Janganlah Kamu Merugikan Satu Sama Lain

Janganlah Kamu Merugikan Satu Sama Lain

Bacaan: Imamat 25:1-22

Kunci Sukses: Tunjukkan pada dunia bahwa kita anak-anak Tuhan Memperdalam akar iman:

“Janganlah kamu merugikan satu sama lain, tetapi engkau harus takut akan Allahmu, sebab Akulah TUHAN Allahmu.” (Imamat 25:17) Bacaan Alkitab Setahun: Nehemia 7-8 ; 2 Petrus 2

max-lucado-quotes-god-will-use.jpgKalau kita perhatikan peringatan Tuhan terhadap bangsa Israel di zaman dahulu seperti yang kita baca dari ayat firman Tuhan ini, maka ternyata sejak zaman dahulu, manusia sering meruikan sesamanya dan sampai sekarang pun sikap yang kurang terpuji ini masih diwarisi oleh orang-orang yang hidup di zaman modern ini. Yang kaya memperdaya yang miskin, yang kuat menindas yang lemah, keadilan hanya bagi yang kuat dan hukum dipakai untuk memenangkan yang kaya. Bagi orang yang menamakan dirinya Kristen, jangan bangga dulu dengan ke-Kristenannya bila hidupnya tidak menunjukkan sifat Kristus, dan hidup tidak beda dengan hidup mereka yang tidak kenal Tuhan.
Bahkan tidak sedikit orang dunia, orang yang tidak mengenal Tuhan, justru lebih banyak berbelas kasihan daripada orang Kristen.
Tuhan berfirman: “Apabila kamu menjual sesuatu kepada sesamamu atau membeli dari padanya, janganlah kamu merugikan satu sama lain.” (Imamat 25:14).
Tuhan tahu benar sifat manusia terlebih di zaman ini, dimana manusia memiliki sifat egois yang tinggi, apapun ditempuhnya untuk mendapat yang diingini hatinya walaupun apa yang dilakukan itu bertentangan dengan finnan Tuhan dan merugikan orang lain.
Bagaimana dengan kita? Memang sudah lazim (walaupun hal ini salah) bahwa orang kaya menekan orang miskin dalam perdagangan; ibu-ibu rumah tangga mempekerjakan para pembantunya semaksimal mungkin dan dengan upah serendah mungkin; bila mereka membeli misalnya sayur pada bakul-bakul kecil, menawar harga serendah mungkin, padahal keuntungan mereka sangat sedikit, dan bagi para bakul ini, uang sedikit ini sangat besar artinya. Jika ini terjadi dalam hidup orang Kristen, perlu dipertanyakan ke-Kristenannya, asli atau imitasi.
Sesungguhnya, walaupun kita tidak diperingatkan Tuhan, seharusnya kita mengerti bagaimana bersikap dalam hidup ini. Dengan berkat yang kita terima dari Tuhan, kita bisa menjadi orang tua asuh, menjadi donatur panti-panti asuhan dan panti-panti jompo dan sebagainya.
http://filadelfia-mks.com/berita-104-jangan merugikan-orang-lain.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: