TANDUKNYA MENINGGI DALAM KEMULIAAN

Danau Galilea atau Laut Mati

Mazmur 112:1-10
Mujur orang yang menaruh belas kasihan dan yang memberi pinjaman, yang melakukan urusannya dengan sewajarnya (Ayat 5). Ia membagi-bagikan, ia memberikan kepada orang miskin; kebajikannya tetap untuk selama-lamanya, tanduknya meninggi dalam kemuliaan (Ayat 9).

Di Israel ada dua danau besar, yaitu Danau Galilea dan Laut Mati (sebenarnya danau, namun karena sangat luas disebut 06 Sea of Galileelaut). Dua danau itu mempunyai perbedaan yang sangat kontras. Danau Galilea merupakan sumber penghidupan bagi penduduk sekitarnya karena mempunyai banyak ikan. Sementara di Laut Mati tidak ada satupun makhluk yang bisa hidup di dalamnya, karena mengandung kadar garam yang sangat tinggi. Danau Galilea menerima pasokan air dari bukit Hermon, lalu menyalurkan airnya keluar melalui Sungai Yordan, sedangkan Laut Mati hanya menerima pasokan air tetapi tidak menyalurkannya keluar. Akibatnya kadar garamnya sangat tinggi dan tidak memungkinkan ikan hidup di dalamnya.

Laut mati 1Itu adalah gambaran dari kehidupan kita. Jika kita hanya menerima berkat saja dan tidak menyalurkannya, maka kita akan menjadi seperti Laut Mati. Hidup kita akan menjadi kering dan gersang karena tidak menjadi berkat bagi orang lain. Sedangkan jika kita menerima berkat dan menyalurkannya, maka kita akan menjadi seperti Danau Galilea. Ada kehidupan di dalamnya dan menghidupi banyak orang. Orang yang murah hati akan selalu bergairah dan punya semangat hidup.

Tuhan berjanji untuk orang yang melakukan kebajikan dan kemurahan, bahwa mereka akan mengalami kemujuran (ayat 5). Kemujuran berarti Tuhan akan mendatangkan hal-hal yang baik untuk orang yang bermurah hati. Juga Tuhan akan mengangkat martabat (disimbolkan dengan tanduk) orang yang sukaDanau Pengetahuan berbagi (ayat 9). Di dalam Matius 5:7 juga dikatakan: ”Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.” Hukum rohani tentang tabur tuai pasti berlaku di dalam hidup ini. Apa yang kita tabur itulah yang kita tuai. Jika kita menabur kemurahan maka kita pun akan menuai kemurahan juga.

Oleh karena itu, jemaat Tuhan, milikilah hati yang suka berbuat kebajikan. Galatia 6:9-10 mengatakan: ”Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.” Amin.

Oleh: Pdt. Goenawan Susanto

http://renungan-harian.giadrcipto.org/?judul=danau_galilea_atau_laut_mati#selengkapnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: