Diberkatilah Orang Yang Mengandalkan Tuhan

Pdp. Daniel Rudianto

Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Yeremia 17:5

strengthSalah satu dosa manusia yang terselubung, tidak terdeteksi dan setiap manusia cenderung melakukan dosa ini yaitu mengandalkan manusia dan diri sendiri. Kita sebagai orang Kristen, sungguh-sungguh kepada Tuhan dan mengasihi Tuhan tetapi secara tidak sadar berharap kepada manusia.Mengandalkan berarti berharap, percaya, terjamin. Sebagai contoh waktu kita sakit, yang timbul pertama kali dalam pikiran kita adalah pergi ke dokter atau minum obat. Berarti secara tidak sadar, kita mengandalkan hal yang lahiriah dan masuk akal daripada mengandalkan Tuhan.

Contoh lain saat kita kekurangan, kita mencari orang berkecukupan untuk meminjam uang, saat terjepit kita mencari orang berpengaruh untuk menyelesaikan masalah kita dengan cepat. Saat kita mampu mengerjakan sesuatu yang sesuai dengan kemampuan kita, kita langsung mengerjakannya. Hal ini bukan berarti kita tidak boleh minum obat, pergi ke dokter tetapi kita harus terlebih dahulu bertanya kepada Tuhan, mengandalkan Tuhan. Jangan sampai karena kita hidup dalam dunia logika, secara tidak sadar kita melakukan sesuatu otomatis dengan kebiasaan kita.

Seringkali ketika kita menghadapi sesuatu, kita berusaha dulu sampai kehabisan akal baru ingat Tuhan. Padahal Tuhan mau menjadi yang pertama diandalkan. Pertolongan datangnya hanya dari Tuhan (Maz. 121:1-2).

Perkataan “terkutuklah” jauh lebih mengerikan dari yang kita bayangkan. Berarti mengandalkan manusia itu dosa yang sangat serius. Ul. 28:15-46 membahas tentang apa yang akan terjadi jika kita menjadi orang terkutuk. Semua kutuk ini akan menghampiri orang yang mengandalkan manusia. Jika kita sudah setia mengikuti dan melayani Tuhan tetapi hidup seperti dalam kutukan, marilah introspeksi diri, jangan-jangan kita sudah melakukan dosa ini sehingga hidup terkutuk.
Beberapa contoh:
– Yusuf (Kej. 40:14)

Yusuf mengandalkan juru minuman untuk menolongnya mengeluarkan dari penjara. Dia lupa segala sesuatu terjadi karena Tuhan, lupa bahwa Tuhan bisa melepaskannya dari penjara. Orang yang mengandalkan manusia akan kecewa dan tidak mendapat apa-apa. Yusuf lepas dari penjara setelah lewat 2 tahun.

– Simson (Hak. 16:20)
Simson, orang yang paling kuat mengandalkan diri sendiri. Beberapa kali disergap dia bisa lolos tetapi lupa bahwa kekuatannya dari Tuhan. Akhir hidupnya, matanya buta, dijadikan lawak dan mati mengenaskan karena dosa mengandalkan diri sendiri.

Segala kekayaan, kemampuan, kepercayaan yang ada pada kita, semua dari Tuhan. Saat kita sukses, janganlah meninggikan diri, karena semuanya hanya dari Tuhan.
– Paulus (2Kor. 12:9)
Meskipun Paulus luar biasa, melakukan banyak mujizat, dia tidak bisa menyembuhkan dirinya sendiri. Ada duri dalam daging yang Tuhan taruh dalam diri Paulus. Orang dengan karunia yang lengkap tanpa duri dalam daging bisa menjadi sombong. Ingatlah apa pun yang telah kita capai, semuanya adalah kasih karunia Tuhan, jangan kita menjadi sombong.

Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Yer. 17:7
Ul. 28:1-14 adalah berkat-berkat yang akan kita terima jika mengandalkan Tuhan. Sering kita sulit mengandalkan Tuhan karena banyak kekuatiran terutama jika nanti tidak ditolong. Tetapi orang yang mengandalkan Tuhan tidak akan dipermalukan (Rom. 10:11).

Logika/pikiran bisa menjadi penghalang berkat bagi kita (Ams. 3:5). Dalam Dan. 3:17-18, Sadrakh, Mesakh dan Abednego kalau mau hidup aman, tetap dengan kedudukan semula cukup dengan menyembah patung saja. Kalau tidak mau, mereka akan dimasukkan ke dalam dapur api. Tetapi mereka hanya mau mengandalkan Tuhan dan rela menyerahkan nyawanya. Mereka tidak mau menyuap tetapi mengandalkan Tuhan, pada akhirnya justru kedudukan mereka diangkat. Hari Minggu orang tidak boleh bekerja karena Tuhan sudah sediakan berkat 2x lipat di hari sebelumnya (Kel. 16:22). Ketika timbul kelaparan, Ishak mau pergi ke Mesir, tetapi dia menurut Tuhan untuk tinggal di suatu tempat. Di tempat kering itu dia menabur dan menuai 100x lipat (Kej. 26:12-13).

Semua berkat datangnya dari Tuhan. mari kita mengandalkan Tuhan sehingga berkat-berkat itu dapat kita nikmati. (LL)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: