Tuhan Benci Kemunafikan

Ditulis Oleh Pdp. Sri Indrawati Mawikere

Dilihat: 876

Bacaan: Matius 26:73-75

“Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah: “Aku tidak kenal orang itu”. Dan pada saat itu berkokoklah ayam” (Ayat 74).

10013290_803617823001676_1634290976_nIstilah munafik atau kemunafikan sudah ada sejak jaman Tuhan Yesus berada di dunia ini, bahkan seringkali orang-orang yang munafik adalah mereka yang mengetahui Firman Tuhan. Mereka menyalahkan orang lain, padahal dirinya sendiri lebih berbuat salah.

Oleh sebab itu, kita tidak terlalu terkejut di jaman sekarang pun banyak orang munafik. Bahkan lebih parah lagi, tidak sedikit juga di gereja terdapat orang-orang seperti ini. Orang yang seperti ini lebih pintar dan jeli mencari-cari kesalahan orang lain seperti kata pepatah: “gajah di pelupuk matat tidak nampak, semut diseberang lautan tampak”.

Orang yang demikian ini dengan mudah menilai orang menurut pendapatnya sendiri karena itu ada orang yang mengatakan kejatuhan Petrus dalam dosa penyangkalan karena kecongkakannya atau kesombongannya.

Renungkanlah
1. Apakah pengertian “munafik” menurut saudara? Jelasakan!
2. Bagaimana sikap dan perilaku orang yang munafik di hadapan Allah? Tuliskan dan jelaskan!
3. Kebenaran-kebenaran apa yang saudara peroleh dari renungan hari ini? Tuliskan!

Tuduhan yang demikian ini tidak tepat, memang Petrus mengatakan “Biarpun semua tergoncang imannya karena Engkau, aku sekali-kali tidak” (Matius 26:33). Petrus sama sekali tidak congkak! Ucapan Petrus ini dikarenakan suatu tekad yang terdorong oleh kasih yang besar kepada Tuhan Yesus.

Tuhan Yesus tahu benar motivasi Petrus, oleh karena itu Tuhan Yesus tidak pernah marah atas kegagalan Petrus menepati apa yang telah diucapkannya sendiri. Memang Petrus telah gagal menguasai dirinya sendiri, tetapi Petrus bukan orang yang munafik.

Ucapan Petrus itu diiringi iman yang besar, buktinya setelah Petrus menyesal dari dosanya itu dan setelah dipenuhi Roh Kudus, Petrus melakukan perbuatan-perbuatan besar untuk memuliakan Allah. Petrus mengalami banyak penderitaan, bahkan sama sekali tidak takut mati, juga didalam pelayanannya.

Banyak mujizat terjadi, sehinggga bayangan Petrus pun banyak menyembuhkan orang. Bagi kita yang hidup di jaman sekarang ini, Alkitab sudah banyak memberikan nasehat supaya kita tidak sembarangan menuduh orang lain tidak benar tanpa menyelidiki lebih dulu, apakah tindakan itu benar atau salah? Sebaliknya apabila tuduhan itu benar juga, tidak sepantasnya kita menghakimi.

Kemunafikan merupakan sifat yang merugikan diri sendiri

Adalah sangat baik bila dengan kasih menasehati dia supaya dia sadar dan berbalik dari kesalahannya, bukankah setiap saat kita bisa terpeleset dan terjerat jatuh dalam dosa? Kesemuanya itu tergantung kepada kita dalam menilai apa yang kita temui dalam suatu lingkup pergaulan itu. Bila kita hidup jauh dari Firman Tuhan, maka sangat mungkin dan pasti pilihan kita jatuh dalam perkara-perkara duniawi yang hanya menyenangkan kedagingan kita saja.

Tidak dipungkiri bahwa sejak manusia jatuh dalam dosa, manusia cenderung melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak berkenan dihadapan Allah dan suka menghakimi orang lain. Manusia tidak lagi hidup dalam kasih, misalnya Kain dengan tega membunuh adiknya Habel (Kejadian 4:8).

Sudah tentu orang yang tidak hidup di dalam Yesus Kristus, maka dipastikan hidupnya tidak akan mampu melepaskan diri dari jeratan si iblis. Apabila selama ini saudara suka melihat kesalahan orang lain dan menghakiminya, saat ini saudara harus bertobat dan kembali kepada Allah.

Undanglah Roh Kudus ke dalam hati kita dikala menjalankan kehidupan yang keras ini, karena hanya Roh Kuduslah yang dapat membuat kita menjadi peka terhadap tipu daya iblis, dan tetaplah waspada! Tetapi jika orang bertobat dan berusaha bangkit dari kejatuhannya kita harus menghargai dan menopang dia.

Doa

Tuhan Yesus, ampuni saya atas sikap saya yang selalu menghakimi orang lain. Biarlah Roh Kudus-Mu menolong supaya saya mampu melawan tipu daya iblis Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: