SETIAP PEMBERIAN YANG BAIK DAN SETIAP ANUGERAH YANG SEMPURNA, DATANGNYA DARI ATAS

SEMUANYA BERASAL DARI ATAS

Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.(Yakobus 1:17).

every good thing from GODMungkin pepatah ini kurang tepat, tapi tidak apa-apa agak dipaksakan sedikit: “dari mana datangnya lintah dari sawah turun ke kali, dari mana datangnya cinta, dari mata turun ke hati”. Yang hendak dimaksudkan di sini bukanlah tentang cinta, tapi bahwa sesuatu itu mempunyai awal atau asalnya. Tidak ada peristiwa yang terjadi kebetulan. Semuanya pasti punya penyebab, kita menyebutnya awal peristiwa. Juga sikap manusia berasal dari sesuatu. Perbuatan berasal dari sesuatu.  Termasuk tentang yang baik dan yang jahat. Pernyataan ini dapat membimbing kita untuk memahami nas ini khususnya dengan pemberian yang baik.

Firman Tuhan ini hendak memberitahukan bahwa setiap kebaikan itu berasal dari Allah, Bapa segala terang. Jikalau setiap kebaikan itu berasal dari Allah, Bapa segala terang itu, maka segala kejahatan itu berasal dari Iblis, bapa segala gelap. Kebaikan Allah itu tetap, tidak berubah, dan bukan sekedar bayang-bayang juga bukan pura-pura, tapi nyata di dalam hidup kita. Kebaikan Allah itu selalu bersifat anugerah. Diberikan kepada manusia bukan karena kebaikan manusia itu, melainkan karena Allah, Bapa segala terang itu sendiri memang baik. Maka manusia pantas mensyukuri anugerah kebaikan Allah itu dalam kehidupannya. Teks Yakobus ini juga mau memberitahukan kepada kita bahwa Allah kita, Bapa segala terang itu selalu melakukan perkara yang baik bagi manusia. Tidak ada kejahatan di dalam diri-Nya. Hal ini mengingatkan kita tentang apa yang dikatakan Yesus dalam Mat.7:9 -11: “Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”(Mat.7:9-11).

Kebaikan yang Tuhan berikan itu kepada manusia bersifat anugerah, cuma-cuma, manusia tidak dapat membelinya. Tapi manusia dapat bersyukur atas anugerah kebaikan Allah itu. Bagaimana kita bersyukur atas anugerah kebaikan Allah itu? Dengan juga selalu melakukan kebaikan bagi sesama manusia. Berbuat baik bukan karena pura-pura (hipokrit: munafik). Tapi karena memang kita ingin selalu berbuat baik. Terutama menyadari bahwa Allah telah lebih dulu memberikan anugerah kebaikan-Nya kepada kita dengan cuma-cuma. Kebaikan yang selalu kita kerjakan juga akan menunjukkan darimana kita berasal, yakni dari Allah, Bapa segala terang itu. Kita harus menunjukkan kepada dunia bahwa kita bukan berasal dari kegelapan, dan kita bukan anak-anak kegelapan. Tapi kita harus menunjukkan bahwa kita adalah anak-anak terang, yang berasal dari Allah kita, Bapa segala terang itu.

Doa: Terima kasih ya Tuhan atas segala pemberianMu yang baik. Tolong kami Tuhan agar selalu mensyukuri pemberianMu dalam hidup kami. Amin.

Kata-kata Bijak:
Sumber segala pemberian yang baik dan anugerah yang sempurna adalah dari Tuhan

http://www.gkpi.or.id/renungan/read/1062/semuanya_berasal_dari_atas/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: