Kekuatan Waktu Lemah

psalm91-rgb

“Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.Roh,yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut” [Roma 8:1,2].

Bebas dari  hukuman!Tuhan,Aku tak pernah dapat hidup menurut ketetapan-Mu karena aku lemah,tapi Kau datang jadi manusia dan membayar harga bagiku.Kini aku hidup bebas oleh sifat rohani yang Kau berikan padaku.Tunjukkan bagaimana kujalani hidup ini menurut rencana-Mu.

“Hati yang gembira adalah obat yang manjur,tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang”[Amsal 17:22]

Sudah lama,kekuatanku terkuras oleh tekanan yang tersembunyi di bawah permukaan kesadaranku.Luapan tekanan membuatku menangis.Kala kupikir bahawa semua beres,maka hal terkecil dapat membuatku marah.Aku tak dapat tidur dan aku tak dapat memusatkan perhatian pada pekerjaanku.Kubayangkan,akankah sakit ini berlalu?Tuhan,kubutuhkan sedikit obat sukacita bila kuingin mengatasi hal ini.

“Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi,tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah.Oleh Roh itu kita berseru:

‘Ya Abba,ya Bapa!”Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita,bahwa kita adalah anak-anak Allah” (Roma :15,16).

Bapa,ingatkan aku lagi bahwa aku adalah anak-Mu dan Engkau adalah Bapaku yang kekasih,bukan Allah yang jauh.

Ingatkan aku lagi bahwa Engkau sedekat napasku,sedekat hatiku,tak pernah gagal untuk mengasihiku.

“Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata,akan menuai dengan bersorak-sorai.Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih,pasti pulang dengan sorak sorai sambil membawa berkas-berkas panennya” (Mazmur 126:5,6).

Aku meratap namun tak dapat kulihat benihku,karena benihku tertanam di tanah dan dukaku mengairinya tiap hari.Pada hari besar dan indah itu,kala yang mati dalam Kristus akan bangkit,akan kulihat hasil tuaian ku dan sungguh aku akan pulang dengan menyanyi.

“Baiklah orang yang tidak berdaya berkata, ‘Aku ini pahlawan!”

Aku merasa seperti Gideon kala ia disuruh membebaskan Israel.Ia katakan bahwa keluarganya adalah terlemah di Manasye,dan dialah anggota keluarga yang paling tak berarti.Tuhan,aku tak dapat membebaskan diriku,apalagi orang lain,namun Kau suruh aku berkata aku ini pahlawan.Jika semua perkara dapat kulakukan melalui Kristus,kurasa aku dapat berkata: “Aku ini pahlawan” Dipersejatai dengan firman-Mu,dilindungi oleh darah-Mu,aku ini pahlawan! Tolong aku berperang dengan benar melawan musuh jiwaku yang terus berupaya untuk menjegalku dan menendangku bila aku jatuh.

“Tetapi tanpa IMAN tidak mungkin orang berkenan kepada Allah.Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah,ia harus percaya bahwa Allah ada,dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia”.[Ibrani 11:6]

Tingkatkan imanku,Tuhan,karena aku ingin menyenangkan-Mu dengan hidupku.Aku ingin mencari-Mu dengan segenap hati  dan semangatku hingga Kau memberkatiku dengan hadirat-Mu.Teduhkan jiwaku dan berbicaralah kepada hatiku yang gelisah,dan aku akan berlari mengejar-Mu.

Sumber:Jennifer Lyn

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: