TANAH PERJANJIAN

SIKAP KITA TERHADAP PROMOSI TUHAN

Bacaan Alkitab: Yosua 1:1-4

“SETIAP TEMPAT YANG AKAN DIINJAK OLEH TELAPAK KAKIMU Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada Musa.” (Yos 1:3)

images (36)Apakah yang Anda pikirkan mengenai Yosua yang disebut-sebut dalam Alkitab Perjanjian Lama? Pasti sebagian besar dari kita akan mengatakan bahwa dia adalah seseorang yang dahsyat dan pemberani. Contohnya, saat Musa mengutus 12 orang untuk mengintai tanah perjanjian, hanya Yosua dan Kaleblah yang dengan yakinnya mengatakan bahwa bangsa Israel tidak perlu takut untuk memasuki tanah yang dijanjikan Tuhan walaupun tanah tersebut dihuni oleh raksasa-raksasa. Dia pun berhasil memimpin bangsa Israel dalam meruntuhkan tembok kota Yerikho dan merebut tanah perjanjian, tentunya dengan kuat kuasa Tuhan.

Kadangkala saat kita membaca kisah dari para hamba Tuhan di Alkitab, kita berpikir bahwa mereka sungguh luar biasa dan kita sering melupakan sisi kemanusiawian mereka, yaitu bahwa mereka, seperti kita, juga merasakan kekuatiran, keraguan, ketakutan, dan berbagai emosi yang juga kita rasakan. Mereka juga harus melalui proses untuk dapat dipakai dengan luar biasa oleh Tuhan. Mungkin apa yang kita lalui berbeda dengan mereka, tetapi proses tersebut pasti tidak kalah beratnya dengan yang kita alami, karena Tuhan memberikan proses sesuai dengan keadaan dan kemampuan masing-masing kita. Kita seringkali hanya fokus pada hal-hal hebat dan ajaib yang Tuhan lakukan melalui mereka sehingga kita kadang melupakan bahwa mereka bukan manusia super melainkan manusia biasa seperti kita. Oleh karena itu, kita seharusnya juga mempelajari latar belakang mereka, apa yang mereka rasakan dan apa yang mereka lalui sehingga kita boleh belajar dari pengalaman mereka. Bila mereka bisa dipakai secara luar biasa oleh Tuhan, kita pun bisa!

Setelah Musa meninggal, Tuhan memindahkan tongkat kepemimpinan dari tangan Musa kepada Yosua. Siapakah Yosua ini? Yosua bukanlah seorang murid Musa melainkan hanya seorang abdi Musa. Seorang abdi tidak memiliki posisi yang penting, bahkan sering dianggap kecil dan tidak berarti. Mungkin ada di antara kita yang merasa kecil dan tak berarti, tetapi berbahagialah karena kuasa untuk mengangkat, meninggikan, maupun menjatuhkan ada di dalam tangan Tuhan. Mungkin saat ini Anda merasa bahwa yang sedang Anda lakukan adalah perkara kecil dan tidak berarti. Akan tetapi, setialah dan lakukanlah semuanya seperti sedang melakukannya untuk Tuhan sendiri.“Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia” Kolose 3:23.Bersabarlah, karena seperti Yosua, suatu hari nanti akan ada saat dimana Tuhan mengangkat dan meninggikan Anda bila Anda setia dan taat kepada Tuhan.

Sebagai seorang abdi yang selalu berada di sisi Musa, pastilah Yosua telah melihat mujizat-mujizat yang Tuhan lakukan melalui hidup Musa sewaktu Musa masih hidup seperti membelah lautan, menurunkan manna, membuat air mengalir dari dalam batu, dan sebagainya. Yosua pun tahu betapa bangsa Israel sangat mengandalkan Musa. Bahkan ketika Musa meninggal, bangsa Israel berkabung dan sangat berduka cita. Saat itu ketakutan meliputi bangsa Israel karena mereka hendak menyeberang ke tanah yang sudah Tuhan janjikan, yaitu tanah dimana penghuninya adalah orang-orang kuat yang gagah perkasa, tanpa kehadiran pemimpin yang sudah sangat mereka percayai dan andalkan.

Di dalam situasi seperti ini, Yosua dipilih oleh Tuhan untuk memimpin bangsa Israel tersebut. Dapat kita bayangkan bagaimana perasaan Yosua, pastilah dia merasa sangat takut dan mungkin mempunyai pikiran seperti ini: “Apakah aku mampu menggantikan tuanku Musa untuk memimpin bangsa yang besar ini? Bagaimana bila aku tidak dapat melakukan hal-hal besar seperti yang sudah Musa lakukan? Bagaimana bila bangsa Israel ini tidak mau menerima aku sebagai pemimpin mereka?” Pikiran-pikiran seperti ini sangat mungkin dimiliki oleh Yosua. Bayangkan bila Anda sendiri yang harus menggantikan posisi dari seseorang yang sangat berpengaruh padahal Anda merasa bahwa Anda bukan siapa-siapa, pastilah Anda juga merasa kuatir bukan? Kita dapat menemukan di Alkitab bahwa dalam kitab Yosua pasal 1,Tuhan tiga kali mengingatkan Yosua untuk menguatkan dan meneguhkan hatinya. Mengapa Tuhan mengulang kata-kata yang sama sampai tiga kali?  Pastilah karena Yosua merasa takut, gentar, dan kuatir.

Di sini kita harus mengikuti teladan Yosua, yang walaupun merasa takut, gentar, dan kuatir, tidak menyerah kepada perasaan tak berdayanya, tapi sebaliknya dia menyerahkan semua itu ke dalam tangan Tuhan dan dia mengimani janji-janji Tuhan kepadanya. Janji Tuhan kepada Yosua yaitu Tuhan sekali-kali tidak akan pernah meninggalkan Yosua dan setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kaki Yosua akan Tuhan berikan kepadanya. Ketahuilah bahwa iblis berusaha untuk mengintimidasi dan menjatuhkan kita setiap saat, seperti dikatakan dalam 1 Petrus 5:8, “Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.”

Tetapi jangan takut dan kuatir saat promosi dari Tuhan datang atau kita dipanggil untuk melakukan sesuatu yang besar dan yang tidak pernah timbul di dalam pikiran kita. Saat kita merasa tidak mampu dan kuatir, bersikaplah seperti Yosua. Yosua percaya kepada Tuhan. Percayalah bahwa Tuhan tidak pernah salah memilih setiap kita dan Ia tahu kapasitas kita. Sebab yang tidak mungkin bagi kita, mungkin bagi Dia. Sebagaimana Yosua percaya pada Tuhan dan kemudian dipakai dengan luar biasa oleh-Nya, setiap kita pun dapat melakukan perkara yang besar bila kita beriman pada Tuhan karena Tuhanlah yang akan berperang ganti kita.

Tuhan tidak memanggil orang-orang yang sudah mahir atau lihai, tetapi Dia memahirkan orang-orang yang dipanggil-Nya. Percayalah bahwa saat Tuhan memanggil Anda untuk melakukan suatu perkara, Dia sendiri lah yang akan memperlengkapi Anda dan Dia juga yang akan memampukan Anda untuk menyelesaikan tugas yang diberikan-Nya kepada Anda. Bagian kita adalah memperbesar kapasitas kita dengan banyak belajar dan kita juga harus sering duduk diam di kaki-Nya untuk mendengarkan arahan-Nya lalu melakukan apa yang diminta-Nya.

“…Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.” (Zakaria 4:6)

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Apa yang dipesankan Tuhan kepada Yosua dengan tanggung jawab yang begitu berat? Tuhan hanya mengatakan perkataan yang sederhana. Tuhan hanya meminta Yosua untuk melakukan langkah pertamanya sebagai seorang pemimpin bangsa Israel untuk bersiap-siap memimpin seluruh bangsa Israel menyeberangi sungai Yordan untuk menuju negeri yang telah dijanjikan Tuhan kepada mereka (ay. 2).

Kelihatannya ini adalah tugas yang mudah. Tetapi kenyataannya, pada waktu itu cukup sulit menyeberangi sungai Yordan, apalagi tanpa menggunakan perahu. Arus sungai sangat deras dan rasa-rasanya mustahi untuk menyeberangkan seluruh bangsa dalam waktu yang cepat, terlebih bagi anak-anak dan segala ternak serta harta benda yang dibawa oleh seluruh bangsa itu. Akan tetapi  Tuhan pun mengingatkan Yosua, bahwa Yosua memiliki suatu keistimewaan berupa janji Tuhan yang mengatakan bahwa setiap tempat yang diinjak oleh telapak kakimu akan diberikan  Tuhan kepadanya (ay. 3), sama seperti apa yang dijanjikan Tuhan kepada Musa (Ul 11:24).

Begitu besarnya janji Tuhan itu sehingga sebenarnya daerah yang dijanjikan Tuhan kepada bangsa Israel sangat luas: dari padang gurun di sebelah selatan, Lebanon di sebelah utara, sungai Efrat di sebelah Timur, bahkan hingga tanah orang Het (yang saya sendiri masih belum  tahu di sebelah mana) hingga laut tengah di sebelah barat (ay. 4). Ini adalah wilayah yang sangat luas bahkan di zaman ini, karena mencakup negara-negara tetangga Israel hingga ke sungai Efrat yang merupakan sebagian daerah Irak pada masa kini.

Ini adalah suatu janji Tuhan yang sangat diperhatikan oleh Yosua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: