Orang yang Menahan Kedurhakaan

Ucapan Paulus yang Sulit

siapakah-yang-menahan-itu

Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja  , tetapi sekarang MASIH ADA YANG MENAHAN.~ SABDAweb 2Tes 2:7 TB (1974) ©

2 Thessalonians 2:6-7King James Version (KJV)

And now ye know what withholdeth that he might be revealed in his time.For the mystery of iniquity doth already work: only he who now letteth will let, until he be taken out of the way.

* 2 Tesalonika 2:1-12 Kedurhakaan sebelum kedatangan Tuhan
2:1 Tentang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dan terhimpunnya kita dengan Dia kami minta kepadamu, saudara-saudara,
2:2 supaya kamu jangan lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh pemberitaan atau surat yang dikatakan dari kami, seolah-olah hari Tuhan telah tiba.
2:3 Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa,
2:4 yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah.
2:5 Tidakkah kamu ingat, bahwa hal itu telah kerapkali kukatakan kepadamu, ketika aku masih bersama-sama dengan kamu?
2:6 Dan sekarang kamu tahu apa yang menahan dia, sehingga ia baru akan menyatakan diri pada waktu yang telah ditentukan baginya.
2:7 Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan,
2:8 pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali.
2:9 Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu,
2:10 dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.
2:11 Dan itulah sebabnya Allah mendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta,
2:12 supaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan kebenaran dan yang suka kejahatan.

Figur “seseorang yang menahan kedurhakaan” muncul dalam sebuah teks di mana Paulus berbicara tentang kejadian dan pengalaman yang mendahului dan menyertai kedatangan Kristus yang kedua (II Tesalonika 2:1-12). Salah satu kejadian adalah munculnya “orang yang durhaka” (2:3), perwujudan akhir dari si jahat yang akan digulingkan “oleh natas mulut” Tuhan Yesus pada saat kedatangan-Nya (2:8 ). Peristiwa ini belum terjadi, demikian pendapat Paulus. Namun, realitas dan kekuatan kedurhakaan itu sudah ada, walaupun tidak sejelas klimaksnya yaitu dalam “orang yang durhaka.”

Konteks bacaan ini rnenunjukkan bahwa “kedurhakaan” harus dipahami sebagai sesuatu yang bertentangan dengan Allah, segala sesuatu yang melanggar tujuan Allah dalam pencip taan. “Kedurhakaan” terjadi [lka umat manusia ”tidak menerima dan mengasihi kebenaran” (2:10) dan “suka kejahatan” (2:12).

Kedurhakaan ini merupakan realitas pada jaman sekarang, tetapi ditahan dan dikendalikan oleh sebuah figur yang secara samar-samar dinyatakan Paulus sebagai “yang menahan.” Siapakah ini?

Berkaitan dengan “orang yang durhaka” yang dijelaskan dalam bab 42, maka dalam hal “penahan” yang mengandung teka-teki ini, Paulus mengasumsikan orang-orang beriman di Tesalonika mengetahui siapa yang dimaksudkannya. “Hal itu telah kerapkali kukatakan kepadamu, ketika aku masih bersama-sama dengan kamu,” ia mengingatkan mereka (2:5). Tetapi karena kita tidak berada di sana pada waktu itu, maksud Paulus yang terselubung membuat kita meraba-raba identitas figur tersebut. Kita tidak send irian dalam hal ini. Pada abad kelima, bapa gereja Agustinus mengakui bahwa ia tidak memahami arti dari “ucapan-ucapan sulit” yang kita bicarakan, dan seorang penafsir yang sangat terkemuka seperti F.F. Bruce pun sependapat dengan Agustinus bahwa kita hanya dapat “meraba-raba artinya.” [1] Bagaimanapun, terkaan semacam ini tidak sepenuhnya bersifat subyektif, karena dari tulisan-tulisan Paulus yang luas kita mengetahui cukup banyak pandangan Paulus yang sekurang-kurangnya dapat memberikan beberapa petunjuk.

Dalam sejarah penafsiran teks ini, ada dua tafsiran yang paling tepat dari “penahan kedurhakaan”. Satu tafsiran melihat figur yang mengandung teka-teki ini mengacu pada kekuasaan kerajaan Romawi, yang diwakili oleh kaisar. Paulus mengatakan bahwa pemerintah ada untuk menahan kejahatan (Roma 13:1-5). Dalam pelaksanaan tujuan ini, pemerintah merupakan sebuah alat di tangan Allah. Jika pemerintah melanggar perintah itu, mendukung kejahatan dan menindas kebaikan, ia kejam dan menjadi alat Iblis (lihat Wahyu 13).

Pada masa pekerjaan penginjilannya di Makedonia, tidak lama sebelum ia menulis surat-suratnya kepada jemaat Tesalonika, Paulus mengalami keuntungan perlindungan sebagai warganegara Roma (Kisah Para Rasul 16:35-39). Kemudian kemajuan Injil di Korintus dilindungi dari kekuasaan jahat oleh seorang hakim Roma (Kisah Para Rasul 18:12-17), dan kehidupan Paulus diselamatkan dari kematian di tangan qerorn¬bolan orang yang marah, dan selama beberapa tahun pekerjaan penginjilan berikutnya ia diselamatkan oleh para penguasa Romawi di Palestina (Kisah Para Rasul 22-23). Pengalaman Rasul ini tidak diragukan lagi mengokohkan keyakinan bahwa, di dalam tujuan Allah yang berkuasa, pemerintah Roma dengan hukum dan kekuasaannya yang luas menjadi penahan kekuatan durhaka dan jahat. Paulus mengetahui bahwa kekuasaan ini tidak akan abadi. Pada suatu hari Caesar akan “disingkirkan” (2:7). Tetapi hari itu belum tiba (2:3,8 ).

Tafsiran kedua dari “kekuatan yang menahan” (2:6) dan “yang menahan” (2:7) dapat kita telusuri dari dimensi pengajaran Paulus yang sang at penting lainnya. Dalam suratnya kepada jemaat Kristen di Roma yang ditulis dari kota yang sama beberapa tahun setelah surat-menyurat dengan jemaat Tesalonika Paulus membagikan keyakinannya bahwa pernyataan Injil kepada orang kafir adalah rencana Allah dan penolakan Injil oleh orang Yahudi bersifat sementara (Roma 11 :13-32). Keyakinan ini sesuai dengan ucapan Yesus bahwa Injil akan diberitakan kepada semua bangsa sebelum kesudahan dunia ini (Matius 24:14; Markus 13:10). Dalam pengertian ini, pernyataan kabar balk dan pelaksanaannya dalam hidup orang beriman akan menjadi penahan kejahatan di dunia ini. Paulus, sebagai rasul orang kafir, akan menjadi “yang menahan kedurhakaan” melalui pelayanan penginjilannya.

Kedua tafsiran ini mung kin ada dalam pemikiran Paulus secara keseluruhan. Ada dua hal yang membuat tafsiran kedua lebih kecil kemungkinannya. Pertama, karena Paulus berbicara tentang misinya kepada orang kafir dan tujuannya dengan cukup jelas dalam teks- teks lainnya, maka ucapannya yang tidak langsung kepada sesuatu atau seseorang yang menahan kedurhakaan sekarang ini sulit dimengerti. Oi pihak lain, sikap bungkamnya untuk menyatakan realitas ini secara jelas Gika Roma yang dimaksudkan Paulus), memang masuk akal. Karena mengatakan dengan terus-terang bahwa Roma akan “disingkirkan” dapat menimbulkan kesulitan yang tidak perlu terjadi. Kedua, jelas bahwa yang menyingkirkan realitas yang menahan itu adalah Allah. Tetapi, apakah Paulus akan mengatakan pekerjaan misi dan pernyataan Injilnya yang dilihatnya sebagai perintah Allah disingkirkan oleh Allah? Dengan demikian lebih besar kemungkinannya bahwa “yang menahan kedurhakaan” itu adalah pemerintah pertama-tama pemerintah Roma, tetapi dalam pengertian yang lebih luas semua kekuasaan rakyat yang jika melaksanakan tugas dengan benar, berfungsi sebagai penahan kekacauan.

[1] F.F. Bruce, 1 & 2 Thessalonians, Word Biblical Commentary 45 (Waco, Tex.: Word, Books, 1982), hal. 175.

Disalin dari : Manfred T Brauch, Ucapan Paulus yang Sulit, SAAT Malang, p. 250-243

Memahami dan Menafsirkan Ucapan Paulus Yang Sulit, 43

Yang Menahan Kedurhakaan (2 Tesalonika 2:6-8)

Tuhan yang berkehendak,Tuhan yang mengutus,Tuhan menyertai keluar dan masuknya,Tuhan menyertai turun dan naiknya.Di dalam nama Tuhan Yesus.Semua mandat yang dibutuhkan yang membuat mereka berkemenangan total Tuhan berikan di dalam nama Tuhan Yesus.Lengkapi dengan jubah kerendahan hati Tuhan.

Saya dengar Tuhan berkata, “Selalu kenakan jubah kerendahan hati”.Setiap kali engkau berangkat,engkau tidur,engkau bangun jangan pernah dilepas.Setan akan terus menggoda dengan berkata, “Kamu memang paling hebat,kamu hari ini groupmu menakluk banyak hal.Tuhan berkata, “Lepaskan Nak,kerana sering kali itu akan menjatuhkan di depanmu.”

Saya dengar Tuhan berkata,”Terus kenakan jubah kerendahan hati “.

Hamba berdoa dalam nama Tuhan Yesus.Berikan UNITY yang sempurna,ya Tuhan.Tidak ada kemarahan, tidak ada kejengkelan,tidak ada frustasi, tidak ada kesombongan,tidak ada percideraan, tidak ada perkataan-perkataan yang sia-sia.Di dalam nama Tuhan Yesus.Engkau Tuhan yang akan mengatur semuanya sempurna. Dalam nama Tuhan Yesus.Tidak ada 1 detikpun mereka kalah dan lelah.

Tuhan memberi kekuatan yang sempurna.Tuhan memberi anugerah yang sempurna.Berangkat dalam anugerah Tuhan3x.Berangkat dalam kemenangan Tuhan yang sempurna.Kami juga bawa bangsa dan negara kami.

Proteksi Tuhan Sempurna2x.

Engkau bangkitkan semua anak -anak-Mu.Bergerak masing-masing dalam panggilan Tuhan yang ajaib.

Semua kami mencapai yang Tuhan mahu. Terima kasih Bapa.

Saya mendengar suara-Nya berkata,”Aku sanggup membuat semua engkau tanpa kesalahan..tepat sempurna melakukan yang Tuhan perintahkan”.Terima kasih Tuhan.Blessings yang Terbaik.Shalom Tuhan Turun dengan Sempurna . Terima kasih Tuhan.Kami juga bersyukur atas malam hari ini.

Menteraikan semua kebenaran yang kami terima hari ini.Di dalam nama Tuhan Yesus.

Menteraikan semua kebenaran yang kami terima hari ini. Engkau Tuhan yang luar biasa.Esok siapkan kami.Buat kami terima tanda kemenangan yang daripada Mu2x.

Di dalam nama Tuhan Yesus.~Prophetic  Prayer[Petrus Agung]

SHRK2 – Pertempuran 3 Menit Terakhir – Iin Cipto

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: