Miliki Kepemilikan Anda/Tanah Perjanjian Dalam Yesus

Tema Visi 2016 – Miliki Kepemilikan Anda – by Ps. Joseph Prince. Bag.2

Kelanjutan dari Bag.1:Grace Revolution Indonesia

Miliki Kepemilikan Anda By Ps Joseph Prince Bag 2

vision-2016-combined1

Kita melihat di Bag.1 ttg Kemurahan Allah Bapa yg begitu royal ingin memberikan kita segala nya dengan berlimpah-limpah pula, dgn cara ungkapan Allah spt: “…Tanah yang berlimpah-limpah mengalir SUSU dan MADUnya; … engkau akan makan ROTI dengan tidak usah berhemat, …engkau tidak akan kekurangan apapun; …RUMAH-RUMAH penuh berisi berbagai-bagai barang baik yang tidak kauisi; SUMUR-SUMUR air yang tidak kaugali; KEBUN-KEBUN anggur dan kebun-kebun zaitun yang tidak kautanami… dll sbg nya”. Kelihatan sekali Hati Allah yg demikian besar dgn kepenuhan ingin memakmurkan anak-2Nya. Ps. JP tidak setuju dgn Kemakmuran yg egoistic, tapi kebenaran Nya memang Allah ingin kita makmur di segala bidang. Allah ingin kita penuh, besar, dan makmur supaya kita juga akan boleh memakmurkan orang lain yg memerlukan bantuan kita. Dan cara kemakmuran Allah adalah sebuah Anugrah, kita hanya di minta utk makan dan menjadi kenyang; duduk dan menerima, dan tiada apapun yg dituntut dari kita. Lho? Apa yg harus kita lakukan pastor? Ya Cuma Percaya dan BERJALAN bersama Nya.

BERJALAN dengan Tuhan itu BUKAN bekerja dengan Allah. Berjalan juga bukan berlari, begitu mudahnya berjalan, hanya mengayunkan langkah kaki saja, dan setiap langkah perjalanan mereka dimana kaki mereka berpijak akan menjadi kepemilikan mereka (Ulangan 11:24). Orang Israel berjalan dengan Allah di bawah arahan-Nya selama 2 tahun saja. Tuhan selalu mencarikan jalan baru dimana sudah tidak ada jalan lagi, contohnya ketika melalui Laut Merah, dan dalam menghadapi musuh-2 nya, mereka selalu di berikan kemenangan demi kemenangan.

Apa yg terjadi di Kadesh-Barnea?

Tuhan menuntun mereka sampai titik yg menentukan di tempat mana bernama Kadesh Barnea. Apa yg terjadi di tempat ini yg membuat orang-2 Israel tidak dapat memasuki tanah Perjanjian dan membuat RANCANGAN Allah yg demikian indah dan mudah nya didapat di depan mata mereka sirna, berubah, dan tertunda 40 tahun dgn percuma? Dari titik Kadesh Barnea ini orang-2 Israel ternyata dua kali mem-provokasi Allah dan memilih utk tidak lagi berjalan dgn Allah tapi Mengembara selama 38 tahun:

  1. A) Ketidak Percayaan orang Israel terhadap tawaran Allah yg sedemikian baiknya.

Di Kadesh Barnea ini (Bilangan 13:1-2 TUHAN berfirman kepada Musa: “Suruhlah beberapa orang mengintai tanah Kanaan, yang akan Kuberikan kepada orang Israel; dari setiap suku nenek moyang mereka haruslah kausuruh seorang, semuanya pemimpin-pemimpin di antara mereka.”  Lalu Musa menyuruh mereka dari padang gurun Paran (Kadesh Barnea), sesuai dengan titah TUHAN; semua orang itu adalah kepala-kepala di antara orang Israel.) Termasuk diantara ke12 pengintai kepala suku itu: Kaleb dari suku Yehuda dan Hosea (Yosua) dari suku Efraim.

Saya dulu mengira ini adalah ‘perintah’ Allah kpd mereka utk membentuk group pengintai seorang pemimpin dari setiap suku Israel. Tapi Ps JP mengungkapkan pewahyuan akan kebenaran sebenarnya bahwa ini bukan ide Allah utk membentuk group pengintai. Bayangkan, jika Allah telah mengatakan tanah perjanjian ini baik dan akan DIBERIKAN kpd mereka, maka PERLUKAH Allah harus perintahkan utk MENGINTAI lagi? Perlukah mereka mengintai apa yg sudah di Firmankan Tuhan? Ternyata ide pengintaian inibukan kemauan Allah sebenarnya datangnya dari ide ber-demokrasi orang-2 Israel sendiri.

Musa mengingatkan mereka apa yg terjadi saat di Kadesh Barnea dan menulis di: (Ulangan 1:21-22  Ketahuilah, TUHAN, Allahmu, telah menyerahkan negeri itu kepadamu. Majulah, dudukilah, seperti yang difirmankan kepadamu oleh TUHAN, Allah nenek moyangmu. Janganlah takut dan janganlah patah hati. LALU KAMU SEKALIAN MENDEKATI AKU DAN BERKATA: Marilah kita menyuruh beberapa orang mendahului kita untuk MENYELIDIKI negeri itu bagi kita dan membawa kabar kepada kita tentang jalan yang akan kita lalui, dan tentang kota-kota yang akan kita datangi.)

Tuhan Allah telah MENYERAHKAN negeri itu kpd mereka, ya artinya tanpa mereka harus berperang. Entah bagaimana cara nya kali ini, tapi yg jelas mereka hanya di minta utk MAJU dan DUDUKI, hanya BERJALAN maju saja dan MILIKI setiap langkah yg di jalani menjadi kepemilikan mereka (Ulangan 11:24). Tapi mereka masih tidak percaya dgn Firman Tuhan dan minta syarat membentuk tim PENGINTAI dulu. Mencari info di lapangan dulu, mencari berita ini itu dulu, Ini semua merupakan bentuk ketidak percayaan kepada Tuhan.

Tapi Tuhan Maha Pengasih dan Penyayang, Tuhan membiarkan mereka melakukan persyaratan mereka sendiri. Karena Tuhan selalu menghargai pilihan anda (Free Choice), jika anda bersikeras ingin memilih cara anda dari pada cara Nya, jika anda memilih percaya dgn kekuatan anda sendiri dari pada percaya dgn tuntunan Nya; maka simple Tuhan tetap akan membiarkan anda melakukannya dgn cara anda sendiri. Ini jalan Tuhan.

Situasi spt ini juga terjadi di kaki G.Sinai dan ketika mereka di berikan pilihan: Apakah ingin meneruskan Perjanjian Kasih KaruniaNya sesuai Perjanjian Allah kpd Abraham leluhur mereka? Tapi mereka menolak dan memilih membuat Perjanjian Hukum Taurat berdasarkan kekuatan dan kemampuan diri sendiri mentaati Hukum Taurat, maka itu lah 10 perintah Allah diberikan.(Keluaran 19)

Juga ide mempunyai Raja, sebenarnya adalah ide orang-2 Israel pula lah yg menginginkan. Allah ingin menjadi RAJA tunggal mereka, tapi mereka ingin memiliki Raja sendiri di bumi, sehingga Tuhan memberikan mereka Raja-Raja di bumi. (buku Raja-Raja). Dan ternyata setiap Raja mereka di bumi “Gagal”.

Jadi ide membentuk group Pengintai secara Demokrasi di Bilangan 13:1-2 itu adalah ide provokasi dari orang Israel sendiri. Tuhan tidak menginginkan Demokrasi, tapi Teokrasi. Tuhan ingin hanya Percaya dan lakukan spt Firman Nya.

Dan setelah Allah memberikan apa yg mereka inginkan, apa yg terjadi kita simak kisah di: (Bilangan 13:23-33). Ternyata orang Israel sekali lagi berlaku nista – provokasi dan mengesampingkan Allah.

  1. B) Mengukur Tantangan terhadap kekuatan diri sendiri dengan tidak memandang kekuatan Allah.

Ketika mereka sampai ke lembah Eskol, memang benar ternyata mereka melihat tanah tsb sangatlah subur, bayangkan setandan buah anggurnya harus di pikul oleh dua orang krn super besar; juga mereka membawa bukti beberapa buah super delima dan buah ara. Tempat itu dinamai orang lembah Eskol, karena tandan buah anggur yang dipotong orang Israel di sana terkenal besarnya. Anggur adalah lambang Suka Cita dlm Roh Kudus. Urapan dari Roh Kudus. Allah ingin memberikan kepada kita. Anggur juga lambang darah Kristus yg sudah membayar harga semua nya buat kita.

Sesudah lewat empat puluh hari, maka pulanglah 12 orang pengintai mewakili ke 12 suku Israel dari pengintaian negeri itu, melaporkan kpd Musa, Harun dan segenap umat Israel di Kadesh Barnea. 10 Pengintai (mayoritas) menceritakan: “…memang negeri itu berlimpah-limpah susu dan madunya, Tapi bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat (Raksasa) dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar, juga keturunan suku Enak telah kami lihat di sana. Orang Amalek diam di Tanah Negeb, orang Het, orang Yebus dan orang Amori diam di pegunungan, orang Kanaan diam sepanjang laut dan sepanjang tepi sungai Yordan.”

Lho, pada saat Tuhan memberi tahu tempat tsb, Tuhan tidak pernah menyebut adanya bangsa raksasa, Tuhan tidak pernah menyinggung adanya kubu sangat besar, Tuhan tidak pernah bilang ada nya keturunan Enak, orang Amalek Negeb, orang Het (terrorist), Yebus, dan orang Amori dan Kanaan. Ini semua orang keturunan raksasa besar tinggi kuat. Kalau Tuhan tidak memberikan detail ini berarti Tuhan merasa tidak perlu mereka tahu karena ini bukan tantangan yg berarti! Tuhan sudah MEMBERIKAN tanah perjanjian ini kpd mereka titik, artinya ini saja yg kau perlu tahu, dan apapun tantangan yg kau lihat, itu tidak perlu takut maupun kuatir. JALAN dan DUDUKI saja!.

Mereka takut karena mereka MENGUKUR tantangan yg terlihat di mata telanjang dengan kemampuan diri sendiri. Mereka tidak memandang dari mata Allah lagi. Seolah-olah Allah tidak mampu dan di kesampingkan. Bayangkan mereka sudah menyaksikan kemampuan dan kebolehan Allah yg bisa membelah laut merah dan melihat mujizat-2 lainnya disepanjang jalan mulai dari Mesir, eh sampai di Kadesh Barnea kok sudah lupa lagi? Bukankah ini provokasi menghina kebolehan Allah utk melindungi mereka? Ini nista kpd Allah. Tapi sekali lagi Allah membiarkan mereka memilih pilihan sendiri.

Pandangan Mayoritas selalu menang dibumi ini. Hanya Kaleb dan Yosua berdua yg mengukur tantangan di depan mata dengan kekuatan dan kebesaran Allah, kedua nya ingin maju dan menduduki negeri itu, dan mereka dgn yakinnya PERCAYA bahwa dgn adanya Tuhan berjalan bersama mereka maka mereka pasti akan mengalahkan semua tantangannya! Mereka melihat raksasa-2 itu sebagai ROTI makanan! Mereka melihat Tantangan sebagai kesempatan utk sukses! Mereka percaya dgn Kekuatan Tuhan bukan kekuatan diri sendiri. Tapi percuma sbg minoritas, suara mereka kalah. Malah mereka ingin di lempari batu lantaran bicara Kebenaran. Seperti Ps JP bicara kebenaran Grace tapi di lempari ‘batu’ oleh banyak orang via internet dan blog.

Ke sepuluh Pengintai itu juga melihat diri sendiri seperti BELALANG, bahwa musuh mereka akan melahap mereka spt makanan layaknya. Dan anehnya lagi mereka bisa meraba pikiran musuh bahwasanya musuh juga melihat mereka seperti BELALANG pula (Bilangan 13:32-33). Lho mereka kok sok tahu? Lho kok sok yakin? Apa Emangnya demikian? Mari kita lihat kedepan 40 tahun kemudian, saat Kaleb dan Yosua mengirim DUA Pengintai ke daerah yg sama, kali ini mereka tidak pakai system Demokrasi lagi, tapi dua orang Pengintai pilihan mereka sendiri. Dan ke dua Pengintai tsb bertemu Rehab, wanita pelacur yg hidup di tengah-2 raksasa dan musuh-2 Israel itu, dan ini kata Rehab mengingatkan kembali kejadian 40 tahun yal:

Yos 2:9-11 …”Aku tahu, bahwa TUHAN telah memberikan negeri ini kepada kamu dan bahwa KENGERIAN terhadap kamu telah menghinggapi kami dan segala penduduk negeri ini GEMETAR menghadapi kamu. Sebab kami mendengar, bahwa TUHAN telah mengeringkan air Laut Teberau di depan kamu, ketika kamu berjalan keluar dari Mesir, dan apa yang kamu lakukan kepada kedua raja orang Amori … yang telah kamu tumpas. Ketika kami mendengar itu, TAWARLAH hati kami dan JATUHLAH SEMANGAT setiap orang menghadapi kamu, sebab TUHAN, Allahmu, ialah Allah di langit di atas dan di bumi di bawah.”

Wow, orang-2 Israel mengira raksasa-2 itu hebat, nyatanya kebalikannya raksasa-2 musuh mereka KETAKUTAN, NGERI terhadap mereka, GEMETAR menghadapi mereka, hati raksasa-2 itu sudah TAWAR dan JATUH SEMANGAT. Para musuh bisa melihat orang Israel mempunyai TUHAN ALLAH yg MAHA KUASA dan mereka sudah terkencing-kencing ketakutan, kalau saja orang Israel MAJU dan MENDUDUKI tanah-2 musuh tsb, pasti musuh mereka akan lari kabur dgn segera. Kebenaran ini terkubur selama 40 tahun adanya. Demikian pula musuh-2 kita di 2016 ini, spt penyakit, bencana, kekurangan, dll sbgnya, mereka sudah ketakutan ingin kabur mendengar nama Tuhan kita. Iblis ingin kita percaya mereka hebat, tapi sebenarnya mereka gemetar ketakutan thd kita.

Apa yg terjadi kepada 10 orang Pengintai dan bangsa Israel yg percaya pd diri sendiri dan mengesampingkan Allah? Mereka mati satu persatu oleh kutukan sendiri. (Bilangan 14:2  Bersungut-sungutlah semua orang Israel kepada Musa dan Harun; dan segenap umat itu berkata kepada mereka: “Ah, sekiranya kami mati di tanah Mesir, atau di padang gurun ini!). Semua generasi tsb mati tidak dapat memasuki Tanah Perjanjian, krn pilihan mereka sendiri. Kecuali dua orang yaitu Kaleb dan Yosua saja yg masih hidup KUAT dan SEHAT di umur mereka yg sudah mencapai 85 tahun, mereka masih kuat berperang sekuat 40 tahun lalu saat Musa mengirim mereka mengintai di Kadesh-Barnea(Yos 14:11-12). Tuhan telah memperbaharui fisik kemudaan mereka. Menjaga mereka tetap awet muda dan kuat.

Tahun 2016 adalah tahun baru hari ini (a New Today) dimana kita berada tepat di persimpangan Kadesh-Barnea. Apa sikap anda? Anda telah berjalan bersama Tuhan selama ini dan sudah Tahu Hati Allah adalah penuh ingin memberikan Kasih Karunia. Tapi situasi di sekeliling anda di mata telanjang anda akan kelihatan tidak menyenangkan, ada kejadian-2 menakutkan, dan lain sbg nya. Apakah anda memilih utk mendengarkan berita buruk? Atau anda ingin seperti Kaleb dan Yosua yg mengukur segalanya berdasarkan kebesaran Allah dan hanya mereka yg dapat memasuki Tanah Perjanjian dan Peristirahatan. Iman selalu melihat dari sudut pandang Allah dan Iman menghargai kebesaran Allah, dan oleh karena itu Allah selalu menghargai Iman. Janji Tuhan kepada kita sudah terpampang di 2016 kita tinggal Percaya dan Berjalan dgn Nya dan Memiliki Kepemilikan kita itu. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: