Prophet TB Joshua comments, on US Election 2016 results

The Gift of Prophecy

(Setelah mendapat beberapa komen yang agak tegang tentang beberapa hamba Tuhan yang disyaki sebagai nabi palsu saya berdoa dan Tuhan mempertemukan saya dengan ayat-ayat yang relevan dengan persoalan yang diberi.Mimpi hanya seperti jerami namun firman Tuhan adalah gandum.Jadi jangan lebihkan mimpi anda lebih dari firman Tuhan.Walau bagaimanapun, kita tidak boleh mengganggap rendah nubuatan dan firman Tuhan.Moga ini menjadi berkat bagi anda dan saya.~Ribka Christ)

Satu Tesalonika 5:19-20 mengatakan,“Jangan padamkan Roh,dan janganlah anggap rendah nubuat-nubuat.”Tuhan menasihatkan kita untuk jangan memandang rendah kepada pewahyuan profetik,dan jangan sekali-kali mengabaikan pengajaran,nasihat atau peringatan yang berasal dari ilham Tuhan.

Kita membaca bahawa nabi-nabi dalam Perjanjian Baru hanya bernubuat secara “tidak sempurna” (1 Kor.13:9).Sekalipun seorang nabi bernubuat dengan benar,tanpa menyaring atau menyesuaikan apa yang mereka dengar dari Roh Kudus dengan perasaan,pikiran dan pandangan pribadi mereka,saya tidak percaya ada satu pun di antara mereka yang 100 persen tepat.

Saya sendiri selalu berusaha supaya setiap nubuat yang saya sampaikan itu benar-benar tepat dan tidak ditambahi embel-embel apa pun,misalnya pendapat pribadi Cindy Jacobs mengenai apa yang dikatakan Tuhan melalui Roh Kudus itu.Tetapi,sering kali nubuat saya pun tidak sempurna.Sampai sekarang kita semua masih melihat melalui sebuah kaca yang samar-samar (lihat ayat 12).

Daud dan Nabi Natan
Sebuah perikop dalam Alkitab yang dapat menunjukkan hal ini adalah 1 tawarikh 17:1-4:
“Setelah Daud menetap di rumahnya, berkatalah ia kepada nabi Natan: “Lihatlah,aku ini diam dalam rumah dari kayu aras,padahal tabut perjanjian TUHAN itu ada di bawah tenda-tenda.”Lalu berkatalah Natan kepada Daud: “Lakukanlah segala sesuatu yang dikandung hatimu,sebab Allah menyertai engkau.” Tetapi pada malam itu juga datanglah firman Allah kepada Natan,demikian:
“Pergilah,katakanlah kepada hamba-Ku Daud:Beginilah firman TUHAN:Bukanlah engkau yang akan mendirikan rumah bagi-Ku untuk didiami.”

Pada saat itu mungkin Tuhan memberikan suatu kesan kepada Daud mengenai tugas yang kemudian akan dikerjakannya,yaitu menyiapkan bahan-bahan bangunan untuk membangun Bait Suci.Daud sedang berfikir mengenai hal ini dan Natan kemudian menarik kesimpulan tertentu.Natan pun mungkin memikirkan hal yang sama,sehingga ia menarik sebuah kesimpulan bahawa Daud telah ditunjuk Tuhan untuk membangun sebuah rumah bagi-Nya.

Entah bagaimana,Natan mengucapkan sesuatu yang tidak benar,berdasarkan suatu kesan yang tidak sesungguhnya dikatakan Tuhan.Baru sesudah itu Natan menerima firman nubuat yang benar dari Tuhan, sehingga ia terpaksa pergi dan meralat kesan yang diberikannya pada Raja Daud.Tuhan menghendaki agar anak dari Daud yang membangun rumah itu,bukan Daud sendiri (lihat ayat 11-12).

Paulus dan Nabi Agabus
Nabi Agabus merupakan suatu contoh lain dalam Perjanjian Baru,bahwa seorang nabi tidak selalu seratus persen tepat,meskipun pada intinya nubuatnya benar.Agabus jelas seorang nabi yang telah membuktikan dirinya,karena seluruh jemaat sungguh-sungguh menanggapinya ketika ia bernubuat mengenai bala kelaparan yang kemudian benar-benar terjadi semasa pemerintahan Kaisar Kaludius.Kisah Para Rasul 21:10-11 mencatatkan nubuat yang diucapkannya.
“Setelah beberapa hari kami tinggal di situ,datanglah dari Yudea seorang nabi bernama Agabus.Ia datang pada kami,lalu mengambil ikat pinggang Paulus.Sambil mengikat kaki dan tangannya ia sendiri berkata: “Demikianlah kata Roh Kudus:Beginilah orang yang empunya ikat pinggang ini akan diikat oleh orang-orang Yahudi di Yerusalem dan diserahkan ke dalam tangan bangsa-bangsa lain.”

Dari kisah selanjutnya,ternyata bahwa sebagian dari nubuat Agabus itu meleset,yaitu ketika ia mengatakan bahwa orang-orang Yahudi akan mengikat Paulus dan menyerahkannya ke dalam tangan orang-orang “kafir”.Memang benar Paulus diserahkan kepada orang-orang “kafir”(orang Romawi),tetapi ia tidak diikat sebelum Kisah Para Rasul 21:33,karena baru di situlah tentera Romawi membelenggunya.Saya mempunyai sedikit pendapat mengenai hal ini.

Kemungkinan besar Agabus mendapat suatu penglihatan,dan di mana ia melihat Paulus diikat dan juga bahwa orang-orang Yahudi menjadi pihak yang berperan di situ.Mungkin dari situlah Agabus menarik kesimpulan bahwa orang-orang Yahudi yang akan mengikat Paulus secara jasmani.Sering kali dalam bernubuat orang dapat keliru di dalam penafsirannya mengenai apa yang mereka dengar dan/atau lihat (bandingkan Daniel 7:15-16;8:15;Kisah Para Rasul 20:22-23;21;4,12-13).

Kemungkinan juga penglihatan Agabus mengenai Paulus yang diikat itu menggambarkan bahwa ia iikat (atau dilarang bicara atau berkhotbah)oleh orang-orang Yahudi berdasarkan Hukum Taurat mereka.Kata Yunani untuk “ikat”adalah deo,dan kata itu dipakai untuk keterikatan secara jasmani ataupun keterikatan atau larangan di bawah Hukum Taurat.

Karena tidak ada ayat Alkitab yang menunjukkan bahwa orang-orang Yahudi benar-benar telah melarang Paulus berkhotbah-sebagai suatu yang mengikat dalam sidang pengadilan mereka (memakai istilah deo yang sama)-hal ini tidak dapat dibuktikan.Namun, sudah jelas bahwa apa yang dikatakan orang para pemimpin Yahudi bahwa bagi mereka khotbah-khotbah Paulus itu terikat atau terlarang (lihat Kisah Para Rasul 21:27-28;23:12-15;24:1-8).Bila demikian,Agabus tidak keliru ketika mengatakan di bawah inspirasi Roh Kudus bahwa Paulus akan diikat oleh orang-orang Yahudi.~Cindy Jacobs(”Suara Tuhan”)

1 Korintus 13:

………… 13:9 Sebab pengetahuan kita tidak lengkap  dan nubuat kita tidak sempurna. 13:10 Tetapi jika yang sempurna tiba,   maka yang tidak sempurna itu akan lenyap.

Saya tak berapa minat dengan politik namun waktu saya intip facebook hamba tuhan ini(Rick Joyner)sebelum election saya percaya kekuatan doa mereka mengubah nasib bangsa dan negara mereka.Mari tekun  mendoakan negara masing2.Kita yang menentu nasib bangsa kita.

Meet The Evangelicals Who Prophesied A Trump Win

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: