Setiap Kesukaran

Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna. —2 Korintus 12:9

Seperti kota-kota lainnya, Enterprise di Alabama memiliki sebuah monumen megah. Namun monumen di Enterprise lainODB_280914 daripada yang lain. Patungnya bukan memperingati seorang warga yang terpandang; melainkan hasil karya seekor kumbang. Pada awal 1900-an, hama kumbang mulai melanda dari Meksiko hingga bagian selatan Amerika Serikat. Hanya dalam waktu beberapa tahun, hama itu menghancurkan seluruh panenan kapas yang menjadi sumber penghasilan utama mereka. Dalam keputusasaan, para petani mulai menanam tanaman lain, yaitu kacang. Mereka menyadari selama ini mereka hanya bergantung pada satu jenis tanaman, sehingga mereka merasa berutang pada kumbang yang telah memaksa mereka beralih ke tanaman lain, yang pada akhirnya memberi mereka kemakmuran yang lebih besar.

Hama kumbang itu ibarat hal-hal yang datang ke dalam hidup kita dan menghancurkan hasil kerja keras yang telah kita capai selama ini. Kehancuran itu bisa kita alami dalam segi finansial, emosi, atau fisik—dan itu semua menakutkan kita. Kita merasa sepertinya hidup kita sudah berakhir. Namun seperti yang dialami oleh warga kota Enterprise, hilangnya sesuatu yang sudah usangmerupakan kesempatan untuk menemukan sesuatu yang baru. Allah mungkin menggunakan kesulitan untuk membuat kita meninggalkan suatu kebiasaan buruk atau mengembangkan suatu sikap yang baru. Allah menggunakan duri di dalam daging Paulus untuk mengajarnya tentang kasih karunia (2Kor. 12:7-9).

Daripada berusaha keras mempertahankan kebiasaan lama yang tidak lagi efektif, kita dapat melihat setiap kesulitan sebagai kesempatan bagi Allah untuk menanamkan sikap baru dalam diri kita. —JAL

Kaum beriman yang dihantam pencobaan,
Meski hatimu letih dan jiwamu didera kesakitan,
Segala kepedihan yang tiada henti melemahkanmu itu
Dapat menjadi saluran berkat yang tak ternilai. —NN.
Allah sering menggunakan pengalaman-pengalaman pahit untuk menjadikan kita pribadi yang lebih baik.


Segala kepedihan yang tiada henti melemahkanmu itu
Dapat menjadi saluran berkat yang tak ternilai. —NN.

Allah sering menggunakan pengalaman-pengalaman pahit untuk menjadikan kita pribadi yang lebih baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: