Archive for the Jesus and the Bride of Christ Category

The Soul-Winner’s Crown

Posted in Baptism of the Holy Spirit, Heaven, Holy Spirit, Iman/Faith, Inspirational, Jesus and the Bride of Christ, Leadership, Ministries, Missions on 03/23/2017 by Ribka Christ

Macam-macam Mahkota Orang Kristen

Five Crowns & Rewards in Heaven

Macam-macam mahkota

Dalam Alkitab, ada 5 (lima) mahkota yang berbeda yang orang Kristen bisa dapatkan pada pelayanan kepada Kristus, yaitu :

  1. Mahkota Abadi

Diberikan untuk melatih pengendalian diri dan berjuang untuk menjadi yang terbaik yang Anda bisa untuk Tuhan.

1 Korintus 9:25  Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota  yang  fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi.

  1. Mahkota Kemegahan

Diberikan untuk memenangkan orang lain bagi Kristus

1 Tesalonika 2:19 Sebab siapakah pengharapan kami atau sukacita kami atau mahkota kemegahan kami di hadapan Yesus, Tuhan kita, pada waktu kedatangan-Nya, kalau  bukan  kamu?

  1. Mahkota Kebenaran

Diberikan untuk yang merindukan kedatangan Kristus.

2 Timotius 4:8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

  1. Mahkota Kehidupan

Diberikan untuk bertahan dalam percobaan.

Yakobus 1:12 Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa  yang mengasihi Dia.

Wahyu 2:10 Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan  Aku  akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.

  1. Mahkota Kemuliaan

Diberikan untuk rajin dan setia menggembalakan kambing domba Gereja.

1 Petrus 5:4 Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu.

Untuk mendapatkan mahkota, kita harus mengikuti peraturan pertandingan dan mencapai garis akhir serta tetap memelihara iman kepada Tuhan Yesus.

2Tim 2:5 Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara, apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga.

2Tim 4:7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.

Why 3:11 Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu.

Source:Macam-macam Mahkota Orang Kristen

Inspirational

Apa Benar Yang Masuk Surga Cuma 144.000 Orang Aja?

Posted in Baptism of the Holy Spirit, Canaan Land, False Teaching & Doctrines [Danger], Heaven, Hell or Heaven, Holy Spirit, Jesus and the Bride of Christ, Salvation, Testimonies on 03/19/2017 by Ribka Christ

&Seratus Empat Puluh Empat Ribu Orang Israel

144000

Setelah itu, aku nampak empat malaikat berdiri di empat penjuru bumi, dan menahan keempat-empat angin di bumi supaya tidak bertiup di darat, di laut, ataupun pada pokok-pokok. + Lalu aku nampak malaikat lain muncul dari sebelah timur, dengan membawa meterai yang digunakan oleh Allah yang hidup. Dengan suara lantang malaikat itu memanggil keempat-empat malaikat yang sudah diberikan kuasa oleh Allah untuk merosakkan darat dan laut. Malaikat itu berkata, “Janganlah rosakkan darat, atau laut, ataupun pokok-pokok, sehingga kami telah memeterai dahi hamba-hamba Allah kita.” + Aku diberitahu bahawa 144,000 orang ditandai dengan meterai Allah pada dahi mereka. Mereka berasal daripada dua belas suku Israel; 5-8 dua belas ribu orang daripada setiap suku, iaitu suku Yehuda, Ruben, Gad, Asyer, Naftali, Manasye, Simeon, Lewi, Isakhar, Zebulon, Yusuf, dan Benyamin. [Wahyu 7:1-8]

Lautan Manusia

copy-3-of-picture1 (3)

Wahyu 7:9-17

Setelah itu aku melihat lagi, lalu nampak lautan manusia yang luar biasa banyaknya. Tidak seorang pun dapat mengira mereka! Mereka daripada setiap bangsa, suku, negara, dan bahasa. Dengan berpakaian jubah putih dan dengan memegang daun palma di tangan, mereka berbaris-baris berdiri di hadapan takhta dan Anak Domba itu. 10 Mereka berseru dengan suara kuat, “Kita telah diselamatkan oleh Allah kita, yang duduk di atas takhta, dan oleh Anak Domba itu!” 11 Semua malaikat berdiri di sekeliling takhta, para pemimpin, dan keempat-empat makhluk itu. Lalu mereka semua bersujud di hadapan takhta dan menyembah Allah. 12 Mereka berkata, “Amin! Pujian, kemuliaan, kebijaksanaan, kesyukuran, penghormatan, kekuasaan, dan kemegahan bagi Allah kita selama-lamanya! Amin.”

13 Salah seorang pemimpin itu bertanya kepadaku, “Siapakah mereka yang berjubah putih itu, dan dari manakah mereka datang?”

14 “Saya tidak tahu, tetapi tuan tahu,” jawabku.

Dia berkata kepadaku, “Merekalah orang yang berjaya melalui masa penganiayaan yang dahsyat itu. Mereka telah membasuh dan menjadikan jubah mereka putih dengan darah Anak Domba itu. + 15 Itulah sebabnya mereka berdiri di hadapan takhta Allah, dan beribadat kepada-Nya siang malam di dalam rumah Allah. Dia yang duduk di atas takhta akan melindungi mereka dengan hadirat-Nya. 16 Mereka tidak akan lapar ataupun dahaga lagi; matahari ataupun panas terik tidak akan membakar mereka lagi. + 17 Hal itu demikian kerana Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu akan menggembalakan mereka, dan Dia akan memimpin mereka ke sumber air yang memberikan hidup. Allah akan menyapu air mata mereka.” +

+7:1 Yer 49.36; Dan 7.2; Za 6.5+7:3 Yeh 9.4, 6+7:14 Dan 12.1; Mat 24.21; Mrk 13.19+7:16 Yes 49.10+7:17 Mzm 23.1; Yeh 34.23; Mzm 23.2; Yes 49.10, 25.8

Pengertian saya 144,000 itu ialah suku-suku Israel dan lautan manusia bangsa-bangsa lain yang membasuh diri menerima jubah putih kerana menerima Yesus sebagai Juruselamat peribadi mereka.Mereka semua termasuk dalam Israel kerana keselamatan lewat Kasih Karunia.

PERTANYAAN:

1.Apakah hanya 144,000 orang Israel/Yahudi yang masuk dalam daftar ini?

Tentu umat Israel itu mencapai bilangan jauh lebih besar.Setelah kedatangan Yesus bangsa Yahudi yang beriman kepada Yesus melepaskan jubah agama Tradisi mereka dan mereka dibaptis dalam Roh Kudus(lihat peristiwa Pentakosta dalam Kitab Para Rasul).Bahkan,Rasul Paulus yang terdahulu penganiaya orang Kristen yang memiliki iman pada hukum Musa menganggap dirinya seorang pendosa berat setelah cahaya terang Yesus menerangi mata rohaninya yang sekian lama buta.Saya berpendapat 144,000 orang Yahudi terdahulu sebelum ketibaan Yesus termasuk dalam daftar ini kerana mereka beriman.Abraham,Ishak,Yakub,Daud dan keturunannya .

Nas : Ef 1:13

Sebagai meterai, Roh Kudus dianugerahkan kepada orang percaya sebagai tanda kemilikan Allah. Dengan mencurahkan Roh Kudus, Allah memeteraikan kita sebagai milik-Nya (lih. 2Kor 1:22). Demikianlah, kita mempunyai bukti bahwa kita adalah anak angkat Allah dan bahwa penebusan kita itu nyata jikalau Roh Kudus ada dalam hidup kita (ayat Ef 1:5). Kita dapat mengetahui bahwa kita sungguh-sungguh menjadi milik Allah apabila Roh Kudus mengubah dan memperbaharui kita (Yoh 1:12-13; 3:3-6), membebaskan kita dari kuasa dosa (Rom 8:1-17; Gal 5:16-25), memberikan kesadaran bahwa Allah adalah Bapa kita (ayat Ef 1:5; Rom 8:15; Gal 4:6) dan memenuhi kita dengan kuasa untuk bersaksi bagi-Nya (Kis 1:8; 2:4).

Source:

APABILA ANDA MENJUMPAI BLOG MENARA PENGAWAL,SAKSI JEHOVAH/YEHUWA JANGAN DIBACA.MEREKA ADALAH ALIRAN SESAT DALAM KEKRISTENAN.MEREKA PUNYA SATU IDE MEROSAK ORANG2 YANG KURANG MENGETAHUI KEBENARAN BAHAWA HANYA 144,000 YANG MASUK SURGA.KALAU HANYA 144,000 MASUK SURGA UNTUK APA TUHAN MEMINTA KITA MENJADIKAN SEMUA BANGSA MURIDNYA?ADAKAH PELIK KALAU DIMURID SEJUMLAH BESAR MANUSIA NAMUN TAK SELAMAT?!

Matius 28:19-20
28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa   murid-Ku dan baptislah   mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,  28:20 dan ajarlah  mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu   senantiasa sampai kepada akhir zaman. “

“Penghakiman Terakhir” dalam Matius 25:31-46!

Posted in Canaan Land, Heaven, Hell or Heaven, Iman/Faith, Jesus and the Bride of Christ, Prophecies, Prophecy, PROPHETIC END TIMES on 03/18/2017 by Ribka Christ

 

goat-and-sheep-friends

Sebelum penghakiman dilaksanakan, sang gembala akan memisahkan terlebih dahulu domba dari kambing.

Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing ~Matius 25:32

Sang raja akan menaruh domba pada sebelah kanannya, sebagai lambang penghormatan.

Mengapa hanya yang di sebelah kanan-Nya yang masuk dalam Kerajaan-Nya? (ay. 35-36)

Tuhan dalam penghakiman-Nya akan memisahkan setiap orang menurut perlakuannya selama hidup. Dan mengapa hanya orang yang berada di sebelah kanan-Nya saja yang berhak masuk ke dalam Kerajaan-Nya? Jawabannya adalah karena mereka menghidupi dan melakukan apa yang mereka imani. Hal ini terbukti dari perkataan Raja itu yang mengatakan, “ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberii Aku minum; ketika Aku orang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu melawat Aku”. Melalui ucapan Raja ini, dapat kita simpulkan bahwa orang-orang pilihan yang ada di sebelah kanan-Nya itu adalah orang-orang yang memiliki kepedulian dan kasih yang sungguh tulus kepada sesamanya. Melalui ucapan Raja ini dapat dengan jelas kita ketahui bahwa sesungguhnya tidak satupun perbuatann manusia yang tidak Dia ketahui. Sepintas, jika kita membaca ayat 34-36 ini sepertinya perbuatan menjadi penentu untuk masuk ke dalam Kerajaan yang kekal itu. Namun sesungguhnya bukan demikian. Seperti yang sudah kita pahami bersama, untuk menjadi bagian dari kerajaan Allah itu tidak ditentukan oleh perbuatan. Akan tetapi ditentukan oleh iman. Iman yang hidup adalah iman yang berbuah dan berbuat. Karena tidak semua orang yang berbuat baik akan layak di hadapan Tuhan. Karena perbuatan baik belum tentu buah dari iman.

Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. ~Matius 25:34 

Sementara itu, kambing akan ditempatkan di sebelah kirinya untuk menerima penghakiman.

“Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya..” ~Matius 25:41

hell

Pada ayat di atas,sang Raja memberikan alasan mengapa mereka (golongan kambing) ini dihukum.

Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku. Lalu mereka pun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau? Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku. ~Matius 25:42-45

Source:

God Renewed His Covenant

Posted in Ark of the Covenant, Baptism of the Holy Spirit, Canaan Land, Holy Spirit, Iman/Faith, Jesus and the Bride of Christ, Prophecies, Prophecy, Restoration, Revival, Salvation, The Tabernacle on 03/01/2017 by Ribka Christ

Arti Tabut Perjanjian Tuhan!

1361-3901-thickbox

Apa arti tabut perjanjian bagi Allah dan bagi Israel? Tabut adalah wadah untuk menyimpan surat-surat perjanjian yang penting pada zaman purba. Namun, Tabut Perjanjian Israel unik karena terkait dengan Yahweh sebagai pemberi perjanjian. Tabut perjanjian dibuat dari kayu penaga, ukurannya kira-kira 1,1 m x 0,7 m x 0,7 m. Seluruh tabut dilapisi emas dan tutup tabut terbuat dari emas. Di kedua ujung tutup pendamaian terdapat sebuah kerub dan wajah kedua kerub itu saling berhadapan dengan sayap masing-masing terentang. Untuk mengangkat tabut itu digunakan tongkat kayu yang dimasukkan ke lubang gelang-gelang di keempat penjurunya. Di dalam tabut tersimpan kedua Loh Hukum berisi Sepuluh Perintah Allah, buli-buli berisi manna, dan tongkat Harun yang pernah bertunas (Ibrani 9:4). Tutup tabut yang disebut Tutup Pendamaian adalah tempat Tuhan menyatakan kehendak-Nya (Keluaran 25:22). Jadi, tabut melambangkan kehadiran Tuhan menuntun umat-Nya. Tabut di buat Bezaleel menurut pola yang diberikan Tuhan sendiri. Tabut memainkan peran penting sepanjang sejarah Israel: peristiwa penyeberangan Sungai Yordan (Yosua 3-4), peristiwa jatuhnya Yerikho (Yosua 5-6), peristiwa di Gunung Ebal (Yosua 8:30). Jadi, adanya tabut perjanjian menandai adanya penyertaan Tuhan.

pentecost-renewed

Roh Kudus yang telah dimeteraikan di dalam hati orang percaya (Efesus 1:13) adalah tanda kehadiran Allah. Dia hadir menyertai kita sebagai Penolong yang sejati. Oleh karena itu, kita tidak perlu kuatir di setiap tempat dan di setiap situasi. [FW]

Yohanes 14:16
Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya

covenant-theology-covenant-of-grace

Pada zaman ini kita tak perlu tabut perjanjian yang diangkut ke sana kemari yang melambangkan kehadiran Tuhan.Kita perlu Roh Kudus mendiami hati kita.Tuhan menyertai kita selama2nya…..

Source:Arti Tabut Perjanjian Tuhan!

Jesus = Yeshua = Christ = Messiah

Posted in Jesus and the Bride of Christ on 02/24/2017 by Ribka Christ

Jesus =  Yeshua =  Christ =  Messiah

Yeshua

This is not well understood here in Israel, but slowly, the lights are going on as more and more people understand that Jesus Christ is not a foreign personality of a pagan religion, but Yeshua, salvation, is the Jewish Messiah from Nazareth in Israel, the one prophesied in the Hebrew Bible. “And you shall call his name Jesus, for he will save his people from their sins” (Matthew 1:21). What should we call him then?

So now to the question, having established his real, Hebrew name, Yeshua – should we cease to call him Jesus?

It is true that his mother and friends called him Yeshua rather than Jesus, but if you know him as Jesus, does he mind that? Is it incorrect to call him Jesus? There are some who would argue till they’re blue in the face that it is critical to call him Yeshua and not Jesus, but Yeshua’s coming was also God’s time to take salvation to the gentiles. I believe that it was no accident that his name was disseminated in the international lingua-franca of the day: Greek. It was to go far and wide, to every nation on earth.

God was now opening up the way to all the peoples of the earth to come to him. If you relate to him by his name Jesus, then don’t let it be a burden to you to change to Yeshua if you don’t feel the need to. He knows his sheep, and his sheep know his voice. His name has gone out to the nations in various versions of the Greek “Yay-soos”, but now, back here in his birth-place, Israel, people are starting to discover Yeshua their Jewish Messiah.

Source:Yeshua

Are You So Foolish?

Posted in Baptism of the Holy Spirit, Canaan Land, Elijah Rain, Holy Spirit, Iman/Faith, Isa Al Masih, Jesus and the Bride of Christ, Leadership, Ministries, Missions, Prophetic Words, Recovery, Restoration, Revival on 02/21/2017 by Ribka Christ

1443626315110

Galatia 4:1-8 (TB) Yang dimaksud ialah: selama seorang ahli waris belum akil balig, sedikit pun ia tidak berbeda dengan seorang hamba,sungguhpun ia adalah tuan dari segala sesuatu;
tetapi ia berada di bawah perwalian dan pengawasan sampai pada saat yang telah ditentukan oleh bapanya.
Demikian pula kita: selama kita belum akil balig, kita takluk juga kepada roh-roh dunia.
Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat.
Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak.
Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: “ya Abba, ya Bapa!”
Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.
Dahulu, ketika kamu tidak mengenal Allah, kamu memperhambakan diri kepada allah-allah yang pada hakekatnya bukan Allah.

Galatia 4:9-11 (TB) Tetapi sekarang sesudah kamu mengenal Allah, atau lebih baik, sesudah kamu dikenal Allah, bagaimanakah kamu berbalik lagi kepada roh-roh dunia yang lemah dan miskin dan mau mulai memperhambakan diri lagi kepadanya?
Kamu dengan teliti memelihara hari-hari tertentu, bulan-bulan, masa-masa yang tetap dan tahun-tahun.
Aku kuatir kalau-kalau susah payahku untuk kamu telah sia-sia.

Kolose 2:8 (TB) Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus.

Kolose 2:20-23 (TB) Apabila kamu telah mati bersama-sama dengan Kristus dan bebas dari roh-roh dunia, mengapakah kamu menaklukkan dirimu pada rupa-rupa peraturan, seolah-olah kamu masih hidup di dunia:
jangan jamah ini, jangan kecap itu, jangan sentuh ini;
semuanya itu hanya mengenai barang yang binasa oleh pemakaian dan hanya menurut perintah-perintah dan ajaran-ajaran manusia.
Peraturan-peraturan ini, walaupun nampaknya penuh hikmat dengan ibadah buatan sendiri, seperti merendahkan diri, menyiksa diri, tidak ada gunanya selain untuk memuaskan hidup duniawi.

1 Yohanes 4:1-6 (TB) Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.
Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah,
dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.
Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.
Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka.
Kami berasal dari Allah: barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami; barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan.

Source:Memulai dengan Roh

Berada di ‘Sungai Kerit’ ~ Ps.Philip Mantofa

Posted in Baptism of the Holy Spirit, Elijah Rain, Forgiveness, Holy Spirit, Iman/Faith, Inspirational, Intercession, intimacy, Jesus and the Bride of Christ, Love, Marriages, Prayers, Prophecy, Prophetic Words, Prosperity, Restoration, Revival, Success on 01/31/2017 by Ribka Christ



By Peri Pena

Firman Tuhan: ke Sungai Kerit

Catatan Ibadah ke-2 Minggu, 14 Februari 2016 

Setiap orang ditempatkan di ‘sungai Kerit‘ yang berbeda. Jadi, ketika ada pengusaha yang meniru kesuksesan pengusaha lain, dia tidak akan sesukses pengusaha yang ditirunya karena Tuhan tidak bisa dilawan. Hiduplah di ‘sungai Kerit’mu sendiri atau hiduplah sesuai petunjuk Tuhan. Jangan lari dari ‘sungai Kerit’mu meskipun ada masalah di sana. Contoh: Jika ada wanita yang bermasalah dengan suami, jangan menceritakan kejelekan suami kepada orang lain karena itu tidak menyelesaikan masalah. Hadapilah dan selesaikan masalah tersebut bersama suamimu.

Seharusnya setiap orang bisa mendengar suara Tuhan. Kalau bisa mendengar suara setan berupa pikiran-pikiran negatif, mengapa tidak bisa mendengar suara Tuhan? Semakin sering kita mendekat kepada-Nya, semakin kita peka mendengar suara-Nya. Semakin kita peka mendengar suara-Nya, kesalahan kita akan semakin berkurang dan berkat akan mendatangi kita. Namun, ada orang tertentu yang hanya mencari berkat tanpa mau taat sehingga mencari orang yang mau mengucapkan berkat-berkat bagi dirinya. Meskipun demikian, tanpa ketaatan tidak akan ada berkat. Roh Kudus akan mengkoreksi mereka dulu.

Jangan hanya mengharapkan perkara supranatural terjadi. Lakukan pula perkara yang natural. Contoh: Kita berdoa agar anak-anak tidak menjadi korban pornografi. Maka, sebaiknya kita pun turut menjaga dengan tidak membiarkannya membuka internet sendirian. Contoh lain: Agar tidak terjadi perbuatan asusila, pria atau wanita jangan masuk ke kamar lawan jenisnya. Ada pintu dan dinding sebagai batasan natural yang harus diperhatikan.

Kisah Para Rasul 8:38-39  Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan keduanya turun ke dalam air, baik Filipus maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia. Dan setelah mereka keluar dari air, Roh Tuhan tiba-tiba melarikan Filipus dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi. Ia meneruskan perjalanannya dengan sukacita.

Jangan menunggu kereta kuda. Naiklah becak atau jalan kaki.

Catatan Penulis: “Okey dech… karena belum ada kereta kuda, sementara ke gerejanya jalan kaki saja hingga titiku kembali dari luar pulau. Lebih hemat dan lebih sehat… wkwkww… Bahkan, jauh lebih cepat daripada mobil-mobil dan becak yang tadi terjebak macet. Namun, kalau ke kantor, ya naik ojek saja dan pulangnya nebeng teman… hehehe… kalau terpaksa, baru jalan kaki. Tapi, kenapa ya ‘sungai Kerit’ku semakin jauh? Memang benar-benar semakin sulit sich tetapi tetap saja masih bisa dilakukan karena ‘gagak-gagak’nya benar-benar ada… hahaha…”

Jika mengharapkan orang tua atau sanak keluargamu menerima Tuhan, jangan hanya berdoa. Mulai lakukanlah perkara natural dengan mengajak mereka ke gereja. Harus pdkt (pendekatan) dulu. Lakukanlah 2-3 langkah dan 97 langkahnya akan Tuhan kerjakan secara supranatural.

Catatan Penulis: Wah… tiap minggu sudah kuajak ke gereja tetapi tidak mau dan suatu hari dijawab: “titip salam saja untuk Yesus”. Ketika kujawab: “Lho… lebih enak ngomong sendiri”, jawabnya: “nggak bisa … masih sibuk ini dan itu”. Diputerin lagu-lagu rohani dan diberi bacaan rohani Kristen juga belum tergerak. Diceritain kesaksian ini dan itu jawabannya tetap sama: “iya… itu dicocok-cocokkan, semua agama memang baik tapi selanjutnya semua ya  tergantung kepada orangnya: mau melakukan atau tidak.” Kalau kukatakan Alkitab itu yang benar, eh malah balik ditanya: “Kamu kenal langsung sama penulisnya?” Kalau kubilang penulisnya Tuhan sendiri tetapi disampaikan lewat manusia, langsung saja dijawab: “Kamu lihat sendiri ketika Tuhan menyampaikan? Bisa saja kamu ditipu.” Wew… kalau sudah begini, ya susah jawabnya.

Philip Mantofa: “Yang orang tua atau keluarganya belum menerima Yesus, angkat tangannya.”

Penulis: “Nah, yang ini ikut angkat tangan saja supaya Tuhan turun tangan…^.^”

Source:Berada di ‘Sungai Kerit’ ~ Ps.Philip Mantofa

Pelajaran Dari Sungai Kerit

1 Raj 17: 1-6

Ini saat pertama kali Elia muncul sebagai nabi. Ia datang bernubuat di depan raja Ahab. Ia datang dengan penuh kuasa. Sekarang Tuhan memintanya untuk menarik diri dari pelayanan yang sudah mulai diketahui umum dan menyendiri di sungai kerit.

Elia bisa saja berkata,” Tuhan sekarang bukan saatnya untuk menyepi. Banyak bangsa membutuhkan saya. Apalagi raja Ahab akan berpikir saya pengecut, habis bicara menyembunyikan diri. Tidak, tidak, Tuhan ini bukan saat yang tepat.”

Saudara kadang Tuhan menyuruh sesuatu yang tidak pas buat kita. Tapi kita harus belajar untuk taat seperti Elia. Mengapa Allah bawah Elia ke sungai Kerit, disaat ia baru mulai merintis panggilan Allah dalam hidupnya. Ada pelajaran yang sangat berharga yang Tuhan sediakan dari sungai Kerit.

Kerit mempunyai arti diasingkan, dipisahkan, tempat pengasahan.

Elia dibawa Tuhan ke sungai Kerit bukan untuk liburan ataupun berakhir pekan. Tetapi itu adalah tempat dimana Elia diasingkan, seorang diri, jauh dari keramaian/public, sendiri hanya dengan Tuhan. Ia disuruh Tuhan untuk tinggal disana selama beberapa waktu. Kita lihat dalam alkitab, Allah sering menarik hamba-hambaNya dari keramaian, diasingkan ke tempat sunyi untuk berdua hanya dengan Tuhan dalam hadiratNya.

Contoh Yesus sendiri mempunyai kebiasaan untuk menarik diri ke tempat terpencil untuk berdoa, untuk tinggal beberapa lamanya dalam hadirat BapaNya (Lukas 5:16)

Filipus, setelah penginjilan besar-besaran yang penuh dengan kemenangan dan mujizat spektakuler diperintahkan Tuhan untuk pergi ke padang gurun yang sunyi yang terletak antara Yerusalem dan Gaza (Kis 8:26).

Ada kira-kira delapan kata menunggu dalam alkitab yang artinya berkisar antara: mencari, mengharap-harapkan sesuatu, tinggal tetap, tabah, duduk diam, contoh:

Paulus setelah bertobat menyendiri selama tiga tahun untuk makin megenal Tuhan.

Rasul-rasul menunggu dalam doa dan penyembahan selama 10 hari diatas loteng di Yerusalem.

Yusuf diam menunggu Tuhan di penjara selama 2s/d 3 tahun

Musa tinggal di padang gurun selama 40 th sebelum Allah memanggilnya.

Banyak ayat-ayat yang berbicara tentang menanti di dalam hadirat Tuhan. Contoh: Maz 37:7

Ada sebuah panggilan yang lain dari Allah (bukan sebagai nabi, penginjil) tapi seruan untuk menyendiri dengan Allah. Mengasingkan diri di dalam hadirat Allah untuk sekian waktu lamanya. Bukan sekedar lima menit. Ingat Elia dibawah ke kerit bukan untuk liburan. Tapi “tinggal”. Ini bukan sebuah pilihan tapi panggilan.

Ada suara Tuhan yaitu panggilan yang satu ini yang sering tidak terdengar bahkan tidak mau kita dengar.

Mengapa Tuhan panggil kita ke Sungai Kerit? karena di Sungai Kerit ada pelajaran-pelajaran berharga:

1. Sungai Kerit merupakan tempat persiapan. Di saat kita berdua dengan Tuhan, tenggelam dan tinggal di dalam persekutuan yang intim dengan Dia, menanti di hadapanNya, mendengar suaraNya, tanpa kita sadari kita sedang dipersiapkan untuk visi yang lebih tajam, rencana-rencan Allah yang lebih besar.

Setiap kali Musa keluar dari tempat pengasingannya dengan Tuhan, Musa diikuti dengan demontrasi kuasa Allah yang lebih dahsyat, untuk mengalami perkara-perkara yang lebih hebat lagi dengan Tuhan.

Filipus, menginjili sida-sida dari Ethiopia yang kelak menjadi penentu penginjilan dan pertobatan besar di Afrika. Saat kita mau bayar harga untuk tinggal dalam hadiratNya, saat keluar, ada mujizat-mujizat yang lebih dahsyat menunggu kita.

2. Kerit mengasah hidup kita. Dalam Yesaya 6:5 Saat Yesaya bertemu Tuhan dalam hadiratNya, Yesaya menjadi terbuka dan melihat betapa banyak hal yang tidak benar dalam hidupnya. Itu sebabnya ia merasa sebagai orang yang najis bibir. Ketika kita tinggal di dalam hadirat Tuhan, Tuhan mulai membukakan mata kita terhadap hal-hal yang tidak benar dalam hidup kita. Ia menegur, mengkoreksi, mendisiplin kita. Di dalam hadiratNya, tidak ada dosa yang dapat bertahan.

Kembalilah pada panggilan kita yang terutama, yaitu tinggal dalam hadiratNya. Bangunlah kembali “Sungai Keritmu” maka engkau akan menyaksikan disana Tuhan akan mengirimkan burung-burung gagak untuk memberi engkau makan…!!!Mulailah menikmati banyak keajaiban saat engkau mulai suka tinggal dekat dengan Dia.

S.P.I.R.I.T Ministries

Inspired by: GOD

valeriu dg barbu

© valeriu barbu

Blog Penting Dede Wijaya

Takut akan YHWH adalah permulaan pengetahuan...

dasimmons31

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

PiCTURiFiC

www.andersonkalang.com

SEEKING JESUS

Possess the Vision

Pastor Arjun

Jesus is the Christ

Rick McCargar's Guitar Licks, Songs and Music Industry News

Legendary Guitar Licks, Original Songs and Music Industry News

Kristiani Australiana

"Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya." (Yohanes 1:5)

Pastor John

Arise & shine

The Gourmand Mom

Good food, seasoned with a dash of life

prophetbrahmarishi

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: