Belajar Memberkati

Posted in Blessings, Canaan Land, Uncategorized on 05/25/2016 by Ribka Christ

your mind

ADA ORANG SUKA MENGUTUK KERANA MEREKA INGIN KITA SEPERTI MEREKA.MEREKA INGIN ANDA DILILIT HUTANG SEPERTI MRK.SAYA PERNAH BERADA DI LINGKUNGAN ORANG YANG KEPAHITAN KRN HUTANG.MEREKA INGIN KITA MERASA MENDERITA SPT MEREKA.ENTAH KENAPA SEDIKIT HUTANGPUN SURAT DATANG BERTUBI2.SAYA TERINGAT AYAT INI.Kej 12:1-3 –

Suatu waktu saya terpaksa pindah sementara,saya belum bayar bil di rumah yg ditinggalkan.Saya tak mggunakan talian kerana itu harus memohon pembayaran dikurangkan.Namun,surat hutang dibawa dari gereja.Kenapa orang yang juga banyak berhutang sibuk dengan hutang orang lain.Pelik kenapa saya berhutang dengan telekomunikasi surat hutang yang sedikit dihantar ke gereja.Saya mulai berfikir  bahawa mereka ini ingin memburuk saya di gereja.Saya bersyukur hutang saya RM200 itu Tuhan dah bayar.Saya harap mrk yg telah berniat jahat dgn saya tidak dikutuk…Tuhan.Jangan tinggal dengan mereka yang berniat jahat terhadap anda.

Kej 12:1-3 – “(1) Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: ‘Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; (2) Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. (3) Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.’”.

SAYA BUKAN ORANG KAYA,NAMUN ADA JUGA YANG IRI DENGAN SAYA DAN MEMPERHITUNGKAN SEGALA SESUATU.TUHAN MEMBUKA PENDENGARAN ROHANI SAYA PEKA DENGAN MUSUH TERSEBUT.SAYA TERINGAT BILEAM YG BERUSAHA MENGUTUKI ISRAEL,NAMUN,USAHANYA GAGAL.

Bileam itu upama hamba Tuhan yg tidak ingin memberkati umat Tuhan.
https://m.facebook.com/KebaikanTuhan/posts/352574548201669

Mujizat Itu Nyata/Fun Is Miracles

Posted in Healing/Kesaksian, Holy Spirit, Miracles, Uncategorized on 05/22/2016 by Ribka Christ

mujizat itu nyata

Tenanglah

Posted in Uncategorized on 05/15/2016 by Ribka Christ

Ada Waktu Untuk Berdiam Diri

414c8529657e98f30a764db200b313b4

Bacaan: 1 Petrus 4:7-11
Kunci Sukses: Ambil waktu untuk berdiam diri bersama Tuhan.
Memperdalam akar iman: “Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.” (1 Petrus 4:7)
Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 56-57; Mazmur 56

Ada saat-saat yang perlu bagi manusia untuk berdiam diri dan menenangkan pikiran. Sebab bila menghadapi persoalan, kita tak tenang dan hati bergelora, maka sulitlah kita mengambil tindakan yang tepat. Berdiam diri, artinya tenang, tidak mengadakan reaksi-reaksi keras. Rupanya “tenang” ini sangat diperlukan dalam hidup ini untuk mencapai tujuan dan doa kita kepada Allah. Daud mempunyai pengalaman banyak dengan Tuhan, dan kebaikan serta pertolongan-Nya dalam hidup selalu diingatnya. Ketika persoalan datang, bahaya mengancam, Daud tahu Tuhan pasti memberikan pertolongan pada saat yang tepat.

Daud berkata walaupun: “tali-tali maut telah meliliti aku, dan kegentaran terhadap dunia orang mati menimpa aku, aku mengalami kesesakan dan kedukaan. Tetapi aku menyerukan nama TUHAN, “Ya TUHAN, luputkanlah kiranya aku!” (Maz. 116:3-4), dan Daud yakin bahwa Tuhan pasti menolong sebab Tuhan selalu menolongnya di masa lalu. Maka diperintahkan jiwanya untuk kembali tenang: “Kembalilah tenang, hai jiwaku, sebab TUHAN telah berbuat baik kepadamu.” (Maz. 116 7).

Jadi dalam menghadapi masalah, hendaklah kita tenang dan berseru saja pada Tuhan dengan percaya. Kata Alkitab: “Dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.- (Yes. 30:15b). Ketika murid-murid Yesus terkejut dan ketakutan saat melihat Yesus berjalan di atas air yang disangkanya hantu, maka Yesus pun berkata: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” (Mat. 1427). Dari sini dapat diambil kesimpulan, untuk dapat melihat kuasa Tuhan dalam kehidupan kita yang sedang ketakutan, perlu tenang.

Tenang menandakan kemantapan hati dan keyakinan hahwa Tuhan sanggup melakukan segala perkara bagi kita. Dalam mengharapkan mujizat Tuhan, kita tak boleh bimbang, “sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.” (Yak. 1-8). Penguasaan diri dan tenang dalam setiap perkara sangat perlu, agar kita dapat berdoa. Petrus berkata: “Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.” (1 Pet. 4:7). Jika kita yakin Tuhan sebagai Penolong, maka sekalipun bumi bergoncang, gunung-gunung berpindah, kita tidak takut dan tetap tenang.

Awa Luk Metu

Posted in Praise & Worship, Praise and Worship, Uncategorized on 05/15/2016 by Ribka Christ

LEMBU TAMBUN

Posted in Quotes, Uncategorized on 05/15/2016 by Ribka Christ

images

Lebih baik sepiring sayur dengan kasih dari pada lembu tambun dengan kebencian.

Tan Malaka, Cinta

Kutipan Populer
Kita semua memiliki jiwa-jiwa dari abad yang berbeda.

F. Scott Fitzgerald, Jiwa

Kenapa kita menyebutnya “jam sibuk” ketika tak ada satu pun yang bergerak?

Robin Williams, Humor

Hidup layak dijalani selama masih ada tawa di dalamnya.

L.M. Montgomery, Kehidupan

Bumi akan mati jika matahari berhenti menciumnya.

Hafiz, Cinta

Filosofi Caffe Latte: Pesona sejati tersembunyi di balik kesederhanaan dan kelembutan.

Filosofi Kopi, Kutipan Film

Filosofi Tiwus: Walau tak ada yang sempurna, hidup ini indah begini adanya.

Filosofi Kopi, Kutipan Film

Filosofi Capuccino: Keseimbangan dan Keindahan adalah syarat mutlak keberhasilan.

Filosofi Kopi, Kutipan Film

Cinta adalah yang paling egois dari semua hasrat.

Alexander Dumas, Cinta

Sebab kadang banyak bicara memang pertanda tidak bisa bekerja.

Puthut EA, Bicara

Aku pikir kecerdasan itu subyektif, seperti halnya keseksian.

David Fincher, Kecerdasan

Bekerja keraslah dalam kesunyian. Biarkan nanti suksesmu yang gegap gempita.

Anonim, Bekerja

Kejujuran bukanlah tentang kebaikan, tapi tentang tidak membuang-buang waktu, waktuku atau waktumu.

John Maurer, Kejujuran

Aku takut jika kau memandang sesuatu terlalu lama, ia akan kehilangan semua maknanya.

Andy Warhol, Melihat

Lebih baik kebenaran yang pahit daripada delusi yang nyaman.

Edward Abbey, Kebenaran

Perasaan-perasaan kita hanyalah pengunjung. Biarkan mereka datang dan pergi.

Mooji, Perasaan

Bepergian bisa membuatmu jadi rendah hati. Kau menyadari bahwa kau hanya punya setitik tempat di semesta.

Gustave Flaubert , Petualangan

Ketakutan adalah racun yang membunuh kupu-kupu dalam perutmu.

Anonim, Ketakutan

Tuhan Memakai Orang Yang Minder

Posted in Canaan Land, Leadership, Ministries, Uncategorized on 05/15/2016 by Ribka Christ

http://www.telaga.org/audio/tuhan_memakai_orang_yang_minder

Menegur dengan Kasih

Posted in Leaders & Church, Leadership, Parenting, Uncategorized on 05/14/2016 by Ribka Christ

Sebagai ibu bapa dan pemimpin kita suka menegur ,kalau anak kita tidak mau belajar kita menggelar mereka pemalas.Namun,tanpa sedar kita sendiri sukar ditegur dan kita sendiri kadang-kadang malas.Bagaimana kalau jumpa anak2 yang ganas2?Biarkan  Tuhan yang mendiamkan singa2 yang ganas.

Waktu teguran disampaikan walaupun dengan sesantun mungkin biasanya tetap akan melukai atau menyakiti hati orang. Karena pada dasarnya kita manusia adalah tidak suka dipersalahkan. Oleh karena itulah sebelum kita menyampaikan teguran, kita harus mengakui suatu fakta bahwa teguran itu tidak mengenakkan.

SembunyikanAudio

MP3:
Play Audio:

Pe

Ada tiga prinsip dalam menyampaikan teguran yaitu :

  1. Apa yang terjadi sebelum teguran disampaikan akan mempengaruhi penerimaan kita terhadap teguran itu. Dengan kata lain sebelum kita menyampaikan teguran, kita mesti menyadari apa yang sebelumnya terjadi, sebelum kita menyampaikan teguran ini. Bagaimanakah sebetulnya hubungan kita dengan dia, itu pertanyaan yang pertama. Kalau hubungan kita baik, teguran itu akan bisa jatuh ke tempat yang lebih empuk.

  2. Kita mesti menjadi contoh yang baik sebelum menegur. Kita mesti bertanya apakah kita mempercayai integritasnya, integritas orang yang menegur kita. Kalau kita mempercayai integritasnya, kita lebih mudah menerima tegurannya, jadi ini pelajaran buat kita sebelum kita menegur orang, kita harus bertanya kira-kira kita ini orang-orang yang dipercaya oleh dia tidak, kita dianggap orang yang baik, orang yang mempuyai akhlak yang mulia atau tidak.

  3. Kita harus juga merasa diterima atau dihormati oleh dia baru kita menerima tegurannya. Sekali lagi teguran baru efektif kalau adanya hormat, adanya respek, adanya penerimaan, seseorang merasa dirinya diterima baru teguran itu akan ada efeknya.

  4. Kita harus memperhatikan apa yang terjadi setelah teguran disampaikan. Sebab apa yang terjadi sesudah teguran disampaikan akan mempengaruhi penerimaan kita terhadap teguran itu.

Ada hal-hal yang harus kita lihat tentang apa yang terjadi setelah teguran disampaikan:

  1. Apakah kita tetap mempunyai hubungan yang baik.

  2. Menerima apa tidaknya kita terhadap teguran itu juga bergantung pada apakah kita dapat melihat bukti perkataan atau tegurannya itu menjadi kenyataan atau tidak.

  3. Apa yang terjadi pada saat teguran disampaikan akan mempengaruhi penerimaan kita terhadap teguran itu, jadi pada saat teguran itu. Ada beberapa saran, pertama ialah kita harus bertanya apakah teguran disampaikan dengan kemarahan. Kedua kita harus bertanya apakah teguran disampaikan untuk mempersalahkan orang lain atau dengan motivasi untuk membantunya.

Galatia 6:1, “Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan.”

Jadi Tuhan memberikan beberapa prinsip di sini:

  1. Orang yang menegur, orang yang rohani artinya orang yang dapat menjadi contoh yang baik.

  2. Kenapa orang itu harus rohani, karena dia harus memimpin ke jalan yang benar dan kalau kita sendiri hidupnya tidak benar di dalam Tuhan, bagaimanakah tahu yang benar apa, bagaimanakah bisa memimpin dia ke jalan yang benar.

  3. Cara penyampaiannya dalam roh lemah lembut. Karena tanpa kelembutan orang akan merasa dihujani oleh pisau yang tajam.

  4. Tuhan juga meminta, waktu kita menegur kita menjaga diri, jangan kita terlu sombong, berbual, meninggikan diri seolah-olah kita tidak mungkin mempunyai kesalahan yang sama.

S.P.I.R.I.T Ministries

Inspired by: GOD

valeriu dg barbu

© valeriu barbu

Blog Penting Dede Wijaya

Takut akan YHWH adalah permulaan pengetahuan...

dasimmons31

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

PiCTURiFiC

www.andersonkalang.com

SEEKING JESUS

Possess the Vision

Pastor Arjun

Jesus is the Christ

Rick McCargar's Guitar Licks, Songs and Music Industry News

Legendary Guitar Licks, Original Songs and Music Industry News

Kristiani Australiana

"Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya." (Yohanes 1:5)

Pastor John

Arise & shine

The Gourmand Mom

Good food, seasoned with a dash of life

prophetbrahmarishi

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 93 other followers

%d bloggers like this: