TIDAK GILA HORMAT

DAMPAK DIPIMPIN OLEH ROH KUDUS: TIDAK GILA HORMAT

“ Janganlah kita gila hormat,janganlah kita saling menantang dan saling mendengki”( Galatia 5:26 )

download (4)Rasul Paulus memberikan himbauan agar kita tidak gila hormat dengan pernyataan sebagai berikut, “Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh” (Gal.5:25). Hidup oleh Roh berarti hidup kita tergantung dan diatur, bukan oleh hukum Taurat (aturan). Ini sama dengan berjalan dengan Roh (Gal.5:16 versi KJ), tetapi berbeda dengan dipimpin oleh Roh (Gal.5:25). Dipimpin oleh Roh berarti dipimpin berdasarkan peraturan (arti literal).

Kata Yunaninya berarti mengamati atau memperhatikan elemen, berjalan menurut elemen, seperti berjalan dalam barisan, berbaris dalam barisan kemiliteran, sejalan atau seiring; dapat juga diartikan berjalan secara tertib dan teratur. Berjalan menurut Roh mengacu kepada pimpinan sehari-hari yang umum sedangkan dipimpin oleh Roh mengacu kepada pimpinan yang mengambil sasaran unik Allah sebagai arah dan tujuan hidup, juga berarti pimpinan yang mengikuti Roh sebagai peraturan dasar, prinsip dasar.

Kita hidup oleh Roh karena Allah yang mengaturnya, melalui sarana karunia Roh ketika bertobat. Tetapi kita dipimpin oleh Roh adalah soal pilihan pribadi, dengan setiap langkah diambil dalam ketergantungan kepada-Nya. Jika orang dipimpin oleh Roh, dia tak akan gila hormat – menonjolkan diri, ingin dihormati, dan kecewa bila gagal. “Gila hormat menimbulkan persaingan, yang ditanggapi baik oleh orang yang bersifat lebih kuat, sedangkan yang lebih lemah terdorong untuk iri hati” (Hogg and Vine, Galatians, p. 305).

Dr.Warren mengatakan bahwa “Buah tumbuh dalam iklim yang diberkati dengan kelimpahan Roh dan Firman Tuhan”. Hidup oleh Roh berarti ‘berjalan seiring dengan Roh’, tidak mendahului dan tidak pula ketinggalan. Hal ini menyangkut Firman Allah, doa kebaktian, pengucapan syukur, dan persekutuan dengan umat Allah. Ini juga berarti ‘mencabuti lalang’ sehingga benih Firman Allah dapat berakar dan berbuah.

Para penganut Yudaisme suka mencari pujian manusia dan ‘gila hormat’. Sikap seperti ini mendatangkan persaingan dan perpecahan. Buah tidak dapat tumbuh dalam suasana seperti itu.

Hasil dari pimpinan Roh adalah tidak gila hormat! Kehormatan hanya untuk Allah! Gila hormat, menantang dan mendengki, semua berasal dari daging (Gal.5:24). Gila hormat membangkitkan penentangan dan kedengkian. Jika kita oleh Roh mematikan gila hormat, maka penentangan dan kedengkian akan dengan spontan diakhiri dan hasilnya adalah damai sejahtera. Ketiga perkara ini secara praktis menguji apakah kita hidup dipimpin oleh Roh.

REFLEKSI: Jangan coba-coba mengambil alih posisi Tuhan di dalam hidup Anda! Ketika Anda merasa besar, dikultuskan, dihormati terlalu berlebihan oleh jemaat, ingat beri tempat bagi Allah karena hanya Allah yang layak dimuliakan.

by Pdt. Dr. Henoch Edi Haryanto

http://gbtngesrep.org/dampak-dipimpin-oleh-roh-kudus-tidak-gila-hormat/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: