Satanist to Christian (INCREDIBLE TESTIMONY)

JOHN RAMIREZ – PEMUJA SETAN BERTOBAT

download-3Setan mengatakan bahwa saya harus berkeliling ke tetangga dan sekitarnya untuk melemahkan orang-orang disekitarnya. Maka saya meninggalkan tubuh saya dirumah, kemudian saya membawa roh saya ke tempat lain, daerah lain, bahkan ke negara bagian lain, juga ke negara lain. “Kemudian tiba-tiba saya memegang leher pendeta itu dan mengangkatnya keatas. Kemudian banyak orang memegang saya dan berusaha melepaskan cekikan saya dileher pendeta itu. Kemudian orang-orang di gereja itu berdoa bersama-sama. Itu adalah suatu pertempuran spiritual. Saya melihat kekuatan Tuhan di gereja. Salah seorang memegang bagian belakang saya dan sepertinya memerintahkan saya untuk mengatakan ‘Katakan Yesus adalah Tuhan … Katakan Yesus adalah Tuhan … Katakan itu … Katakan itu.’ Pada awalnya saya tidak bisa mengucapkan itu, tetapi akhirnya aku mengucapkan sesuatu … ‘Yesus adalah Tuhan … Jesus is Lord.’ dan kemudian setan itu pergi.” Kenang John.

  • Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. (2 Korintus 5:17).

Kesaksian John Ramirez. Mantan pemuja setan bertobat dan ikut Tuhan Yesus. Satanist to Jesus Follower (INCREDIBLE TESTIMONY).

John Ramirez tidak ragu bahwa ada ‘kehidupan’ setelah kematian, sebagai seorang pendeta setan dia tahu bahwa dia akan ke neraka setelah dia meninggal dan hal itu tidak menjadi soal baginya, sampai dia menjalani perjalanan kesana dan bertatap muka dengan setan itu sendiri. Shalom, begini ceritanya :

John Ramirez lahir di Bronk, dimana saudara-saudaranya mempraktekkan pemujaan setan (santeria).

John Ramirez : “Ayahku berasal dari keluarga penyihir (Witches dan Warlord). Ayahku sangat dalam berhubungan dengan praktek pemujaan setan (Santaria) dan juga spiritualisme.”

John merindukan hubungan-nya dengan ayahnya. Akan tetapi ayahnya menganiaya dirinya.

John Ramirez : “Tidak ada cinta kasih, tidak ada perhatian, kami melihat ayahku menganiaya ibuku didalam rumah dan ayahku terperangkap didalam kecanduan obat dalam jangka waktu lama. Ayahku sering menyuruh aku untuk melakukan sesuatu. Setiap kali saya melakukan kesalahan, maka ayahku akan memaki-maki aku dengan perkataan yang kasar, seperti ‘Bodoh, tolol’. Saya juga sering melihat ayah saya melakukan praktek pemujaan setan, ayahku sangat terlibat jauh didalam dunia spiritualisme dan berhubungan dengan setan.”

Ibu Ramirez juga terlibat didalam praktek pemujaan setan atau santeria. Ibunya juga menunjukkan cara membaca kartu tarrot.

John Ramirez : “Kemudian ibu menyiapkan suatu upacara pemujaan setan dengan menyiapkan segala macam keperluan seperti tumbuh-tumbuhan atau ramuan. Mata saya harus ditutup untuk melakukan upacara ini. Kemudian ibu meletakkan semacam kalung ke leherku. Kemudian dia memanggil setan yang dipujanya didalam ajaran Santaria”

Saat itu juga kepribadian John berubah

John Ramirez : “Pada saat itulah kepribadian saya semenjak saya lahir sampai menjadi anak laki-laki tidak lagi ada. Saya merasa ada semacam selimut hitam menyelubungi diriku secara spiritual. Saya tidak hanya menjawab kepada ayah dan ibuku, akan tetapi juga menjawab kepada setan.”

Keterlibatan John didalam santerian menjadi sangat dalam dan cepat.

John Ramirez : “Saya juga dilatih oleh seorang pemuja setan lebih dalam lagi kedalam spiritualisme. Ketika seorang anggota gang meninggal saya bisa menggunakan darah orang itu untuk keperluan sihir.”

Untuk saat pertama kalinya John merasa sangat kuat dan sangat dihormati.

John Ramirez : “Saya menyukai kekuatan itu, dan saya merasa sangat dihormati oleh orang-orang”

Ketika John berumur 13 tahun, ayahnya meninggal didalam suatu perkelahian didalam bar. John memberikan janji kepada setan karena hal itu meninggalkan ibunya didalam penderitaan.

John Ramirez : “Pada pagi harinya saya meminta tolong kepada Tuhan untuk membantu ibuku. Tidak ada seorangpun yang muncul. Akan tetapi yang muncul adalah setan karena setanlah yang membunuh ayahku. Setan itu mengatakan ‘saya mencintai kamu, saya menyediakan segala kebutuhan kamu. saya akan memberikan semua kebutuhan kamu, yang kamu perlukan hanyalah meminta.’ ”

John mengatakan setan menjadi ayah yang dia tidak pernah dapatkan. Kemudian John begitu tunduk kepadanya.

John Ramirez : “Saya menghidupkan lilin, saya kemudian memuntahkan rum, kemudian saya menghembuskan asap cerutu, karena asap cerutu mempunyai kekuatan. Kemudian saya memberikan sebagian darah saya. Kemudian suasana sekitar ruang itu berubah. Ada sesuatu didalam ruangan itu. Saya tahu ada seorang disana dan memakai pakaian seperti anggota keluarga. Kemudian dia bertanya kepada saya, apa yang kamu inginkan ?”

Kemudian John juga mempraktekkan sihir diluar apartemen-nya. Ia menggunakan hal ini umumnya kepada orang-orang Kristen.

John Ramirez : “Saya menuju ke Klub, dimana disana banyak orang Kristen. Dan saya tahu bahwa didalam Klub merupakan tempat main setan. Saya menggunakan sihir saya melalui barang-barang yang ada di klub itu seperti minuman bir.”

Akhirnya John menjadi seorang petinggi pemuja setan power miyombi sebuah bentuk spiritualisme afrika. Setelah mempunyai kekuatan yang semakin besar maka John melaksanakan peperangan secara lebih serius.

John Ramirez : “Setan mengatakan bahwa saya harus berkeliling ke tetangga dan sekitarnya untuk melemahkan orang-orang disekitarnya. Maka saya meninggalkan tubuh saya dirumah, kemudian saya membawa roh saya ke tempat lain, daerah lain, bahkan ke negara bagian lain, juga ke negara lain. Ketika saya berada di sekitar saya, maka saya mengeluarkan kutukan untuk melemahkan orang-orang yang ada disekitar situ. Suatu saat saya melihat sekumpulan orang sedang berdoa disekitar lingkungan itu, dan ketika mereka berdoa, saya tidak bisa menyentuh mereka. Tetapi disekitar tempat lainnya merupakan saat pesta buat saya karena saya bisa menggunakan sihir dan menyentuh mereka – tidak ada doa disitu.”

Pada saat itu John bertemu dengan seorang perempuan.

John : “Saya bertemu dengan seorang gadis, gadis itu menarik dan mengajak saya untuk ke gereja.”

Gadis itu kemudian mengajak John ketemu dengan orang tuanya. Gadis itu bercerita kepada John mengenai Yesus.

John Ramirez : “Gadis itu bercerita mengenai Bible. Kemudian saya pikir gadis ini mengada-ada, membicarakan suatu pribadi bernama Yesus. Kemudian saya meninggalkan sejenak dia dan kembali kerumah, melakukan upacara penyembelihan binatang sepanjang malam, kemudian saya kembali kepada dirinya dan dia tidak tahu hal ini.”

John merasa Kekristenan sesuatu yang memusingkan.

John Ramirez : “Ada dua sistem yang berbeda. Sistem yang satu sering mengucapkan halleluya, kami mencintai kamu. Akan tetapi aku tetap datang ke gereja untuk menyenangkan hatinya.”

Pada suatu minggu pagi, seorang pendeta meminta jemaat kedepan dalam suatu panggilan altar. John maju kedepan dan semua tidak siap dengan apa yang terjadi.

John Ramirez : “Saya maju kedepan dan saya yakin diproteksi setan.”

Kemudian …

John Ramirez : “Kemudian tiba-tiba saya memegang leher pendeta itu dan mengangkatnya keatas. Kemudian banyak orang memegang saya dan berusaha melepaskan cekikan saya dileher pendeta itu. Kemudian orang-orang di gereja itu berdoa bersama-sama. Itu adalah suatu pertempuran spiritual. Saya melihat kekuatan Tuhan di gereja. Salah seorang memegang bagian belakang saya dan sepertinya memerintahkan saya untuk mengatakan ‘Katakan Yesus adalah Tuhan … Katakan Yesus adalah Tuhan … Katakan itu … Katakan itu.’ Pada awalnya saya tidak bisa mengucapkan itu, tetapi akhirnya aku mengucapkan sesuatu … ‘Yesus adalah Tuhan … Jesus is Lord.’ dan kemudian setan itu pergi.”

John malu dengan kejadian itu dan tidak yakin mengenai apa yang akan dilakukan selanjutnya. Salah seorang majelis gereja mendekatinya beberapa hari kemudian.

John Ramirez : “Dia mengatakan bahwa Yesus ingin memiliki dirimu. Dia memberikan suatu kaos atau semacam sweater yang bertuliskan ‘Kamu adalah Pejuang Kristus, Yesus mencintai dirimu – You are Warrior of Christ, Jesus Love You.’ Itu adalah hal yang menakjubkan bagiku. Tetapi saya sudah berkomitmen kepada setan.”

Suatu malam John memutuskan untuk mengakhiri dua kekuatan yang berada didalam dirinya dengan cara yang dia paham betul.

John Ramirez : “Saya berkata, Yesus tidak bisa memiliki diriku, setan juga tidak bisa memiliki diriku. Maka saya harus bunuh diri. Saya merasa malu, perasaanku terasa kering.”

John tidak tahu bagaimana berdoa. Akan tetapi dia juga mulai bicara kepada Tuhan.

John Ramirez : “Saya tidak tahu siapakah diriMu, orang menyebut Engkau Yesus, saya tidak pernah menyukai Engkau. Saya membenci Engkau, saya tidak mau menjadi seorang Kristen. Semua yang saya dapatkan berasal dari setan dan saya akan memuja setan sampai saya meninggal. Kemudian saya mengatakan ‘Jika Engkau lebih besar dari setan/tuhan yang saya sembah maka tunjukkan dirimu malam ini atau tinggalkan aku seorang diri.’ ”

John tertidur dan bermimpi berada didalam suatu lorong jalur kereta api.

John Ramirez : “Kereta itu penuh dengan manusia dan wajah mereka tidak bahagia atau kering dan kereta itu menuju suatu tempat yang saya tahu tidak bagus. Dan pada saat kereta itu melaju melebihi kecepatan cahaya, Kemudian ada seseorang yang berbicara kepada saya dan saya tahu itu setan, dan sekejab kereta berhenti dan saya turun dari kereta.” ……

“Kemudian saya berada didalam suatu lorong. Lorong itu terasa panas. Saya merasakan tidak ada harapan didalam-nya – harapan sepertinya sudah hilang. Pada saat saya sampai pada suatu bagian dari lorong itu, setan muncul, suatu sosok setan yang kuat dan tidak pernah saya lihat sebelumnya dan dia berkata kepadaku ‘Saya sudah bersamamu semenjak kamu berumur 9 tahun, saya sudah seperti ayah bagimu. Saya sudah memberikan kamu semuanya.’ Kemudian dia menegaskan bahwa dia akan menahan saya disini, artinya setan itu berusaha untuk menhan saya tetap berada didalam lorong untuk tidak bangun dari tidur.” ……

“Kemudian dia melanjutkan perkataannya : ‘Saya akan menahan kamu disini dan kamu tidak akan pergi. Kamu terlalu banyak mengetahui rahasia mengenai diriku.’ Pada saat setan itu berusaha memegang dan menahan diriku, tiba-tiba sebuah salib telah berada di tanganku. Saya tidak memahami kenapa ada salib di tanganku karena seumur hidup tidak pernah pegang salib. Kemudian saya mengacungkan salib itu kearah setan. Kemudian setan itu jatuh seperti seorang bayi dan seperti tidak mempunyai kekuatan sama sekali.”

Ketika John bangun, dia menjadi seorang yang berbeda.

John Ramirez : “Kemudian saya tahu bahwa Yesus adalah Tuhan. Kemudian saya berlutut. Dan Yesus datang kedalam hidupku. Kemudian saya mengambil sehelai kertas dan kemudian saya menuliskan sesuatu yang intinya bahwa saya akan menjadi hamba Yesus seumur hidupku.”

Kemudian John membuang semua pernak-pernik yang digunakan didalam ilmu sihirnya. Akan tetapi pertempuran tidak berhenti. John mendapatkan suatu gangguan spiritual setiap malam selama beberapa bulan.

John Ramirez : “Suatu malam saya merasakan ada seseorang yang muncul didalam ruangan. Kadang saya melihat ada seseorang disana. Kadang saya merasakan ada suatu tangan yang memegang leher saya dan mencekik saya. Juga ada kalanya ada suatu kekuatan yang mengangkat tempat tidur dan mengambang dari lantai. Demkian juga ada yang berusaha untuk memisahkan roh saya dari tubuh saya. Kadang juga ada yang memegang kaki saya sehingga tempat tidur jadi bergetar. Tubuh saya juga kadang diangkat ke plafon kamar dan mencekik saya sehingga tidak bisa bernafas dan pada saat itu saya berusaha memanggil nama Yesus, tapi susah dan pada saat saya berhasil meneriakkan nama Yesus, maka kekuatan setan itu hilang seketika.”

John tidak memahami kenapa Tuhan mengijinkan hal-hal itu terjadi.

John Ramirez : “Saya berkata kepada Tuhan kenapa semua ini terjadi padahal saya sudah memberikan hidup saya kepada Engkau. Kemudian saya tahu bahwa Tuhan Yesus sangat mencintai saya dan Dia ingin aku mengetahui hal ini. Tuhan Yesus ingin saya mempercayai Diri-Nya. Dan setan tidak pernah lagi memunculkan diri kedalam rumah saya lagi.”

Sumber :Satanist to Christian (INCREDIBLE TESTIMONY)

Out Of The Devil’s Cauldron”.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: