Dosa Dan Keselamatan

SATU JALAN KEPADA KESELAMATAN

Jesus saves

Alkitab dengan jelas mengajarkan bahwa Kristus adalah satu-satunya jalan menuju keselamatan. Yesus berkata, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Yohanes 14:6). Petrus berkata kepada pemimpin Yahudi, yang sangat tidak bersedia untuk menerima dan mengakui keagungan Kristus, “Keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Kisah Para Rasul 4:12).

Keselamatan yang ditawarkan oleh Kristus disediakan bagi semua manusia melalui imannya di dalam Kritus. Sehingga ketika penjaga penjara Filipi bertanya pada Paulus dan Silas, “Apakah yang harus aku perbuat supaya aku selamat?” mereka menjawab, “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu” (Kisah Para Rasul 16:30,31). Kisah Para Rasul 2:21 danRoma 10:13 meringkas pengajaran ini dengan menyatakan, “Barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.”

Tetapi bagaimana dengan mereka yang sama sekali belum pernah mendengar Firman Tuhan? Apakah mereka akan dihukum karena menolak Injil yang sama sekali belum mereka ketahui? Kalau demikian, berarti Tuhan tidak adil. Alkitab tidak mengajarkan bahwa mereka tersesat karena mereka menolak Injil. Sebaliknya, seseorang akan dihakimi sesuai dengan respon terhadap terang yang mereka terima. Tetapi hal ini juga menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang hidup sesuai dengan terang yang telah mereka terima, dan bahwa tidak ada seorang pun yang dapat diselamatkan tanpa Injil. Paulus menjelaskan kebenaran ini di Roma 1-3.

Terang apa yang tersedia untuk orang kafir? Sebelumnya Paulus telah menyebutkan terang yang berasal dari ciptaan. Kemudian ia menyebutkan terang datang dari hati nurani, mereka menunjukkan, bahwa Isi Hukum Taurat Ada Tertulis Di Dalam Hati Mereka Dan Suara Hati Mereka Turut Bersaksi Dan Pikiran Mereka Saling Menuduh Atau Saling Membela” (2:15). Terdapat rasa benar dan salah yang mereka alami melalui kata hati nurani mereka. Sebab melalui keinginan seseorang, hati nurani tiap-tiap orang pada suatu saat nanti akan menuduh atau membela mereka. Tuduhan dan pembelaan ini “akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus” (2:16). Jadi Orang Kafir Akan Dihakimi Sesuai Dengan Apa Yang Mereka Perbuat Dengan Hati Nurani Mereka.

Sumber: http://lead.sabda.org/lead/_htm/atitude09.htm

Bacaan: Roma 2:15

ROMA 2:12-16 12 Sebab semua orang yang berdosa tanpa hukum Taurat akan binasa tanpa hukum Taurat; dan semua orang yang berdosa di bawah hukum Taurat akan dihakimi oleh hukum Taurat. 13 Karena bukanlah orang yang mendengar hukum Taurat yang benar di hadapan Allah, tetapi orang yang melakukan hukum Tauratlah yang akan dibenarkan. 14 Apabila bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri. 15 Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahawa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan fikiran mereka saling menuduh atau saling membela. 16 Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus.

Jangan kamu menyangka, bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; yang mendakwa kamu adalah Musa,  yaitu Musa, yang kepadanya kamu menaruh  pengharapanmu. Yoh 5:45

HUKUM DI DALAM HATI

Marilyn Laszlo melayani Tuhan dengan jalan membagi-bagikan Alkitab kepada suku Hauna di New Guinea. Ia sendiri yang menerjemahkannya ke dalam bahasa mereka. Saat menerjemahkan dan bertemu dengan kata “dosa,” Marilyn bertanya kepada orang-orang Hauna tentang pemahaman mereka mengenai dosa, lalu mereka menjawab, “Dosa adalah saat Anda berdusta.” “Dosa adalah saat Anda mencuri.” “Dosa adalah saat Anda membunuh.” “Dosa adalah saat Anda merampas istri orang lain.

Marilyn tertegun. Ternyata jawaban mereka sesuai dengan apa yang tertuang dalam Sepuluh Perintah Allah. Berkaitan dengan Roma 2:14-15, ia berkata, “Hukum Tuhan tertulis dalam hati manusia.

Sungguh menakjubkan kebenaran Firman Tuhan itu! Iman kita diteguhkan oleh Firman-Nya ini. Namun, ada hal yang lain lagi. Andaikata setiap orang di dunia ini menyadari dosanya (yang nyata ada meski sebagian orang mengingkarinya), kita masih perlu memastikan apakah orang-orang itu sudah tahu bagaimana dosa mereka ditebus. Yesus telah membayar lunas segala hukuman akibat dosa, dan kepada seluruh orang berdosa Dia menawarkan sebuah kehidupan yang bebas dari belenggu dosa.

Allah telah meletakkan hukum-hukum-Nya dalam hati kita, namun kita takkan pernah sanggup memenuhi tiap tuntutan hukum-Nya (Roma 3:23, Yakobus 2:10, 1Yohanes 1:8). Hukum tersebut menunjukkan betapa kita diperbudak oleh dosa, tetapi kasih karunia Allah melalui Kristus membebaskan kita. Setelah menerima pengampunan dan pembebasan-Nya atas dosa, sepatutnyalah kita membagikan kabar baik ini kepada sesama –JDB

The perfect Law of God reveals 
The dreadful state we\’re in; 
But when we put our faith in Christ, 
We\’re cleansed from all our sin. –Sper

HUKUM ALLAH MENYATAKAN KEPADA KITA AKAN ADANYA SUATU KEBUTUHAN
YANG HANYA MAMPU DIPENUHI OLEH KASIH KARUNIA ALLAH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: