Climbing the Mountain of God

Source:Siapakah yang Boleh Naik ke Atas Gunung Tuhan

Isaiah 66:1-6

Psalms 42:1-11

“Jiwaku haus kepada Allah….”

SIAPAKAH YANG BOLEH NAIK KE ATAS GUNUNG TUHAN? ORANG YANG BERSIH TANGANNYA DAN MURNI HATINYA (Mzm. 24:3-4)

the-mountain-of-god

Ibadah adalah sumber dari semua kebajikan, kata Agustinus. Ketika menjadi formalistis dan munafik, ibadah memperolok Allah dan rumah-Nya. Apakah Allah yang memenuhi langit dan bumi memerlukan rumah buatan manusia sebagai kediaman-Nya? Allah justru lebih berkenan untuk berdiam bersama mereka yang rendah hati, yang takut akan Dia dan menaati perintah-perintah-Nya.

Oleh karena itu, tidak ada gunanya orang-orang datang untuk mempersembahkan korban berupa lembu jantan ketika di dalam hati mereka merancang pembunuhan. Mengenai orang-orang seperti ini, mempersembahkan korban anak domba hanyalah seperti membunuh anjing dengan brutal, memberi persembahan biji-bijian menjadi kekejian seperti mempersembahkan darah babi, membakar ukupan tidak lebih baik daripada berdoa kepada berhala-berhala. Yesaya sebelumnya menyampaikan hal ini sebagai berikut: “Sebab Aku, TUHAN, mencintai hukum, dan membenci perampasan dan kecurangan…” (Yes. 61:8). Salah satu cara untuk mengukur devosi kita kepada Allah adalah bagaimana kita memperlakukan sesama kita, khususnya mereka yang miskin dan tertindas.

Allah berbicara kepada anak-anak-Nya ketika mereka datang ke hadapan-Nya, ke gereja, tetapi apakah mereka mendengarkan? Apakah di dalam hati merekamenanggapi khotbah yang mereka dengar dari pengkhotbah? Karena mereka berkeras di dalam kesalahan mereka yang buta, Dia akan membiarkan mereka berkeliaran di dalam tipuan pemikiran mereka sendiri. Ini adalah pembutaan terhadap hati mereka sebagai hukuman, seperti hati Firaundikeraskan.

Tetapi mereka yang rendah hati dan tulus yang “gentar kepada firman-Nya” (Yes. 66:5), dan yang dikucilkan dari masyarakat religius yang tinggi dan congkak, akan diberkati Tuhan. Musuh-musuh mereka akan dipermalukan di depan umum. Bagaimanakah Allah akan melakukannya?

Ribka Christ's Blog [Mazmur 37:8 (TB)]

Allah menggunakan pemberontakan manusia untuk melaksanakan penghakiman, ya bahkan perselisihan di dalam gereja.“Sesungguhnya panas hati manusia akan menjadi syukur bagi-Mu, dan sisa panas hati itu akan Kauperikatpinggangkan” (Mzm. 76:11).

RENUNGKAN:Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”(Yohanes 4:24)

DOAKAN: Kiranya devosiku kepada-Mu, ya Tuhan, terlihat melalui kasihku kepada semua sesamaku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: