Apakah kita yakin bahwa Yesus di dalam diri kita?

DUA PARAMETER

2 Korintus 13:1-10; Mazmur 26:2, 3

images (23)

“Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji” (2 Korintus 13:5).

        Setiap hari selalu ada ujian hidup. Anda bosan? Jangan, sebab ujian tidak akan berhenti supaya Anda semakin cemerlang di hadapan-Nya. Dalam pembacaan ayat hari ini Alkitab memberikan dua parameter bagaimana caranya supaya kita tahan uji:

        Pertama, apakah kita tetap tegak di dalam iman? Philip Brooks mendefinisikan FAITH (iman) sebagai berikut: Forsaking All, I Take Him (meninggalkan semuanya, mengikuti-Nya). Saya mempunyai definisi sendiri tentang iman ini: Ikut Mesias, Anti Nafi. Kalau Anda buka kamus bahasa Indonesia, nafi berarti penyangkalan atau pengingkaran. Sekali ikut Yesus, selamanya ikut Yesus, dan saya tidak akan pernah mengingkarinya! Apakah semua orang berbuat demikian? Tidak! Banyak orang Kristen yang mudah goyah karena tidak tegak di dalam iman. Supaya tegak di dalam iman, kita harus selalu melatih otot-otot iman kita di “pusat kebugaran ilahi”, yaitu di dalam hadirat Tuhan ­- dengan mengikut ibadah, doa bersama, bersekutu secara pribadi dengan Allah, dan yang terpenting mendengarkan firman Tuhan yang murni, sebab iman timbul dari pendengaran akan firman Tuhan (Rm. 10:17).

        Kedua, apakah kita yakin bahwa Yesus di dalam diri kita? Alkitab berkata, “Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran” (Rm. 8:10). Prinsip bahwa Yesus di dalam kita, itu bukan sekedar Yesus tinggal dalam hidup kita, tetapi juga kematian bagi keakuan kita supaya Yesus nampak di dalam hidup kita. Seperti Paulus, kita harus mempunyai kesadaran bahwa Kristus telah hidup di dalam kita (Gal. 2:20). Anda ingat dengan saat pendeta membaptis Anda? Itu merupakan simbol bahwa Anda telah dikuburkan bersama-sama dengan Kristus. Dan Anda mempunyai Tuan baru yang bernama Yesus. Dia bersama Anda, menyertai Anda, dan tinggal di dalam Anda. Yakinlah bahwa Yesus tinggal di dalam Anda. Dia ikut merasakan apa yang Anda rasakan. Dia adalah Allah yang setia.

Renungan:

        Sebagian orang Kristen berguguran, apalagi menjelang akhir zaman. Tetapi orang benar akan semakin cemerlang. Anda dipanggil menjadi pengikut Kristus bukan sampai setahun saja, tetapi sampai selamanya. Dan Tuhan menyediakan mahkotanya bagi mereka yang setia dan tahan uji, seperti Alkitab katakan, “Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia” (Yak. 1:12).

Orang Kristen kuat adalah orang Kristen yang diuji.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: