukacita kepadaku, lebih banyak dari pada mereka ketika mereka kelimpahan gandum dan anggur. 

104:15 dan anggur yang menyukakan hati manusia, yang membuat muka berseri karena minyak, dan makanan yang menyegarkan hati manusia. 

10:19 Untuk tertawa orang menghidangkan makanan; anggur meriangkan hidup dan uang memungkinkan semuanya itu.

Sebenarnya ini hanya perenungan liar saya….Soal benar apa enggaknya saya tidak tahu….Tapi ketika menarik kesimpulan….bisa saja mengikuti para pengkotbah yang selalu mengkait – kaitkan dengan hal – hal rohani….

Biar anda saja yang menilai….

Ketika saya merenungkan  Mzm 4 : 8  ;  Mzm 104 : 15  ;  Pkh 10 : 19 , saya menarik satu kesimpulan bahwa anggur adalah sumber sukacita.

4 : 8 Engkau telah memberikan sukacita kepadaku, lebih banyak dari pada mereka ketika mereka kelimpahan gandum dan anggur. 

104:15 dan anggur yang menyukakan hati manusia, yang membuat muka berseri karena minyak, dan makanan yang menyegarkan hati manusia. 

10:19 Untuk tertawa orang menghidangkan makanan; anggur meriangkan hidup dan uang memungkinkan semuanya itu. 

Karena itu, kenapa banyak orang mabuk anggur ? Sebenarnya supaya hati mereka bersukacita. Tetapi semua itu adalah sukacita duniawi, atau sukacita yang semu.

Ada satu sukacita rohani…anggur rohani yang memberikan sukacita sorgawi yaitu Yesus  (Yohanes pasal 15 ( tentang pokok anggur )

Yohanes 15 : 5

15:5 Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. 

Yesus adalah pokok anggur. Yesus sendirilah sumber sukacita. Di saat kita tinggal di dalam Yesus ( sumber sukacita ) dan Yesus ( sumber sukacita ) di dalam kita, maka kita akan berbuah / menghasilkan buah anggur yang banyak ( bersukacita senantiasa )

Inilah anggur rohani…sukacita rohani…sukacita yang kekal.

Mari kita lihat kisah perkawinan di kana  ( Yohanes 2 : 1 – 11 )

Yohanes 2 : 3

2:3 Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: “Mereka kehabisan anggur.” 

Ketika mereka kehabisan anggur :

  1. Di lihat dari sisi jasmani, mereka memang kekurangan anggur.
  2. Di lihat dari sisi rohani, mereka kekurangan sumber sukacita.

Ibu Yesus berkata kepadanya :

“Karena ibu Yesus tahu bahwa hanya Yesus yang sanggup mengatasi masalah ini (Mengembalikan sukacita mereka). Keyakinan ini diperkuat di ay 5….

2:5 Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: “Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!” 

Yohanes 2 : 6

2:6 Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung. 

Ketika membaca angka 6, saya teringat tentang penciptaan manusia yang diciptakan pada hari ke-6. Dan tempayan ( Dibenak saya terbuat dari tanah )…Jadi sangat klop sekali angka 6 dipadukan dengan tempayan yang menggambarkan manusia.

Yohanes 2 : 7

2:7 Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: “Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air.” Dan merekapun mengisinya sampai penuh. 

Kalau mau melihat kisah percakapan Yesus dengan perempuan Samaria di Yohanes pasal 4….maka air berbicara tentang Roh Kudus.

 Ayat 7…”Mengisinya sampai penuh.”

Kita dipenuhi oleh Roh Kudus. Yesus tidak tanggung-tanggung. Dia menyuruh mengisi tempayan sampai penuh. Mungkin saja inilah yang dinamakan dengan kepenuhan Roh Kudus atau dipenuhi Roh Kudus

Yohanes 2 : 9

2:9 Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu–dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya–ia memanggil mempelai laki-laki,

 Ayat 9…”Air yang telah menjadi anggur”

Roh Kudus yang telah memberikan sukacita.

Ayat 9…”Mempelai laki-laki”

Secara Rohani berbicara tentang Yesus. Tetapi kalau secara jasmani berbicara tentang pengantin laki – laki.

Yohanes 2 : 10

2:10 dan berkata kepadanya: “Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.”

Ayat 10…”Akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.”

Secara rohani,  Yesus di puji atau menerima pujian….secara jasmani pengantin laki – laki yang dipuji.

Inti dari perenungan liar saya ini sebenarnya tentang kepenuhan Roh Kudus. Setelah Roh Kudus memenuhi kita….hal yang tampak yaitu adanya sukacita di dalam diri kita…..dan inti dari sukacita itu agar Yesus dipuji…..

Kira – kira bener apa enggak ya ?…..he…he…he….

Kalau bener ya puji Tuhan….kalau enggak…ya anggap saja ini hanya perenungan liar saya yang muncul secara tiba – tiba…

GBUsabdaspace.org

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: